Tampilkan postingan dengan label DIY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIY. Tampilkan semua postingan
Kamis, 22 Juli 2021

Tutorial Konektor Masker Hijab dari Kristal dan Mutiara, bisa untuk Ide Usaha Rumahan.


Pandemi Covid-19 telah memaksa kita untuk berubah, banyak perubahan terjadi di hampir semua aspek kehidupan. Pandemi telah merubah pola berbisnis, pola berkomunikasi, kegiatan belajar-mengajar, aktifitas bekerja, gaya hidup dan masih banyak lagi.

Beberapa tahun lalu tidak pernah terfikirkan oleh saya kalau masker akan menjadi benda yang wajib digunakan saat kita berada di ruang publik dan berpergian. Saat ini masker sudah menjadi kebutuhan pokok yang harus selalu ada dan di bawa saat keluar rumah. Akibat dari kelangkaan masker medis  di awal pandemi, produk masker berinovasi dengan cepat. Akhirnya jadi banyak bermunculan jenis masker baru yang dibuat dengan berbagai macam model dan dari banyak jenis kain. Proses kreatif pun tidak berhenti sampai di situ, setelah masker lalu muncul juga aksesoris pendukungnya. Mulai dari konektor masker, tali masker dan tempat menyimpan masker.


Konektor Masker Hijab




Untuk para hijaber seperti saya, pastinya membutuhkan masker yang bisa memahami gaya berpakaian kami. Masker hijab dengan tali panjang atau karet full kebelakang adalah pilihan yang paling pas, hal tersebut membuat pilihan saya jadi lebih terbatas. Nah untuk menyiasatinya, hadirlah aksesoris konektor masker hijab sebagai solusi. Terpujilah crafter yang membuat ide konektor masker hijab! 

Dengan konektor masker hijab, para hijabers juga bisa ikut memakai masker ear loop yang unyu-unyu dan kekinian. Sebenernya bisa aja sih pakai masker ear loop dulu, baru lanjut pakai hijab. Tapi masalah akan muncul pas melepas masker saat mau makan atau wudhu. Karena posisinya dikaitkan ke kuping, saat melepasnya bisa bikin rambut keluar dari ciput. Pun tatanan hijab yang sudah rapi sempurna  membuat ilusi pipi tirus bisa terancam jadi berantakan. Jadi solusi paling baik ya' menggunakan konektor masker hijab.


Cara Membuat Konektor Masker Hijab dari Kristal dan Mutiara




Ada banyak jenis dan model konektor masker hijab yang dijual di pasaran, tapi sebagai penganut prinsip ekonomi kreatif. Saya memilih untuk DIY atau membuat sendiri konektor masker hijab dari kristal dan mutiara.

Selain untuk digunakan sendiri, konektor masker hijab yang akan saya buat ini layak banget untuk dijual dan dijadikan ide usaha. Lumayan lho bisa jadi sumber penghasilan di saat pandemi seperti ini. Seperti apa cara membuat nya? Yuk baca tutorial konektor masker hijab dari kristal dan mutiara  di bawah ini.



Bahan yang dibutuhkan :


- Kristal tetes = 30 butir
- Mutiara sintetis 0.6mm = 8 butir
- Senar ukuran 0.2m sepanjang 35cm x 2 buah
- Kodokan 2 buah
- Stopper 2 buah
- Jump ring 2 buah
- Lobster clap = 2 buah

Alat bantu tang ujung datar dan gunting.

Cara membuatnya :



Siapkan 2 buah senar yang telah digunting, kemudian masukan stopper ke dalam senar, taruh di bahian ujung senar. Pipihkan stopper menggunakan tang ujung datar.

Kemudian masukan kodokan kedalam senar, posisikan stopper ke dalam kodokan. Kemudian tutup kodokan menggunakan tang.


Mulai rangkai manik-manik ke dalam senar, dimulai dengan manik kristal tetes kemudian mutiara sintetis.


Lanjutkan rangkaian manik-manik dengan memasukan 2 buah manik kristal di setiap senar, kemudian tutup dengan mutiara sintetis sehingga membuat pola rangkaian seperti terlihat di gambar.


Buat pola rangkaian manik-manik sebanyak 7 buah, kemudian akhiri dengan manik-manik kristal tetes. Sehingga akan terbentuk rangkaian manik-manik sepanjang kurang lebih 20cm.


Setelah rangkaian manik-manik selesai dibuat, tutup rangkaian tersebut dengan memasang kodokan dan stopper. Setelah kodokan terpasang di kedua ujung konektor masker, lanjutkan dengan memasang lobster clap. Gunakan jump ring untuk menghubungkan kodokan dan lobster clap.

Konektor masker hijab selesai dibuat.

Untuk step by step tutorial yang lebih jelas, bisa kalian simak di video di bawah ini ya.



Bahan dan alat bantu yang digunakan di video ini bisa kalian dapatkan dengan mudah di market place Jika tidak mau menggunakan kristal kaca, kalian bisa menggantinya dengan mutiara sintetis atau manik-manik akrilik. Jika senar aksesoris tidak tersedia, bisa diganti dengan senar pancing ukuran 0.2 s/d 0.5 mm.




Bagaimana apakah kalian tertarik untuk mencoba membuatnya juga? Kalau ada pertanyaan seputar DIY cara membuat aksesoris silahkan drop pertanyaan di bawah ini, atau hubungi email yang saya taruh di label contact di atas.

Selamat mencoba!
Sabtu, 16 Januari 2021

DIY Cara Membuat Kalung Mutiara Air Tawar


Saya pernah membuat tulisan DIY cara membuat kalung mutiara di blog ini tapi mutiara yang digunakan adalah mutiara sintetis alias mutiara kw yang dirangkai dengan mengggunakan senar. Hasilnya sangat cantik dan bisa dikomersilkan, walaupun begitu saya ingin juga memiliki kalung mutiara asli, biar lebih awet dan tidak mudah rusak.

Untuk itu kali ini saya akan membuat kembali kalung mutiara dengan menggunakan mutiara asli, yaitu mutiara air tawar. Bahan yang digunakan untuk merangkainya pun berbeda dari sebelumnya, kali ini saya akan mencoba merangkai dengan menggunakan benang jahit nylon. 

Untuk kalian yang baru coba-coba memulai membuat aksesoris sendiri, DIY kalung mutiara ini bisa menjadi pilihan DIY project for beginner. Cara pembuatannya cukup mudah, bahan dan alat yang digunakanpun sangat mudah untuk ditemukan atau dibeli online.


DIY Cara Membuat Kalung Mutiara Asli




Kalung mutiara adalah aksesoris wanita yang bisa dibilang tak lekang oleh zaman. Dari zaman dahulu saat negri ini dijajah, kalung mutiara telah menjadi salah satu aksesoris yang banyak dipakai para noni Belanda. Saya pernah baca bahwa mutiara pertama kali digunakan sebagai aksesoris mulai dari tahun 420 Sebelum Masehi. Duh jauh banget kan dari zaman millenial ini.

Bentuk dari kalung mutiara yang sederhana dan terkesan monoton, malah menjadikannya sebagai aksesoris tak lekang zaman dan mudah untuk dipadukan denngan tren gaya fashion di setiap era. Bahkan kalung mutiara asli buatan rumah mode terkenal adalah barang berharga dan bisa dikoleksi yang nantinya bisa diwariskan secara turun-temurun.

Ada banyak cara dan metode untuk membuat kalung mutiara asli, baik mutiara dari kerang air laut maupun dari air tawar. Kali ini saya akan mencoba untuk membuat kalung mutiara dengan menggunakan mutiara air tawar saja, karena harga lebih murah dan mudah untuk didapatkan. Saya akan merangkai kalung mutiara air tawar dengan menggunakan benang nylon. Untuk tahu bagaimana cara membuatnya, yuk baca terus tulisan ini sampai selesai.

Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Kalung Mutiara Air Tawar




Bahan dan alat adalah sebagai berikut :

- Mutiara Air Tawar
- Benang Nylon
- Jarum beading
- Kaitan kalung / toggle clap
- Lem transparan
- Jump ring / ring kaitan
- Crimp bead / Stopper
- Tang aksesoris
- Gunting



Saya menggunakan benang nylon ukuran benang jahit, karena di rumah hanya memiliki yang ukuran tersebut. Untuk membuat rangkaian yang benangnya dibuat double saja.


Cara Membuat Kalung Mutiara Air Tawar


Saya akan membuat kalung dengan ukuran panjang sekitar 70cm, kalau dipakai kalung akan sampai di bawah dada. Karena saya pakai hijab, agar kalungnya bisa terlihat dan tidak tertutup hijab, jadi saya buat sedikit panjang. Tapi balik ke selera masing-masing, kalian bisa membuat panjang kalung sesuai dengan selera dan kebutuhan kalian. 

Seperti apa cara membuat kalung mutiara air tawar ini, yuk ikuti langkah-langkah berikut ini.



Potong benang sepanjang 80cm sebanyak 2 kali. lalu masukan benang ke dalam beading needle lalu buat ikatan mati di bagian ujung potongannya.



Masukan ikatan mati di bagian ujung benang tsb ke dalam cripm bead atau  stopper yang biasa digunakan untuk membuat kalung. Lihat gambar di atas.



Setelah ujung bagian benang terpasang crimp bead, kalian bisa mulai memasukan mutiara air tawar ke dalam benang dengan bantuan beading needle.


Lobang mutiara air tawar biasanya dibuat sangat kecil, jarum jahit tidak akan bisa masuk ke sana. Untuk itu kalian membutuhkan beading neddle untuk menyelesaikan project diy ini. Cara lainnya adalah bisa menggunakan kawat dan senar.


Setelah panjang kalung mutiara air tawar yang diinginkan selesai dikerjakan, lalu buat ikatan mati di  mutiara paling ujung atau mutiara yang dimasukan paling akhir. Pastikan ikatannya tidak longgar dan rangkaian mutiaranya rapat.


Kemudian pasang kembali crimp bead / stopper di ikatan mati yang tadi dibuat.





Potong sisa benang kemudian masukan jump ring ke dalam lobang crimp bead bersamaan dengan toggle clap/kaitan kalung ke dalamnya.


Pasang jump ring dan toggle clap di kedua sisi kalung, seperti pada gambar. Setelah selesai, bagian crimp bead bisa dibubuhkan lem transparan E 6000, untuk mengamankan ikatan benang agar lebih ikatannya lebih kuat.


Mudah bukan cara membuatnya? Untuk melihat cara pembuatannya secara langsung kalian bisa menontonnya video di bawah ini : 



Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat dan inspirasi bagi kalian yang membacanya. Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan di bawah kolom komentar ini ya.


Panjang kalung ketika dipakai.

Sampai berjumpa lagi di DIY Project selanjutnya. Selamat mencoba!

Sabtu, 02 Januari 2021

DIY Cara Mudah Membuat Tuspin Hijab Mutiara

 

- DIY Cara Mudah Membuat Tuspin Hijab Mutiara -. Sebagai seorang hijaber, tuspin atau peniti hijab menjadi salah satu aksesoris yang sangat bermanfaat agar hijab yang kita kenakan terlihat rapih dan cantik.Tuspin hijab bisa berfungsi sebagai pengganti peniti, berguna dalam merapatkan hijab dengan mudah cukup dengan menyematkannya di bawah dagu.


Selain sebagai peniti, tuspin hijab juga bisa berfungsi sebagai aksesoris yang bisa membuat tampilan gaya hijab terlihat lebih stylish dan tidak monoton. Tuspin bisa juga digunakan sebagai bros.


Cara Mudah Membuat Tuspin Hijab Mutiara


Tuspin biasanya memiliki bentuk seperti jarum berukuran besar, dibuat dari bahan besi tahan karat. Ada berbagai macam bentuk tuspin, tapi saat ini tuspin dengan stopper berbentuk mutiara sintetis sedang banyak digemari oleh hijaber. Selain bentuknya yang sangat uwu, tuspin mutiara memiliki stopper mutiara berukuran besar sehingga lebih mudah disematkan dan tidak mudah hilang jika dibandingkan dengan tuspin biasa dengan stopper besi kecil. 


Sebagai penggemar DIY (do it yourself) tentunya saya merasa tertantang untuk mencoba membuat tuspin hijab sendiri. Seperti apa cara membuatnya? Yuk baca tulisan ini sampai selesai.


Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Tuspin Hijab




Bahan dan alat yang harus disiapkan adalah :

- Tuspin hijab dengan stopper mutiara
- Lem bening E6000
- Manik-manik rhinestone dan resin
- Cottonbud
- Papper clips

Manik-manik yang digunakan bisa disesuaikan dengan masing-masing. Jika tidak memiliki manik-manik rhinestone dan resin, kalian bisa menggantinya dengan manik-manik akrilik, mutiara tempel atau bahan lainnya yang kalian miliki di rumah. Yang harus diperhatikan adalah bahan/manik yang akan ditempelkan ke tuspin harus memiliki bagian belakang yang berbentuk datar.




Lem bening yang digunakan harus lem khusus untuk aksesoris atau minimal lem utuk besi. Jangan gunakan lem serba guna yang banyak dijual di pasaran, walaupun sama-sama berwarna bening/transparent tapi kualitasnya berbeda. Saya sudah menggunakan lem E6000 dan F6000 selama belasan tahun, lem ini bisa menempel dengan sangat kuat secara permanen.


Cara Mudah Membuat Tuspin Hijab Mutiara 





Bersihkan terlebih dahulu permukaan tuspin yang akan disematkan manik-manik. Pastikan tidak ada debu dan kotoran yang menempel. Agar manik-manik bisa menempel dengan baik. Pastikan juga jarum tuspin berfungsi dengan baik, tajam dan tidak berkarat.




Bubuhkan lem ke media datar yang tersedia di tuspin. Pastikan tidak membubuhkan terlalu banyak ya, kalau kebanyakan nanti bleber ke sana ke sini plus sayang nanti jadi mubazir he he he.






Sematkan manik-manik rhinestone dibagian yang telah diberi lem, kemudian bersihkan sisa lem yang ada tersisa di sekitar manik-manik dengan menggunakan cottonbud




Setelah selesai membersihkan sisa lem, pastikan kembali posisi manik-maniknya agar tetap berada di bagian tengah bidang datar. Setelah posisi aman, jepit manik-manik dengan papper clips agar posisinya tidak bergeser sampai lem tersebut kering.




Ulangi cara yang sama untuk manik-manik resin berbentuk bunga.



Setelah semua tuspin selesai dibuat,  pastikan papper clip tetap menjepit manik-manik dengan aman. Diamkan selama minimal 1x24jam, setelah itu cek kembali apakah lem sudah kering. Kalau sudah kering, tuspin siap digunakan.




Contoh penggunaan tuspin hijab sebagai pengganti peniti dan bros.




Untuk proses lebih jelasnya kalian bisa menonton video cara membuat tuspin hijab di youtube channel di bawah ini. 



Petunjuk agar Tuspin Hijab Tetap Awet dan Tidak Mudah Berkarat


Agar tuspin hijab tetap tajam dan awet, kalian bisa coba perhatikan petunjuk di bawah  ini :

- Taruh tuspin ditempat kering dan terhindar dari kelembaban. Jika ditaruh dalam wadah, sebaiknya taruh sedikit berjarak dengan aksesoris lainnya. 
- Jauhkan dari minyak wangi dan hair spray saat menggunakan produk-produk tersebut.
- Agar jarum tetap tajam, saat tuspin disimpan taruh posisi jarum ke dalam stopper mutiara.

Bahan-bahan untuk membuat tuspin hijab ini bisa dibeli di market place dan toko craft supplies yang  banyak tersedia di facebook atau instagram. Tinggal cari dengan kata kunci tuspin atau bahan tuspin, inshaallah ketemu.

Semoga tulisan DIY kali ini bisa memberikan manfaat dan inspirasi. Selamat mencoba! 
Rabu, 18 November 2020

DIY Cara Membuat Standing Pot dari Kayu


-DIY Cara Membuat Standing Pot dari Kayu-. Houseplant atau tanaman dalam ruangan menjadi salah produk yang  paling banyak dicari di tahun 2020. Saat pandemi menjadi moment baik bagi para petani tanaman, alhamdulillah bisa memetik hasil dari kerja kerasnya selama ini. Tanaman hutan dan kebun yang tadinya dianggap tanaman liar atau dibiarkan begitu saja, mendadak berubah jadi primadona tanaman yang banyak dicari dan diburu oleh masyarakat. Harganya pun seketika naik drastis, wajar ya demand nya lagi tinggi soalnya. Rezeki bapak dan ibu tani, saya jadi ikutan seneng lho.

Saya pun ikut-ikutan berburu houseplant. Walaupun tanaman yang cari cuma tanaman yang murah-murah saja, maklum lagi pandemi gini musti pintar-pintar mengelola keuangan. Alhamdulillah akhirnya punya 9 pot tanaman, lumayan banyak ya. 

Biar makin betah di rumah saja jadi kepengen bikin DIY project untuk mempercantik dekorasi di rumah.   Saya putuskan untuk membuat standing pot atau dudukan pot untuk tanaman di rumah. Biar si anak-anak hijau ini terlihat makin cantik dan instagrammable. 

Membuat Standing Pot dari Kayu Balsa



Untuk membuat DIY project standing pot ini bahan utama yang diperlukan adalah kayu. Kayu yang gunakan boleh kayu apa saja ya, seperti kayu kaso, pinus, balsa dan lainnya. Untuk mempermudah proses pengerjaannya, saya memilih untuk menggunakan kayu balsa saja. Maklum saya termasuk anak baru untuk urusan potong-memotong kayu.

Kayu balsa adalah kayu yang biasa digunakan para pengrajin aeromodelling. Kayu ini memiliki karakteristik kayu yang ringan dan lentur. Dengan begitu kayu balsa jadi mudah untuk dipotong dan permukaan kayunya pun sudah halus dan siap pakai. Nggak perlu repot-repot diserut kembali. Kayu balsa juga banyak dijual di market place, jadi bisa dibeli secara online. Saya nggak perlu repot ke toko bangunan. Semua bahan bakunya saya beli di Shopee, ini bukan iklan lho xixixi.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan untuk Membuat Standing Pot


Sebelum memulai DIY project ini kalian harus memastikan terlebih dahulu kira-kira mau bikin standing pot ukuran berapa? Pastikan berapa ukuran tinggi dudukan pot yang akan dibuat dan ukuran diameter pot yang nantinya akan ditaruh di sana. Jadi kalian bisa membeli kayu sesuai dengan kebutuhan DIY project. Nggak kurang nggak berlebihan juga. Pun sesuaikan ukuran standing pot dengan ukuran ruangan yang ada di rumah. 

Rencananya saya akan membuat 3 buah standing pot dengan ukuran tinggi dudukan 50 cm, 40 cm dan 20 cm untuk pot tanaman dengan ukuran diameter 20 cm - 25cm. 

Bahan yang dibutuhkan adalah sbb :



- Kayu Balsa
- Baut/Sekrup

Alat yang digunakan sbb: 




- Gergaji bisa yang manual atau listrik
- Bor
- Penggaris
- Pulpen/pensil

Untuk kalian yang tidak punya alat bor bisa diganti dengan paku dan palu.

DIY Cara Membuat Standing Pot dari Kayu


nggak punya meteran bangunan, jadi saya mengukur pakai penggaris untuk memotong bahan wkwkwk.

Seperti yang sudah saya tuliskan di atas, pastikan terlebih dahulu ukuran standing pot atau dudukan pot nya. Karena kunci kesuksesan DIY project ini adalah ukuran, kalau ukurannya tepat inshaallah nggak akan gagal.

Contohnya seperti yang saya buat di bawah ini. Saya akan membuat standing pot dengan ukuran tinggi x lebar adalah 50 cm x 25 cm. Untuk itu kayu yang saya butuhkan adalah 4 buah kayu ukuran 50cm dan 4 buah kayu ukuran 25cm. Kebetulan saya membeli kayu berukuran panjang x lebar x tinggi = 50 cm x 2,5cm x 2,5 cm. 

Jadi saya tidak perlu memotong kayu terlalu banyak he he he. Memang sengaja sih cari ukuran kayu yang pas buat DIY project standing pot ini.

Kurang lebih seperti ini tampilan kayunya,  sebelum semua dirakit jadi standing pot.

Siapkan 6 buah kayu balsa ukuran panjang x lebar x tinggi 50 cm x 2,5 cm x 2,5 cm. 4 buah kayu akan saya gunakan sebagai kakinya. Potong 2 kayu lainnya  menjadi 2 bagian. Sehingga saya akan memiliki 4 buah kayu dengan ukuran 25 cm x 2,5cm x 2,5 cm.


DIY Standing Pot


Kemudian ambil 2 buah kayu ukuran 25 cm tersebut dan buat cerukan di bagian tengahnya. Ukuran cerukan kayu adalah 1/2 dari ukuran tinggi/tebal kayunya. Karena saya menggunakan kayu dengan ketebalan 2,5cm, jadi cerukan kayu yang saya buat adalah 1/2 x 2,5cm = 1,25cm. 

DIY Standing Pot
Pastikan tidak salah ukur ya, bisa posisinya pas dan kelihatan rapih seperti ini.


Bor baut persis di bagian tengah kayu

Gabungkan kedua kayu yang akan saya jadikan alas/dudukan untuk menyimpan pot ini, caranya dengan memasang baut di bagian tengah kayu menggunakan mesin bor. Jika tidak memiliki bor bisa menggunakan palu dan paku saja. Kemudian sisihkan terlebih dahulu.


Pondasi standing pot


DIY Standing Pot
Agar standing pot bisa berdiri dengan kuat dan stabil, buat pondasi bagian bawah seperti ini ya


Ambil kayu ukuran 50 cm yang telah disiapkan tadi, kemudian gabungkan ke 4 buah kayu tersebut dengan 2 buah kayu ukuran 25 cm seperti gambar di atas. Bor baut besi di bagian tengah menggunakan mesin bor. Saya membuat pondasi agar kaki standing pot nya bisa berdiri kuat dan stabil. 


DIY Standing Pot


Ukur tinggi pot yang akan ditaruh di atas standing pot, ukuran tersebut dijadikan patokan untuk menaruh kayu yang tadi sudah kita buat sebagai alas/dudukan pot nya. Tandai ukuran tinggi di bagian kaki standing pot dengan bantuan pensil/pulpen. Gabungkan kayu alas pot tersebut ke bagian kaki menggunakan bantuan bor. Hasilnya seperti gambar di atas.


DIY Standing Pot
Standing pot ukuran tinggi 50 cm dan 40 cm.


DIY Standing Pot


Voila! Standing pot telah selesai dibuat.


DIY Standing Pot


Ulangi proses seperti di atas untuk membuat standing pot kayu dengan ukuran tinggi 40 cm dan 20 cm.

----

Untuk kalian yang ingin membuat DIY project ini, apalagi kalau kalian temasuk pemula dalam urusan potong-memotong kayu. Saya sarankan untuk membuatnya menggunakan kayu balsa. Kayu balsa sangat mudah untuk dipotong oleh gergaji manual, jadi nggak menghabiskan tenaga untuk proses menggergaji. Karena menggergaji itu ternyata susah sekali.

Sayangnya kayu karakter kayu yang ringan adalah kekurangannya. Kayu balsa tidak akan mampu menahan beban pot tanaman yang terlalu besar. Untuk tanaman monstera yang besar dan sejenisnya, sebaiknya buat standing pot dari kayu yang lebih kuat seperti kayu kaso, pinus dan lainnya.

Untuk tampilan yang lebih maksimal kalian bisa mewarnai standing pot ini menggunakan cat kayu. Yang pasti standing pot atau dudukan pot ini bisa jadi dekorasi yang murah meriah namun menambah cantik dan estetik suasana rumah.




Jadi bagaimana teman-teman menarik nggak ide DIY project kali ini? 

Semoga tulisan ini bisa menginspirasi dan bermanfaat, kalau ada yang mau ditanyakan silahkan komen di bawah ini atau bisa juga follow media social saya di @fillyawie, kalian bisa lihat karya DIY saya di sana. 


Custom Post Signature

Custom Post  Signature