Kamis, 11 Oktober 2018

ID Photobook Cetak Photobook dengan Mudah


Sebagai seorang yang suka fotografi, bagi saya foto adalah sebuah benda yang memiliki arti yang sangat dalam. Selembar foto bisa bercerita tentang sebuah kejadian, tempat, orang dan hal penting lainnya yang akan indah untuk dikenang di masa yang akan datang.

Bicara tentang foto saya jadi teringat pada sebuah kejadian yang menimpa teman saya sekitar 6 tahun lalu. Saat itu rumah teman saya dilanda banjir yang cukup parah, beberapa hari setelah banjir reda saya datang untuk menengok kondisinya. Hampir semua perabotan dan peralatan eletronik yang ia miliki rusak karena terendam dan terkena lumpur saat banjir. 

Sambil bercerita tentang kejadian banjir yang menimpanya, teman saya bercerita bahwa suaminya lebih sibuk menyelamatkan album foto dan video yang dimiliki oleh mereka lebih dulu. Dibandingkan dengan membersihkan segala perabotan yang kotor terkena lumpur banjir. Kesal akan prilaku suaminya membuat teman saya sedikit curhat pada saya. Ya namanya juga perempuan, sayapun  mungkin akan ngambek sama Paksu kalau beliau begitu.

Sambil mengingatkan teman saya untuk bersabar, dalam hati saya sedikit bersimpati pada suaminya. Bagi beliau album foto yang berisi foto anak-anaknya sedari baru lahir dan foto keluarga dari tahun ketahun dianggap lebih berarti dibandingkan harta benda berupa perabot rumah tangga dan alat elektronik yang mungkin harganya jauh lebih mahal dibanding sebuah album foto. Tapi disitu terlihat betapa beliau begitu mencintai keluarganya. Oh you just don't realize, how lucky you are my friend.

Saya cukup mengerti apa yang dirasakan oleh suami teman saya, bahwa benda bisa dibeli kembali dengan uang tapi sebuah kenangan belum tentu bisa terulang kembali. hal tersebut juga saya rasakan ketika saya melakukan perjalanan atau datang ke suatu tempat dan memotret setiap momentnya. Dalam hati saya selalu bilang, suatu saat foto ini akan sangat berharga bagi saya. Foto ini adalah bukti rekam jejak yang menunjukan saya pernah ke sini, bertemu dengan si anu atau menyantap makanan anu.

Baca juga : Amatoa Resort yang Instagrammable banget

Foto itu Dicetak Jangan Hanya Disimpan !



Tampilan album square

Selain selembar cerita foto untuk orang zaman now adalah bukti otentik bahwa kita eksis. Tidak heran banyak pengguna sosial media seperti contohnya instagram memilih melakukan banyak perjalanan mencari tempat dan makanan yang instagrammable, bersosialisasi dan menjaga eksistensinya agar bisa mengisi feeds di akun Instagramnya ✌. Alasanya simple biar terlihat eksis dan untuk menciptakan personal branding, ujung-ujungnya berharap bisa menarik follower dan menaikan engagement. *Duh aku banget ini mah.

Seberapa banyak dari kita yang melakukan puluhan jepretan foto hanya untuk mendapatkan satu buah foto yang layak upload di akun media sosial kita ? Udah jawab yang jujur aja 😅. Saya bisa melakukan foto setidaknya 5 sampai 10 kali jepretan untuk mendapatkan 1 buah foto yang menurut saya layak upload di Instagram. Ada yang seperti saya, sok atuh ngacung ?

Itupun fotonya nggak dicetak, cuma diupload di media sosial saja. Sisanya lebih banyak disimpan di media digital, bisa disimpan di google drive, foto drive di handphone kalau dianggap sudah nggak up to date malah ditaruh di hard disk bersama puluhan album foto lainnya yang belum atau gagal di-upload.

Mamah ku pun senang lihat foto anak-anaknya, langsung minta pesankan album foto keluarga. "Okay Mom, siap 👍"

Begitulah prilaku orang zaman now lebih sibuk mencari tempat instagrammable dan ngumpulin properti foto, dibanding ngumpulin album foto 😁. Ya namanya juga tuntutan zaman, lagi pula bukankah salah satu alasan media sosial diciptakan adalah untuk terlihat eksis melalui sebuah foto ?. Sayangnya kadang kita lupa kalau media sosial itu tempat penyimpanan milik orang lain yang sewaktu-waktu bisa saja berhenti beroperasi karena tidak populer lagi. Seperti contohnya Path, Multiply, Friendster dan lainnya. Media sosial ibarat tempat singgah sementara yang sewaktu-waktu bisa saja ditutup oleh pemiliknya.

Mang enak, beli vcso full pack, foto berkali-kali untuk mendapatkan 1 foto yang layak upload, bikin caption panjang bagai cerita pendek *eh ujung-ujungnya harus terhapus, bahkan hilang tak menyisakan apa-apa. Platform medsos sebesar apapun bisa saja mengalami hal yang sama dengan beberapa platform yang saya sebutkan diatas, ya kan ?. Karena nggak ada yang abadi di dunia ini cyiin, keabadian hanya milik Allah SWT 😇.

Makanya saya punya prinsip foto itu harusnya dicetak jangan cuma disimpan. Saya adalah anak generasi foto analog, terbiasa memotret dengan kamera ber-roll film. Menikmati mencetak roll film di studio cetak foto, walaupun harus menunggu berjam-jam tetap aja saya jabanin saking penasarannya dengan hasil foto. Soalnya di zaman old itu kita nggak bisa lihat hasil foto secara langsung, nggak ada deh tuh yang namanya sepuluh kali jepret untuk satu pose. Bisa-bisa ditimpuk yang motret karena bikin habis roll film. 😆

Baca juga : 7 Rekomendasi Online Shop untuk Hijabers


ID Photobook, Solusi Mudah Cetak Photobook




Bagi saya Instagram saya : @fillyawie itu bukan cuma sebuah media sosial yang menggambarkan kehidupan, interest dan posting-an blog saya. Instagram adalah tempat saya mengekspresikan diri dengan mengunggah foto saya baik hasil jepretran sendiri maupuan yang difotokan oleh photographer favorit saya, si Paksu. Setiap foto yang diunggah disana saya disortir terlebih dahulu, ya seperti saya bilang dari sekian puluh foto cuma satu foto yang akhirnya saya upload. Sebuah kemubaziran tapi menyenangkan untuk dilakukan 😅. Btw kalian udah follow instagram saya belum? Sok atulah follow dulu biar kita makin akrab. *modusnambahfollower

Sebagai anak generasi analog, sampai saat ini saya suka banget cetak koleksi foto. Biasanya cetak ke studio cetak foto, sekarang tempat cetak foto nggak sengantri dulu lho. Jadi nggak perlu nunggu berjam-jam lagi, soalnya peminatnya sudah mulai menurun. Kayaknya memang banyak ya yang lebih suka nyimpen foto dibandingkan cetak foto. 😁

Tapi sekarang ada lho tempat cuci foto yang bisa lebih praktis, cetak foto bisa dilakukan dari rumah trus hasilnya akan dikirimkan ke kita. Namanya ID Photobook tempat cetak foto online yang akan menawarkan kemudahan untuk urusan cetak-mencetak foto dalam album photobook.

Jika kamu ingin punya Album Foto Unik dan kekinian, ID Photobook adalah tempat yang tepat untuk didatangi. Karena mereka memiliki beberapa layout desain tematik yang bisa kamu pilih jadi album photobook yang kece. Desain tema yang mereka tawarkan ada : Simple Elegant, Traveler, Romantic, Colorful dan masih banyak design lainnya.

Tampilan album large dengan cover window

Nah kemarin saya sempat pesan 2 buah album foto, 1 album large dengan cover window dan album square dengan cover polos. Untuk album large memuat 80 buah foto, sedangkan untuk yang square memuat 61 buah foto. Daya muat albumnya lumayan banyak kan ? Akhirnya foto dengan puluhan pose dan angle itu dapat kesempatan dicetak juga, nggak jadi jamuran dalam hard disk 😅.

Baca juga : 5 Outfit Atasan Wanita yang Akan Membuat Tampilan Mu Fashionable


Yuk Cetak Fotomu di ID Photobook





Ada 5 alasan mengapa kamu harus memilih ID Photobook sebagai tempat mencetak foto, alasannya adalah sbb :

1. Proses Cetak Online dan Mudah


Zaman now identik dengan proses yang cepat, mudah dan bisa dilakukan secara online. Mulai dari proses pemesanan, transaksi dan upload foto yang akan dicetak di ID Photobook, semuanya dilakukan secara online. Mau tahu gemana caranya ? Kuy buka aja website ID Photobook.

2. Desain Kayak Majalah



Album foto hasil cetak ID Photobook memiliki layout design yang berbeda dari album foto pada umumnya. Desainnya unik penuh dengan grafis yang ciamik dan kekinian.

3. Photobook Berkualitas


Kertas dan cover yang berkualitas


Album foto ID Photobook dicetak diatas kertas premium dengan tebal 200gr yang nggak gampang rusak ataupun robek. Kualitas cetak foto ID Photobook sangat bagus, fotonya nggak pecah dan desainnya itu lho cantik banget. Pokoknya setelah melakukan pembayaran kita cukup upload foto di websitenya, urusan ngatur layout foto biar hasilnya kece serahkan saja pada mereka.

4. Free Ongkir Jawa dan Bali


Gemana nggak bikin happy, udah proses cetak fotonya gampang trus ongkirnya gratis pula. Sayangnya cuma untuk Jawa dan Bali, yang di Makassar jadi ngiri 😭.

5. Banyak Pilihan Desain dan Tema



Tema simple elegant yang kemarin saya pilih untuk album large
Saat ini ada 8 pilihan cover dan puluhan pilihan tema desain yang bisa dipilih untuk album fotomu. Dari mulai cover polos, dengan jendela atau print-an cantik semuanya ada. Khusus untuk tema desain, ada begitu banyak pilihan tema yang bisa disesuaikan dengan foto yang ingin kalian cetak. Mulai dari tema yang ceria, tema desain untuk dewasa sampai tema untuk anak-anak semuanya tersedia.

---

Semua kelebihan yang dimiliki oleh album photobook yang dicetak di ID Photobook sudah saya sebutkan di atas. Kira-kira bangaimana dengan harganya ? Urusan harga termasuk faktor penting dan penentu, apalagi kalau ngomonginnya sama mamak-mamak 😆.

Harga cetak foto di ID Photobook mulai dari Rp. 99.000 saja sampai Rp. 350.000 untuk ukuran album large. Menurut saya sih harganya sepadan dengan harga selembar kenangan yang bisa kamu simpan dan lihat kembali berulang-ulang.

Yuk mulai cetak kenangan mu, sayang kan kalau fotomu cuma disimpan di handphone doang.



ID Photobook

Website : http://penawaran.idphotobook.com/
Instagram : https://www.instagram.com/id.photobook/
Facebook : https://web.facebook.com/Idphotobook.page
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UC1IzjwadnEEP5qhdY9tWIAw
Jumat, 14 September 2018

Ajakan untuk Sukses di Seminar Dare to Change Shopie Paris


Shopie Paris berdiri sejak tahun 1995, berawal dari 5 buah tas saja. Bruno Hasson seorang pengusaha berwarga negara Perancis ini memulai bisnisnya dari usaha rumahan. Kini Bruno Hasson telah sukses menjadi founder Shopie Paris dan memiliki bisnis di beberapa negara. Di Indonesia sendiri Shopie Paris telah menjadi brand yang begitu familiar, terdengar tidak asing di telinga masyarakat.



Seminar "Dare to Change" 




Sebuah ajakan untuk menghadiri seminar "Dare to Change" yang diadakan oleh Shopie Paris datang dari seorang teman. Seminar diadakan pada tanggal 8 September 2018 di Hotel Sahid Jaya, Makassar. " Okay aku ikut deh .." jawab saya pada seorang teman di sebuah aplikasi chat. Yang namanya seminar saya yakin pasti akan ada banyak sharing ilmu, jadi kalau datang ya inshaallah akan dapat banyak manfaat.

Jam 01.20 WITA saya sampai di Maraja Room, Hotel Sahid Jaya Makassar. Semua peserta sudah memasuki ruangan, tandanya saya sudah terlambat.  Untung baru terlambat 20 menit saja 😁. Acara "Seminar Dare to Change" merupakan seminar terbesar Regional Conference 2018. Seminar ini menghadirkan CEO dan Founder Shopie Paris Indonesia Brunno Hasson, EVP Sales and Marketing Gregory Fauvet, VP Sales and Training Deasy Rahayu serta para TOP BC dan Leader Indonesia.

Mr. Gregory Fauvet EVP Sales and Marketing Shopie Paris
Acara di mulai dengan menghadirkan Ibu Deasy Rahayu dan Bapak Gregory Fauvet yang menerangkan  tentang konsep untuk meraih kesuksesan bagi para TOP BC dan Leader yang hadir. Mereka juga membawa kabar gembira bagi para peserta, bahwa setelah 20 tahun akhirnya Shopie Paris akhirnya meng-launching platform bisnis Online untuk pertama kalinya.

Selain bisnis online saat ini para TOP BC, Leader dan anggota Shopie Paris dimanapun berada bisa melakukan bisnis mereka dengan bermodalkan smartphone dan media sosial. Katalog terbaru shopie saat ini telah dilengkapi dengan QR Code yang akan memudahkan para anggota untuk melakukan penjualan melalui online. Semua anggota Shopie Martin pun akan diberikan QR Code sebagai kode keanggotaan mereka.

Shopie Paris menjadikan kecanggihan teknologi sebagai sebuah jalan untuk mempermudah interaksi para anggotanya juga sebagai media berjualan yang tak berbatas ruang dan waktu. Seperti disebutkan oleh Brunno Hasson pada saat press conference kemarin " Perubahan harus terjadi, kalau bukan saat ini mau kapan lagi ...".


3 Kunci Sukses Menurut Brunno Hasson




" Siapa yang mau sukses ...?" suara Bruno Hasson terdengar lantang memenuhi Maraja Room sore itu. Para anggota seminar langsung serta merta menjawab " Saya..." sambil mengacungkan jari telunjuk mereka ke udara.

Begitu banyak orang yang ingin sukses, begitu pun dengan saya yang saat itu sibuk mengambil gambar tapi saya tidak ketinggalan untuk ikut menjawab pertanyaan Brunno Hasson. Walaupun nggak ikut ngacung, karena tangan ribet megang kamera dan nasi kotak. 😀

Brunno Hasson kembali mengingatkan para peserta tentang perjalanan yang telah dilaluinya. Sebuah foto yang menampilkan gambar sebuah ruang tamu sederhana dengan sofa dan meja, yang diatas sofanya berjajar 5 buah tas. Disanalah semua berawal, di sebuah rumah sederhana bermodalkan 5 tas saja. Puluhan tahun yang lalu.

Mr. Bruno Hasson CEO and Founder Shopie Paris
Brunno Hasson ingin mengajak para peserta untuk menjadi sukses seperti dia. Seperti disebutkan oleh Bruno, " Sebuah kesuksesan itu seperti gunung es, yang orang lihat adalah puncak gunungnya, orang nggak melihat bagian bawahnya". Ada usaha yang besar dan berkesinambungan yang harus dilakukan untuk meraih kesuksesan.

Bruno Hasson menyebutkan bahwa 3 kunci sebuah kesuksesan adalah : " Percaya diri, Menggunakan produk Shopie Paris dan Gunakan Teknologi". Tanpa rasa percaya diri usaha yang kita lakukan tidak akan maksimal jadi rasa percaya diri itu harus dimiliki kalau anda mau sukses.

" Pakai produk Shopie Paris, kalau perlu setiap bulan beli tas baru biar para anggota kita terisnpirasi..." Brunno Hasson mengajak para peserta untuk mencintai produk yang mereka pasarkan. Mengikuti trend Shopie Paris makin mengingkatkan peluang kita untuk sukses.

Saat ini teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita. Gunakan teknologi itu sebagai media yang bisa mengantarkan kita pada banyak orang tanpa kita harus bertemu dan menyapa secara langsung. Terlebih katalog Shopie Paris mulai saat ini telah dilengkapi oleh QR Code yang bisa memudahkan para anggota dalam memasarkan produk Shopie Paris di media sosial.

____

Blogger dan Media berfoto bersama Bruno Hasson, Gregory Fauvet dan Deasy Rahayu
Shopie Paris telah bertahan lebih dari 20 tahun lamanya, Bruno Hasson menerangkan bahwa cara Shopie Paris bertahan selama ini adalah karena Shopie memiliki kelebihan dalam hal Brand, Quality dan Creativity. Harapan Bruno di tahun 2018 ini Shopie Paris Regional Sulawesi Selatan bisa memperluas pasarnya dengan pertambahan 100.000 anggota baru.

Untuk itu Shopie Paris mendigitalkan bisnisnya, karena ingin mencetak lebih banyak socialpreneur di Indonesia. Sebuah harapan yang sangat baik, semoga harapan tersebut bisa tercapai dengan sukses.

Blogger Makassar 



Catrice Cosmetic HOLOgraphic Glow : Unboxing and First Impression


Catrice Cosmetic adalah make up brand yang berasal dari Jerman, diluncurkan pada tahun 2004 dan di jual di drug store. Catrice Cosmetic hadir di Indonesia semenjak tahun 2016, produknya di jual di seluruh drug store Guardian yang ada di Indonesia.


Kosmetik drug store identik dengan kosmetik yang dijual dengan harga yang terjangkau. Begitupun dengan produk-produk yang ditawarkan oleh Catrice Cosmetic, walaupun brand ini berasal dari Eropa, yang biasanya menjual barang high end dengan harga fantastis. Catrice Cosmetik justru membandrol produknya dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Harga terjangkau tetapi tetap memiliki kualitas yang apik dan tetap mengikuti trend dengan inovasi produk yang kekinian.

Catrice Cosmetik HOLOgraphic Glow Collection




Dua hari yang lalu saya mendapatkan kiriman paket dari Catrice Cosmetic, duh senangnya nggak ketulungan. Padahal belum tahu juga isinya apaan 😆. Udah berharap aja semoga isinya kosmetik segambreng

Pas paketnya di buka ternyata firasat saya bener banget, saya mendapatkan 11 buah produk dari Catrice Cosmetic. Jadi ceritanya di tahun 2018 ini Catrice Cosmetic sedang mengeluarkan produk terbarunya yang bertemakan HOLOgraphic Glow Collection. Produk ini merupakan sebuah inovasi terbaru dari Catrice Cosmetic, yang dibuat mengikuti tren terbaru yang ada di dunia fashion show. Terinspirasi dari koleksi untuk musim Spring/Summer, Catrice Cosmetic berupaya memadukan kecantikan dan fashion dengan sempurna.

Tren dewy look yang di keluarkan oleh Catrice Cosmetic mengambil tema holo, prisma dan kilau alami. Jadi diklaim bahwa produk ini akan memberikan tampilan akhir kulit kecoklatan yang eksotis dan memberikan efek multifaset. 

Tema HOLOgraphic Glow bahkan telah tergambarkan dari kemasan produknya, bahkan sebelum saya membuka kemasannya. Kemasan yang didominasi oleh warna holo dan prisma yang berkilau, telah menggambarkan tampilan seperti yang ingin ditawarkan oleh kosmetik ini. Baru lihat kemasannya aja udah nggak nahan, berkilau cyiin. 😍

Get the look Fashion show Hugo Boss by Catrice Cosmetic
Picture source : https://catrice.eu
FYI, Catrice Cosmetic bekerja sama dengan para designer papan atas untuk menciptakan tren kecantikan ala fashion show. Catrice 💗 Fashion telah bekerja sama dengan designer kelas dunia seperti Hugo Boss, Odeeh, Malaikaraiss dan masih banyak designer lainnya. Seperti disebutkan oleh Catrice Cosmetic di websitenya (https://catrice.eu/) bahwa "...Tampilan terkini yang ada di catwalk memberikan inspirasi untuk koleksi make up kami dan ditafsirkan ulang pada produk kecantikan oleh Catrice."

Fashion adalah bagian penting bagi Catrice Cosmetik, hal ini pun ditampilkan pada koleksi HOLOgraphic Glow. Koleksi yang di-klaim memberikan tampilan praktis tanpa cela #InstaEFFECTs. Seperti tampilan para manekin berjalan dengan kulit porselen yang glowing tanpa cela.

Baca juga : Review Natural Pacific Fresh Herb Origin Serum

Unboxing  and First Impression : Catrice Cosmetic HOLOgraphic Glow Collection




Unboxing selalu menjadi momen yang menyenangkan buat saya, apalagi kalau unboxingnya adalah produk kecantikan seharga total 1 juta rupiah *claping my hand so hard 😍. Produk Catrice Cosmetic dikirimkan dalam kemasan kotak berwarna hitam yang cantik, kotak dibungkus dengan rapi dilapisi oleh bubble wrap yang menandakan produk ini fragile karena dibungkus dengan kehati-hatian.

Sebagai perempuan yang suka sekali berdandan, ketika mendapatkan HOLOgraphic Glow kosmetik ini pastinya tangan langsung gatel pengen swatches, ya minimal oles-oles dulu ke tangan untuk tahu warna dan shadenya. 😅

Dalam 11 produk dalam satu box itu rasanya seperti dapat sebuah kemevvahan yang haqiqi. Produk yang saya terima adalah sebagai berikut :



1. Lashes to Kill Pro Instant Volume Mascara Ultra Black

Mascara yang waterproof yang menjamin tekstur hitam yang tidak mudah luntur bahkan saat dipakai beraktifitas outdoor sekalipun.


2. Lashes to Kill Pro Instant Volume Mascara Waterproof


3. Instant Glam Eyeshadow Palette




Produk  eyeshadow yang berisi 8 warna dalam bentuk empat eyeshadow duo adalah salah satu produk yang menurut saya best banget. Di dalam eyeshadow pallete ini juga terdapat sponge berbentuk hati ini menawarkan solusi cara pakai eyeshadow 2 warna dalam satu kali sapuan sponge

Warna eyeshadownya cukup pigmented, texturenya pun halus, nggak banyak fallout kalau diaplikasikan pakai kuas. Duh pokoknya cinta deh sama eyeshadownya.

4. Dewy Wet look Stick

Stik gloss transparan yang memiliki pigmen berkilau untuk tampilan makeup yang glossy bersinar. Stik gloss disarankan digunakan setelah kita menggunakan foundation dan highlighter terlebih dahulu. Jadi stik gloss ini proses pemakaiannya diakhir. 

Sayangnya sampai setelah dua kali mencoba menggunakan stik gloss ini saya masih belum bisa mendapatkan hasih sapuan yang sempurna. Saking semangatnya menyapukan rol on stik gloss ini di area tulang pipi, yang ada foundation dan highlighter saya malah ikut terangkat. 😀

5. HD Liquid Coverage Precision Concealer




Concealer dalam bentuk cair ini diklaim memiliki pigmentasi yang tinggi dan tahan lama. Kebetulan saya dapat shade no. 010, shade warnanya masuk banget di kulit wajah saya. Tekstur HD liquid Coverage Precision ini bisa dibilang halus banget dan mudah di-blend baik menggunakan tangan ataupun beauty blender. Setelah dicoba kalau menurut saya coveragenya termasuk medium bukan yang high coverage.

So far yang saya suka sih aplikatornya yang berbentuk kuas yang runcing, jadi memudahkan proses aplikasi atau mungkin kalau kalian mau bikin tampilan eyeshadow cut crease, bisa banget nih pakai concealer ini.

6. Galactic Highlighter Drops



Dari awal kepoin instagramnya @catrice.cosmetic, saya langsung penasaran dengan produk Galactic Highlighter Drops, sampai bilang dalam hati " kalau besok nggak dikirimin produk ini, saya mau beli ahh ..". Alhamdulillah kemarin sore pas unboxing ternyata produk ini ikut dikirimkan. Kalau udah rezeki mah nggak balakan kemana 😍. 

Jadi produk ini adalah produk highlighter yang berbentuk cair. Warnanya putih tetapi setelah diaplikasikan ke kulit, warnanya akan berubah menjadi pink dengan shimmering dan glow. Saya berharap kalau pakai produk ini wajah saya bisa glowing kayak bidadari. 😅

7. Prisma Chrome Lipstic



Saya dikirimkan Prisma Chrome Lipstic shade warna nomor 050. Walaupun warnanya terkesan dark dan gothic kalau lipstiknya dipakai sendirian tanpa campuran liptik warna lainnya. Tapi ketika lipticknya di kombinasikan dengan warna nude yang ada di Creamy Matt Lip Palette dengan aplikasi gaya ombre lipstic hasil akhirnya malah jadi unik banget. 

Sok deh coba aja kalau nggak percaya. Prisma Chrome Lipstic adalah lipstik yang mengandung unsur holo dan prisma, jadi kalau dipakai warna yang dihasilkan sangat unik sekali.

8. Creamy Matt Lip Palette



Liptik palette yang berisikan lip primer, creamy matt lipstic dan golden lip powder. Jadi cara mengunakannya adalah, gunakan yang warna putih terlebih dahulu, baru kemudian gunakan lipstiknya menggunakan bantuan kuas yang telah disediakan dalam palette. Setelah itu baru gunakan gold powdernya dengan bantuan tangan. Gold powder cukup di tap-tap saja menggunakan tangan.

9. Spectra Light Effect Nail Lacquer



Untuk produk kutek nya saya sama sekali belum mencoba, soalnya di rumah sedang nggak ada stok aseton. Takut nanti nggak bisa sholat 😅. Kuteknya saya review terpisah aja ya.

10. Lux Chrome Foil Effect Polish


11. Spectra Light Eyeshadow Glow Kit

Spectra Light Eyeshadow Glow Kit aalah eyeshadow palette yang terdiri dari 3 buah eyeshadow dengan shade glowing dan holo. Sayangnya Spectra Light Eyeshadow yang dikirim ke saya pecah saat diperjalanan, produk ini sepertinya termasuk fragile. Padahal khusus untuk produk ini sudah dikasih bubble wrap tambahan lho. Jadi kayaknya produk ini kurang cocok untuk dibawa travelling. 

Padahal warna shade holographicnya kece banget, karena pecah jadi nggak bisa saya foto. *hiks

Over all produk Catrice Cosmetic HOLOgraphic Glow ini menurut saya memiliki kualitas yang cukup baik, pigmentasi warna yang bagus dan unik dan texture yang oke. Personally sih saya mau bilang makasih banyak untuk Catrice Cosmetic *sending love. 💕💋

Baca juga : Review Pensil Alis Wardah Kosmetik

Catrice Cosmetic HOLOgraphic Glow Review




Biar kalian nggak penasaran sama produk HOLOgraphic Glow dari Catrice Cosmetic, yuk simak hasil make up yang saya buat hari ini. Makeup mata, highlighter dan lipstik menggunakan produk dari Catrice Cosmetic. 

(Foundation : Ultima ii, Eye brow : Viva Cosmetic, Setting Spray : Evian, Blush on : Wardah.)



Makeup ini saya aplikasikan tanpa bedak sama sekali, setelah mengaplikasikan foundation saya langsung mengunakan blush on baru kemudian dibubuhi Galactic Highlighter Drops dan Dewy Wet Look Stick dibagian atasnya. Sayangnya makeup saya sempat terangkat pas pakai produk wet look stick gloss nya, untuk menutupinya saya ulang pakai galactic highlighter. 

Galactic highligter dan wet look stick sepertinya lebih maksimal dipakai untuk makeup ber-foundation tipis dan tanpa bedak sama sekali. So far favorit saya adalah produk eyeshadow, highlighter dan lipsticknya.

Kalian mau coba juga produk HOLOgraphic Glow dari Catrice Cosmetic yang bisa bikin tampilan dewy-holo kekinian? Kalau mau coba cuss deh ke Guardian untuk borong produknya.



Kamis, 13 September 2018

Pengalaman Pertama Naik Kereta Bandara Soekarno Hatta


Akhir Juli 2018 lalu saya terbang dari Makassar ke Bandara Soekarno Hatta yang berada di Tangerang. Ada beberapa kota yang rencananya ingin saya kunjungi, salah satunya adalah Jakarta. Tahun ini saya sempat beberapa kali pulang ke Jakarta dan Bogor, setiap kali mudik rasanya selalu ingin mencoba untuk naik kereta api bandara.

Alhamdulillah juli kemarin akhirnya keinginan saya bisa terlaksana juga. Sebelum berangkat ke Jakarta, saya dan Paksu sudah memesan tiket via website railink.co.id. Maksudnya biar well prepared aja, rasanya tenang kalau tiket sudah ada di tangan. Sampai di bandara jadi bisa santai-santai dulu ngopi-ngopi dulu.

Cara Naik Kereta Kalayang (Skytrain) di Bandara Soekarno Hatta




Pesawat saya landing di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, setelah mengambil bagasi dan memastikan semua bagasi aman kami langsung menuju pintu keluar. Kami memesan tiket kereta dengan jam keberangkatan 11.20 WIB, Pada saat itu jam masih menunjukan pukul 10.10 WIB jadi kami fikir  masih lama, mampir dulu deh ke coffee shop buat ngopi sebentar.

Sayangnya kopi yang kami pesan agak lama disajikan, karena takut ketinggalan kereta akhirnya kopi yang telah kami pesan tidak kami habiskan. Duh sayang banget kan ya, tahu sendiri harga kopi di bandara itu harga bisa lebih mahal dari harga di tempat lain. 😆


Sekitar jam 10.50 kami naik ke peron skytrain, kami fikir 30 puluh menit cukup lah buat jalan ke stasiun bandara. Peron skytrain di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta letaknya berada di lantai 1. Ada di antara ground floor dan lantai 2, lantai terminal keberangkatan. Jadi jika posisi kalian ada di terminal keberangkatan atau di ground floor seperti saya, kalian bisa naik ke peron skytrain menggunakan eskalator.

Setelah naik ke lantai 1 dari eskalator saya harus jalan sedikit ke arah depan untuk sampai di peron kereta. Peron yang berdindingkan kaca itu berpintu otomatis, pintu hanya akan terbuka ketika kereta telah berhenti di peron. Ketika kami sampai di sana kami harus menunggu kereta datang sekitar beberapa menit, persisnya saya lupa berapa menit.

'skytrain bandara soekarno hatta'
Penumpang yang akan menaiki skytrain harus menunggu kereta dibelakang pagar.
Peron skytrain Bandara Soekarno Hatta kondisinya kalau menurut saya sih cukup bersih, para penumpang yang sedang menunggu kedatangan kereta harus berdiri dibelakang pagar penghalang yang berjarak sekitar 50 cm dari pintu otomatis. Hal tersebut dilakukan agar penumpang yang berada di dalam kereta bisa keluar terlebih dahulu, setelah semua penumpang keluar baru deh pagar penghalangnya dipindahkan oleh petugas. Jadi penumpang tidak perlu berebutan untuk keluar/masuk ke dalam kereta, tahu sendiri kan penumpang kereta di Indonesia. Nih salah satunya yang lagi nulis tulisan ini, *mantan anker. 😅

Stasiun kereta bandara berada di terminal 1, untuk menuju ke sana saya harus naik skytrain yang berada di terminal 3. Dengan rute skytrain sbb : terminal 3 - terminal 2 - terminal 1. Perjalanan ke setiap terminal ditempuh kurang lebih selama 4-7 menit.

Skytrain Bandara Soekarno Hatta memiliki kapasitas kursi duduk yang terbatas, kursi lebih diutamakan untuk penumpang prioritas. Ketika kereta sampai di terminal 1, untuk menuju ke stasiun bandara kami harus turun menggunakan eskalator. Nggak usah takut nyasar, ada banyak petugas yang berada di area peron, jadi kalau bingung tinggal bertanya saja ke mereka. Kalau malu bertanya, bisa melihat papan petunjuk yang berada di sekitar area peron.

Baca juga : Manfaat dari Asuransi Mobil 

Cara Membeli Tiket Kereta Api Bandara




Sampai di stasiun bandara, kami bergegas menuju mesin print tiket, sayangnya e-tiket kami tidak berhasil di-print. Akhirnya Paksu bertanya pada receptionist yang sedang bertugas. Setelah dicek dan ricek oleh petugas, ternyata kereta kami baru saya berangkat 2-3 menit lalu. Duh amsiong, e-tiket yang sudah dibeli hangus jadi abu.

Ternyata perjalanan dari coffee shop di ground floor terminal 3 ke stasiun bandara tidak cukup 30 menit. Sepanjang perjalanan ke dan dari skytrain, kami harus menggunakan eskalator dan mengantri bersama penumpang lainnya yang juga mengejar jadwal kereta. Belum lagi ketika mau menaiki skytrain, kami harus menunggu kereta datang selama beberapa menit.

Akhirnya mau tidak mau kami harus membeli tiket untuk keberangkatan selanjutnya, yaitu kereta jam 11.50 WIB. Jadwal kereta bandara Tujuan Bandara Soetta - Sudirman Baru kurang lebih berjarak setiap 30 menit. Kalau mau lihat jadwal pastinya bisa juga cek di website milik Railink.


Untuk membeli tiket kereta Bandara Soetta - Sudirman Baru, kurang lebih caranya sama seperti membeli tiket kereta commuter line. Tiket dibeli melalui vending ticket machine, yang membedakan adalah untuk pembelian tiket kereta bandara, pembayaran hanya bisa dilakukan non-tunai yaitu dengan menggunakan debit kartu atm, e-money atau kartu kredit.

Bagaimana cara membeli tiket kereta api bandara ?




Lakukan pembelian via vending ticket machine yang banyak tersedia di stasiun, ada 5 langkah yang harus dilakukan pada saat melakukan pembelian tiket melalui vending machine. Pertama klik Ticket di layar sentuh vending ticket machine, kemudian di layar akan keluar pilihan menu yang harus kita lakukan saat pembelian tiket.

Select station - Select schedule - Customer information - Payment - Print booking detail. 




Pada saat melakukan transaksi pembelian kemarin, kami memilih tipe pembayaran menggunakan kartu debit. Pembayaran dilakukan dengan cara menggesek kartu debit di mesin EDC yang tersedia di sisi kanan mesin. Gesek dan masukan pin atm anda.


'cara beli tiket kereta bandara'

Setelah pembayaran dilakukan jangan lupa untuk klik menu print tiket, tiket akan tercetak secara otomatis. Harga tiket Bandara Soekarno Hatta - Sudirman baru adalah Rp. 70.000,-.

Kondisi Waiting Lounge di Stasiun Bandara Soekarno Hatta



'stasiun bandara soekarno hatta'

Bagian depan stasiun bandara terdapat meja receptionist dengan petugasnya yang siap membantu kalian, selain itu terdapat juga Alfa Express yang menjual aneka minuman dan snack, toilet dan waiting lounge. 

Waiting lounge berada di sisi kiri dan kanan, letaknya berada persis didepan tapping gate. Terdapat banyak sekali sofa dan area duduk dengan usb port yang bisa digunakan untuk istirahat sejenak sambil menunggu kereta tiba. Kondisi waiting lounge cukup bersih dan nyaman.


Sama seperti di stasiun pada umumnya, ketika kereta datang pihak stasiun akan memberikan pengumuman agar para penumpang mulai bersiap-siap. Pagar yang berada di depan area tapping gate pun mulai dipindahkan, sehingga penumpang bisa mulai mengantri untuk masuk ke area peron kereta api.

'stasiun bandara soekarno hatta'
Pagar ke area tapping gate baru akan dibuka setelah ada pengumuman kereta akan tiba.
Untuk memasuki peron kalian akan melewati area tapping gate. Cara untuk melewati tapping gate adalah dengan mengarahkan gambar barcode yang ada di tiket ke kotak kaca yang berada di bagian depan pintu tapping gate. Setelah lewat tapping gate tinggal cuss berjalan ke peron kereta, jangan lupa tiketnya disimpan karena nanti di stasiun Sudirman Baru kita harus melalui tapping gate kembali untuk keluar dari stasiun.

Baca juga : Yuk, Naik Busway di Makassar

Kereta Bandara Soekarno Hatta - Sudirman Baru




Perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta menuju stasiun kereta api Sudirman Baru ditempuh selama 46 menit saja. Hitungannya cukup cepat jika dibandingkan dengan menggunakan moda transportasi umum lainnya, mengingat kemacetan sering terjadi  di jam-jam yang tak terduga di sepanjang jalanan ibu kota.


Pengalaman pertama naik kereta bandara bisa dibilang cukup mengesankan. Kondisi kereta api bisa dibilang bersih, nyaman dan ber-AC sejuk. Cukup sesuai dengan harga yang telah saya bayarkan. Setiap kursi kereta dilengkapi dengan usb port, jadi bisa sekalian isi daya smartphone selama perjalanan ke Sudirman Baru. 



Kereta bandara dilengkapi dengan toilet yang bersih dan tempat penyimpanan koper, yang berada persis di dekat pintu kereta. Jadi pas masuk ke dalam kereta bisa taruh dulu kopernya di situ, baru lanjut jalan ke kursi. Kemarin pas pesan tiket online, di e-tiket tercetak nomor kursi yang saya pesan. Berbeda dengan pas beli langsung melalui vending machine, nggak ada nomor kursinya tuh.

Kebetulan pas saya naik kereta bandara kemarin, keadaan kereta sedang kosong melompong. Jadi penumpang nggak perlu berebutan kursi. Saya dan paksu memilih kursi yang duduk berhadapan, dengan jendela yang besar di samping kami.

Perjalanan menuju stasiun Sudirman Baru, kami disuguhi pemandangan yang cukup mempesona. Pemandangan pesawat yang berjajar rapi hingga sawah yang hijau menjadi pemandangan apik yang saya nikmati ketika kereta baru saja melaju dari stasiun bandara.


Kereta akan melakukan 2 kali pemberhentian, yaitu di stasiun Batu Ceper dan Stasiun tujuan yaitu Sudirman Baru. Kereta juga akan melakukan pemberhentian di Duri, tapi pintu kereta tidak akan di buka. Karena kereta hanya berhenti untuk pindah jalur rel saja.

Gambaran tentang kondisi Jakarta bisa dilihat dari kaca jendela kereta, padatnya pemukiman penduduk di satu sisi dengan pemandangan gedung pencakar langit di sisi lainnya menjadi pemandangan yang terlihat dengan jelas selama perjalanan 46 menit.


Mungkin seharusnya kita sudah memiliki kereta Bandara dan skytrain sejak dulu kala, ya mungkin Indonesia bisa dibilang cukup telat dengan teknologi semacam ini. Padahal hampir semua negara tetangga telah memilikinya lebih dulu. Ya mungkin saya telat menaiki kereta bandara di negara saya sendiri, it's okay yang penting anak-anak saya kelak akan lebih dulu naik kereta bandara di negara nya bukan di negara orang lain. I hope so.

Perjalanan dengan kereta bandara terasa cukup singkat, mungkin karena nyaman perjalanan jadi tidak terasa. Pada jam 12.36 WIB saya sampai di stasiun Sudirman Baru. Kami melanjutkan perjalanan menggunakan taxi, ke Hotel Double Tree by Hilton yang berada di Cikini, hotel tempat kami menginap selama beberapa hari kedepan. Taxi Bluebird bisa ditemukan dengan mudah di stasiun Sudirman Baru, kalau tidak mau menggunakan taxi kalian bisa menggunakan bus. Kedua moda transportasi itu mangkal di stasiun, jadi nggak perlu repot cari-cari taxi online.

Stasiun Sudirman Baru
Kereta selalu menjadi moda transportasi yang ngangenin untuk digunakan, kebetulan di Makassar belum ada kereta. Rel nya sudah dibangun sih, tapi sampai saat ini belum beroperasi. Mari kita berdoa agar Makassar  dan kota lainnya juga bisa memiliki kereta Bandara seperti Jakarta, Medan dan LRT di Palembang.

Kalau kalian udah coba pernah coba naik kereta di bandara juga belum ? Baik kereta skytrain atau kereta bandara, kalau belum yuk coba sekali-kali....

Custom Post Signature

Custom Post  Signature