Minggu, 02 Desember 2018

5 Tempat Wisata Palembang yang Sarat Nilai Sejarah


Akhirnya saya bisa menginjakan kaki juga di Kota Palembang. Saya pergi ke Palembang atas undangan dari Dinas Pariwisata Kota Palembang dalam acara Famtrip Musi and Beyond 2018. Perjalanan ini adalah pertama kalinya bagi saya, berangkat sendiri pula dari Makassar. 

Perjalanan dengan pesawat yang ditempuh satu jam empat puluh lima menit dari Makassar ke Jakarta plus sekitar enam puluh menit dari Jakarta ke Palembang kemarin bisa dibilang lancar, nggak ada satu kendala apapun. Malah saya sempat kekenyangan di pesawat, karena dapat makan 2 kali. Perut kenyang di pesawat artinya uang jajan utuh. 😀


Palembang Bukan Cuma Tentang Empek-empek




Ketika mendengar kata Palembang yang muncul dibenak saya tuh pasti empek-empek, saya anaknya kalau mikir memang nggak bisa jauh-jauh dari makanan 😁. Makanan khas Palembang yang dibuat dari ikan dan sagu, dihidangkan dengan cuko yang bercita rasa pedas, manis dan gurih.

Ya tentunya Kota Palembang bukan cuma tentang empek-empek, ada banyak sekali kuliner, adat dan budaya yang dimiliki oleh kota yang memiliki sungai terpanjang di Pulau Sumatra ini. Kota Palembang disebut-sebut sebagai kota tertua yang ada di Indonesia. Jadi tidak heran jika percampuran adat, kebiasaan dan budaya dari suku dan bangsa lain sudah berasimilasi dengan budaya dan adat masyarakat di Kota Palembang.

Saya di dermaga Pulau Kemaro
Pada saat bis kami menuju Rumah Jabatan Walikota Palembang untuk acara makan malam, Pak Latief selaku tour guide yang memandu kami menceritakan bahwa Empek-mpek merupakan makanan khas Palembang yang terpengaruh dari budaya dari Cina. Empek-empek sendiri dipercaya berasal dari kata 'apek' dalam bahasa cina yang memiliki arti paman atau lelaki tua.

Begitupun dalam hal bahasa, Pak Latief juga menceritakan bahwa Bahasa Palembang juga cukup mirip dengan bahasa Melayu dan Jawa. Dari dialek dan unsur bahasanya banyak sekali terdapat bahasa dari dua daerah tersebut.

Sebagai kota tertua sudah pasti Palembang memiliki cerita sejarah yang sangat panjang dan menarik. Hal itu bisa terlihat dari banyak objek wisata yang ada di sana. Ada banyak Objek wisata yang tidak hanya cantik tapi juga sarat akan cerita rakyat dan sejarah.


5 Tempat Wisata Palembang yang Sarat Nilai Sejarah



Ada banyak destinasi wisata di Kota Palembang, mulai dari destinasi wisata kekinian yang instagramable maupun tempat wisata yang memiliki nilai sejarah. Berkunjung selama tiga hari dua malam ke Kota Palembang mengantarkan saya ke banyak tempat, beberapa diantaranya sarat akan nilai sejarah.


Pulau Kemaro




Untuk datang ke Pulau Kemaro kita harus menaiki perahu atau ketek, kami naik ketek dari Dermaga Point Palembang. Perjalanan ke sana ditempuh sekitar 30-60 menit tergantung dari perahu yang digunakan. Semakin besar perahu yang dinaiki, waktu tempuhnya semakin lama.


Wisata ke Pulau Kemaro sarat akan cerita sejarah, karena di dalam area Pulau Kemaro terdapat makam Putri Fatimah. Menurut cerita Fatimah merupakan Putri Kerajaan Sriwijaya yang akan dipinang oleh seorang Pangerang dari Cina bernama Tan Bun An. Selain makam di pulau ini juga terdapat kuil, pagoda berlantai 9 dan pohon cinta. Pohon ini dipercaya bisa membuat orang yang mendatanginya bertemu dengan sang cinta sejati.

Ya percaya nggak percaya sih untuk kalian yang masih jomblo dan mencari cinta sejati, kalau mau percaya ya silahkan. Kalau saya sih memilih enggak percaya, soalnya saya sudah bertemu dengan Paksu cinta sejati dan kekasih hati saya. *eaaaa


Kampung Al-Munawar




Kampung Almunawar adalah Kampung Arab yang berada di tepi Sungai Musi dan telah ada sejak zaman penjajahan Belanda di abad ke-18. Kampung ini telah menjadi tempat bermukimnya bangsa Arab yang ada di Palembang pada saat itu.


Ya namanya juga Kampung Arab jadi warga di sini kebanyakan hidungnya mancung-mancung mirip Orang Arab. Tapi bukan hanya perawakan fisiknya aja yang mirip Orang Arab, gaya hidup dan kebudayaan Bangsa Arab pun berakar sangat kuat dan dipelihara oleh masyarakat di sini.


Kalau kalian datang ke sini kalian bisa melihat rumah adat yang dibangun pada abad ke-18. Rumah adat berbentuk limas dengan lantai bertingkat atau kekijing masih terpelihara dengan sangat baik di sini. For your information, rumah adat di sini sudah direstorasi dan diberi cat manis berwarna-warni. Yang pasti cakep banget untuk jadi konten foto di feeds instagram. Nggak percaya ?? Kuy datang aja dan buktikan sendiri.


Bukit Siguntang




Mendengar kata bukit pasti yang kita bayangin adalah wilayah bentang alam dengan permukaan tanah yang tinggi, mirip gunung dengan ketinggian lebih rendah. Nah menurut informasi yang saya dapat, Kota Palembang ini ternyata tidak memiliki area dataran tinggi. Bukit yang disebut sebagai Bukit Siguntang ini hanyalah bukit kecil yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter diatas permukaan laut. Nggak tinggi-tinggi banget cyiin, malah kayaknya kalah tinggi sama cita-cita saya waktu SD dulu. Cita-cita waktu SD kan tingginya setinggi langit #apasehh 😀


Bukit Siguntang merupakan tempat keramat dan dijadikan tempat untuk berziarah bagi masyarakat setempat. Di kompleks bukit ini dipercaya terdapat makam leluhur Palembang. Juga terdapat makam Raja-raja dan Pahlawan Melayu-Sriwijaya.


Museum Sultan Mahmud Badaruddin II 




Museum Sultan Mahmud Badaruddin II merupakan bangunan kolonial bercat putih dengan pagar dan kusen berwarna merah marun, cantik dan menawan. Bangunan museum ini dulunya merupakan rumah Residen Kolonial Sumatera Selatan pada abad ke-19. Dimana lokasinya berada dekat sekali dengan Dermaga Point Palembang, cuma berseberangan doang.


Di dalam museum ini terdapat banyak sekali koleksi barang dan informasi bersejarah. Mulai dari Lukisan para Pahlawan Palembang, koleksi kain, baju adat dan hal penting lainnya terkait adat, budaya dan sejarah. Datang ke Museum ini bisa dibilang merupakan cara termudah untuk berkenalan dengan adat dan budaya Kota palembang.


Kampung Kapitan




Kampung Kapitan, salah satu kampung yang sarat akan cerita sejarah Palembang dan menarik untuk didatangi. Kampung Kapitan merupakan area perumahan seluas 165,9 x 85,6 m, kampung ini  letaknya tidak jauh dari Dermaga Benteng Kuto Besak. Jadi kalau kalian datang ke sini via dermaga BKB dengan menggunakan ketek, lama perjalanan yang harus ditempuh hanya sekitar 10 menit saja.



Di kampung ini terdapat rumah tinggal Perwira Tinggi yang berasal dari etnis Tionghoa, yang pada masa penjajahan ditunjuk oleh Belanda untuk menjadi pengawas. Pengawas yang bertugas mengurus permasalahan kependudukan, pernikahan hingga urusan pajak yang harus dibayarkan ke Pemerintahan Belanda pada saat itu.

Tempat tinggal Pengawas Kapitan yang masih berdiri sampai saat ini terlihat sekali sentuhan kolonialnya. Tangga melingkar dan pilar-pilar tinggi penopang bangunan di bagian depan rumah terlihat sangat kontras dengan rumah-rumah di sekitarnya. Sayangnya rumah ini baru sebagian terrestorasi, masih dibutuhkan dana dan usaha lebih untuk menjadikan rumah tinggal Sang Kapitan terlihat utuh seperti bangunan kolonial di zamannya.

---

Sebenarnya masih banyak sekali destinasi wisata sejarah yang bisa kalian datangi saat ke Kota Palembang. Rumah Limas, Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak dan masih banyak lagi tempat wisata di Palembang yang sarat nilai sejarah.

Saya juga sebenarnya masih belum puas dengan itinerary jalan-jalan kemarin. Tandanya kapan-kapan saya harus datang dan menginap kembali di kota ini. Ya mudah-mudahan ada rezeki dan jodoh untuk datang kembali ke sini.

Kalau kalian bagaimana ? Sudah pernah ke Palembang atau belum ?

Rabu, 28 November 2018

Fashion Styling : Bergaya dengan Kaos Cropped Crew Neck


Sepertinya sudah agak lama nggak membuat artikel fashion style atau tulisan tentang fashion, kan jadinya kangen pengen nulis. Apalagi stok foto #OOTD saya itu banyaknya minta ampun. Gemana nggak banyak, tiap habis makeup and dress up pasti minta untuk difoto 😀. 

Akhir bulan kemarin pas saya nginep di Hotel JW Marriot Surabaya, salah satu tempat di Surabaya yang bolak balik saya datangi adalah Tunjungan Plaza. Soalnya tempat ini deket banget dari hotel, tinggal koprol doang udah sampai ke mall. dan ternyata di Tunjungan Plaza tuh banyak banget brand yang kece, mulai dari brand luar negri yang kece sampai brand lokal semua ada di sana.

Bolak balik lewat store Coach, Kate Spade dan Tory Burch alhamdulillah saya masih kuat iman. Nggak masuk sama sekali, nolehpun dikit. Soalnya lagi bokek 😅😆, saldo di atm udah minus plus promonya dikit. Saya kan manusia pengabdi diskonan, kalau nggak diskon mending jastip sama toko langganan aja yang jual barang diskonan langsung dari USA sana. 😆

Akhirnya saya cukup beli baju aja, itupun beli yang diskon 😀. Nemulah T-shirt cropped crew neck short sleeve dari Brand Uniqlo. Dijual dengan harga diskon sekitar 120K-an saja, lumayan banget kan harganya. Cropped short sleeve ini adalah model baju yang casual banget, tapi gampang banget dipadupadankan dengan baju lainnya. 

Soalnya modelnya kan agak ngatung alias gantung diatas pinggung, jadi mau dipakai dengan celana atau rok bagus-bagus aja tuh kalau menurut saya. Dari pada bikin bingung mending kuy lihat style saya memakai kaos cropped crew neck tangan pendek ini.


Cropped Short Sleeve T-shirt Styled with Denim




cara pakaii kaos cropped top

Cara styling cropped short sleeve t-shirt untuk kalian yang memakai hijab, pastinya harus pakai baju dalam yang panjang ya. Selain manset baju di bagian dalam yang bisa kalian pakai adalah kemeja. Bisa pakai kemeja polos atau berbahan denim seperti yang saya pakai ini.

Sebenarnya kalau gaya casual gini nggak perlu pakai statement necklace juga udah keren qo he he he, nah kalau mau pakai statement necklace coba deh bawahannya pakai kulot atau celana pantalon hitam.
Cropped t-shirt : Uniqlo
Denim shirt : Beneton for kids
Jeans : Giordano
Shoes : Nike
Necklace : Fillyawie
Dengan baju dalam kemeja, kesan casual dari kaos cropped crew neck bertangan pendek ini berubah jadi semi-casual. Maksudnya gayanya nggak terlalu santai kayak di pantai. Untuk upgrading kesan kaos yang santai, coba deh dipadupadan dengan statement necklace yang besar. Gaya fashion kalian pasti langsung ke-upgrade banget. 


Pilihan bawahannya bisa pakai celana jeans lagi atau pakai kulot/pantalon juga bisa banget. Semua balik lagi ke acara apa yang akan kalian datangi. Nah kalau acaranya agak resmi bolehlah bawahannya diganti kulot atau celana pantalon warna bold. Saya yakin gaya kalian tetap bakalan keren, walaupun pakai kaos cropped crew neck doang. 


Cropped Short Sleeve T-shirt styled with Skirt




Untuk kalian yang suka tampilan yang lebih feminim, bisa mencoba padupadankan cropped t-shirt tangan pendek ini dengan rok yang bentuknya A-line atau rok asimetric. Dijamin gaya kalian nggak bakalan kelihatan B aja, walaupun cuma pakai kaos gantung bertangan pendek ini.

Cropped crew neck t-shirt : Uniqlo
Manset : Uniqlo
Skirt : Nadjani
Bag : Long champ
Shoes : Donatelo
Rok dengan cutting asimetric bisa jadi pilihan untuk kalian yang malas pakai aksesoris tambahan. Detail rok yang kalian pakai cukup mengundang perhatian. Jadi nggak perlu aksesoris tambahan yang berlebihan. Baju dalamannya pun bisa pilih kaos manset dengan warna senada.


Kalaupun mau pakai aksesoris cukup pakai tas, bisa pakai sling bag atau satchel bag kecil untuk mempermanis tampilan. Tampilan tetap simple dan nggak berlebihan. Jangan lupa gunakan sepatu model feminim seperti stiletto dengan heels atau bisa juga pakai balerina shoes yang flat namun tetap cantik dan anggun.

----
Bagaimana kalian suka nggak dengan gaya fashion yang saya tampilkan ini ? Boleh lah di-share pendapat kalian di sini ...

Kamis, 22 November 2018

Kuliner di Kota Malang yang Legendaris Tapi Tetap Eksis


Malang adalah Kota kedua terbesar yang ada di Provinsi Jawa Timur. Kota ini terkenal sebagai kota wisata, khususnya wilayah Batu Malang yang memiliki banyak destinasi wisata yang cukup banyak diminati oleh pelancong domestik. Sebenarnya di Kota Malang sendiri ada banyak sekali destinasi  yang bisa didatangi oleh pelancong. Baik untuk wisata alam, sejarah dan kuliner.

Setelah berkali-kali merencanakan untuk menginjakan kaki di kota Malang, akhirnya saya berhasil mewujudkan rencana saya pada awal bulan november 2018 ini. Itupun rencananya cukup mendadak,  karena saya menyiapkan tiket dan keperluan lainnya sekitar 3 hari sebelum keberangkatan.

Liburan saya di Malang bisa dibilang cukup singkat namun sangat berkesan. Liburan di Malang mengantarkan saya pada banyak tempat. Utamanya berkunjung ke depot kuliner, ya depot sebutan lain untuk tempat makan.

Kota Malang memang terkenal dengan wisata kuliner yang bisa dibilang legendaris. Legendaris karena sudah ada dari zaman penjajahan dulu,  tapi sampai sekarang masih tetap eksis. Eksis dan terus diminati dan didatangi baik oleh para penggemar setianya maupun oleh para pelancong seperti saya.


Pesan Tiket Perjalanan ke Malang via Pegi-pegi





Dua hari Sebelum datang ke Malang saya sudah menyusun itinerary yang cukup padat, karena hanya punya waktu liburan sekitar 3 hari 2 malam saja. Jadi saya berusaha untuk membuat daftar liburan yang benar-benar  pas dan padat, tapi tetep jangan sampe ngos-ngosan pas liburan. Saking ingin didatangi semua destinasi 😀.

Untuk itu saya harus memastikan untuk memesan tiket pesawat yang jam berangkat dan pulangnya bisa menguntungkan itinerary yang telah dibuat. Semakin cepat sampai di sana berarti makin banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk melancong atau berwisata kuliner.


Untuk mewujudkan mission not impossible ini saya dibantu sama platform online travel agent, biar praktis bisa transaksi via smartphone. Ada begitu banyak online travel agent di dunia ini 😊, biasanya saya cari online travel agent yang bisa memberikan informasi tiket pesawat ke Malang dengan harga terbaik.

Online travel agent pegipegi, bisa menjadi solusi untuk kalian yang sedang mencari tiket dan hotel untuk liburan. Bagi saya memesan tiket pesawat di pegipegi nggak hanya bisa membuat saya menghemat waktu, tapi beneran bikin semua rencana saya bisa terwujud dengan mudah dalam satu ketukan jari saja. 

Memesan tiket pesawat di sini, kita dengan mudah mengatur filter maskapai, waktu, harga dan transit. Jadi ya memudahkan saya mencocokan waktu sama itinerary. Tampilan hasil pencariannya enak dilihat tinggal scroll doang untuk melihat tiket mana yang cocok untuk itinerary dan dompet. 


Kuliner di Kota Malang yang Legendaris Tapi Tetap Eksis



Jalan-jalan tanpa icip-icip kuliner lokal rasanya liburan kita jadi kurang afdol. Apalagi Malang terkenal dengan wisata kuliner yang legendaris, sudah eksis puluhan tahun bahkan ada yang sudah buka dari sebelum Republik Indonesia Merdeka.

Kuliner tua tua keladi ini, usianya makin tua tapi penggemarnya makin banyak. Yang mengelola usaha kuliner sudah berganti  generasi, begitupun dengan penggemarnya.

Legendaris banget kan ? Apa seenak itu jadi bisa legendaris ?. Dari pada penasaran mending langsung icip-icip aja yuk. Ini dia daftar makanan legendaris tapi tetap eksis yang ada di Kota Malang.

1. Depot Soto Ayam Jalan Lombok



Depot soto ayam yang terletak di Jalan Lombok, Malang ini bisa dibilang sangat terkenal dan cukup legend. Depot ini telah hadir selama puluhan tahun, menjual cita rasa menu soto ayam yang berbeda dari soto ayam pada umumnya. 

Menunya cuma soto ayam, biasa atau spesial. yang bisa dipesan dengan nasi terpisah atau langsung disiram soto.  Berbeda dengan soto ayam pada umumnya, soto disini menambahkan irisan jeroan ayam dalam sotonya.


Ada juga taburan bubuk berwarna hitam ditambahkan jadi topping diatasnya. Bubuk yang ketika saya rasa-rasa, terasa seperti bubuk kelapa sangrai yang tumbuk halus. Kebayang dong rasa sotonya jadi makin endolita chaobella karena kuahnya jadi makin kental dan gurih.

2. Depot Hok Lay



Datang ke Malang tapi tidak mencicipi cwi mie Malang, cwie mie dengan taburan ayam cincang halus yang gurih kacida plus daun bawang dan pangsit goreng yang renyah. Duh bakalan bikin lupa diri bawaannya pengen nambah semanguk lagi. 😁


Selain cwi mie masih ada menu andalan yang wajib dicoba dan nggak kan kalian temui di tempat lainnya. Menu itu adalah es fusco, es susu coklat yang gurih dan manis sepertinya dibuat dari camputan susu murni dan coklat karena walaupun coklat rasa susunya menyisakan rasa gurih yang dalam.

Es Fusco dikemas dalam botol kemasan coca-cola, ya bakalan bikin salfok banget. Botolnya cola tapi isinya es susu coklat 😆. Kedua menu ini wajib kalian coba ketika mampir di sini. 

3. Depot Wedang Ronde Titoni



Wedang ronde telah menjadi menu yang banyak dijual di daerah baik Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Wedang ronde Titoni ini sudah ada sejak tahun 1948, jadi depot ini sudah ada sekitar 70 tahun lamanya. Legend abis !


Wedang ronde yang dijual di sini terasa sangat orisinil, manisnya pas dan isinya pun cukup sederhana. Ronde, candil berwarna merah dan kacang yang disangrai. Ukuran rondenya cukup besar berisi kacang tumbuk yang terasa kenyal dan gurih jika dikunyah, pas banget untuk menemani malam kalian di kota Malang yang dingin.

4. Toko Oen



Toko Oen adalah salah satu tempat kuliner yang terbukti masih eksis walaupun zaman telah berganti, toko ini telah ada dari tahun 1930. Toko yang menjual aneka camilan, minuman dan es krim merupakan salah satu tempat kuliner yang wajib banget didatangi. 


Lokasinya berada di pusat Kota Malang dan dekat alun-alun kota, bangunan tuanya yang masih terawat dan terlihat vintage sekali. Kalau datang ke sini jalan lupa untuk ngemil roti yang rasanya asli enak, beda banget sama roti zaman now dan kekinian. Rasa roti zaman dulu yang wangi butter, lembut tapi nggak kempes kalau digigit.


Begitupun dengan rasa es krimnya, rasa nya berbeda dengan es krim kebanyakan yang super creamy dan manis. Toko Oen akan sukses membawa kalian bernostalgia dengan rasa yang pernah kalian rasakan di masa lalu. Ya khusus kalian generasi 90-an yee 😆.



5. Bakso Malang President



Bakso malang adalah jajanan yang akan kalian temukan di setiap sudut kota ketika di sana, penjual bakso dengan gerobak dorong selalu ada di mana saja. Setelah mikir-mikir mau makan bakso malang di mana, pilihan saya akhirnya jatuh ke Bakso Presiden. Alasannya karena waktu itu sejalur dengan tempat wisata yang akan datangi 😀.


Depot bakso ini menyediakan banyak pilihan paket bakso dengan harga yang cukup terjangkau dan rasa yang endolita chaobella. Isian bakso yang gurih dan crunchy plus pangsit yang besar, somay dan tahu bakalan memanjakan lidah kamu. Kuah yang bening tapi gurih bakalan bikin kamu merasa kuahnya kurang banyak, alias pengen diseruput terus. 

---

Nah udah tahu kan kuliner legenda yang wajib kalian coba pas datang ke Malang. Kalau kalian ke sini kira-kira mau mulai dari depot yang mana dulu ?
Sabtu, 10 November 2018

JW Marriott Hotel Tempat Staycation Manja di Surabaya

staycation di jw marriot surabaya

Akhir bulan lalu saya melancong ke Surabaya, ibu kota dari provinsi Jawa Timur yang terkenal dengan rawon dan puluhan makanan enak lainnya. Tujuan saya pergi ke Surabaya hanya sekedar untuk staycation dan wisata kuliner saja. Karena kota tujuan utama yang ingin saya datangi sebenarnya adalah Malang. Selama 4 hari di sana, saya menginap di JW Marriott Hotel Surabaya yang terletak di jalan Embong Malang.

Staycation di JW Marriott Hotel adalah privilege yang saya harap bisa membuat badan saya rileks dan mood kembali ceria. Setelah 3 bulan kelelahan bolak balik ke rumah sakit untuk operasi, check up dan mempersiapkan diri untuk operasi Transfer Embrio untuk program bayi tabung yang saya jalani selama lebih dari 6 bulan ini.

Dan ternyata programnya belum berhasil, gagal menyisakan saldo minus di tabungan dan badan yang pegal-pegal kayak papan kayu yang keras, kaku butuh dipaku 😅. Di situ saya sadar kalau saya butuh rehat sejenak dari kegiatan keseharian dan jalan-jalan di Makassar. Butuh untuk leyeh-leyeh dan butuh dimanjah syantiek 17x syantiek kayak Siti Badriah. 


JW Marriott Hotel Surabaya, Room and Amenities



kamar hotel di jw marriot surabaya

JW Marriott Hotel Surabaya merupakan hotel kelas bintang lima yang berada di Jalan Embong Malang 85-89, jalan yang ramai sama tempat kuliner legend. Lokasinya yang dekat dengan depot wiskul bikin saya bahagia karena kalau makan enak tinggal nyebrang doang dari depan hotel.

Di hotel ini terdapat 2 jenis room yang ditawarkan, ada guest room dan suites. Nah kemarin saya nginep di Deluxe Premium Guest Room yang twin bed

rawon setan jalan ambeng malang
Tuh rawon setan yang hits abis dan nggak buka cabang di mana-mana ini, posisinya persis bersebrangan sama hotel


Hotel ini memiliki 407 kamar, termasuk juga 145 twin bed room dan 23 apartment bagi tamu yang ingin tinggal lebih lama. Kamar saya terletak di lantai 8, ya nggak tinggi-tinggi amat sih tapi lumayan masih bisa lihat pemadangan sekitar kota plus kepoin jalan Embong Malang  yang selalu ramai sepanjang hari.


Fasilitas yang tersedia di kamar kurang lebih sama dengan kamar hotel bintang lima pada umumnya, kamar yang nyaman dengan coffee makers dan  mini bar, lemari yang lumayan besar plus safe deposit box, bathrobe dan setrika, kamar mandi marmer lengkap dengan shower cubicle dan bathtub.

Di staycation kali ini memang cuma pengen leyeh-leyeh di kamar, mandi busa di bathtub dan berenang agar otot badan yang udah berubah kaku kayak kawat ini bisa sedikit rileks. 



jw marriot hotel surabaya


Oh iya di lemari baju kamar hotel ternyata disediakan juga sajadah untuk sholat, nggak semua hotel berbintang menyediakan sajadah dan perlengkapan sholat lho. Baru ada beberapa hotel yang pernah saya datangi menyediakan sajadah seperti ini, bahkan saya pernah menginap di hotel yang nyediain al-quran juga. 😍

Di JW Marriott Hotel Surabaya terdapat Lima Restaurant dan Dinning, ada Imari Japanese Restaurant, Vis a Vis French Restaurant, Pavilion Restaurant, Tang Palace Chinese Restaurant dan Lobby Lounge. Pada malam hari Lobby Lounge termasuk salah satu tempat yang cukup ramai didatangi pengunjung, selain untuk santai-santai ngopi dan minum di lobby lounge juga disediakan live music. Suara band musik terdengar lumayan keras di area lobby hotel pada malam hari.



lobby lounge jw marriot

JW Marriott Hotel menyediakan beberapa fasilitas yang bisa dinikmati selama kita menginap di sana, yaitu fitnes centre, kolam renang, wi-fi dan airport shuttle (by request). Sayangnya pas saya menginap di sana kolam renangnya sedang dibersihkan selama dua hari. Jadi gagal sudah rencana saya berenang dan foto #ootd di kolam.

Hotel ini berada di posisi yang strategis di jalan protokol yang ramai dan akses mudah kemana-mana. Posisinya bisa dibilang selemparan daleman doang dengan Mall Tunjungan Plaza, *lemparnya pakai tenaga ya. 😬


Mall yang luas banget berisi berbagai macam brand baik lokal maupun internasional. Pokoknya untuk kalian yang lagi butuh secercah kebahagiaan dan seonggok tas baru kayak saya ini boleh lah nginep di sini, staycation sambil lihat-lihat diskonan. Ini sih namanya menghapus luka gagal IVF dengan luka baru bernama tagihan kartu kredit 😆.

Wisata kuliner di area sekitar hotel cukup banyak pilihannya, kuliner legend seperti lontong balap Pak Gendut, Tahu tek, Ayam goreng asli pemuda, bebek sinjay dan lainnya tersedia di sepanjang jalan Embong Malang sampai jalan Tidar, pokoknya bikin bahagia paripurna. Bahagia jiwa, raga dan perut. 


Breakfast at Pavilion Restaurant, JW Marriott Hotel Surabaya



pavilion restaurant at jw marriot hotel surabaya

Banyak orang bilang " Sarapan itu penting, karena pura-pura bahagia juga perlu tenaga.". Duh sebenarnya agak lucu-lucu getir mendengar penyataan kayak begitu, karena buat saya sarapan itu bukan cuma penting tapi juga merupakan sebuah wujud rasa syukur. Bersyukur banget sudah  bisa bangun dalam kondisi sehat plus sudah disediakan makanan lengkap enak di Pavilion Restaurant. Dengan banyak menu pilihan, boleh ambil sesuka hati, bolak balik ngambil juga nggak dilarang, makan sampai kekenyangan juga boleh, mau sarapan berjam-jam asal tebel muka juga nggak apa-apa. 

breakfast menu at jw marriot surabaya



Pavilion Restaurant terletak di samping kanan area lobby, dibuka dari jam 06.00-10.00 WIB. Menu yang disediakan di sini terdari dari menu internasional, indonesia dan menu khas kota Surabaya seperti tahu tek, rawon, jajanan pasar dan lainnya. Tidak ketinggalan di sini juga disediakan minuman kesehatan jamu gendong, lumayan bisa minum jamu pegel linu dan temulawak.




Area breakfast yang berada di rumah kaca bisa dibilang merupakan salah satu tempat yang cozy dan instagramable yang ada di hotel. Ruangan yang berada di bawah atap kaca dengan dinding bagian depan juga kaca menciptakan ambience yang hangat karena cahaya matahari terekspose masuk dalam ruangan restaurant. Hangat tapi nggak panas, cukup asri karena banyak tanaman cantik yang dijadikan pembatas antara meja satu dan lainnya.



pavilion restaurant at jw marriot surabaya

Staycation di JW Marriott Hotel memang bikin betah sangat, lumayan bikin badan rileks dan fikiran cerah. Cukuplah untuk mengisi tenaga dan ide untuk menulis beberapa waktu kedepan. Ini cerita liburan saya, bagaimana dengan cerita liburan kalian ?

Kalau kalian nginep di hotel biasanya lebih suka staycation di hotel atau diisi dengan kegiatan piknik  dalam kota ?


Hotel JW Marriott *****
Jalan Embong Malang 85-89
Surabaya 60261, Indonesia
Phone (031) 5458888

Custom Post Signature

Custom Post  Signature