Rabu, 01 Januari 2020

Masjid Bersejarah yang harus Kamu Datangi Saat Melancong ke Melaka

Saya di depan salah satu masjid bersejarah di Melaka, yaitu Masjid Tanah di Melaka.
Pergi melancong tidak melulu harus pergi ke tempat wisata yang kekinian, instagrammable atau  yang menawarkan atraksi dan pemandangan menarik. Mampir ke tempat ibadah yang memiliki bangunan berarsitektur menarik atau yang sarat akan cerita sejarah bisa menjadi alternatif destinasi untuk kita kunjungi saat melancong ke daerah atau negara lain.

Ya wisata seperti ini biasanya sering disebut dengan wisata religi. Wisata religi tidak hanya sekedar datang untuk beribadah atau rekreasi dan santai-santai saja. Saat mendatangi tempat beribadah seperti masjid contohnya biasanya tujuan utama kita adalah  untuk menunaikan ibadah sholat saja, padahal selain beribadah dan sekedar melepas penat datang ke masjid di daerah atau negara lain bisa kita jadikan sebagai sebuah kegiatan wisata.

Dengan melakukan wisata religi kita bisa mendapatkan dua manfaat, yaitu manfaat bertambahnya pengetahuan sejarah dan wawasan keagamaan juga manfaat ketenangan hati karena traveling jalan ibadahpun tetap jalan hal itu bisa memperdalam rasa spiritual yang kita miliki.

Kita juga bisa mendapatkan cerita yang melatar belakangi sejarah dibangunnya masjid yang kita datangi bahkan sejarah islam di masa lampau. Syukur-syukur kalau bisa jadi konten blog atau vlog, lumayan kan ada cerita bermanfaat yang bisa dibagikan.

Seperti yang saya dan teman-teman Vlogger dan Blogger dari Jakarta dan Malaysia lakukan ketika kami datang ke Melaka pada Agustus 2019 lalu. Selain mendatangi tempat wisata sejarah dan kekinian, tidak lupa kami pun berwisata religi dengan mendatangi tiga bangunan masjid yang unik, berarsitektur menarik dan sarat akan cerita dan sejarah.

Masjid Selat Melaka



Masjid Selat Melaka adalah masjid yang pertama kali saya datangi, persis di hari pertama saya sampai di Melaka sore harinya saat menjelang magrib saya dan teman-teman diajak mendatangi masjid ini. Pastinya bukan tanpa alasan kenapa kami datang saat sore hari.

Masjid Selat Melaka adalah masjid terapung yang posisinya persis berada di Selat Melaka, terletak di Kampung Bandar Hilir, Melaka. Bangunan Masjid Selat Melaka dibangun mengapung di atas Selat Malaka, dengan pondasi menancap di bawah air laut.


Bangunan Masjid Selat Melaka dipengaruhi oleh gaya arsitektur dari Melayu dan Timur Tengah  dengan kubah enamel berwarna emas dengan ukiran berwarna biru, membuat bangunan masjid terlihat sangat megah dan cantik. Bangunan masjid memiliki empat buah menara yang menyatu dengan bangunan masjid, terletak di sisi kiri dan kanan bagian depan dan belakang masjid, menurut informasi yang saya dapat bangunan menara seperti ini mengadopsi arsitektur Masjid Nabawi.


Terdapat juga menara pengeras suara setinggi 30meter jauh lebih tinggi dari empat menara yang menyatu dengan bangunan masjid, posisinya ada di bagian sayap kanan masjid terpisah dari bangunan utama Masjid Selat Melaka. Bagian belakang bangunan masjid ini menghadap langsung ke Selat Melaka, sehingga pemandangan lautan lepas yang merupakan selat terpanjang dan tersibuk di dunia bisa kita nikmati sejauh mata memandang cukup dilihat dari teras bagian belakang masjid.

Pada sore hari halaman Masjid Selat Melaka akan ramai, tidak hanya ramai oleh pengunjung yang akan melaksanakan ibadah Magrib saja. Area halaman masjid akan dipenuhi oleh para pengunjung dan wisatawan yang datang untuk melihat matahari tenggelam dari halaman masjid.

Para pengunjung dan wisatawan manca negara yang sedang menunggu sunset di dekat Masjid Selat Melaka
Saat saya berada di sana, tidak sedikit wisatan asing (bule) yang juga ikut duduk-duduk santuy  sambil menunggu detik-detik terbenamnya matahari. Hal ini mengingatkan saya akan Masid Amirul Mukminin yang ada di Pantai Losari, Makassar. Sama-sama masjid terapung yang juga sering dijadikan tempat untuk menikmati sunset di Kota Makassar.


Masjid ini bisa buka mulai jam 09.00-22.00, wisatawan boleh masuk dengan bebas asalkan berpakaian sopan dan rapih. Untuk wisatawan perempuan wajib menggunakan penutup kepala atau hijab, jika kalian tidak membawanya kalian bisa meminjam ke pengelola masjid.

Pekan Masjid Tanah Melaka




Masjid Tanah Melaka terletak di wilayah Alor Gajah Melaka, Malaysia. Masjid ini diberi nama masjid tanah karena asal bangunan masjid ini dibangun dari tanah, tepatnya tanah liat dan putih telur yang digunakan sebagai perekat. Bagian dinding masjid yang terbuat dari tanah masih disisakan sedikit agar bisa dilihat oleh pengunjung yang datang.


Saat saya datang ke sana, masjid ini sepertinya sedang dalam tahap renovasi. Renovasi yang sedang terhenti tepatnya, karena para pekerjanya sedang tidak ditempat. Tumpukan bata dan pasir juga terpal terlihat berserakan di bagian depan masjid. Walaupun tidak bisa masuk sampai ke area bagian dalam masjid karena dikunci, masjid ini masih bisa dikunjungi dan dilihat hanya sampai area teras.



Sisa bangunan masjid yang terbuat dari tanah liat masih bisa dilihat di sini.

Masjid Tanah termasuk bangunan bersejarah yang dilindungi oleh pemerintah Malaysia, menurut papan nama masjid yang saya lihat tergeletak di halaman masjid ini dibangun pada tahun 1900. Sedangkan menurut sejarah yang saya baca di Wikipedia, masjid ini dibangun pada tahun 1800an oleh Sheikh yang berasal dari Gujarat. Orang Malaysia yang juga ikut berkerja keras membangun masjid ini adalah Hj. Sulong bin Sibeng.

Pada zaman dahulu masjid ini menjadi tempat sholat untuk orang-orang dari beberapa kampung sekitar, pada masa itu bangunan masjid belum ada di setiap kampung. Masjid ini terletak di daerah kota perdagangan yang ramai dan persinggahan orang-orang yang melakukan perjalanan dari Melaka ke Alor Gajah, begitupun sebaliknya.

Walaupun usianya sudah berabad-abad lamanya, tetapi kondisi bangunan masjid ini masih terpelihara dengan sangat baik. Masjid satu lantai ini terletak diantara pemukiman dan area perdagangan yang cukup padat, bangunannya yang lawas terlihat kontras dengan bangunan lain di sekitarnya.

Begitulah seharusnya sebuah bangsa dalam menghargai sejarahnya, yaitu tetap menjaga dan memeliharanya bangunan bersejarahnya tanpa harus merubah apalagi merobohkannya hanya karena alasan usang atau mengejar keuntungan sesaat saja.

Masjid Datuk Machap


foto dari : @meran_johvi
" Awie orang Makassar, haruslah berkunjung ke Masjid Datuk Machap" Kak Yatie dari Malacca Tourism Board berkali-kali mengatakan hal ini kepada saya. Ya Masjid Datuk Machap sarat akan cerita sejarah dan perjuangan seorang kelahiran tanah Makassar, Sulawesi. Tentu saja saya dengan embel-embel Bloger Makassar wajib tahu dan datang ke je tempat ini.

Datuk Machap adalah seorang ulama Bugis yang berasal dari Makassar, beliau datang ke Melaka pada tahun 1500 untuk berdagang yaitu pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah. Kebaikan ahlak dan kepintaran beliau dalam berdagang menarik perhatian Sultan, hingga akhirnya Datuk Machap diangkat menjadi Imam Diraja.


Masjid Datuk Machap berada di dataran tingi yang dikelilingi oleh danau yang saat dijadikan sumber air untuk warga Melaka.
Pada saat Portugis datang menyerang Melaka pada tahun 1511, Datuk Machap ikut angkat senjata berjuang bersama umat islam untuk mengusir Portugis dari tanah Melaka. Sayangnya perjuangan Datuk Machap mengalami banyak tantangan, beliau bersama para pengikutnya terpaksa harus melarikan diri dari Melaka.

Bangunan masjid Datuk Machap saat ini
Datuk Machap dan pengikutnya pergi ke daerah Alor Gajah, di mana di tempat yang saat ini di sebut kampung Machap Lama beliau menemukan tanah tinggi. Di tanah itu kemudian beliau perintahkan untuk dibangun sebuah masjid sebagai tempat ibadah bagi dirinya dan pengikutnya. Bangunan masjid pada masa itu hanya dibuat dari kayu saja.

Bangunan Masjid Datuk Machap yang berdiri sampai saat ini, adalah bangunan yang sudah direnovasi menjadi bangunan permanen dari tembok. Masjid Datuk Machap bukan bangunan publik yang bisa dimasuki dengan bebas, untungnya kami datang dengan team dari Malacca Tourism Board jadi kami semua bisa dapat akses masuk untuk melihat bangunan masjid dari dekat dan tidak lupa untuk foto-foto cantik di sana.

---

Wisata religi dengan mendatangi Masjid bersejarah yang ada di Melaka telah memberikan wawasan tambahan bagi diri saya. Bahwa kebutuhan dan kebebasan beribadah adalah hak dasar manusia yang tidak boleh dibatasi oleh siapapun, bahkan di tahun 1500-an kurang lebih 6 abad yang lalu keberadaan tempat beribadah sudah menjadi kebutuhan utama dimana banyak orang dari desa lain rela pergi ke masjid yang berada di luar desanya.

Nah kalau kalian ada rencana pergi ke Melaka kira-kira masjid mana yang ingin kalian kunjungi terlebih dahulu ?




Jumat, 13 Desember 2019

Baju Bodo Hijab dari AIJ Galleri Makassar


Baju Bodo adalah pakaian tradisional perempuan dari Suku Bugis baik yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan dan juga Suku Bugis Pagatan yang berada Kalimantan, Indonesia.  Seperti baju tradisonal pada umumnya, saat ini baju bodo saat ini telah mengalami evolusi. Modifikasi design dan aplikasi banyak digunakan di baju bodo moderen yang ada di masa kini, pun ada baju bodo hijab yaitu baju bodo yang dibuat khusus untuk perempuan yang menggunakan hijab.

Sejarah Baju Bodo


Sebagai orang yang cinta pada tanah air, rasa cinta tersebut saya ekspresikan salah satunya adalah dengan mencintai wastra nusantara dan pakaian tradisional Indonesia. Sudah banyak wastra nusantara yang saya koleksi mulai dari kain yang berasal dari kain dari berbagai kota di Jawa, Sumatera dan Kain yang dari Sulawesi pun mulai saya koleksi. Mulai dari kain tenun Donggala, Toraja dan juga Sutera Bugis berhasil daya kumpulkan, walaupun hanya beberapa buah saja, tapi rasanya bangga dan bahagia bias memiliki wastra nusantara dari pulau yang saat ini sedang menjadi tempat persinggahan sementara saya.

Wastra nusantara sangat identik sebagai padanan pakaian tradisional nusantara. Seperti memakai baju bodo, pakaian khas Sulawesi ini sangat identik dengan lippa sabe atau kain sarung yang terbuat dari sutera dari Suku Bugis.

Tahukah kalian bahwasanya baju bodo yang kita kenal saat ini sebagai pakaian tradisional dari Suku Bugis, sebenarnya adalah baju Labbu yaitu baju bodo yang dibuat dengan kain lebih tebal, designnya lebih gombrang dan lebih panjang dari baju bodo sesungguhnya.

Sumber photo : https://id.wikipedia.org/wiki/Baju_bodo
Menurut Wikipedia Baju bodo sudah digunakan semenjak abad ke IX, berbentuk segiempat, berlengan pendek setengah atas bagian siku. Baju Bodo yang juga disebut baju Tokko pada saat itu dibuat dari kain muslin, kain tipis menerawang dan tembus pandang, ketika dipakai akan memperlihatkan tubuh bagian atas si pemakai. Di mana pada masa itu, hal tersebut merupakan hal yang lumrah-lumrah saja.

Penggunaan kain muslin dianggap cocok, karena kondisi cuaca di Makassar dan kebanyakan wilayah di Sulawesi bisa dibilang cukup panas. Kain muslin yang menerawang dengan tekstur yang renggang dan dibuat dari tenunan kapas dan benang katun, pastinya sangat nyaman digunakan di sini karena breathable fabrics.

Seiring berjalannya waktu dimana ajaran agama Islam mulai masuk dan dianut di Sulawesi, penggunaan baju bodo mulai diganti ke baju Labbu. Baju bodo yang dibuat dengan kain sutera yang lebih tebal dan tidak menerawang seperti kain muslin.


Cara Memakai Baju Bodo



Baju bodo hijab dari AIJ galleri Makassar yang dibuat dari bahan muslin

Baju bodo sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Bugis, baju bodo selalu dipakai dalam acara-acara adat dan perayaan seperti rangkaian acara pesta pernikahan, mulai dari acara lamaran, mengambil keputusan bersama, malam pingitan (midodareni) dan lainnya. Duh kalau ngomongin rangkaian pernikahan adat Bugis dan Makassar saya takut salah, karena masih kurang paham dan setahu saya rangkaiannya itu lumayan panjang. Mungkin suatu saat akan saya pelajari dan tuliskan di blog ini.

Sama seperti kebaya, baju bodo tidak hanya dipakai untuk cara pesta pernikahan saja, baju bodo juga digunakan untuk acara penting lainnya bahkan pergi ke undangan pun banyak yang menggunakan baju bodo. 

Baju bodo biasanya dipadankan dengan kain sarung sutera, cara memakainyapun bisa dibilang cukup gampang. Kain sarung dipakai dengan cara menggikatkan kedua ujung sarung, Buat ikatan sederhana dibagian perut kemudian sembunyikan di balik baju bodo. Kain sarung biasanya dipakaikan dengan longgar, tidak rapat atau ketat. Sehingga memudahkan kita untuk berjalan.

Cara styling baju bodo bisa dimasukan sebagian ke dalam kain, atau dibiarkan begitu saja seperti menggunakan atasan pada umumnya. Selain memakai sarung, baju bodo juga biasanya dipakai dengan aksesoris mulai dari gelang emas dan gelang di bagian atas siku, kalung dan juga bando khas tradisional dari suku Bugis dan Makassar.

Pada zaman dahulu kala warna baju bodo yang dipakai melambangkan usia dan status sosial sang pemakai. 

- Jingga dipakai oleh anak perempuan berumur 10 tahun
- Jingga dan Merah dipakai oleh gadis berusia 10-14 tahun
- Merah dipakai perempuan berusia 17-25 tahun
- Putih dipakai oleh pembantu dan dukun
- Hijau dipakai oleh perempuan bangsawan
- Ungu dipakai oleh janda
(Sumber : Wikipedia)

Saat ini baju bodo sudah mengalami banyak modifikasi, baju bodo moderen dibuat dengan dengan design yang berbeda, mulai dari aksen tumpuk, lipat bahkan penggunaan aksen bodir dan payet. Baju bodo telah berevolusi mengikuti tren dunia mode dan juga selera penggunanya.

Baju bodo yang awalnya dibuat dengan design lengan pendek pun mengalami perubahan. Saat ini ada baju bodo hijab, yaitu baju bodo dengan lengan panjang yang khususnya dibuat untuk para hijaber.


Baju Bodo Hijab dari AIJ Galleri Makassar




Mau pakai baju bodo tapi malas pakai manset tangan panjang, kalian bisa menggunakan baju bodo yang di-design khusus untuk hijaber. Baju bodo dengan lengan panjang bisa kalian beli dan sewa di AIG Galerri Makassar. 

Baju bodo dari AIJ Galeri Makassar di-design dengan bentuk persegi Panjang dibuat dari kain muslin, kainnya sedikit kaku dengan tekstur serat yang breathable tapi tidak begitu menerawang. Cutting baju bodo hijab dari AIJ Galleri Makassar sangat cantik, bikin badan saya yang cukup langsing jadi terlihat makin langsing dan tinggi.


Baju bodo hijab yang dibuat dengan aksen tambahan yaitu ikat lengan bagian siku, menjadikan baju ini terlihat seperti baju bodo tradisional berlengan pendek, setengah atas bagian siku. Bikin cantik effortless banget, tingal dipadankan dengan sarung dan hijab berwarna senada kalian sudah bisa duduk dipelaminan *eh gemana gemana 😂. Maksudnya kalian sudah langsung terlihat cantik dan anggun.

Untungnya saya sudah memiliki sarung dengan warna senada yang bisa dipadankan dengan baju bodo hijab dari AIJ Galleri Makassar, jadi keinginan untuk berfoto memakai baju bodo bisa terwujud deh.

Panjang baju baju bodo hijab bisa dibilang cukup panjang, sehingga bisa dipakai oleh kalian yang bertubuh pendek seperti saya ataupun yang bertubuh tinggi bak peragawati inshaallah nggak bakalan ngatung kependekan. Kalaupun ada satu dan lainnya yang ingin saya tambahkan, mungkin kalau boleh request lubang lehernya bisa dibuat sedikit lebih besar, karena kalau dipakai setelah kita pasang cepol hijab bajunya agak nyangkut di cepol. Maklum saya hijaber yang suka pakai cepolan rambut wkwkwk.

Toko online AIJ Galleri Makassar sudah beroperasi dari tahun 2016, fokus menjual produk fashion dengan segmentasi masyarakat menengah ke bawah. Jadi produk-produk yang dijual di AIJ Galleri Makassar, inshaallah harganya terjangkau ya.

Sima' taiya aksen pengikat lengan
Untuk produk baju bodo hijab bisa kalian beli dengan harga Rp. 100.000, sima' taiya atau pengikat lengan dijual dengan harga Rp. 30.000/sepasang. Kalau kalian pengen pakai baju bodo hijab tapi nggak mau membelinya atau nggak punya kelengkapan lainnya seperti sarung, kalian bisa menyewa baju bodo hijab lengkap plus aksesoris dan sarung dengan harga Rp. 175.000 saja.

Untuk sewa  baju hanya bisa dilakukan untuk kalian yang berada di Makassar dan sekitarnya ya. Untuk kalian yang ada di luar kota bisa membeli baju bodo hijab melalui toko online AIJ Galleri Makassar yang ada di Instagram : @aijgallerimks atau bisa juga melakukan pemesanan melalui whatsapps di nomor 085235799972.

Contoh kelengkapan baju bodo yang bisa di sewa di AIJ Galeri Makassar. Sumber foto : @aijgallerimks

Menggunakan pakaian tradisional tidak hanya untuk menunjukan jati diri dan asal usul kita, tapi bisa juga sebagai salah satu cara mencintai adat dan budaya Negara tercinta kita Indonesia. Seperti yang saya lakukan, gadis sunda yang berasal dari Bogor ini pun ingin mencoba memakai baju bodo, baju tradisional suku Bugis dan Makassar tempat tinggalnya saya saat ini.



Bagaimana rasanya pakai baju bodo dengan lippa sabbe?

Rasanya saya merasa cantik dan anggun dan makin cinta dengan adat budaya Bugis dan Makassar. Terima kasih AIJ Galleri sudah mewujudkan mimpi saya memakai baju bodo.

Bucket list checked!


Sabtu, 30 November 2019

Mau Kulit Glowing dalam Waktu Singkat? Treatment di ERHA saja!



Dulu saya pernah merasa nggak pede karena kondisi kulit wajah yang kusam, beli skincare baik keluaran lokal maupun maupun dari manca negara dengan harapan bisa membuat kulit wajah glowing dalam waktu singkat. Tapi apa hasilnya ? tentu saja sia-sia. 

Skincare tidak akan membuat kulit wajah menjadi cerah dan glowing dalam waktu super singkat atau instant, skincare bekerja pelan dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran.

Erha TruWhite Ultimate Radiance



Sebenarnya ada lho perawatan yang membuat kulit wajah glowing dalam waktu singkat, saya berani bilang begini karena saya beneran pernah melakukan perawatannya. Perawatan TruWhite Ultimate Radiance dari ERHA Clinic bisa membuat kulit wajah kita auto glowing, nggak pakai nunggu lama bahkan nggak harus banyak pantangannya.

Hal ini pernah saya buktikan sendiri dan saya ceritakan di artikel ini : "Review ERHA TruWhite Ultimate Radiance". Karena telah merasakan hasilnya, jadi saya selalu ingin kembali lagi ke ERHA Clinic untuk melakukan perawatan ini.

Alasan Mengapa Saya kembali lagi untuk Melakukan Treatment yang Sama di ERHA Clinic




saya telah megenal ERHA Skin, Hair and Laser Expert dari 8 tahunan lalu ketika masih tinggal di Tangerang Selatan dan sebelum saya menulis konten beauty di blog saya. Berjalannya waktu treatment yang ditawarkan oleh ERHA Clinic dan ERHA Apothecary semakin canggih saja dan sesuai dengan kemajuan zaman.

Walaupun sempat on and off menjadi customer ERHA, dikarenakan prilaku saya yang suka coba-coba skincare. Tapi akhirnya saya kembali lagi pada ERHA, terlebih  setelah merasakan manfaat dari Treatment TruWhite Ultimate Radiance.

Alasan saya kembali lagi melakukan treatment TruWhite Ultimate Radiance adalah karena :

- Hasilnya maksimal dan bisa dirasakan dalam waktu singkat
- Tidak ada pantangan setelah perawatan yang menyulitkan pasien, seperti tidak boleh terpapar matahari atau pergi ke pantai.
- Perawatan dilakukan dalam waktu singkat yaitu 30-45 menit saja
- Hasil perawatan yaitu wajah auto glowing bisa langsung dirasakan setelah perawatan
- Perawatan tidak menyebabkan rasa sakit atau keluhan yang berarti setelahnya

Untuk kalian yang ingin memiliki kulit sehat, cerah dan glowing dalam waktu singkat, Treatment TruWhite Ultimate Radiance bisa menjadi salah satu pilihan. Misal mau melakukan pemotretan, pergi ke pesta atau hal-hal lainnya yang menuntut kita untuk memberikan tampilan kulit wajah yang terbaik. Pantangan yang yang harus kalian lakukan hanya tidak boleh menggunakan makeup dalam waktu 2 hari setelah perawatan saja. Pakai skincare kecuali toner tetap boleh dilakukan.

Tidak seperti treatment peeling pada umumnya, TruWhite Ultimate Radiance melakukan treatment peeling dalam kategori ringan. Jadi pasien tidak akan merasakan yang namanya kulit mengelupas dan kemerahan dengan rasa perih terbakar. Cocok banget buat kalian yang pengen glowing tapi takut untuk merasakan efek sakit di kulit wajah. Mau cantik qo takut sakit, *eh gemana 😀.

Setelah melakukan Treatment TruWhite Ultimate Radiance, hasilnya bisa bertahan berapa lama ?


Dari treatment yang pernah saya lakukan sebelumnya, kondisi kulit glowing dan moist saya rasakan selama 2 minggu penuh. Setelah 2 minggu kulit saya mulai terasa sedikit kering, tentu untuk mempertahannya kondisi kulit agar tetap glowing dan moist saya harus memberikan nutrisi yang tepat. Untuk hasil maksimal memang sebaiknya kita harus menggunakan skincare yang diresepkan oleh dokter, pun datang kembali untuk treatment setiap 2 minggu sekali.

Prosedur dan Manfaat dari Treatment TruWhite Ultimate Radiance di ERHA Clinic 



KOnsultasi dengan dr. Dewi dari ERHA Apothecary Nipah Mall

Sebelum melakukan treatment ini pasien harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, mengingat kondisi kulit pasien berbeda-beda. Apa yang cocok buat saya belum tentu cocok dan dibutuhkan oleh anda. 

Seperti yang pernah saya bahas ditulisan sebelumnya, bahwa treatment ini dilakukan dalam dua tahapan. Treatment TruWhite Ultimate Radiance yang menjadikan wajah menjadi glowing, cerah dan sehat dilakukan dengan teknologi microdebramassion dan IPL.


Proses microdebramassion
Manfaat dari teknologi microdebramassion adalah sebagai soft peeling yang berguna untuk mengangkat sel kulit mati di wajah serta membersihkan komedo tanpa rasa sakit sama sekali, cukup disedot pakai alat khusus kulit wajah terutama area T langsung terbebas dari komedo. Microdebramassion juga bisa mengatasi garis halus yang mulai hadir di wajah kita.

Proses IPL
Sedangkan teknologi IPL (Intense Pulsed Light) memberikan manfaat untuk merangsang produksi kolagen, peremajaan kulit dan untuk mencegah timbulnya kerutan di wajah kita. Maklum usia saya sudah memasuki usia 40tahun, jadi kerutan wajah dan menurunnya produksi kolagen menjadi PR besar bagi saya.

Perlu diketahui bahwa kulit kita akan beregenerasi atau berganti setiap 28-30 hari, dimana pada proses regenerasi kulit baru akan mendorong sel kulit mati secara alamiah ke permukaan kulit. Sayangnya semakin kita bertambah usia, kemampuan kulit untuk beregenerasi pun akan jadi semakin lambat. Menjadikan sel kulit mati akan lebih mudah menumpuk, kondisi kulit menjadi lebih kering dan akhirnya bisa menyebabkan wajah kita menjadi kusam.


Kulit mati yang berhasil diambil dari proses microdebramassion
Proses regenerasi kulit bisa dibantu dengan proses eksfoliasi menggunakan skincare yang mengandung kandungan AHA/BHA tapi sayangnya tidak semua kulit bisa dengan mudah cocok menggunakan skincare jenis itu. Kulit saya salah satunya, termasuk yang cukup sensitif dengan kandungan BHA, pun AHA bisa diterima oleh kulit saja tapi untuk produk skincare yang digunakan setiap hari. Karena kulit saya tergolong Oily and Sensitive, penggunaan produk AHA setiap hari bisa membuat kulit saya bereksfoliasi secara berlebih yang akhirnya menyebabkan perih, rasa terbakar dan ujung-ujungnya beruntusan.

Setelah mencoba Treatment TruWhite Ultimate Radiance dengan efek samping yang sangat minim, alias hanya rasa perih sedikit setelah treatment IPL. Treatment ini menjadi pilihan terbaik untuk saya merawat kulit wajah agar tetap sehat dan bisa beregenerasi dengan baik berkat bantuan teknologi microdebramassion

wajah saya sebelum treatment TruWhite Ultimate radiance
Wajah saya 2 hari setelah treatment tanpa makeup, hanya menggunakan pelembab dan sunblock yang diresepkan dokter
Setelah perawatan kulit saya tidak hanya terlihat glowing tapi juga terasa halus, lembut dan sangat moist, makeuppun bisa menempel dengan maksimal.

Di usia yang menginjak 40 tahun kulit wajah saya terasa lebih cepat kering dan kehilangan kelembaban, setelah melakukan Treatment Truwhite Ultimate Radiance kelembaban kulit bisa kembali secara instan. Semakin sering melakukan treatment ini, kelembaban dan kekenyalan kulit Inshaallah bisa terjaga secara maksimal.

Untuk kalian yang masih penasaran tentang manfaat dari Treatment TruWhite Ultimate Radiance, manfaat lengkapnya adalah sbb :

- Instant brightening and glowing
- Perbaikan tekstur kulit yang kasar
- Mengangkat sel kulit mati dan mengurangi komedo
- Mengecilkan pori-pori
- Membantu mengurangi garis halus, kerutan dan hiperpigmentasi
- Memperbaiki tampilan kulit yang kusam dan warna yang tidak merata

Manfaat yang didapat banyak sekali bukan ? padahal kita hanya melakukan 1 jenis treatment saja. Jadi hitungannya ngirit dong ya, nggak perlu banyak-banyak treatment cukup memilih TruWhite Ultimate Radiance saja sudah bisa mengatasi banyak masalah kulit kita. Sebagai informasi untuk 1 kali Treatment TruWhite Ultimate Radiance biayanya adalah Rp. 1.100.000,-.


Selain manfaat di atas, hal lainnya membuat saya senang melakukan treatment di ERHA Apothecary adalah karena ketersediaan kliniknya banyak sekali. Terdapat 3 Cabang ERHA Klinik untuk wilayah Makassar yaitu : EA Trans Studio Mall,  EA Mall Ratu Indah, EA Nipah Mall. Memudahkan saya untuk melakukan Treatment TruWhite Ultimate Radiance di ERHA Clinic terdekat.


Suasana ruang tunggu ERHA Apothecary Nipah Mall Makassar
Kebetulan rumah saya di daerah Jalan Daeng Tata, ada banyak jalan alternatif yang bisa saya tempuh untuk menuju ketiga ERHA Clinic yang ada di Makassar. Untuk Treatment TruWhite Ultimate Radiance yang kedua kalinya saya lakukan di ERHA Nipah Mall Makassar.

Suasana klinik yang nyaman dan bikin relaxs membuat saya betah berada di sana, kalau males ngantri sebaiknya bikin janji via telepon terlebih dahulu. Tempat menunggunya nyaman, wangi dan full music, jadi lumayan betah kalau kalau nunggu di sana.

FYI ERHA Clinic tidak hanya mengatasi masalah kecantikan kulit saja, untuk kalian yang memiliki masalah dengan kullit dan rambut yang cukup berat yang tidak bisa diatasi oleh produk OTC atau treatment biasa, kalian bisa datang ke ERHA Clinic dan melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusi perawatan terbaik.

Kalau kalian mau tahu tahapan-tahapan treatmentnya secara lengkap silahkan menonton tayangan video berikut ini :




Untuk infomasi lebih lengkap bisa kalian dapatkan di sini :

Instagram : @erha.dermatology


Rabu, 27 November 2019

5 Hotel Instagrammable di Jogja yang Cakep untuk Feed Instagram


- 5 Hotel Instagrammable di Jogja yang Cakep untuk Feed Instagram-. Liburan akhir tahun segera tiba, sudah saatnya hunting tempat untuk menghabiskan pesta pergantian tahun atau sekedar menghabiskan sisa cuti yang masih tersisa, biar cutinya nggak hangus wkwkwk. 

Yogjakarta bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang cocok untuk menghabiskan liburan akhir tahun kita. Alasannya karena pesta pergantian tahun di kota Jogja biasanya selalu digelar dengan meriah, pesta kembang api selalu diadakan di banyak titik di kota Jogja mulai dari Jalan Malioboro, Tugu Yogyakarta dan lainnya.

Mumpung masih ada waktu satu bulan lagi, ada baiknya kita mempersiapkan rencana liburan dan booking hotel dari sekarang. Semakin dekat ke akhir tahun biasanya ketersediaan kamar hotel dan tiket perjalanan sudah terjual habis semua.

Jogja memang terkenal dengan banyak sekali destinasi wisata dan kulinernya, karena itu wisatawan yang datang ke sini bisa dibilang selalu tinggi jumlahnya. Tidak hanya menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan manca negara, Jogja juga menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik. Begitupun bagi saya, tahun ini saya sudah datang dua kali ke kota ini. Kalau ada rezeki dan kesempatan, sayapun nggak bakalan nolak untuk datang lagi buat liburan akhir tahun ke Jogja.

Banyak kedatangan wisatawan menjadikan Jogja menjadi kota yang memiliki banyak sekali pilihan akomodasi penginapan, mulai dari guest house, hostel, budget hotel, boutique hotel, resort and spa semua ada tersedia bagi para wisatawan sesuai dengan budget dan gaya melancong masing-masing.

Hotel dengan arsitektur bergaya tradisional klasik sampai moderen kekinian semuanya ada di Jogja. Semenjak instagram hits menjadi salah satu platform media sosial yang banyak digunakan oleh orang-orang zaman sekarang, hotel bergaya kekinian yang memiliki elemen konten instagrammable biasanya akan ramai dikunjungi dan menjadi viral di media sosial dan menjadi pilihan untuk dikunjungi para wisatawan, terutama untuk wisatawan dari generasi millenials.

Banyak pilihan kadang malah bikin bingung kan ya, tapi hal itu nggak pernah terjadi sama saya. Semenjak saya kenal aplikasi Pegipegi, mau pesan hotel untuk liburan menjadi sebuah kegiatan yang tidak lagi menyulitkan. Karena cek harga bisa dilakukan dengan mudah, tinggal buka via smartphone, mau bayarpun dilakukan pakai smartphone, belum lagi ada banyak promo, diskon dan point yang bisa kita peroleh dari bertransaksi di Pegipegi. Liburan jadi semudah itu.

Hotel Instagrammable di Jogja


Inilah beberapa Hotel Instagrammable di Jogja, yang tidak hanya nyaman untuk dijadikan tempat menginap tetap juga bisa dijadikan tempat untuk berfoto untuk kebutuhan konten instagram.

1. Greenhost Boutique Hotel



Hotel yang di-design ramah lingkungan dan menjadikan tanaman hijau sebagai dekorasi hotel, baik di bagian dalam maupun luar. Dinding bagian lobby hotel dibuat dari sisa potongan kayu yang disusun menjadi dinding. Hotel ini juga disediakan tempat sampah elektronik, tempat membuang barang-barang elektronik seperti handphone, kamera dan lainnya yang sudah rusak atau tidak terpakai lagi.



Di hotel ini juga pengunjung diajak untuk berhemat energi, dengan cara dilarang membawa dan mengunakan peralatan listrik yang berdaya lebih dari 400 watt. Amenities hotel berupa sabun dan shampo dibuat dari bahan organik seperti sereh dan lainnya.



Kamar hotel bergaya industrial dengan beton ekspose di bagian lantai dan dinding membuat kamar hotel menjadi tempat yang sangat apik untuk dijadikan tempat berfoto. Gaya industrial dengan unsur beton, pipa dan kayu bisa kita dihampir setiap sudut hotel, menjadikan tempat ini berbeda dan instagrammable sekali.

Alamat : Jalan Prawirotaman 2 no. 629 Brontokusuman, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta DIY 55153.

2. Lokal Hotel dan Restaurant



Hotel yang didominasi dengan dinding warna putih berhiaskan mural seperti motif kawung berwarna-warni menjadikan hotel ini salah satu hotel instagrammable yang wajib kalian kunjungi saat ke Jogja.



Walaupun hanya tersedia 12 kamar dan tidak tersedia lift maupun eskalator, justru hal ini yang menjadikan hotel ini sangat homey. Gaya industrial sangat kental diadaptasi di hotel ini. Beton ekspose dan partisi bata merah banyak digunakan, menjadikan hotel ini unik dan bisa juga dijadikan sebagai spot berfoto bagi para tamu yang menginap di sini.


Alamat : Gang Jambu Merah No. 104C, Soropadan Condongcatur, Kec. Depok Sleman DIY 55283.

3. Gaia Cosmo Hotel



Gaia Cosmo Hotel dengan sentuhan modern menawarkan tempat menginap yang nyaman dengan sentuhan industrial bergaya perkotaan. Tampak muka hotel didominasi oleh dinding kaca dengan kusen besi yang tinggi menjulang ke atas, membuat cahaya matahari bisa masuk dengan bebas di area lobby dan coffee shop bagian depan.


Kamar yang nyaman didominasi oleh dinding warna putih dan dihiasi oleh furniture bergaya industrail kekinian, membuat hotel ini terlihat sangat moderen dan clean pas banget untuk dijadikan spot berfoto. Tidak hanya kamar, area pool dan Semeja Asian Kitchen Restaurant juga dibuat sangat instagrammable dan cozy.



Gaia Cosmo Hotel juga menyediakan sepeda yang bisa digunakan oleh tamu untuk mengeksplor daerah sekitarnya, pun disediakan shuttle gratis ke Malioboro.

Alamat : Jalan Ipda Tut Harsono No.16 Muja Muju Kec. umbulraharjo, Kota Yogyakarta, DIY 55165.

4. Adhistana Hotel


Terletak di jalan yang sama dengan Greenhost Boutique Hotel, Adishtana Hotel mengusung tema lokal yang dibangun menggunakan material lokal yang biasa dibuat untuk membangun rumah tradisional Yogjakarta. Dekorasinya dipengaruhhi oleh gaya tradisional yang dipadukan dengan interior bergaya Cina dan Eropa, menjadikan hotel ini penuh warna.
Kamar yang didominasi oleh dinding berwarna putih dengan sentuhan interior kayu dan kain batik berwarna biru, terlihat sangat apik dan bersih. Kamar dengan tampilan gaya Eropa Modern diberikan sentuhan lokal dengan penggunaan dekorasi kain batik pada tirai, headboard bed dan cushionnya.

Alamat : Jalan Prawirotaman 2 no. 613 Brontokusuman, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta DIY 55153.

5. Yats Colony

Yats Colony merupakan salah satu hotel di Jogja sangat peduli pada konsep ramah lingkungan, dimana setiap kamarnya di-design khusus mengunakan material daur ulang. Hotel ini mengusung gaya hidup semangat kolaboratif dan hidup bersama dengan menggaet para seniman dan crafter dalam negri untuk bekerjasama mewujudkan hotel yang ramah lingungan dan instagrammable ini.

Tersedia 6 type kamar yang di-design secara khusus untuk para tamu, interior yang digunakan di setiap kamar pun dijamin sangat apik dan ramah lingkungan. Hotel ini hanya menggunakan selimut dan bantal hipoalergenik, ya mereka sepeduli itu pada tamunya.

Okupansi di hotel Yats Colony bisa dibilang cukup tinggi, sudah dua kali saya mencoba untuk memesan kamar di hotel ini dengan jangka waktu 2 minggu sebelum kedatangan saya dan sayangnya okupansinya selalu penuh. Jadi untuk kalian yang mau menginap di sini ada baiknya memesan hotel jauh hari.

---

Yuk buruan booking hotel untuk libura akhir tahun di Jogja, jangan sampai rencana liburan bubar gara-gara kehabisan hotel instagrammable yang cakep untuk feed instagram. 



Custom Post Signature

Custom Post  Signature