Jumat, 11 Oktober 2019

Rappocini Layak jadi Kampung Berseri


Kalian pernah nggak ditanya tentang bedanya anak lorong dan anak komplek ? Kebetulan topik anak lorong vs anak komplek suka menjadi bahasan yang seru saat saya berbincang-boncang dengan suami. Paksu (bapak suami) lahir dan besar di komplek yang rumahnya gede-gede segede gaban, sedangkan saya besar di lingkungan lorong yang lebar lorongnya tidak panjang hanya cukup untuk kendaraan roda dua saling berpapasan.

Besar di lorong membentuk pribadi saya menjadi pribadi yang mengedepankan rasa tenggang rasa dengan tetangga  dan ikut serta dalam banyak kegiatan bermasyarakat. Berbeda dengan paksu yang terbiasa tidak kenal dengan tetangganya dan lebih menjunjung tinggi privasi. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut, karena setiap lingkungan pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Hidup dan tumbuh besar di lorong, membuat saya terbiasa dengan yang nanya kurangnya privasi, maklum tetangga di rumah mama yang jaraknya berdempetan saking akrabnya biasa suka datang begitu saja ke rumah tanpa basa basi langsung masuk saja ke dalam rumah. Saking sudah akrabnya.

Serunya tinggal di lorong membuat kami terbiasa dengan yang namanya tolong menolong, kalau ada tetanga yang menggelar pesta kami terbiasa saling bantu. Utamanya dalam urusan memasak dan menerima tamu. Begitupun ketika ada tetangga yang tertimpa kemalangan, di lorong tempat kami tinggal tanpa harus diminta para tetangga pasti berdatangan untuk mengulurkan bantuan.

Kampung Berseri Astra




Dua minggu yang lalu saya diajak untuk berkunjung ke Lorong 3 dan 5 di kawasan Rappocini, Makassar. Kawasan lorong ini termasuk dalam kampung percontohan yang dibina oleh Astra, biasa disebut dengan nama Kampung Berseri Astra.

Kampung Berseri Astra adalah program kontribusi sosial berkelanjutan dari Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan 4 pilar program, yaitu Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan.

Pada saat kunjungan ke Rappocini bersama para blogger dan media.


Tujuan dari dijalankannya Program Kampung Berseri Astra ini adalah untuk mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas dan produktif sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kampung Berseri Astra.

Rappocini Kampung Berseri Astra di Wilayah Makassar, Sulawesi Selatan


Salah satu sign board yang ada di lorong 3 Rappocini.

Untuk ditetapkan menjadi Kampung Berseri Astra, setiap kampung harus mendaftarkan diri dan melewati beberapa tahapan yang pastinya tidak mudah dan melibatkan banyak pihak termasuk pihak pemerintah daerah.

Untuk daerah Makassar, Kelurahan Rappocini terpilih menjadi kampung Berseri Astra dengan program Burasa yang memiliki kepanjangan Budaya Rappocini Sehat dan Aman menjadikan lorong ini menjadi kampung yang dibina oleh Astra dan layak dijadikan contoh oleh kampung-kampung lainnya.

Datang ke lorong 3 dan 5 Kelurahan Rappocini, membuat saya teringat akan kampung halaman saya yang juga disebut kampung dan memiliki lorong sempit sehingga masyarakatnya akrab dalam bertetangga.


Daerah yang dulunya disebut Texas nya Makassar ini telah berhasil berbenah diri dan merubah image-nya menjadi kampung yang aman, nyaman dan memiliki 4 pilar yang menjadikannya layak dijadikan Kampung Berseri Astra.

Empat Pilar yang merupakan syarat utama untuk menjadi Kampung Berseri Astra telah berhasil dijalankan secara berkesinambungan sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Rappocini. Program Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan sudah dijalankan.

Budaya Rappocini Sehat dan Aman sudah dijalankan dan dijadikan kebiasan dalam menjadi kehidupan sehari-hari. Membuat Rappocini memang layak ditunjuk sebagai kampung yang berseri. 

Alasan Kenapa Kelurahan Rappocini Layak jadi Kampung Berseri Astra


Sekolah dalam Lorong




Lorong 3 Kelurahan Rappocini memiliki sekolah Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang dikelola oleh masyarakat di sana. Bertempat di sebuah bangunan rumah yang bisa dibilang cukup sederhana namun sangat layak dan nyaman, terdapat sebuah PAUD. 

Anak-anak lorong tidak perlu bersekolah PAUD jauh dari tempat tinggalnya, hal ini memenuhi syarat pilar pendidikan yang wajib dimiliki oleh sebuah Kampung Berseri Astra. Selain sekolah, di Rappocini juga terdapat perpustakaan sederhana, berupa gerobak sederhana berisikan buku bacaan yang bisa dipinjam oleh masyarakat sekitar.

Dukungan bagi UKM 


Program Kampung Astra Berseri dirasa sangat bermanfaat bagi usaha kerajinan rotan milik Pak Alex yang ttelah berdiri semenjak tahun 1989. Astra telah membuat usahanya tidak hanya bertahan secara permodalaan dikarenakan bantuan dana yang diberikan, tapi juga membantu dalam hal memberikan ide design dan pemasaran.


Pak Alex bukan satu-satunya masyarakat yang merasakan dampak positif, jenis usaha UKM Kerajinan Tangan Nirwana pun merasakan hal yang sama. Kerajinan tangan hasil karya Ibu-ibu PKK di sana telah terang sampai ke Jakarta dijadikan barang souvenir yang dijual di pameran di ibu kota.

Kepedulian Terhadap Lingkungan



Lingkungan menjadi salah satu pilar yang wajib dipenuhi oleh peserta Kampung Berseri Astra, kepedualian terhadap lingkungan hidup diperlihatan oleh masyarakat Rappocini melalui program Bank Minyak Jelantah.


Bekerja sama dengan Genoil, para ibu-ibu posyandu di Kelurahan Rappocini mengumpulkan minyak jelantah limbah rumah tangga. Setiap 5 liter minyak jelantah dihargai seharga 1 liter minyak baru. Minyak jelantah yang dikumpulkan akan dicatat oleh petugas dan setiap uang yang dihasilkan dari penjualan minyak jelantah akan dicatat dalam tabungan yang dimiliki oleh masing-masing anggota.

Kesehatan Masyarakat



Program kesehatan masyarakat yang ada di Kelurahan Rappocini dijalankan oleh Posyandu Dahlia 01. Program kesehatan anak seperti penimbangan bayi telah dijalankan secara kontinyu oleh ibu-ibu di sana, mereka pun beberapa kali telah menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga di sana.

Pelestarian Kesenian



Kelurahan Rappocini memiliki sanggar kesenian yang menaungi kegiataan kesenian bagi warga di sana. Sanggar tari anak-anak telah menjadi sebuah wadah bagi anak-anak di sana, agar mereka bisa melakukan kegiatan positif juga tidak lupa pada akar seni dan budayanya.


Saat saya dan teman-teman berkunjung ke sana, kami disuguhi oleh berbagai atraksi kesenian tari-tarian untuk menyambut para tamu yang dilakukan oleh remaja putri. Juga tarian gandrang bulo yang dilakukan oleh anak-anak lelaki.

Rappocini Cantik Berseri




Ada banyak hal unik yang bisa kalian temukan di Rappocini, salah satu keunikan yang terlihat jelas ketika kami datang ke sana adalah mural cantik yang digambar di lorong-lorong. Lorong yang ada di Rappocini terlihat sangat unik dan berwarna, mural di tembok digambar dengan sangat apik sehinga membuat suasana lorong menjadi berwarna dan instagrammable.



Jalan lorong di Rappocini juga terbilang unik, karena diberikan nama-nama unik terkait dunia automotive seperti traktor, honda dan yang lainnya.

---

Kebiasaan masyarakat lorong di banyak daerah yang ada di Indonesia, memang terkenal dengan keakrabannya dalam hal bertetangga dan tolong menolong, hal itu bisa dijadikan modal dasar dalam mewujudkan kampung yang aman dan berseri.

Kedekatan para warga dan hangatnya lingkungan rukun tetangga menjadi modal dasar untuk mewujudkan pilar-pilar yang menjadi dasar terbentuknnya Kampung Berseri Astra. Untuk itu mari kita belajar dari Kelurahan Rappocini yang ada di Makassar.

___

#LFAAPA2019MAKASSAR #KitaSATUIndonesia #IndonesiaBicaraBaik

Web satu Indonesia :
https://www.satu-indonesia.com/
Rabu, 09 Oktober 2019

Wayang Kapi-kapi di Wayang Jogja Night Carnival 2019



Yogyakarta menjadi kota yang selalu istimewa di hati saya, ayah saya  yang berasal dari kota ini membuat saya sudah akrab dengan Yogjakarta sedari saya kecil. 

Senyuman para penduduk dan keramahan yang ditawarkan, menjadi alasan mengapa Yogyakarta layak dianggap rumah bagi setiap jiwa-jiwa yang datang ke kota ini. Layaknya rumah, kota ini selalu memanggil untuk didatangi lagi dan lagi.

Seperti yang saya lakukan kali ini, saya datang lagi kedua kalinya di tahun 2019 ini. Tapi kedatang kali ini sangat Istimewa, karena saya datang untuk ikut serta merayakan dan melihat kemeriahan ulang tahun Kota Yogyakarta yang ke 263 secara langsung. Pun untuk menonton Wayang Jogja Night Carnival 2019.

Wayang Jogja Night Carnival


Kereta Wayang Urang Ayu

Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) merupakan event tahunan terbesar yang ada di Kota Yogyakarta, diselenggarakan setiap tanggal 7 Oktober bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Yogyakarta. Pada tahun 2019, Wayang Jogja Night Carnival telah memasuki tahun yang ke-4, seperti tahun-tahun sebelumnya WJNC mengangkat tema wayang yang unik dan istimewa.

Wayang yang maksud bukalah wayang kulit atau pagelaran wayang orang seperti yang biasa kita lihat dalam pegelaran di gedung kesenian. Wayang Jogja Night Carnival adalah sebuah acara carnival wayang tematik dimana setiap tokoh, wayang, tarian, kostum dan hal lainnya yang dipertontokan dalam carnival dibuat sesuai dengan tokoh wayang yang dijadikan tema acaranya. 

Pada tahun 2019 wayang yang dijadikan tema WJNC adalah Ringgit Wanara Kagungan Dalem Kraton Ngayogyakarta atau biasa disebut dengan nama Wayang Kapi-Kapi.

Asal-usul Wayang Kapi-kapi




Sebelum acara Wayang Jogja Night Carnival 2019 dimulai, Ryan Wiedaryanto dan Yohana Margaretha yang menjadi host acara pada malam itu membacakan kisah tentang asal usul dari Wayang Kapi-kapi.

Dikisahkan bahwa Kapi-kapi muncul dalam lakon wayang “Senggana (Animan) Takon Bapa”. Pada saat itu Hanoman pergi ke kahyangan untuk bertanya pada para dewa, tentang kebenaran “Apakah benar Bathara Guru adalah ayahnya ?”. Namun saat bertemu Hanoman di hadapan para dewa, Bathara Guru tidak mau mengakui bahwa ia memiliki seorang anak berwujud kera.

Sampai akhirnya Hanoman mengamuk dan mengobrak-abrik kahyangan, hingga mengharuskan Bathara Bayu turun tangan untuk menghadapi Hanoman. Hanoman semakin tidak terkendali, sampai akhirnya Bathara Guru mengakui Hanoman adalah anaknya. Pengakuan telah dilakukan tapi Bathara guru malah diejek dan ditertawakan oleh Bathara Narada dan dewa lainnya.

Melihat dirinya ditertawakan, Bathara Guru akhirnya bersabda bahwa “ Kalian para dewa juga akan memiliki anak berwujud kera “. kemudian dalam sekejap di belakang para dewa muncul kera-kera yang beraneka ragam bentuknya.

Wayang Kapi-kapi merupakan wayang milik Kraton Yogyakarta yang cukup jarang dipertontonkan. Wayang ini bisa dibilang sangat unik, dengan perwujudan tubuh hewan yang mempresentasikan kehidupan dunia.

Pada acara WJNC 2019 ini akan menghadirkan 14 karakter dari Wayang Kapi-kapi, yang terdiri dari : Kapi Kingkin, Kapi Harima, Kapi Wraha, Kapi Warjita, Kapi Jaya Anala, Kapi Satabali, Kapi Liman Dhesthi, Kapi Premujabahu, Kapi Sembawa, Kapi Cocak Rawun, Kapi Endrajanu, Kapi Widagsi, Kapi Jaya Arina dan Kapi Trewilun.

Jogja Night Carnival 2019




Wayang Jogja Night Carnival 2019 merupakan event WJNC pertama yang saya hadiri. Sebelum datang dan meliput acara yang dimulai dari jam 18.00 Wib ini, kami para peserta #JogjaFamTrip2019 Travel Agent, Media dan Influencer yang berasal dari berbagai negara sudah diwanti-wanti untuk datang tepat waktu.

Mengingat acara ini dilaksanakan di Simpang Tugu, pada jam 18.00 Wib. Panggung para undangan VIP berada persis di depan Tugu Yogyakarta, sedangkan panggung media dan peserta FamTrip 2019 berada persis bersebarangan dengan panggung undangan.

Bapak Walikota Yogyakarta, Bp. Haryadi Suyuti saat membacakan pidato sambutan.

Pada Jam 17.00-18.00 Wib para peserta FamTrip dan media sudah harus menyantap makan malam lebih cepat di Restoran Honje, yang posisinya berada dilantai dua outlet Tas Dowa dan tidak jauh dari panggung media. Kami bahkan diminta untuk ke kamar kecil terlebih dahulu sebelum masuk ke area panggung media, karena acara ini akan berlangsung dari jam 18.00-21.00 Wib non stop, di mana area di luar panggung akan diberikan barikade pagar besi jadi rasanya tidak mungkin kami bisa bolak balik seenaknya ke kamar kecil.

Belum lagi para penonton berdesak-desakan berdiri di sisi kiri dan kanan jalan. Kebayang kan kalau kamu mau ke belakang kayak gemana, ya bisa saja sih kalau kamu adalah seorang Ant Man. Ant Man lagi nyamar jadi influencer, ya bisa bisa. 😎

Acara resmi dibuka oleh Bapak Wakil Gubernur DIY Sri Paduka paku Alam X, Bapak Walikota Yogyakarta Bp. Haryadi Suyuti beserta host Ryan Wiedaryanto dan Yohana Margaretha

Acara dimulai tepat pada jam 18.00Wib, diawali dengan pembacaan sambutan yang dilakukan oleh Bapak Walikota Yogyakarta, Bp. Haryadi Suyuti. Pidato dibukanya acara WJNC #4 secara resmi dilakukan oleh Bapak Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam X.

Ratu Urang Ayu, berparas cantik namun berbadan udang dan bersuamikan Hanoman yang merupakan kera sakti madraguna.
Wayang Jogja Nighht Carnival #4 pun dibuka, dimulai dengan arak-arakan Wayang Kapi Ratu Ayu, Urang Ayu adalah perwujudan seorang Putri berbadan udang, putri cantik anak dari Baruna, raja penguasa laut yang berbadan Ikan dan bersuamikan Hanoman seorang kera sakti yang sangat termasyur.

Urang Ayu membawa serta para dayang yang menggunakan pakaian berwarna putih dan juga memiliki rambut dan kulit yang putih seperti susu. Urang Ayu juga membawa kendaraan berbentuk udang Raksasa berwarna silver yang megah.

Kapi Kingkin, kera dengan badan kepiting yang berjasa dalam pembangunan jembatan menuju Negara Ngalengka
Arak-arakan dilanjutkan dengan hadirnya Kapi Kingkin, wayang memiliki wajah kera dan berbadan kepiting. Para wayang menari dengan lincahnya dalam balutan busana kepiting berwarna-warni. Tidak lupa sang Induk kepiting juga turut diarak di belakangnya.

Kapi Jaya Harima dikenal cekatan dan memikili kekuatan yang diseganu oleh bala tentara Ngalengka.
Kapi Jaya Harima, merupakan salah satu kapi favorit saya dan rekan-rekan peserta famtrip. Patung Wayang Kapi Harima yang merupakan perwujudan kera dan harimau, terlihat sangat atraktif bisa menari meliuk-liuk mengikuti irama musik. Ada belasan orang yang bertugas untuk mengangkat dan menggerakan patung yang ukuran sangat besar tersebut, sehingga bisa terlihat sangat energic dan atraktif.



Wayang lainnya yang menarik perhatian saya adalah Kapi Trewilun, yang berbadan dan berekor seperti kera tapi memiliki kepala kelinci. Kapi ini dikenal lincah, mampu berjalan dan melewati tanah dan ahli membuat gorong-gorong. Arak-arakan Kapi Trewilun turut membawa wayang berbentuk pohon tinggi sekali, yang sebenarnya merupakan talent memakai kostum pohon. Agar terlihat tinggi talent tersebut berdiri menggunakan enggrang.

Bisa dibayangkan berapa banyak accident jatuh bangun yang harus dialami oleh peserta saat latihan memakai enggrang ?? Duh saya langsung membayangkan sakitnya jatuh dari enggrang, pasti rasanya lebih nyata dan perih dibandingkan dengan jatuh bangun mengejarmu ya kann.

---

Wayang Kapi Jaya Anala, kera yang memiliki rambut menyerupai api yang menyala.
Keempat belas kapi yang dihadirkan malam itu terlihat sangat atraktif dan menarik. Dari setiap kapi yang ditampilkan, bisa terlihat kreatifitas dan kecintaan masyarakat Jogja akan budayanya sangat tinggi dan tidak diragukan lagi.

Wayang perpaduan antara karakter kera dan hewan lainnya dibuat dengan sangat apik, mulai dari kostum, performance, patung besar yang bisa berjalan, lagu beserta musiknya terlihat sekali sudah dibuat dengan perencanaan yang sangat matang dan latihan yang keras.

Wayang Kapi Cocak Rawun, perpaduan antara burung dan kera yang memiliki keahlian terbang yang sangat tinggi, sehingga dapat mengetahui pergerakan musuh.
Arak-arakan demi arak-arakan Kapi-kapi menghadirkan cerita dan filosopinya sendiri-sendiri, yang patut kita maknai dan renungkan lebih dalam lagi.

Dikutip dari pernyataan Yetti Martanti, S.sos,M.M selaku show director WJNC yang menyebutkan bahwa “… Wayang Kapi-kapi sendiri mengajarkan agar kita harus saling mengayomi meski memiliki pribadi yang berbeda-beda, sangat pas untuk konteks seperti sekarang.”

Semoga dari sebuah carnival arak-arakan wayang Kapi-kapi ini ada makna dan filosopi hidup yang bisa kita jadikan pelajaraan yang bermanfaat. Bukan hanya sekedar pertunjukan yang menghibur saja.


Rabu, 28 Agustus 2019

Review ERHA TRUWHITE ULTIMATE RADIANCE


Memiliki kulit wajah glowing yang sehat dan bersih seperti para artis K-drama dan K-pop menjadi dambaan para perempuan masa kini, maklum memang sekarang era nya K-pop. Untuk mewujudkan hal itu, tidak sedikit perempuan yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk mewujudkan kulit wajah dambaan.

Banyak hal dilakukan mulai dari membeli skincare sampai melakukan perawatan di salon dan klinik kecantikan. Menurut saya hal ini lumrah saja, karena kulit wajah identik dengan kecantikan. Selama kita mampu melakukannya, sesuai prosedur yang aman dan sesuai anjuran dokter dan ahli kecantikan, saya rasa tidak ada yang salah dengan itu semua. Karena menjadi cantik adalah hak setiap perempuan.

Saya pun sering merawat wajah dengan berbagai macam jenis skincare dan sesekali pergi ke klinik untuk melakukan perawatan. Dan saya merasa lebih percaya diri ketika memiliki kulit wajah yang sehat dan bersih, syukur-syukur kalau bisa terlihat glowing kayak Onni Korea. 😉

Ketahui Penyebab Kulit Kusam


Kulit wajah memang identik dengan kecantikan, karena semakin sehat kulit wajah kita maka kecantikan yang kita miliki bisa terpancar dengan maksimal. Kulit wajah yang sehat sering dikonotasikan dengan kulit bebas dari jerawat.

Iya juga sih, kulit sehat pastinya nggak akan punya jerawat. Sebenarnya ada banyak masalah kulit lainnya selain dari masalah jerawat, salah satunya adalah kulit kusam. Ya, kulit kusam bisa masalah yang membuat kita merasa tidak nyaman bahkan tidak percaya diri.

Walaupun begitu masih banyak perempuan yang menganggap sepele masalah kulit kusam ini, padahal kulit kusam bisa menjadi triger awal dari timbulnya masalah kulit lainnya yang lebih parah lho. Kulit kusam akibat penumpukan sel kulit mati bisa menyebabkan masalah kulit baru seperti jerawat, komedo dan masalah kulit lainnya.

Untuk mengatasi masalah kulit yang kusam dan berwarna tidak cerah tidak cukup hanya dengan menggunakan brightening cream dan tabir surya saja. Kadang sel kulit mati yang sudah menumpuk lama atau yang timbul dikarenakan faktor lainnya seperti hormonal tidak bisa diatasi hanya dengan penggunaan skincare. Diperlukan tindakan lebih seperti perawatan di klinik kecantikan.

Saya bisa bicara seperti itu karena saya pernah mengalaminya, terutama ketika saya mengalami masalah hormonal yaitu meminum obat hormon pada saat program hamil. Selain itu kulit saya sering mengalami masalah ketika saya tertimpa musibah keguguran pada kehamilan saya, maklum saya telah mengalami empat kali keguguran. Jadi kurang lebih sudah empat kali juga saya mengalami masalah parah dengan kulit wajah. 😖

Setiap kali keguguran, kulit wajah saya memiliki masalah acne, kusam dan beruntusan. Sudah pasti hal ini membuat saya jadi malas ngaca dan jadi tidak percaya diri.

Selain sebab hormonal saya juga pernah mendapati kulit saya beruah kusam setelah saya menggunakan produk skincare yang mengandung retinol dan vitamin C. Retinol adalah salah satu zat aktif yang sangat berkhasiat untuk meregenerasi kulit dan meningkatkan produksi kolagen, serum yang mengandung retinol dangat dianjurkan untuk digunakan oleh perempuan di usia saya yang memasuki usia kepala empat. 

Harapan ingin memiliki kulit halus dan  awet muda seketika sirna karena kulit saya malah terlihat kusam akibat over dehidrasi akibat efek iritasi yang disebabkan oleh retinol. Kalau sudah begitu kulit jadi semakin gelap dan kering, kekeringan dan pastinya akan membuat wajah kita terlihat lebih tua. 😭

Selain beberapa alasan di atas sebenarnya ada banyak hal yang bisa menyebabkan kulit terlihat kusam, penyebabnya adalah sebagai berikut,

Paparan Sinar Matahari
UVA dan UVB adalah sinar yang sangat berbahaya bagi kulit kita, selain menyebabkan kulit kusam paparan sinar matahari berlebih sudah diteliti bisa  menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker.

Penumpukan Sel Kulit Mati
Jarang mengeksfoliasi kulit bisa menyebabkan penumpukan sel kulit mati di kulit, hal itu akan menyebabkan kulit kita menjadi kusam dan tidak bercahaya.

Masalah Hormonal
Mengkonsumsi obat-obat hormone atau mengalami ganguan hormon bisa menyebabkan kondisi kulit kita menjadi tidak cerah. Hal itu dikarenakan berlebihannya produksi minyak, tertutupnya pori-pori kulit dan masih banyak lagi penyebab lainnya.

Penggunaan Skincare Tertentu yang Menyebabkan Kulit Kusam
Cpntohnya adalah menggunakan skincare yang mengandung retinol atau aha/bha tanpa dibarengi penggunaan tabir surya akan menyebabkan kulit menjadi mudah terbakar dan berwana gelap. Hal itu bisa menyebabkan kulit terlihat lebih kusam.

Polusi
Polusi bisa juga menjadi penyebab kusam pada kulit kita, udara yang penuh polusi atau gaya hidup tidak sehat seperti merokok dapat menjadi penyebab kulit kusam.

---

Kulit yang kusam adalah awal dari masalah kulit lainnya, kulit yang tidak berregenerasi dengan maksimal bisa menjadi masalah datangnya jerawat, pigmentasi dan penuaan dini.

Kulit kusam bisa diatasi dengan mengeksfoliasi dan menggunakan pelembab secara teratur, tapi hasilnya tidak instan alias perlahan. Kalau kalian ingin hasil yang cepat, permasalahan kulit kusam bisa diatasi dengan cepat oleh treatment dari ERHA Klinik yaitu dengan melakukan Treatment TruWhite Ultimate Radiance.

Kulit Glowing dan Cerah Secara Instan dengan ERHA TruWhite Ultimate Radiance





ERHA Klinik menjawab keinginan para pasein yang ingin memiliki kulit cerah dan glowing dalam waktu singkat dengan mengeluarkan perawatan terbarunya yaitu ERHA TruWhite Ultimate Radiance Treatment.

Saya pun penasaran dengan treatment yang katanya bisa membuat kulit glowing dalam waktu singkat ini. Akhirnya pada tanggal 19 Agustus 2019 lalu saya mencoba untuk melakukan perawatan TruWhite Ultimate Radience di ERHA Apothecary Mall Ratu Indah, Makassar.


Sebelum perawatan saya diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, sebelum mendapatkan panggilan untuk konsultasi saya diminta menunggu sekitar 30 menit. Kebetulan siang itu sedang banyak pasien, untungnya klinik ERHA yang di MARI Mall sangat nyaman dan cozy sambil menunggu saya bisa membaca majalah atau melihat-lihat produk ERHA Apothecary agar tidak merasa bosan.



Giliran saya pun tiba, akhirnya saya melakukan konsultasi dengan dr. Suciyunita. Pada saat konsultasi dokter menanyakan tentang keluhan-keluhan seputar masalah rambut dan kulit yang saya alami, dokter juga menanyakan apakah saya memiliki riwayat alergi dsb.

Sebenernya saya lebih merasa seperti diskusi sama dokter daripada konsultasi, habis dokter dan therapist di sana ramah dan sangat menyenangkan untuk diajak diskusi. Mereka dengan senang hati menjawab semua pertanyaan yang saya tanyakan.

Kondisi kulit saya yang kering dan sedikit kusam akhirnya dokter menganjurkan saya untuk melakukan perawatan TruWhite Ultimate Radiance, yeyy akhirnya hashtag #tetehawiemenujuglowing bisa diwujudkan. 😄

Sebelum perawatan dokter Suci menerangkan bahwa untuk treatment  ERHA TruWhite Ultimate Radiance merupakan perawatan kulit yang dilakukan dalam dua kali tindakan, yaitu tindakan soft peeling menggunakan Teknologi Microdermabration dan IPL.

Teknologi Microdermabration




Teknologi Microdermabration adalah sebuah tindakan soft peeling yang dilakukan menggunakan mesin bernama pristine, dimana di dalam mesin ini terdapat Kristal berlian yang bertugas untuk mengangkat sel-sel mati yang menumpuk di permukaan kulit kita. Manfaat dari teknologi microdermabrasi adalah untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit dari komedo tanpa harus melakukan facial terlebih dahulu.

Pada saat tindakan soft peeling dengan teknologi microdermabration ini, rasanya kurang lebih seperti facial dengan tingkat rasa sakit yang jauh lebih ringan. Sebelum dilakukan tindakan, dokter akan memperlihatkan kapas bersih yang akan dimasukan ke dalam alat bernama pristine ini. Pristine pun mulai ditempelkan ke kulit kemudian dokter melakukan gerakan seperti menggosokkan pristine ke atas-bawah dan kiri-kanan di permukaan kulit kita. Rasanya seperti dicubit kecil dengan sensasi seperti di-vacum tapi tidak terlalu sakit yaa.


Untuk bagian-bagian tertentu seperti di area dahi dan smile line, prinstine akan digerakan mengikuti garis yang kira-kira bisa menimbulkan atau ada garis kerutan di kulit. Kebetulan kulit saya sedang panen komedo, jadi dokter Suci cukup lama menggoperasikan pristine di area hidung saya.


Setelah selesai kulit kita akan dibersihkan, kemudian dokter akan mengeluarkan kapas dar alat prinstine dan menunjukannya pada pasien. Nah kalian bisa melihat dengan jelas seberapa banyak dosa-dosa yang sudah terlalu lama menempel di kulit kalian. Ketahuan deh 😅

IPL (Intense Pulsed Light)




Teknologi IPL (Intense Pulsed Light) adalah therapy perawatan kulit yang dilakukan dengan menggunakan cahaya lampu xenon dalam intensitas tinggi. Manfaat dari therapy ini adalah untuk meremajakan jaringan kulit, meningkatkan produksi kolagen dan untuk pencegah penuaan dini dan kerutan pada kulit.

Sebelum dilakukan tindakan dengan teknologi IPL ini, kulit pasien akan diberikan gel terlebih dahulu dan area mata akan ditutupi oleh kacamata khusus ya. Baru kemudian mesin dinyalakan, cahaya lampu IPL pun ditembakan ke kulit kita. Rasanya sedikit panas dan silau tapi tidak sakit.


Lampu IPL ditembakan selama beberapa kali di seluruh area wajah, therapist yang membantu dokter pun standby dan membantu menyalakan kipas kecil untuk kemudian diarahkan ke wajah saya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir rasa panas dan terbakar.

Setelah selesai kulit saya terasa seikit panas dan terbakar, dokterpun menanyakan dan mengecek apa yang saya rasakan. Karena terasa panas dan sedikit gatal, dokter Suci segera mengoleskan gel aloe vera di kulit. Aloe vera gel berfungsi sebagai soothing gel atau gel yang membantu menangkan kulit. Setelah dioleskan, kulit terasa lebih dingin dan lumayan kalem.

Rasa terbakar ini hanya berlangsung bebera saat saja yaa, jadi kalian nggak perlu khawatir.

Tindakan microdermabrasi dan IPL masing-masing diselesaikan hanya dalam waktu 15 menit, jadi untuk melakukan perawatan TruWhite Ultimate Radiance ini kita hanya perlu meluangkan waktu sekitar 30 menit saja.

Manfaat dari ERHA TruWhite Ultimate Radiance





Perawatan TruWhite Ultimate Radiance bisa dilakukan mulai dari anak remaja hingga dewasa tanpa batas usia. Untuk mendapatkan hasil maksimal #BrighterforSure idealnya perawatan ini dilakukan setiap dua sampai tiga minggu sekali, tapi menurut dokter Suci semua kembali ke kondisi kulit masing-masing pasien.

Perawatan TruWhite Ultimate Radiance tidak bisa dilakukan oleh pasien dengan kondisi kulit berjerawat. Jerawat harus disembuhkan terlebih dahulu, setelah itu baru boleh melakukan treatment ini.



Erha TruWhite Ultimate Radiance memiliki banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan secara instant oleh pasien, manfaatnya adalah sebagai berikut,

1. Instant Brigthening dan Glowing
2. Mengecilkan pori-pori
3. Mengatasi masalah bekas jerawat
4. Mengangkat sel kulit mati
5. Membersihkan kulit dari komedo yang membandel
6. Membantu menggurangi kerutan, garis halus dan hiperpigmentasi
7. Memperbaiki tektur kulit menjadi lebih halus
8. Meratakan warna kulit dan memperbaiki tampilan kulit yang kusam
9. Makeup jadi tahan lama

Perawatan TruWhite Ultimate Radiance merupakan perawatan kulit dengan peeling yang ringan, tidak seperti perawatan peeling atau pengelupasan kulit pada umumnya dimana pasien biasanya tidak boleh menggunakan makeup dan terkena matahari selama beberapa hari.

Pasien yang melakukan perawatan ini diperbolehkan untuk menggunakan makeup kembali 2 jam setelah perawatan. Untuk yang mau liburan ke pantai atau area outdoor lainya, kalian tidak perlu khawatir kulit akan terkelupas atau akan terbakar matahari dan berubah menjadi gelap. Pasien diperbolehkan melakukan aktifitas outdoor yang penting jangan lupa untuk menggunakan tabir surya setiap 2 jam sekali ya.

Perawatan ini memang diperuntukan bagi orang-orang yang aktif, memiliki sedikit waktu dan memiliki pekerjaan yang menuntut kita untuk tampil maksimal dengan make up. Cocok sekali untuk kalian pekerja kantoran yang harus bermakeup saat ngantor dan dituntun untuk tampil maksimal setiap saat atau para traveler yang suka melakukan kegitaan outdoor dan tidak punya waktu lebih kalau harus melakukan hard peeling dengan efek tidak boleh terkena sinar matahari terlebih dahulu setelahnya.

Jadi habis treatment bisa banget langsung pergi meeting atau undangan, nggak perlu khawatir dan menggunakan masker di wajah, topi dan pelindung lainya dari sinar matahari langsung.

Review ERHA TruWhite Ultimate Radiance



Dokter Suci - saya - therapist berfoto bersama di ERHA Apothecary MARI Mall Makassar, setelah saya melakukan perawatan.
Sekitar 3 hari setelah perawatan saya langsung pergi ke Kuala Lumpur dan Melaka untuk melakukan liputan konten pariwisata di sana. Bekerja saat musim panas dengan suhu udara diatas 32 derajat bukanlah hal yang nyaman dan menyenangkan.

Apalagi berangkat pas kulit lagi mulus-mulusnya habis treatment di ERHA, awalnya bikin hati saya deg-degan jangan-jangan kulit saya bakalan terbakar deh, hancur sudah perawatan yang saya jalani kemarin. Wkwkwk terlalu sayang sama kulit wajah yang terlanjur berubah jadi mulus, kinclong dan glowing secara instant ini.

Wajah saya tanpa makeup, 1 hari setelah treatment
Wajah saya tanpa makeup, 3 hari setelah treatment TruWhite Ultimate Radiance. Makin bersih dan glowing kan ya
Sehari setelah treatment kulit langsung terasa halus, komedo hilang semua dan wajah terasa lebih lembab dan bercahaya. Tapi mau bagaimana lagi pekerjaan yang telah saya sepakati dari sebulan lalu tetap harus saya jalani dong ya.

Akhirnya sebelum pergi saya tak lupa membawa tabir surya tidak hanya yang berbentuk cream, saya juga membawa spray tabir surya agar mudah untuk bolak balik re-apply sun screen. Selama di Melaka dan Kuala lumpur kemarin saya hanya mengaplikasikan makeup saat pagi hari saja, makeup pun bisa tahan sampai seharian.

Makeup tipis-tipis saat liburan tapi bisa tahan seharian, kelembaban wajah pun sangat terjaga.
Kulit menjadi lebih lembab dengan begitu skincare yang saya pakai bisa menyerap lebih mudah dan bekerja maksimal. Kulit terlihat lebih cerah dan pori-pori kulitpun mengecil sehingga membuat saya semakin percaya diri.

Melakukan perawatan TruWhite Ultimate Radiance sebelum berangkat liburan sambil kerja sangat membantu saya untuk mempersingkat waktu untuk bermakeup. Kulit terlihat lebih sehat, jadi nggak perlu buang waktu untuk menyembunyikan dosa masa lalu dengan foundation dan concealer.

hari ke 5 setelah treatment. Saat siang hari di-roof top gedung berlantai 41, dengan kondisi suhu diatas 33 derajat makeup saya tetap terjaga dan nggak gampang luntur dong.
Kulit yang cerah, glowing dan sehat adalah kunci untuk meningkatkan rasa percaya diri. Cantik itu nggak melulu harus putih tapi kulit wajah yang sehat, cerah dan bersih adalah kunci agar makeup kita bisa awet, wajah tetap lembab dan terhindar dari permasalahan kulit lainnya.

Apalagi saat liburan, kita tidak punya banyak waktu untu re-apply makeup kan ya. Padahal setiap mendatangi objek wisata, pengennya selalu pose dan foto ya kan. Kulit wajah yang lembab dan sehat berkat perawatan TruWhite Ultimate Radiance sangat membantu saya untuk tetap terlihat kece maksimal saat liburan.


Jadi pengen saying Bye bye sama kulit kusam 😆. Untuk kalian yang ingin mencoba perawatan TruWhite Ultimate Radiance, kalian bisa datang ke ERHA Klinik terdekat. FYI sekarang sedang lagi ada diskon lho, untuk perawatan TruWhite Ultimate Radiance diberikan promo menarik discount 15% off mulai dari IDR 637.500. Promonya hanya sampai 30 Sepetember 2019 yaa, jadi jangan sampai terlewat.

Sebagai informasi tambahan, kemarin dr. Suci juga menyebutkan kalau perawatan Truwhite Ultimate Radiance ini bisa dan aman dilakukan oleh ibu hamil yaa. Duh bahagia banget kan tetap bisa perawatan saat hamil.

ERHA Klinik juga memiliki banyak sekali jenis program dan produk perawatan kulit dan rambut yang bisa dicoba sesuai dengan kebutuhan kulit kita. Jenis program dan produknya adalah sbb,

ERHA Rejuvenate - Anti Aging Program
ERHA TruWhite - Brigthening Program
ERHA Acneact - Acne Cure Program
ERHA Hair - Hair Growth and Scalp Program
ERHA Allderma - General Dematology

Banyak sekali kan jenis program dan produknya, jangan lupa sebelum melakukan perawatan dan menggunakan produknya, kalian harus selalu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu ya.

ERHA 

Website : https://www.erha.co.id/
Instagram : @erha.dematology

Senin, 26 Agustus 2019

5 Hal yang Membuat Galeri Demang Abdul Ghani di Melaka Unik dan Cantik


Melaka adalah salah satu destinasi wisata di Negara Jiran Malaysia yang secara letak geografis bisa dibilang berdekatan dengan kota Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut beberapa catatan sejarah juga disebutkan bahwa ada banyak kemiripan budaya, bahasa dan kebiasaan lainnya yang dimiliki oleh masyarakat di Melaka dengan kebudayaan yang ada di Palembang.

Cerita rakyat tentang asal usul kota Melaka dan Prabu Pameswara bisa dibilang menjadi salah satu bukti bahwa Palembang memiliki peran dan hubungan yang sangat dekat dengan Melaka.

Rumah Demang Abdul Ghani, Melaka


Bloger dan Vlogger Indonesia-Malaysia yang berkolaborasi meliput di Melaka
Kedekatan Indonesia dan Malaysia bisa dilihat dari banyaknya kemiripan yang dimiliki oleh kedua negara ini. Mulai dari kemiripan budaya, pakaian, kuliner, arsitektur bangunan dan masih banyak lagi. Ya tentu saja karena keduanya memang berasal dari satu rumpun, jadi wajar saja jika punya banyak kemiripan.

Saat satu kemiripian arsitektur bangunan rumah adatnya dengan Indonesia saya temukan saat saya datang ke Melaka, lebih tepatnya saat saya mengunjungi Galeri Abdul Ghani yang ada di Kota Melaka, Malaysia pada tanggal 24 Agustus 2019 bersama para teman Vlogger dan Blogger Indonesia dan Malaysia.

Bagian teras rumah bagian depan, yang dahulunya digunakan sebagai tempat menerima tamu, bermusyawarah dan tempay nerima laporan atau aduan dari masyarakat.
Galeri Abdul Ghani adalah sebuah rumah yang dibangun pada tahun 1894 oleh Abdul Ghani yang merupakan keturunan dari orang Palembang, Indonesia. Galeri ini juga sering disebut dengan sebutan Rumah Pengulu Natar atau Istana Merlimau, mungkin karena berada di jalan Merlimau jadi disebut dengan nama itu.

Pada zaman dulu rumah Abdul Gani tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal kepala kampung/daerah saja. Rumah ini juga dijadikan pusat administratif desa dan tempat untuk bermusyawarah dan berkumpul untuk membahas masalah dan banyak hal yang sedang terjadi di masyarakat.

Melaka
Bagian tengah galeri Abdul Ghani
Rumah ini terdiri dari tiga bangunan rumah, yaitu rumah utama yang berupa rumah panggung terletak bagian depan, digunakan sebagai kantor dan tempat tinggal. Bangunan kedua berada persis di belakang rumah utama, dulunya digunakan sebagai ruang untuk berkumpul para perempuan dan anak-anak saat siang hari, berupa bangunan rumah panggung yang dibuat dari kayu berwarna coklat.


Dinding kayu dengan pilar berlubang menghadap ke halaman belakang rumah yang luas dan lapang
Bangunan kedua ini merupakah bangunan rumah dengan area terbuka, dibagian depan bangunan dibangun tanpa dinding kayu sama sekali hanya diberi pagar kayu, sedangkan bagian belakang nya pun hanya ditutupi oleh dinding kayu dengan pilar kayu sebagai jendela dan lubang tempat keluar masuk angin. Dari dinding pilar kayu, kita bisa terlihat halaman belakang rumah yang sangat luas dan merasakan angin yang berhempus melewati lubang pilar.

Penjara yang terletak di rumah bagian belakang.
Bagian samping rumah belakang terdapat bangunan yang terdiri dari dua ruangan saling berhadapan dipisahkan oleh koridor yang tidak terlalu besar, satu ruangan digunakan sebagai dapur dan satunya lagi digunakan sebagai penjara. Bangunan rumah ketiga ini merupakan bangunan permanen berdinding tembok, ya mungkin karena sebagian fungsinya sebagai penjara jadi bangunannya dibuat permanen ya.

Ya rumah ini juga dulunya dijadikan sebagai tempat untuk menggelar sidang untuk tidak kejahatan yang terjadi di masyarakat, jika sang terdakwa terbukti bersalah akan dimasukan ke dalam sel yang berada di bagian belakang rumah.


5 Hal yang Membuat Galeri Demang Abdul Ghani di Melaka Unik dan Cantik




Galeri Abdul Ghani ini memiliki banyak sekali keunikan, tidak hanya bentuk bangunannya saja yang unik tapi cerita dan pengaruh budaya yang ada di rumah ini pun sangat beragam. Yuk kita intip apa saja keunikan tersebut.

1. Aristektur Bangunannya Dipengaruhi oleh 4 Negara Sekaligus, Indonesia Salah Satunya.


Menurut informasi dari Kak Yatie Sahlan, yang merupakan tour guide kami dari Tourism Board of Malacca, disebutkan bahwa arsitektur bangunannya dipengaruhi oleh bangunan yang ada di Malaysia, Palembang (Indonesia), Champa (Vietnam) dan Filipina.

Atap bangunannya mengadaptasi atap limas seperti bangunan rumah yang biasa dijumpai di Palembang dan juga di Malaysia.

2. Struktur Bangunan Dibuat dari Kayu Tanpa Menggunakan Paku





Sama seperti kebanyakan rumah tradisional yang dibuat kayu yang ada di Indonesia, biasanya dibangun dengan sistem knockdown tanpa paku. Rumah Galeri Abdul Ghani juga dibangun  tanpa menggunakan paku, menggunakan kayu keras berkualitas tinggi seperti Merbau, Cengal dan kayu jati. Pantas saja rumah ini masih bertahan dan berdiri tegak walaupun usianya sudah lebih dari seabad lamanya.

3. Ditinggali oleh 3 Generasi Penghulu


Tiga Generasi keluarga dan keturunan dari Abdul Ghani menempati rumah ini, uniknya semua keturunannya juga menjadi pemimpin desa yang biasa dipanggil dengan sebutan penghulu atau demang. Demang, mirip ya namanya dengan sebutan kepala distrik atau wedana pada masa penjajahan Belanda di Indonesia.

Ketiga keturunan Abdul Ghani yang mendiami rumah ini adalah, Penghulu Abdul Majid (1831-1834), Demang Abdul Ghani bin Abdul Majid (1834-1934) dan Penghulu Mat Natar bin Abdul Ghani (1934-1978). 

4. Penuh Warna



lantai keramik yang penuh warna
Istana Merlimau memang hanya sebuah rumah penghulu/demang tapi detail dari arsitektur rumah ini dibuat dengan sangat apik, cermat serta penuh warna. Karya seni berupa ukiran kayu bisa dijumpai di bagian rumah seperti jendela, pilar, dinding kayu dan lainnya.

Ukiran berbentuk naga berwarna merah dan emas yang terlihat di bagian depan dinding rumah memiliki arti kemakmuran dan kekuatan serta perlindungan. Selain ukiran yang sangat cantik, di area tangga dan beranda rumah dipasangi keramik lantai berwarna warni. Keramik yang berasal asli berasal dari Itali dan China ini terlihat sangat cantik menambahkan semarak suasana di area bagian depan rumah.

5. Tua Tetapi Tetap Instagrammable!



Usia satu abad lebih tidak membuat Galeri Abdul Ghani kehilangan pesonanya dan tetap bisa bersaing dengan tempat wisata kekinian yang dibangun atau eksis di masa kini. Segala sesuatu yang unik dan memiliki signature pastinya akan selalu memberi kesan kan yaa.

Begitupun dengan Galeri Abdul Ghani, keunikannya bisa dibilang masuk dalam kategori tempat yang sangat instagrammable, sulit untuk dilewatkan begitu saja. Setiap ruangan dan sudut rumah ini seperti menawarkan dirinya untuk diabadikan dalam foto, rumah ini menjadi bukti bahwa yang tua juga bisa terlihat kekinian.


Untuk kalian yang mau datang ke sini harap dicatat baik-baik Galeri Abdul Ghani buka dari hari Selasa-Minggu dari jam 09.00 Am - 17.30 Pm waktu Melaka, jadi hari Senin tutup ya. Tiket masuk yang harus dibayarkan ketika berkunjung ke sini adalah RM 3 untuk wisatawan domestik dan RM 5 untuk turis asing. Cukup murah ya, kalau di rupiahkan sekitar hampir Rp. 20.000 saja.

Alamat Galeri Abdul Ghani ada di Taman Merlimau Jaya, 77300 Melaka, Malaysia. Untuk kalian yang ingin pergi ke sini saat berkunjung ke Melaka, untuk urusan transportasi mungkin kalian bisa menggunakan Grab car atau Grab taxi ya.

Galeri Abdul Ghani merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib masuk dalam daftar itinerary saat kalian berkunjung ke Melaka, saat berkunjung ke sini jangan lupa untuk menggunakan outfit yang mendukung ya, soalnya di tempat ini banyak sekali spot foto yang bagus. Lumayan lah kalau mau bikin setok foto instagram, bisa dapat banyak.




Sumber tambahan :
https://en.wikipedia.org/wiki/Demang_Abdul_Ghani_Gallery#cite_note-thatsofarah.com-8
http://thatsofarah.com/%EF%BB%BFrumah-demang-haji-abdul-ghani/

Custom Post Signature

Custom Post  Signature