Sabtu, 19 September 2020

Bahaya Kosmetik Bermerkuri bagi Kesehatan dan Lingkungan



-Bahaya Kosmetik Bermerkuri bagi Kesehatan dan Lingkungan-. Kulit putih identik dengan standar kecantikan bagi perempuan di negara-negara Asia,  sebut saja China, Jepang, Korea bahkan Indonesia. Hal ini bisa kita ketahui dari maraknya penjualan produk-produk baik skincare dan kosmetik yang diklaim bisa mencerahkan dan memutihkan kulit. Keuntungan yang diraup dari penjualan produk-produk sejenis ini pun bukan main besarnya. 

Banyak perempuan ingin memiliki kulit putih, bersih dan glowing shinning shimmering splendid, menurut saya hal itu lumrah-lumrah saja. Sebagai perempuan yang hidup di era millenial di mana ada banyak pilihan gaya hidup dengan segala tawaran kemudahannya, termasuk pilihan untuk terlihat cantik dan putih. Ada banyak brand kosmetik dan skincare yang bisa mewujudkan keinginan kita untuk terlihat lebih cantik dan putih, belum lagi klinik kecantikan yang menawaran berbagai macam jenis perawatan. Para perempuan zaman sekarang nggak akan kekurangan cara untuk terlihat lebih cantik dan putih. Tapi sayangnya tidak semua produk pemutih kulit yang berada di pasaran aman untuk digunakan. Tidak sedikit produk yang ternyata mengandung zat berbahaya, seperti contohnya merkuri.

Agar tidak salah memilih kosmetik untuk itu kita perlu membekali diri dengan banyak informasi mengenai ciri-cirinya dan mengetahui apa saja bahayanya bagi kesehatan dan lingkungan.

Definisi Merkuri


Acara Webinar Cosme Talk yang dilakukan melalui zoom dan disiarkan secara langsung di media sosial Badan POM RI. Kiri-kanan : Vidi Aldiano, Dhini Aminarti. Bawah : Ankatama, MC yang bertugas.

Pada hari Rabu16 September 2020 saya mengikuti webinar yang diadakan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Webinar Cosme Talk adalah acara talkshow, yang mengangkat tema "Stop Kosmetik Bermerkuri, Petaka Dibalik Putih dalam Sekejap".  

Talkshow yang dimulai pada jam 10.00 WIB ini dibuka oleh Ibu Dr. Penny K. Lukito, MCP selaku Kepala Badan POM RI. Cosme talkshow webinar turut menghadirkan Ibu Dra. Mayagustina Andarini, Apt, M.Sc selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik. Hadir pula dr. Anggind G. Adromeda dan dr. Lystia Paramita, Sp.KK selaku dokter, praktisi kecantikan dan pengamat kosmetik. Turut pula hadir Vidi Aldiano dan Dhini Aminarti sebagai bintang tamu.


Seperti diterangkan oleh Ibu Dra. Mayagustina Andarini, Apt, M.Sc dalam presentasinya bahwa Merkuri atau Air Raksa (Hg) adalah salah satu jenis logam, memiliki karakteristik berbentuk cair dan berwarna silver bisa menguap pada suhu 375 derajat celcius. Merkuri dapat ditemukan di batuan, biji tambang, tanah, air dan udara. 

Sayangnya di dunia kecantikan merkuri banyak disalahgunakan dan digunakan sebagai campuran bahan kosmetik. Utamanya dicampur dalam krim pemutih wajah. Merkuri memiliki  kemampuan menghambat pembentukan melanin sehingga jika dicampur dalam kosmetik bisa memberikan efek kulit cerah dalam waktu yang singkat.

Kenali Ciri-Ciri Kosmetik yang Mengandung Merkuri


Sumber foto : Pixabay

Berbicara tentang warna kulit, kebetulan saya terlahir dengan kulit kuning langsat. Enggak putih banget tapi lumayan bersih ya. Kata saya sih bersih, nggak tahu kata orang bagaimana 😆. Dengan anugrah ini pun saya merasa masih kurang kinclong, kurang kecil pori-porinya dan lain sebagainya. Biasalah ya perempuan kan memang suka begitu. 

Sempat tergiur ingin terlihat lebih putih dan coba-coba menggunakan produk krim pemutih, krim yang saya beli pastinya aman keluaran brand terpercaya dan memiliki no ijin edar dari Badan POM. Soalnya saya anaknya parnoan sih, jadi selalu cek dan ricek. Sempat juga merasa insecure kalau melihat teman lainnya yang memiliki kulit putih dan glowing, tapi alhamdulillah semakin dewasa saya memilih untuk merubah pemahaman saya tentang cantik itu sendiri. Saya memilih untuk jadi diri sendiri aja, Embrace my true beauty!

Bicara tentang kosmetik bermerkuri ingatan saya melayang ke masa lalu, tepatnya sekitar 20 tahunan yang lalu saat saya baru masuk perguruan tinggi. Zaman itu di kampus saya yang berada di kawasan Jagakarsa, lagi marak banget yang namanya krim racikan. Beberapa teman  di circle terdekat saya, ada yang memakainya. Sekitar seminggu setelah pemakaian wajah mereka berubah beneran jadi putih cyiin, walaupun diawal pemakaian mereka sering mengeluh kulitnya perih saat wudhu di mushola kampus tapi pas lihat hasilnya yang putih dan mulus, mereka terlihat bahagia dan puas. Jadi rasa sakitnya terbayarkan.

Saya tidak pernah tertarik ikut mencoba krim racikan, saya lebih suka beli kosmetik yang ada mereknya dan dijual di drugs store atau supermarket. Dari yang saya amati krim racikan yang dipakai teman itu hanya merubah warna kulit wajah saja. Leher, tangan dan bagian tubuh lainnya tetap saja dengan warna aslinya. Menurut saya malah terlihat aneh, *maap ya teman 😟.

Beberapa tahun setelah kejadian itu saya sempat baca thread di forum Female Daily, krim-krim racikan kayak gitu ternyata krim yang berbahaya dan mengandung merkuri. Pas baca langsung merasa lega, untung nggak ikut-ikutan pakai. Alhamdulillah!

sumber foto : pixabay

Penggunaan merkuri banyak disalahgunakan sebagai bahan dalam kosmetik, dicampur dalam krim pemutih wajah, facial wash, mascara dan kosmetik lainnya. Ada produsen yang jujur dan terang-terangan menuliskan ingredients dalam wadah kemasan atau di website resmi mereka sehingga kita para konsumen bisa dengan mudah mengetahui bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya.

Sayangnya di pasaran baik daring maupun luring, masih banyak lho klinik-klinik kecantikan dan produsen skincare yang melabeli kemasannya dengan informasi yang sangat minim. Sehingga kita nggak tahu kosmetik yang kita gunakan kira-kira mengandung bahan yang aman atau tidak, beneran mengandalkan azas kepercayaan saja, percaya apa kata penjual 😁. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan yuk kenali ciri-ciri umum yang biasa ditemukan pada kosmetik yang mengandung merkuri. 

Ciri-ciri Umum Kosmetik Bermerkuri

  • Karakteritik krim padanya umumnya memiliki tekstur lengket
  • Label kemasan yang sangat minimalis, biasanya hanya tertera informasi krim pagi atau malam saja.  Tidak terdapat informasi ingredients, manufacture date dan expired date.
  • Memiliki bau parfum yang tajam, hal ini dilakukan untuk menyamarkan bau dari logam merkuri yang terkandung di dalamnya.
  • Tidak terdapat nomor ijin edar dari Badan POM.
  • Untuk kosmetik dalam bentuk krim, biasanya memiliki warna yang pekat. Pada umumnya berwarna kuling pekat atau putih.
  • Biasanya jika diusap ditangan akan terasa panas.
  • Memberikan efek mengkilat dan licin, sifat merkuri yang merupakan senyawa kimia logam memiliki karakteristik warna silver mengkilat. Sehingga kosmetik yang mengandung merkuri juga akan menghasilkan efek mengkilat dan licin. 
  • Pengguna akan merasakan perubahan warna kulit dalam waktu instan.
  • Kulit pengguna akan mengalami eksfoliasi atau pengelupasan kulit dan kemerahan.
  • Harga yang tidak masuk akal, contohnya sangat murah.
Bisnis kosmetik pemutih wajah merupakan bisnis yang menjanjikan, hal ini disebutkan oleh Ibu Dra. Mayagustina Andarini, Apt, M.Sc "... menurut laporan Bloomberg yang dikeluarkan pada 28 Agustus 2018, bahwa bisnis merkuri untuk kawasan Asia saja meraup keuntungan sekitar 832 Triliun, sebagian besar dari angka tersebut disumbang dari bisnis kosmetik. " Angka yang fantastis sekali bukan? Makanya banyak pengusaha kosmetik yang tidak bertangung jawab ingin ikut meraup untung besar tanpa memedulikan efek bahaya bagi para konsumen yang menggunakan produknya.

Bahaya dan Efek Merkuri bagi Kesehatan dan Lingkungan


sumber foto : pixabay

Mengingat efek dan bahaya yang yang ditimbulkan oleh merkuri ada di tingkat sangat mengkhawatirkan, Badan POM RI selaku Badan yang bertanggung jawab dalam Bidang Pengawasan Obat dan Makanan telah melarang keras penggunaan merkuri dalam kosmetik dengan mengeluarkan Peraturan Badan POM  No. 23 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik. WHO sebagai organisasi kesehatan dunia pun telah melarang keras penggunaan merkuri pada produk kecantikan dan barang-barang lainnya.

Penggunaan merkuri pada kosmetik sudah diperangi oleh banyak negara, pemerintah Indonesia pun tidak ketinggalan dengan ikut serta berperan aktif dan serius dalam menentang penggunaan merkuri. Hal ini dibuktikan dengan ditetapkannya Peraturan Presiden No.21 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Merkuri (RAN PPM).

Bahaya dan efek dari penggunaan kosmetik bermerkuri nggak main-main, efek yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerusakan wajah saja tapi juga bisa menyebabkan penyakit serius lainnya. Jadi kalau kalian masih belum yakin dan percaya akan bahaya yang bisa ditimbulkan, yuk lanjut baca bahaya dan efek dari penggunaan kosmetik bermerkuri di bawah ini.

Bahaya dan Efek bagi Kulit Wajah



Pada acara Cosme Talk Webinar kemarin diputar video pendek yang berjudul " Petaka dari Putih Sekejap ". Tiga orang narasumber yang pernah menggunakan kosmetik bermerkuri memberikan kesaksiannya, mereka adalah Aqilah Liony, Sedya Istiqomah dan Ayu Imanda. Menurut kesaksian mereka kosmetik bermerkuri yang digunakan telah menyebabkan kerusakan wajah, mulai dari kerusakan ringan hingga berat.

Efek dari penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri bisa dirasakan dan dilihat secara langsung dalam waktu yang cukup singkat. Pada awal penggunaan akan menimbulkan efek kulit kemerahan, mengalami pengelupasan, rasa panas di kulit dan perubahan warna kulit secara instan. Efek yang timbulkan tidak berhenti sampai di situ saja.

Jika penggunaan berlanjut efek yang dirasakan bisa berubah jadi lebih parah, seperti menyebabkan rasa gatal yang berlebih pada kulit wajah, timbul jerawat, muncul melasma dan flek hitam karena terbakar matahari bahkan ada yang mengalami efek infeksi kulit parah sampai bernanah. 

Bahaya dan Efek bagi Kesehatan



Penggunaan merkuri dalam waktu lama bisa mengendapkan merkuri dalam tubuh yang akhirnya bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang berbahaya di masa depan. 

Gangguan kesehatan bisa berupa gejala sakit yang terlihat ringan tapi bisa berubah serius jika tidak segera ditangani. Seperti gangguan sakit kepala, insomnia, kejang-kejang, sesak nafas, gelisah dan depresi. Untuk kasus yang lebih parah, zat logam merkuri yang terdapat dalam tubuh manusia bisa mengakibatkan gangguan neuromuskular, kerusakan ginjal hingga penyakit kanker kulit.

Bahaya dan Efek bagi Ibu Hamil dan Janin


Merkuri adalah senyawa logam yang sangat berbahaya bagi manusia, bagi orang dewasa yang sehat saja bisa menimbulkan masalah kesehatan apalagi jika hal ini dialami oleh ibu hamil. Dalam kondisi berat mengandung calon anak, ibu hamil memiliki kondisi yang rentan. Kandungan merkuri yang berbahaya bisa mengakibatkan gangguan pada kehamilan. Mulai dari keguguran, bayi meninggal dalam kandungan dan cacat lahir.

Terdapatnya merkuri dalam tubuh ibu hamil bisa terjadi karena penggunaan kosmetik tidak aman saat hamil atau sudah terdapat endapan merkuri dalam tubuh ibu. Akibat penggunaan kosmetik bermerkuri di masa lalu. Duh qo merkuri mirip dengan kenangan ya, suka mengendap dan enggan hilang. 😔

Bahaya dan Efek bagi Lingkungan



Penggunaan merkuri dalam industri pertambangan, pengolahan kertas dan lainnya akan mengakibatkan timbulnya limbah. Limbah merkuri juga bisa disumbang oleh penggunaan facial wash dan sampah kemasan kosmetik yang mengandung merkuri. Pembuangan limbah yang dengan cara tidak bertanggung jawab akan menyebabkan pencemaran lingkungan.

Limbah merkuri bisa mencemari kawasan perairan dan lautan dan berakibat buruk bagi lingkungan dan mahluk hidup yang hidup di dalamnya. Sayangnya banyak orang yang tidak menyadari bahwa air laut yang tercemar merkuri tidak hanya berbahaya bagi biota laut saja, pun bisa menjadi bumerang bagi manusia. Ikan dan hewan laut yang terkontaminasi merkuri bisa ikut terjaring atau dipancing oleh nelayan, lalu kemudian hasil laut itu bisa saja berakhir di piring saya, kamu atau kalian. Berubah dalam bentuk kerang saos padang, ikan goreng atau ikan bakar yang lezat namun berbahaya bagi tubuh. 😕

---

Bahaya yang mengintai dari penggunaan kosmetik bemerkuri bisa separah ini. Untuk itu mari kita bijak memilih kosmetik. Buat apa cantik kalau akhirnya jadi sakit!

Apa yang harus Dilakukan Jika Kamu Terlanjur Menggunakan Kosmetik Bermerkuri


Untuk kalian yang sedang atau pernah memakai krim racikan abal-abal bermekuri, setelah membaca bahaya dan efeknya mungkin kalian jadi resah dan gelisah ya. Tenang nggak usah khawatir, kalau kalian merasa resah itu tandanya kalian berada di jalan yang benar. 😁

Pernah mencoba atau keterlanjuran menggunakan kosmetik bermerkuri, tapi tidak merasakan gejala-gejala gangguan seperti yang saya sebutkan di atas bukan berarti artinya kalian aman-aman saja. Bukan nakut-nakutin sih, merkuri sudah dianggap zat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Jadi nggak perlu alasan lagi, setelah mengetahuinya kalian wajib stop menggunakan dan membelinya. Karena efeknya nyata, bisa terjadi saat ini atau nggak tahu kapan.

Apa yang harus dilakukan kalau sudah terlanjur pakai? Yuk simak saran dari dr. Lystia Paramita, Sp.KK  di bawah ini :
  • Stop penggunaan kosmetik. Tanpa babibu dan alasan lainnya penggunaan kosmetik harus dihentikan pada saat itu juga. Karena kesehatan kita jauh lebih berharga dari tampilan putih yang hanya sesaat saja. 
  • Segera pergi dan konsultasikan ke dokter kulit, untuk kalian yang menggunakan kosmetik bermerkuri dengan ciri-ciri umum yang saya sebutkan di atas dan mengalami efek samping seperti kulit mengelupas dan lainnya. Untuk gejala ganguan kesehatan lebih lanjut segera periksakan diri kalian ke dokter spesialis.
  • Ketika kamu tidak mau berhenti menggunakan kosmetik bermerkuri, kamu tidak hanya membahayakan diri sendiri tapi secara tidak langsung kamu turut serta menjadi bagian dari bisnis ilegal kosmetik bermerkuri. Selama masih ada yang beli, ya oknum produsen dan penjual kosmetik akan selalu ada.
  • Jika kosmetik yang kalian pakai terbukti berbahaya dan mengandung merkuri, buat aduan dan laporkan ke Badan POM. Laporan bisa disampaikan melalui semua kanal sosial media yang dimiliki oleh Badan POM atau bisa juga melalui layanan contact center di HaloBPOM di 1500533. Agar kosmetiknya bisa berhenti beredar, ada banyak orang yang bisa ikut diselamatkan.

Cara Terhindar dari kosmetik bermerkuri




Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selalu cek KLIK (kemasan, label, ijin edar dan kadarluarsa).  Jika dalam kemasan tidak terdapat no ijin edar,  kalian bisa melakukan pengecekan mandiri melalui aplikasi CEK BPOM yang tersedia di google play atau via https://cekbpom.pom.go.id/

Ketika menemukan kosmetik yang dirasa mencurigakan seperti ciri-ciri yang telah saya sebutkan di atas. Yuk laporkan ke layanan aduan dan contact center milik Badan POM RI.


Ubah mindset cantik itu putih, memang sih nggak gampang ya tapi dicoba aja dulu. Menurut saya ada banyak bentuk cantik dan menarik, seperti kata pepatah : " Beauty is in the eye of the beholder". Tuhan menciptakan manusia dengan warna kulit yang berbeda-beda, so be your own kind of beautiful.


Kosmetik itu sifatnya hanya penunjang, membantu kita agar terlihat lebih baik tapi nggak akan bisa merubah secara permanen. Perlu kita ingat bahwa kecantikan fisik mudah untuk pudar, maka dari itu percantiklah hati dan fikiran kalian. Gali banyak ilmu dan jadilah orang yang bermanfaat. Yakin deh kalau kalian punya positive vibes yang luar biasa, kalian pasti nggak akan pernah merasa kesepian dan kekurangan penggemar.

Untuk kalian yang sudah mengetahui bahaya kosmetik bermerkuri, ayo ikut serta menjadi agent of change yang mengkampanyekan penggunaan kosmetik aman dan bebas merkuri. Karena sebesar apapun usaha Pemerintah dan Badan POM RI kalau nggak didukung oleh masyarakat luas pasti hasilnya nggak akan maksimal.

Yuk kita saling jaga, perempuan Indonesia bersatu melawan kosmetik berbahaya. Supply akan terhenti ketika demand juga berhenti. Padahal hukuman bagi penjual yang terbukti bersalah menjual kosmetik bermerkuri bisa sampai 15 tahun penjara lho tapi ya masih ada saja yang menjualnya. Kalau semua perempuan Indonesia sudah paham dan teredukasi akan bahaya dan efek dari kosmetik bermerkuri kemungkinan penjualan krim-krim berbahaya lambat laun pasti akan berkurang. Syukur-syukur kalau bisa hilang total, aminkan saja dulu ya.

Sharing is not only caring but also healing. Bagikan informasi yang bermanfaat dan mengandung kebaikan sekecil apapun, karena kita tidak pernah tahu kebaikan mana yang suatu hari nanti akan kembali lagi kepada sang pemberi kebaikan.

Webinar Cosme Talks (Sumber : Channel Youtube Badan POM RI)


---

Sumber tambahan :
Presentasi Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik
Presentasi dr. Lystia Paramita, Sp.KK  
https://id.wikipedia.org/wiki/Raksa
https://www.boombastis.com/kosmetik-bermerkuri/16681
https://www.pom.go.id/new/
https://twitter.com/BPOM_RI

https://www.instagram.com/bpom_ri/









Rabu, 15 Juli 2020

Review ButFirst Skincare Series, Skincare dengan Kandungan Bunga Calendula




Bagi saya merawat kulit adalah bagian dari bentuk syukur dan berterima kasih kepada Yang Maka Kuasa, karena telah memberikan saya kulit wajah dengan kondisi yang cukup baik. Ya walaupun nggak kinclong kayak Incess Syahrini dan seputih Song Hye Kyo, ya alhamdulillah aja ya.

Saya percaya bahwa kulit wajah yang sehat dan bersinar adalah hasil dari perawatan yang telaten dan berkesinambungan, plus dibantu air wudhu pastinya 😉. Apalagi usia saya sudah tidak muda lagi, kelembaban dan kolagen kulit pun terasa semakin menurun. Untuk itu saya harus semakin rajin merawat kulit.

Untuk urusan skincare saya anaknya agak picky. Jenis kulit saya yang kombinasi berminyak dan kering, membuat saya harus berhati-hati dalam memilih skincare. Terlalu lembab, nanti malah jerawatan. Kurang lembab kulit malah dehidrasi, rempong ya 😖. Skincare yang biasanya cocok buat saya adalah skincare yang kandungan utamanya terbuat dari bahan-bahan alami. 

Sebelum beli skincare biasanya saya baca dulu dengan teliti, kandungan dan claims nya apa. Jangan sampai bilang kandungan alami tapi claims nya bisa bikin putih dalam 2 hari, *duh ini tuh skincare bukan sulap.

ButFirst Skincare Series 




Sekitar sebulan yang lalu saat chat dengan teman saya Mbak Ika Puspita blogger dari Semarang, beliau bercerita tentang skincare baru yang sedang dia pakai. Namanya ButFirst merek lokal buatan anak bangsa yang baru saja launching di bulan Februari 2020 ini. Karena penasaran dan ingin mencobanya juga akhirnya saya cari informasi tentang ButFirst ini di Instagram dan membelinya produknya di Shopee.

Skincare apaan sih ButFirst ini? Seperti disebutkan dihalaman resmi Instagramnya, ButFirst menyebutkan bahwa " ButFirst... adalah motivasi kami untuk mengajak setiap orang agar peduli terhadap kulit wajah. Karena kulit wajah adalah pancaran diri seseorang. "

Bunga Marigold Calendula. Source : Pixabay

Saat ini ButFirst baru memiliki satu rangkaian skincare yang terdiri dari 4 produk perawatan kulit. Ke-empat skincare tersebut dibuat dengan bahan dasar alami dari bunga calendula. Bunga calendula atau marigold ini memiliki warna kuning keemasan dan bau yang khas, bunga ini mudah untuk ditemukan dan bisa tumbuh subur di alam liar. Ternyata bunga calendula memiliki banyak manfaatnya bagi manusia, yaitu untuk : meredakan sakit percernaan dan saat mentruasi, mengusir nyamuk, membantu proses detoks dan mengobati permasalahan kulit.

Khusus untuk permasalahan kulit, bunga calendula memiliki manfaat untuk : mencegah infeksi, mengatasi jerawat, melembabkan dan sebagai zat anti penuaan dini. 

Saat ini ada 4 produk perawatan ButFirst skincare series yang dibuat dari bunga calendula dan bahan bermanfaat lainnya. Ke-empat produk tersebut adalah : Ambawani Gentle Facial Wash, Puspamaya Refreshing Toner, Sakanti Radiant Serum dan Maheswari Ultra Moist Cream. Ke-empat produk ini difokuskan untuk semua jenis kulit ya. Seperti manfaat dan review dari ButFirst skincare series ini, yuk lanjutin baca sampai habis ya. 


ButFirst Ambawani Gentle Facial Wash




Ambawani gentle facial wash non drying formulation adalah produk pembersih wajah dengan texture gel cair berwarna kuning keemasan seperti warna bunga calendula. Juga mengandung Non-drying Formulation with AHA (Alpha Hidroxy Acids), maksudnya adalah produk ini mengandung formula AHA tapi tidak akan menyebabkan kulit kita kering. Fyi, AHA adalah formula asam alami yang memiliki manfaat sangat baik bagi kulit, salah satunya untuk mempercepat proses regenerasi kulit dan mengurasi efek penuaan, dll.


Saya termasuk orang yang sangat berhati-hati dengan banyak produk skincare yang mengandung AHA, karena kulit saya kombinasi kering kadang penggunaan AHA bisa membuat kulit saya stres, dehidrasi dan mengelupas. 

Ambawani gentle facial wash memiliki tekstur gel cair yang mudah larut dengan air, formula facial wash ini yang bisa dibilang cukup ringan. Saat sabun digosok ke kulit wajah, busa yang dihasilkan tidak begitu banyak tapi bisa membersihkan kulit dengan maksimal.

Setelah mencuci muka dengan produk ini kulit saya terasa lebih segar, lembab dan tidak kesat. Setelah pemakaian sekitar satu bulan, alhamdulillah produk ini tidak menyebakan masalah di kulit saya, untuk kalian yang kulitnya sensitif dengan kandungan AHA mungkin untuk jaga-jaga setelah mencuci muka sebaiknya menggunakan produk hydrating toner sebagai toner tambahan, agar kulit terhindar dari kekeringan.



Packaging Ambawani gentle facial wash berbentuk botol dengan tutup flip yang mudah untuk dibuka dan tutup dengan menggunakan satu jari saja. Kemasan tidak begitu besar, mudah dibawa kemana-mana.

Harga Ambawani Gentle Facial Wash : Rp. 91.000, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.


ButFirst Puspamaya Refreshing Toner




Puspamaya refreshing toner adalah produk toner tekstur cair dan ringan bagaikan air. Dikemas dalam botol dengan tutup spray yang didalamnya terdapat kelopak bunga sungguhan asli nggak kaleng-kaleng 😁. Kemasan botol spray sangat memudahkan dalam penggunaannya. Bisa langsung disemprotkan ke wajah atau digunakan dengan bantuan kapas seperti melakukan double cleansing.

Sesuai seperti namanya toner ini memberikan efek menyegarkan bagi kulit wajah. Puspamaya refreshing toner memiliki manfaat membantu membersihkan wajah dari kotoran, debu dan sisa make-up sehingga wajah semakin bersih dan segar. 


Puspamaya refreshing toner memiliki kandungan bunga calendula, baik sekali digunakan setelah menggunakan Ambawani gentle facial wash yang mengandung AHA. Mengingat bunga calendula memiliki manfaat dalam mengembalikan kelembaban kulit, jadi kulit wajah tetap terjaga kelembabannya. So no more worries about AHA

Harga Puspamaya Refreshing Toner : 86.000, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.


ButFirst Sakanti Radiant Serum




Sakanti Radiant Serum with Niacinamide adalah produk serum dengan kandungan Vitamin B3 atau Niasin yang bermanfaat untuk membantu merangsang percepatan kolagen dan memberikan efek warna kulit merata. 

Sakanti radiant serum adalah serum yang memiliki kandungan Niacinamide 5% dan Zinc 0.5%. Serum ini memberikan manfaat : membuat wajah lebih lembab, menyamarkan noda hitam dan mengendalikan  produksi minyak di wajah. 


Setelah menggunakan produk Sakanti radiant serum, kulit wajah saya terlihat semakin cerah, khusus untuk noda hitam sayangnya kulit saya tidak begitu bermasalah dengan noda hitam bekas jerawat yang ada adalah noda pigmentasi karena sinar UV. Jadi manfaat produk ini bagi saya adalah mencerahkan wajah dan meratakan warna di kulit wajah.


Serum ini dikemas dalam botol kaca dengan tutup pump, sehingga aman dari kontaminasi ya. Tekstur Sakanti radiant serum seperti lotion, cair tidak begitu kental. Dengan begitu sangat mudah diaplikasikan ke kulit wajah. Pun cepat meresap dan terasa cukup ringan di kulit. Seperti biasa kandungan niacinamide biasanya akan akan menimbulkan teksture bulir/pasir ketika produk dikombinasikan dengan skincare lainnya. Efek tersebut sedikit terasa untuk produk Sakanti radiant serum, sangat minor dan tidak mengganggu kalau buat saya ya. Hal tersebut menandakan produk ini mengandung niasin beneran ya kan, makanya manfaatnya bagi kulit pun terasa banget.

Harga Sakanti Radiant Serum : Rp. 133.000, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.

ButFirst Maheswari Ultra Moist Cream




Maheswari Ultra Moist Cream with Calendula Extract adalah produk pelembab dalam bentuk cream yang megandung HA (Hyaluronic Acid) 1% dan ekstrak bunga calendula sebanyak 5%. Di atas sudah berkali-kali saya sebutkan manfaat dari bunga calendula ya. Hyaluronic acid adalah senyawa alami yang memiliki manfaat sangat baik bagi kulit. Manfaatnya yaitu : untuk melembabkan kulit, mengurangi kerutan, membantu kulit menyimpan air 1000 kali lebih banyak dan masih banyak lagi.

Maheswari Ultra Moist Cream bermanfaat untuk membuat wajah tetap sehat, lembut dan kenyal. 


Maheswari Ultra Moist Cream memiliki tekstur krim, pasti akan terasa a bit heavy untuk kalian yang biasa menggunakan pelembab dalam bentuk lotion atau watery lotion, seperti saya ini. Awalnya saya sempat agak kaget dengan teksturnya creamy but quiet easy to blend, efek yang saya rasakan saat memakainya tuh kaya pakai tone up cream. Seketika warna kulit wajah terlihat sedikit lebih cerah satu tingkat dari warna aslinya. Teksturnya memang terasa cukup thick buat saya yaatapi kulit saya masih bisa kompromi dan akhirnya malah terbiasa.

Efek tebal yang saya rasakan sebanding banget dengan manfaat yang diberikan oleh produk ini. Setiap kali menggunakan Maheswari ultra moist cream kulit saya terasa lebih lembut dan amazingly mampu menahan minyak yang ada di area T-Zone untuk waktu yang cukup lama. Nah karena produk ini di kulit wajah saya terasa seperti tone-up cream, jadi saya merasa auto kece dan kinclong setiap memakai cream ini 😁. 

Untuk make-up sehari-hari saya tinggal menambahkan tabir surya saja, tanpa bedak ataupun concealer warna kulit saya cukup rata di seluruh wajah. Jadi lebih ngirit waktu dalam berdandan, pun jika ingin ditambahkan foundation dan bedak, bisa banget karena produk ini bisa di-build dengan make-up kalian. No worries!

Produk ini dikemas dalam botol kaca yang mudah dibawa ke mana-mana. Harga Maheswari Ultra Moist Cream : Rp. 94.500, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.

---

Packingnya sangat aman, nggak perlu khawatir produk akan tumpah atau pecah saat pengiriman ke tempat kalian.

ButFrist Skincare Series bisa dibeli satuan atau dalam bentuk paket yang berisi empat produk di atas. Untuk paket regular bisa kalian beli dengan harga Rp. 380.000. Untuk kalian yang ingin mencoba-coba dulu, bisa beli paket travelling nya yang dijual dengan harga Rp. 140.000, saja. Produk ButFirst bisa kalian beli di Shopee, Tokopedia dan Bukalapak ya.

Bare Face - Before using ButFirst Skincare Series

Overall saya merasa cukup puas dengan produk-produk skincare dari ButFirst, tidak ada efek samping negatif yang saya alami selama menggunakannya. Aman semuanya nggak jerawatan atau timbulnya efek penyesuaian yang biasa dilakukan kulit ketika saya menggunakan produk skincare baru. 

Setelah saya rutin menggunakan ButFirst Skincare Series, wajah menjadi lebih sehat dan cerah. Di foto ini sayang hanya menggunakan produk skincare dari ButFirst ya, tidak pakai bedak sama sekali. Suwer no tipu-tipu 😁.

Manfaat lain yang saya rasakan adalah wajah terlihat lebih cerah, tapi ini prosesnya nggak instan ya. Setelah pemakaian lebih dari 3 minggu efek ini baru bisa saya rasakan, tentu saja karena kandungannya yang alami jadi skincare ini bekerja lebih pelan tapi pasti. Berbeda dengan kandungan kimia yang biasa bekerja instan, tapi belum tentu aman kan ya.

Untuk informasi lebih lanjut kalian bisa cek di Instagram ButFirst @butfirst.id ya. Gemana menarik bukan manfaat dari ButFirst skincare ini ? Yuk ikutan mencobanya juga.



X.O
Selasa, 23 Juni 2020

DIY Membuat Dekorasi Dinding Murah Meriah dan Instagrammable dari Piring Rotan

"Dekorasi dinding dari piring rotan"

-DIY Home Decor : Membuat Dekorasi Dinding Murah Meriah dan Instagrammable dari Piring Rotan-. Sebagai penggemar DIY ( Do it Yourself) project, saya sering mencoba untuk membuat hal-hal baru di rumah. Tidak hanya membuat DIY project untuk sesuatu yang saya pakai, saya juga suka sekali melakukan DIY untuk urusan dekorasi dan perabotan rumah. Biar makin betah di rumah saja. Apalagi saat pandemi kayak gini, tinggal di rumah saja memang sebaiknya kita lakukan demi kebaikan dan keselamatan banyak orang. 

Mendekor dinding rumah dengan lukisan atau kolase foto sepertinya sudah mainstream yaa, bagaimana coba menghias dinding dengan peralatan dapur saja. Ya peralatan dapur bisa juga dijadikan hiasan, saya akan mencoba mendekorasi dinding ruang makan dengan menggunakan piring rotan yang harganya murah meriah. Piring rotan yang sering kalian temukan saat makan pecel ayam atau makan nasi kuning di warung kaki lima.


Bahan yang Dibutuhkan


Awalnya saya ingin membuat hiasan dinding menggunakan placemat dari eceng gondok yang lagi hits itu, sayangnya placemats eceng gondok lumayan sulit didapatkan di Makassar. Kalaupun ada harganya bisa berkali-kali lipat dari harga toko yang ada di market place. Pertimbangan saya kalau harga bahan bakunya saja sudah cukup mahal, mending saya beli hiasan dinding yang kece sekalian di Informa. Ngapain repot-repot cari ide dan bikin sendiri 😂😂.


Yuk kita siapkan bahan-bahan yang diperlukan

- Piring dari rotan dan bambu dengan pattern dan ukuran berbeda (22cm, 23cm, 25cm dan 30cm)
- Tampah bambu diameter 49cm
- Palu
- Paku ukuran kecil


Membuat Dekorasi Dinding dari Piring Rotan




Sebelum kita mulai memaku piring ke dinding, cobalah untuk membuat rencana pola design dekorasi yang kita inginkan. Caranya coba susun piring-piring tersebut di lantai. Membuat pola design di lantai  jauh lebih mudah dari pada menyusun langsung dinding. 

Pola seperti apa yang kalian mau? Apakah memasang piring dengan pola melingkar, asimetris atau pola menyebar sembarangan. The choice is yours!

Kalau masih bingung, kalian bisa coba buka pinterest dulu. Coba cari pola yang unik atau aesthetic yang sesuai dengan ketersediaan ruang dinding yang kalian miliki di rumah. Jangan batasi kreatifitas kalian, ayo mainkan palunya segera he he he.

Suasana ruang makan sebelum hiasan dinding dipasang.


'tampah bambu sebagai hiasan dinding'
Mulai dari bahan dengan ukuran paling besar

Karena kebetulan dinding ruang makan saya masih kosong dan bebas dari hiasan dinding, saya merasa bebas untuk memilih pola yang saya inginkan. Tips dari saya : mulailah susun pola dari bagian tengah atau dari piring dengan ukuran terbesar. 

Jangan lupa untuk memadukan pattern dan ukuran piring rotan yang ada, agar hasilnya tidak monoton. Saya membuat pola selang-seling dalam penempatan piring rotan, piring dengan pattern dan ukuran yang sama tidak akan saya taruh bersebelahan. Mixing pattern dan ukuran adalah kunci keberhasilan design pola yang unik dan tidak membosankan.

'Dekorasi dinding dari piring rotan'


"Hiasan dinding dari piring rotan"
Almost there!

Setelah mendapatkan pola yang diinginkan, mulai paku satu persatu piring rotan ke dinding. Mulai pekerjaan dari center atau bagian vocal point, lanjutkan sampai selesai. Use your imagination!

"Hiasan dinding dari piring rotan"
Pola asimetris yang saya buat.

Cukup gunakan paku yang kecil saja ya, karena piring rotan ini tidak berat jadi paku kecil sudah cukup kuat untuk menahannya di dinding. Selain itu dengan memakai paku yang kecil kita nggak perlu buang-buang-buang tenaga buat memukul. Ya kecuali kalau kalian lagi emosi dan butuh pelepasan, bolehlah menjadikan kegiatan paku-memaku ini sebagai pelepasan emosi. Rumah jadi kece emosi pun reda 😂.

"Hiasan dinding dari piring rotan"
Saya tambahkan kaca rotan di bagian tampah bambu biar makin kece.


'DIY Home Decor : Membuat Hiasan Dinding Murah Meriah dari Piring Rotan'


Biaya yang Dibutuhkan


Kira-kira berapa sih modal yang harus dikeluarkan untuk membuat dekorasi dinding dari piring rotan ini? Saya hanya membutuhkan modal sekitar seratus ribuan saja, karena kebetulan untuk paku dan palu sudah tersedia di rumah jadi yang saya butuhkan cuma piring rotan dan bambu saja.

Piring rotan saya beli di supermarket dekat rumah, setahu saya piring rotan dan tampah bambu seperti ini banyak dijual di pasar. Ya mungkin kalau beli di pasar tradisional harga bisa lebih murah ya.

"Hiasan Dinding dari Piring Rotan"

Sebagai referensi inilah jumlah biaya yang saya habiskan untuk membuatnya,
Piring rotan uk. 25 cm = Rp. 6.500 x 3 = Rp. 19.500
Piring rotan putih uk. 23cm = Rp. 11.600 x 3 = Rp. 34.800
Piring bambu uk. 22 cm = Rp. 7.100
Piring bambu uk. 30cm = Rp. 17.900
Tambah bambu uk. 49cm = Rp. 23.500
Total yang dikeluarkan = Rp. 102.800

Dengan biaya yang cukup terjangkau saya sudah bisa membuat dekorasi dinding yang lumayan aesthetic untuk ruangan makan. Lumayan lah ya, buat background foto ootd juga bisa banget.



Bagaimana menurut teman-teman, cukup murah meriah bukan? ada yang tertarik untuk membuatnya juga di rumah?  Yuk bagikan pendapat kalian dengan komen di bawah ini, kalau ada ide DIY Home Decor lainnya boleh dong ikut dibagikan juga.


DIY Wall Decor


Senin, 15 Juni 2020

Cara Mengelola Stress agar Hidup Lebih Bahagia Dibawakan oleh Insight Indonesia


-Cara Mengelola Stress agar Hidup Lebih Bahagia dibawakan oleh Insight Indonesia- Sebelum terjadi pandemi hidup kita sudah sangat rentan dengan yang namanya stres, ketemu macet saat berkendara aja bisa langsung stres. Apalagi ketemu mantan, padahal mantan ketemuan buat kasih undangan pernikahan wkwkwk. 

Pusing saat lihat tagihan listrik melonjak atau otot tegang saat menonton Korean drama TWoTM, bisa menjadi salah satu indikasi kalau anda sedang terkena gejala stress.

Stress baik ringan maupun berat tetap menjadi kondisi yang harus kita waspadai. Agar tidak berlarut-larut dan mengganggu kenyamanan hidup apalagi kalau sampai sakit. Untuk itu kita harus cari tahu apa penyebabnya, ada baiknya kalau kita minta pertolongan ahlinya ya. Caranya bisa datang ke psikolog atau dengan cara ikutan coching management stress 

Untuk itu saya mengikuti kelas online yang diadakan oleh Insight Indonesia, sebuah Lembaga Konsultasi Pengembangan Sumber Daya Manusia yang berkantor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Ini adalah kali kedua saya mengikuti kelas coaching dari Insight Indonesia, kelas coaching yang pertama bisa dilihat di sini. Saat ini masih dalam kondisi waspada pandemi maka kelas coaching diadakan secara online via aplikasi zoom pada hari Jumat lalu, tanggal 12 Juni 2020. Kelas coaching ini berjudul “ Stress Management for Your Wellbeing”, difasilitasi oleh Coach Fauziah Zulfitri selaku Founder dan Director of Insight Indonesia. Ada juga coach lainnya, seperti Coach Yenny Ramli, Coach Fransiska Amir, Coach Jihan Afandi. 

Sebelum memasuki sesi coaching, para peserta diberikan pengetahuan tentang stress dan contoh perilakunya.

Yuk Kenali Apa itu Stres



Definisi stres

“Particular Relationship between the person and the environment that is appraised by the person as taxing or exceeding his or her resources and endangering his or her well-being (Lazarus & Folkman, 1984).”

Pernah nggak kalian merasa pusing, pegal-pegal atau sampai susah tidur? Sudah minum obat tapi sakitnya masih belum sembuh juga. Bisa jadi sebenarnya kalian sedang berada dalam kondisi stres. Stres adalah bentuk reaksi tubuh saat seseorang menghadapi tekanan, ancaman atau perubahan. 

Seperti contohnya kondisi yang terjadi sesaat setelah Bapak Presiden Jokowi mengumumkan ada dua pasien positif Covid-19 di Indonesia. Apa yang kalian rasakan ? kalau saya sih merasa khawatir plus lumayan cemas ya.

Rasa khawatir, cemas, putus asa bahkan bersemangat merupakan perubahan suasana hati yang bisa memicu tubuh untuk memberikan respon. Respon yang dikeluarkan tubuh bisa berbeda2, ada yang berupa respon fisik seperti pusing, leher kaku atau sakit perut. Ada kan ya yang suka mendadak sakit perut kalau disuruh guru berdiri di depan kelas. 

Ada pula yang memberikan respon secara psikis seperti kepikiran terus menerus, susah tidur, bawaannya marah-marah terus, nafsu makan bertambah. Respon-respon ini kadang tidak kita sadari. Ya kadang stres sama PMS memang beti.

Ada banyak faktor yang bisa memicu terjadinya stres, mulai dari masalah keuangan, sakit yang berkepanjangan, belum juga dilamar 😞, mantan udah nikah duluan 😩, masuk di dalam group WA yang isinya broadcasting hoax atau masih aja bahas pilpres padahal pilpres masih lama woy, empat tahun lagi deh ributnya, hal-hal yang kadang kita fikir receh kayak group whats app ini bisa banget jadi pemicu terjadinya stress. Dan masih banyak faktor lainnya.

Apalagi pada masa pandemi seperti ini, kondisi new normal memaksa kita menerima banyak perubahan dalam hidup. Virus Covid19 telah memberikan dampak yang sangat besar bagi seluruh mahluk hidup, khususnya bagi kita manusia. Banyak hal yang biasanya bisa kita lakukan dengan mudah, sekarang menjadi hal yang sulit bahkan tidak dianjurkan untuk dilakukan. Seperti berkunjung ke rumah orang tua, mau silaturahmi aja nggak boleh! Padahal kasian para keponakan pas lebaran kemarin curhat katanya pendapatan angpaonya menurun drastis. Stres kan jadinya mereka. 😁

Ya stres bisa dirasakan oleh semua orang tanpa batasan usia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Sebenarnya tidak semua kondisi stres membawa efek buruk lho, saya pernah melihat sebuah latihan renang untuk atlit renang anak-anak. Saat proses latihan sang pelatih melepaskan seekor buaya remaja ke dalam kolam renang. Serem banget dan sadis ya! Tapi ternyata latihan seperti itu dianggap efektif, rasa panik dan stres membuat para atlit berenang lebih cepat dari biasanya dan berhasil mengalahkan catatan rekor waktu di hari sebelumnya. 

Ya kadang kondisi tertekan dan terhimpit bisa membuat kita mengeluarkan inner strength yang selama ini tidak kita ketahui. Kalau dalam fase stress kondisi seperti ini disebukan dengan fase Eustress, dimana seseorang digambarkan dengan kondisi berenergi dan fokus.

Selain bersemangat kondisi stress pada sebagian orang kadang bisa menimbulkan efek ke arah negatif. Contohnya bagis sebaigian orang, stres malah membuat nafsu makan meningkat. Semakin stres semakin banyak makan, makanan dijadikan alasan untuk pengalihan. Stres nggak sembuh yang ada malah nambah masalah baru, yaitu masalah berat badan. Kalau dibiarkan terus menerus akhirnya muncul masalah baru lainnya yang berhubungan dengan kesehatan. Akhirnya bisa sampai pada di fase Distress, yang merupakan fase kelelahan dan kehabisan energi.




Menurut penjelasan Coach Fauziah Zulfitri di kelas kemarin, stres yang kita rasakan akan memunculkan sebuah prilaku yang dinamakan dengan Coping Stress, yaitu kemampuan yang dibangun dalam diri untuk menghadapi stres.

Cerita di atas adalah contoh coping stress, ada orang yang bisa membangun kemampuan diri secara positif dan ada juga yang malah sebaliknya. Makan berlebihan, kelihatan semangat dan hal lainnya yang bisa menyebabkan kerugian di masa datang dan menimbulkan efek negatif bagi diri kita sendiri merupakan bagian dari coping stress yang negatif.

Coping stress yang menghasilkan perilaku positif bisa disebut dengan Coping Stress Adaptif dan untuk yang negatif disebut dengan Coping Stress Maladaptif. Hayoo kalian termasuk yang mana saat menghadapi stress, yang Adaptif atau maladaptif ?

Cara Mengelola Stress 



Setelah kami bersama-sama mendengarkan penjelasan tentang apa itu stres dan bagaimana perilaku manusia saat menghadapinya. Kemudin masuk saat kami akan dicoaching, kami dibuatkan group kecil di mana setiap group berisikan lima orang coachee (orang yang dicoaching) dan satu orang coach. Percakapan dalam group bersifat konfidensial, tidak boleh dishare keluar jadi kami bebas untuk menumpahkan perasaan, mengemukakan pendapat. Kita semua duduk sejajar!

Group kami terdiri dari saya, Kak Dawiah, Icha, Lendy dan Kak Firli. Semua peserta dari kota Makassar, Bandung dan Jakarta yang dicoaching oleh Coach Fransiska Amir, beliau meminta untuk dipanggil dengan nama akrabnya saja yaitu Kak Cheeka. Kak Cheeka menjelaskan definisi dari coaching secara sederhananya adalah : “ Proses percakapan 2 arah antara coach dan coachee dari posisi saat ini menuju sisi yang lebih baik yang menjadi goals dari coaching ini”.

Ada empat cara yang bisa kita lakukan dalam mengelola stress, mari kita simak caranya :

Identifikasi Stress

Kenali stres yang kalian rasakan, cari tahu apa penyebabnya dan bagaimana semuanya bisa terjadi. Semua orang pasti pernah merasakan stres, tapi penyebabnya pasti berbeda-beda ya. Coba deh gali terus ke dalam diri kamu dan temukan apa penyebabnya. Setelah ditemukan, terima dan akui saja. Nggak usah ngeyel ya. 😁

Release Stress

Setelah kita tahu penyebab dari stres, carilah cara untuk melepaskannya. Menerima dan menghadapi adalah cara saya melepaskan stres. Semakin cepat dihadapi akan semakin cepat diri saya meng-accept kondisi yang ada. Di fase ini kita diminta untuk menyebutkan hal-hal apa saja yang bisa kita jadikan release atau pelepasan dari kondisi stress yang ada. Kurang lebih mencari solusinya gitu.

Seperti saat kondisi pandemi ini, jujur saya tidak mau berdamai dengan virus covid-19 tapi saya mau berdamai dengan keadaan atau kondisi setelah covid mendarat di bumi. Saya akan perangi covid-19 sampai titik darah penghabisan, biarin sabun mandi cepet habis, kulit sampai lecek karena kebanyakan hand gel, muka belang karena pakai masker, semua itu bukan masalah bagi saya. Saya akan selalu memastikan bahwasanya saya tidak akan membahayakan diri saya sendiri dan orang lain.

Ketika keadaan memaksa saya untuk berdamai maka saya berdamai dengan takdir Allah SWT Sang Maha Pencipta yang telah menurunkan covid-19 di tahun ini. Dengan begitu saya merasa lega dan yakin semua ini datang dari-NYA dan akan kembali pada-NYa. 

Selain hal-hal di atas saya juga melakukan release stress untuk kondisi pandemi dengan cara mengerjakan hal-hal baru, seperti belajar baking, melukis dll.

Ambil Hikmahnya

Dalam setiap masalah pasti ada pelajaran yang bisa kita dapatkan, bukankah begitu man teman? Coba cari hikmah dan nilai positif yang kita temukan saat penghadapi kondisi stres. Contoh : Ternyata punya lusinan baju di lemari nggak ada memberikan banyak manfaat untuk kondisi pandemi kayak gini, yang dipakai yang paling kaos sama celana jogger doang. Padahal ngumpulinnya udah kayak apaan, tur dari mall ke mall. Selain itu dengan WFH saya bisa kumpul terus sama paksu yang biasanya jadi suami jarum super, jarang di rumah suka pergi-pergi terus.😂

Tetapkan Goals dan Komitmen 

Setelah mendapatkan hikmah dan nilai kebaikan, setelah itu coba deh buat komitmen untuk ke depannya. Pertahankan yang hal baik yang sudah dilakukan dan tingkatkan menjadi lebih baik lagi. Contoh : Nggak usah belanja baju terus, ttd. Bapak Suami.

---

Empat cara di atas bisa kalian jadikan patokan untuk mengelola stress, tuliskan semua yang kalian rasakan buat komitmen dan jalankan. Kegiatan coaching ini difokuskan untuk memberikan insight tentang bagaimana cara menghadapi stres secara efektif. 

Coaching manajemen stres adalah sebuah bentuk usaha untuk meningkatkan atau membangkitkan coping stress adaptif yang akan membantu kita dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul akibat kondisi yang terjadi dalam hidup seperti saat pandemi ini. Saat dimana banyak sekali terjadi perubahan dan menuntut gaya hidup yang baru. Kalau enggak kuat-kuat iman bisa-bisa kena stres, padahal kalau udah stres rugi banget, imun tubuh bisa menurun dan semangat pun bisa drop.

Setelah ikut acara coaching ini hati rasanya plong dan mendapatkan solusi. Masalah pasti akan selalu ada, tapi setidaknya saya jadi semakin yakin bisa menghadapinya.

Di masa pandemi ini hampir semua orang merasakan kesedihan dan kekhawatiran yang sama. Jika kalian merasa stres dan insecure kalian nggak sendirian kawan! Kita semua menghadapi musuh yang sama, virus tak kasat mata tapi dia ada dan nyata. 

Stress itu manusiawi asal jangan berlebihan dan kalau bisa segera dicari solusinya. Tetap jaga kesehatan dan tetaplah waspada. Berusahalah untuk bahagia karena rasa bahagia baik bagi imunitas diri atau bahagialah karena alhamdulillah sampai saat ini kita masih sehat-sehat saja. Celebrate it with happiness!


Insight Indonesia 
Instagram : @insightgroupid
Telphone : 082260070003


Minggu, 02 Februari 2020

Makam Raja-Raja Mataram, Destinasi Wisata Bersejarah di Kota Gede - Yogyakarta


- Makam Raja-Raja Mataram, Destinasi Wisata Bersejarah di Kota Gede - Yogyakarta -. Kota Gede, Yogyakarta bukan destinasi wisata yang baru bagi saya. Beberapa kali saya pernah mendatangi tempat ini, bareng keluarga atau waktu study tour saat sekolah dulu. Saya tahunya Kota Gede itu tempat para pengrajin perak, kalau mau beli aksesoris dan perhiasan perak ya di sini tempatnya.

Selain perak alasan kenapa Kota Gede menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi adalah jarak tempuhnya tidak begitu jauh yaitu sekitar sembilan kilo meter saja dari Hotel Tugu tempat saya menginap saat itu. Jalan menuju ke sana pun mudah diakses dengan banyak pilihan moda transportasi salah satunya adalah Transjogja. Sayanglah kalau ke Yogyakarta tapi nggak mampir ke sini.

Sejarah Kerajinan Perak di Kota Gede Yogyakarta




Kota Gede memang identik dengan perak, iya di sini tempatnya para pengrajin perak. Menurut penjelasan tour guide yang membawa kami ke Kota Gede dalam acara FamTrip Dinas Pariwisata Yogyakarta pada Oktober 2019 yang lalu, dijelaskan bahwa Kerajaan Kasultanan Mataram Baru yang berdiri pada abad ke-16 adalah kerajaan Islam. 

Seperti kita tahu bahwa menggunakan perhiasan dari emas bagi laki-laki muslim adalah haram hukumnya, karena itu Raja Mataram Baru pertama, yaitu Raja Panembahan Senapati memerintahkan untuk mengganti perhiasan bagi laki-laki dengan perak.

Kerajinan perak dari Kota Gede, Yogyakarta

Kota Yogyakarta tidak memiliki tambang perak, perak dibeli dari tempat lain dan di Kota Gede inilah para pengrajin membuat perhiasan dan perabot dari perak, sehingga tempat ini terkenal dengan kerajinan peraknya. Empat abad telah berlalu, tapi kerajinan perak di Kota Gede tetap diminati bahkan menjadi souvenir yang banyak dicari para turis saat berkunjung ke Yogyakarta.

Sebenarnya Kota Gede adalah tempat yang sarat akan peninggalan bersejarah, kota gede bukan hanya perak saja. Ada banyak sekali destinasi wisata yang bisa kalian kunjungi di sini, seperti : Rumah Pesik, Langgar Dhuwur, Masjid Ghede Mataram, Makam Imogiri, Makam Raja-raja Mataram dan lain-lainnya.

Komplek Makam Raja-Raja Mataram di Kota Gede, Yogyakarta



Local tour guide yang mengantar kami.

Walaupun beberapa kali ke Kota Gede tapi saya tidak pernah mampir ke Komplek Makam Raja Mataram atau Makam Imogiri. Ya mungkin saya kurang browsing atau agak gemana gitu kalau dengar kata makam. Padahal tempatnya cakep banget, beneran deh. Makanya yuk ke sini 😊. 

Akhirnya saya bisa mampir ke Makam Raja Mataram juga, terima kasih banyak kepada Dinas Pariwisata Yogyakarta yang sudah mengundang saya dalam acara Fam Trip Yogyakarta 2019.

Karena kami ke sini bersama rombongan Famtrip, bis yang kami naiki harus diparkir di area parkir pusat belanja perak HS Silver ya karena akses jalan masuk untuk kendaraan seperti bis tidak memadai. Dari HS Silver ke area makam jaraknya sekitar 650m, kami tempuh dengan berjalan kaki. Lumayan jauh sih, untungnya kami berjalan dengan dipandu oleh tour guide lokal dari Kampung Wisata Kota Gede jadi kami ambil jalan pintas melewati jalan tikus.

Jalan menuju area Makam Raja Mataram


Jalan tikus yang dimaksud adalah gang jalanan umum milik penduduk sekitar. Kami berjalan keluar masuk gang yang tidak begitu besar. Diameter gang tidak lebih dari 50-60 cm, medan jalan yang dilaluipun cukup menantang kadang menukik turun kadang menanjak dan kalau beruntung bisa berpapasan dengan sepeda motor he he he. Kalau saya ke sini sendiri, kayaknya saya bakalan nyasar 🤭. 

Jalan gang yang cukup sempit tapi tetap apik dan bersih sekali.


Tour guide sedang menerangkan sejarah Langgar Dhuwur

Seru juga sih jalan-jalan menyusuri gang ini, ternyata bukan tanpa maksud kami diajak melewati jalan ini. Di tempat ini kita bisa bertemu dengan banyak bangunan unik yang memiliki nilai sejarah. Salah satunya adalah bangunan Langgar Dhuwur, yaitu bangunan mushola yang dibangun di awal tahun 1900-an. Mushola yang berada di lantai dua bangunan ini terbuat dari kayu, walaupun sudah tidak digunakan lagi bangunan musholanya masih kokoh berdiri dan menjadi cagar budaya yang dilestarikan Dinas Pariwisata Yogyakarta. .

Saran saya sih kalau kalian mau ke sini mending pakai jasa local travel guide, karena ada banyak sekali cerita tentang bangunan bersejarah yang kita temui di sini. Sayang kalau dilewatkan begitu saja.

Berpose di depan Langgar Dhuwur, fotonya ngantri lho.

Saat mendekati kawasan Makam Raja-raja Mataram kalian akan melihat tembok tebal yang mengililingi bangunan komplek pemakaman. Bagian tembok ini cukup unik, dinding tembok ditopang oleh pilar tebal berbentuk segitiga dengan kemiringan sekitar 45 derajat yang dibuat condong keluar. Pilar satu dan lainnya berjarak sekitar 1 meteran, kalau saya nggak salah ukur. Bagian lantainya dibangun lebih tinggi dari jalan disebelahnya.


Bagaikan cubicle terbuka, tembok ini ternyata adalah tempat duduk-duduk para abdi dalem. Saat Raja meninggal, para abdi dalem akan duduk di area tersebut. Untuk menjaga Sang Raja yang baru saja dikebumikan.

Setelah melihat bangunan tembok ini, tandanya kalian sudah semakin dengan area makam. Area komplek pemakaman Raja Mataram ditandai oleh pintu masuk yang berbentuk Gapura Paduraksa dengan kusen berukir dan berundak, diundakan paling atas ditaruh patung ukiran kepala Kala. Pintu gapura yang memiliki ciri arsitektur bergaya Hindu ini masih kokoh berdiri dan terawat dengan sangat baik.


Kami tidak lupa untuk berfoto-foto di depan gapura terlebih dahulu. Seperti biasa group mengabdi konten selalu jalan paling belakang dan telat sampai tujuan. Sibuk foto-foto dan bikin video dulu wkwkwk.

Peraturan yang Wajib Dipatuhi Saat Berkunjung ke Makam Raja-raja Mataram




Komplek pemakaman Raja Mataram ini dibangun pada tahun 1632 Masehi oleh Sultan Agung. Di sini dimakamkan Pendiri Kerajaan Mataram yaitu Ki Ageng Pemanahan dan anaknya Panembahan Senopati yang merupakan raja pertama Mataram Baru. Juga makam Raja kedua Mataram yaitu Panembahan Hanyakrawati, Sultan Agung dan raja-raja lainnya. Komplek pemakanan Raja Mataram ini terbagi dalam delapan kelompok.


Kebetulan saya tidak bisa ikut masuk ke dalam area pemakanan, pasalnya untuk bisa masuk berziarah ke makam para raja pengunjung harus mematuhi beberapa peraturan dan saya tidak bisa salah satunya. 

Peraturan yang wajib dipatuhi saat berkunjung ke Makam Raja Mataram adalah :


- Pengunjung Laki-laki wajib menggunakan pakaian abdi dalem, lengkap dengan jarik dan blangkon

- Pengunjung wanita wajib menggunakan jarik, kemben (tanpa manset) dan tidak boleh menggunakan hijab

- Saat memasuki area makam tidak boleh menggunakan alas kaki

- Tidak boleh memotret atau melakukan kegiatan tapping saat berada di dalam area komplek pemakaman

Karena saya memakai hijab dan pastinya tidak akan mau kalau disuruh melepasnya, maka saya memilih untuk berfoto-foto di luar komplek pemakaman saja. Walaupun tidak ikut masuk untuk berziarah, saya tetap dong pakai jarik dan kemben wkwkwk. 





Ada banyak spot cantik yang  bisa kalian abadikan untuk berfoto ria, tempat dan info tentang ini akan saya bahas di tulisan berikutnya ya. 

Fyi menurut cerita kawan-kawan yang ikut berziarah ke area pemakaman, para abdi dalem yang memandu tata cara berziarah juga menceritakan banyak hal mengenai sejarah Kerajaan Mataram dan cerita mengenai para raja yang dimakamkan di sini.

Sendang Putri adalah tempat pemandian bagi perempuan, dimana air di sini dipercaya berasal dari mata air yang berada di bawah pohon beringin yang ada di komplek pemakaman Raja Mataram.

Berziarah ke sini bukan hanya sekedar mengunjungi makam para pendiri dan raja Mataram Baru yang berjasa dalam mendirikan kerajaan, para raja dan keluarganya juga berjasa dalam penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya dan diberikan tempat terbaik di sisi-NYA.

Datang ke tempat bersejarah memang selalu membawa cerita serupa dongeng yang selalu menarik untuk diceritakan kembali ya. Sebagai keturunan orang Yogyakarta saya merasa senang bisa mengenal sejarah tentang Kerajaan Mataram dan berkunjung ke makam pendiri dan raja-rajanya. Walaupun sampai di depan pintu makam doang, tapi doa saya melangit untuk mereka.

Teman-teman yang ingin berkunjung ke sini, harus selalu ingat bahwa tempat yang kita kunjungi ini adalah tempat peristirahatan terakhir sehingga wajib hukumnya untuk selalu berlaku sopan dan mendahulukan adab dalam berprilaku dan berkata-kata ya.

Ayo segera booking tiket dan hotelnya, selesai pandemik gass-kan ke sini. Tempat ini Worth to Visit bingits.

Makam Raja Mataram, Kota Gede – Bantul, Yogyakarta
Buka : Senin, Kamis, Jumat dan Minggu
Jam operasional : 08.00 – 16.00 Wib
Harga Tiket :  sumbangan seikhlasnya

X.O

Custom Post Signature

Custom Post  Signature