Jumat, 02 Oktober 2020

Inspirasi Gaya Busana Batik untuk Hijaber



- Inspirasi Gaya Busana Batik untuk Hijaber -. Batik adalah warisan budaya milik bangsa Indonesia. Semenjak ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada tanggal 2 Oktober 2009 oleh UNESCO, kain batik jadi makin populer di masyarakat. Kantor baik pemerintahan atau publik bahkan sekolah-sekolah mulai menetapkan peraturan untuk menggunakan baju batik. Baju batik biasanya wajib digunakan di hari Kamis atau Jumat. Ya kayak hari ini pas hari Jumat, pas hari Batik Nasional.

Batik jadi  semakin dicintai. Kain batik yang dulunya identik sebagai kain jarik padanan kebaya dan tunik brokat, bahkan pengguna kain batik banyak didominasi oleh ibu-ibu paruh baya. Tapi lain dulu lain pula sekarang, berkat peran serta para designer handal yang ada di dalam negri kain batik masa kini berhasil disulap menjadi berbagai jenis model pakaian.

Fashion brand Indonesia diramaikan oleh brand mode yang membuat pakaian ready to wear hingga adibusana dari kain batik sebagai ciri khas designnya. Batik semakin memberi warna di industri fashion Indonesia.

Pilihan busana dari kain batik begitu beragam, busana untuk para wanita berhijab pun tersedia dengan berbagai pilihan gaya. Mulai dari busana santai hingga busana untuk mengadiri pesta pernikahan. Walaupun terbuat dari kain batik yang terkesan sangat ethnic, busana batik tetap bisa membuat kalian semua terlihat chic dan keren lho. 

Sebagai penggemar fashion, kalau sudah menyangkut pakaian saya termasuk orang yang sangat pemilih dan selalu berusaha tampil maksimal. Pakai busana batik pun harus terlihat chic dan fashionable, untuk itu saya sangat memperhatikan warna, model baju dan pilihan aksesoris penunjang.

Hai para hijabers agar tetap fashionable dan cantik saat memakai batik, mungkin gaya inspirasi busana batik dari saya bisa memberikan inspirasi bagi kalian semua. Mari kita simak inspirasi gaya busana batik untuk wanita berhijab ala Fillyawie di bawah ini. 

Padu padan Setelan Batik dengan Kain




Pilihan busana atasan kaftan dengan cutting yang loose seperti ini sangat nyaman digunakan. Selain karena potongannya yang longgar, gaya styling pun bisa dibuat macam-macam. Baju atasan bisa dimasukan ke dalam kain, dipasangkan bros di bagian depan atau dibiarkan apa adanya juga tetap keren. Untuk terlihat lebih maksimal, padukan hijab dan aksesoris dengan warna senada. 

Gaya Santai dengan Bawahan Batik





Baju dari kain batik selalu saya bawa ketika travelling, karena bahannya yang nyaman saat digunakan enak buat jalan-jalan. Sayangnya beberapa batik memiliki pattern gambar yang terlihat cukup ramai dan dengan warna yang bold. Agar terlihat ethnic namun tetap casual, saya memadukan palazzo batik dengan atasan kaos crop top polos berwarna putih. 

Padu padan Vest Batik





Kain batik tidak melulu harus dijahit jadi daster, kemeja atau kain lilit. Vest batik bisa jadi salah satu pilihan yang cantik untuk bergaya semi formal. Padukan vest batik dengan wide leg pants untuk tampil modis ke acara formal. Untuk tampilan yang lebih casual pilihan celana linen dan leather belt akan membuat kalian terlihat effortless chic.

Cantik dengan Kaftan Batik






Tampil tetap modis dengan one piece kaftan bisa menjadi pilihan gaya busana saat menghadiri acara pernikahan, pesta atau undangan pengajian. Kaftan biasanya memiliki potongan yang sangat longgar, agar terlihat tetap modis, pilih design kaftan dengan detail yang unik. Detail tali atau draperi bisa membuat tampilan terlihat elegan.

Padu padan Batik Set




Bergaya dengan batik set, bisa sedikit tricky. Potongan yang longgar atau pattern bahan yang ramai bisa membuat kita terlihat berlebihan. Agar terlihat tetap keren dan fashionable, pilihan baju atasan dengan detail asimetris bisa membuat tampilan kalian terlihat bold dan memiliki personality. Sebagai penyeimbang gaya, gunakan hijab berwarna polos.

Batik Encim untuk Penyuka Warna Pastel



Batik tidak melulu berwarna gelap dengan corak yang ramai. Batik encim dari Pekalongan bisa menjadi pilihan gaya busana juga cantik untuk kalian yang menyukai warna pastel. Kain batik encim biasanya digunakan sebagai kain untuk padu padan kebaya encim berwarna polos dengan aksen bordiran. Kain batik encim khas Pekalongan memiliki warna yang lembut dan terang. Pattern batik pun didominasi oleh gambar bunga yang cantik berwarna-warni. 

---

Pakai batik bisa terlihat makin cantik kan? Btw semua baju batik di atas saya design dan jahit sendiri lho. Kalau kalian bagaimana suka pakai baju batik dengan model seperti apa. Tolong share dong style batik andalan kalian.

Batik adalah warisan budaya, semoga warisan ini bisa diperlihara dan dijaga terus ya. Agar anak cucu kita bisa mengenal batik sebagai salah satu budaya negrinya. Karena di dalam selembar batik ada banyak pesan, filosofi  dan sejarah yang sarat makna. 

Salah satu cara termudah untuk melestarikan budaya adalah dengan selalu memakainya, inshaallah saya selalu bangga saat mengenakannya. Dan yang terpenting jangan lupa selalu beli kain batik dari pengrajin dan penjual lokal ya.

Selamat hari batik semua, sudah kah kalian memakai batik saat di rumah saja? Batik selain daster dan piyama ya gaes. 😁


Sabtu, 19 September 2020

Bahaya Kosmetik Bermerkuri bagi Kesehatan dan Lingkungan



-Bahaya Kosmetik Bermerkuri bagi Kesehatan dan Lingkungan-. Kulit putih identik dengan standar kecantikan bagi perempuan di negara-negara Asia,  sebut saja China, Jepang, Korea bahkan Indonesia. Hal ini bisa kita ketahui dari maraknya penjualan produk-produk baik skincare dan kosmetik yang diklaim bisa mencerahkan dan memutihkan kulit. Keuntungan yang diraup dari penjualan produk-produk sejenis ini pun bukan main besarnya. 

Banyak perempuan ingin memiliki kulit putih, bersih dan glowing shinning shimmering splendid, menurut saya hal itu lumrah-lumrah saja. Sebagai perempuan yang hidup di era millenial di mana ada banyak pilihan gaya hidup dengan segala tawaran kemudahannya, termasuk pilihan untuk terlihat cantik dan putih. Ada banyak brand kosmetik dan skincare yang bisa mewujudkan keinginan kita untuk terlihat lebih cantik dan putih, belum lagi klinik kecantikan yang menawaran berbagai macam jenis perawatan. Para perempuan zaman sekarang nggak akan kekurangan cara untuk terlihat lebih cantik dan putih. Tapi sayangnya tidak semua produk pemutih kulit yang berada di pasaran aman untuk digunakan. Tidak sedikit produk yang ternyata mengandung zat berbahaya, seperti contohnya merkuri.

Agar tidak salah memilih kosmetik untuk itu kita perlu membekali diri dengan banyak informasi mengenai ciri-cirinya dan mengetahui apa saja bahayanya bagi kesehatan dan lingkungan.

Definisi Merkuri


Acara Webinar Cosme Talk yang dilakukan melalui zoom dan disiarkan secara langsung di media sosial Badan POM RI. Kiri-kanan : Vidi Aldiano, Dhini Aminarti. Bawah : Ankatama, MC yang bertugas.

Pada hari Rabu16 September 2020 saya mengikuti webinar yang diadakan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Webinar Cosme Talk adalah acara talkshow, yang mengangkat tema "Stop Kosmetik Bermerkuri, Petaka Dibalik Putih dalam Sekejap".  

Talkshow yang dimulai pada jam 10.00 WIB ini dibuka oleh Ibu Dr. Penny K. Lukito, MCP selaku Kepala Badan POM RI. Cosme talkshow webinar turut menghadirkan Ibu Dra. Mayagustina Andarini, Apt, M.Sc selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik. Hadir pula dr. Anggind G. Adromeda dan dr. Lystia Paramita, Sp.KK selaku dokter, praktisi kecantikan dan pengamat kosmetik. Turut pula hadir Vidi Aldiano dan Dhini Aminarti sebagai bintang tamu.


Seperti diterangkan oleh Ibu Dra. Mayagustina Andarini, Apt, M.Sc dalam presentasinya bahwa Merkuri atau Air Raksa (Hg) adalah salah satu jenis logam, memiliki karakteristik berbentuk cair dan berwarna silver bisa menguap pada suhu 375 derajat celcius. Merkuri dapat ditemukan di batuan, biji tambang, tanah, air dan udara. 

Sayangnya di dunia kecantikan merkuri banyak disalahgunakan dan digunakan sebagai campuran bahan kosmetik. Utamanya dicampur dalam krim pemutih wajah. Merkuri memiliki  kemampuan menghambat pembentukan melanin sehingga jika dicampur dalam kosmetik bisa memberikan efek kulit cerah dalam waktu yang singkat.

Kenali Ciri-Ciri Kosmetik yang Mengandung Merkuri


Sumber foto : Pixabay

Berbicara tentang warna kulit, kebetulan saya terlahir dengan kulit kuning langsat. Enggak putih banget tapi lumayan bersih ya. Kata saya sih bersih, nggak tahu kata orang bagaimana 😆. Dengan anugrah ini pun saya merasa masih kurang kinclong, kurang kecil pori-porinya dan lain sebagainya. Biasalah ya perempuan kan memang suka begitu. 

Sempat tergiur ingin terlihat lebih putih dan coba-coba menggunakan produk krim pemutih, krim yang saya beli pastinya aman keluaran brand terpercaya dan memiliki no ijin edar dari Badan POM. Soalnya saya anaknya parnoan sih, jadi selalu cek dan ricek. Sempat juga merasa insecure kalau melihat teman lainnya yang memiliki kulit putih dan glowing, tapi alhamdulillah semakin dewasa saya memilih untuk merubah pemahaman saya tentang cantik itu sendiri. Saya memilih untuk jadi diri sendiri aja, Embrace my true beauty!

Bicara tentang kosmetik bermerkuri ingatan saya melayang ke masa lalu, tepatnya sekitar 20 tahunan yang lalu saat saya baru masuk perguruan tinggi. Zaman itu di kampus saya yang berada di kawasan Jagakarsa, lagi marak banget yang namanya krim racikan. Beberapa teman  di circle terdekat saya, ada yang memakainya. Sekitar seminggu setelah pemakaian wajah mereka berubah beneran jadi putih cyiin, walaupun diawal pemakaian mereka sering mengeluh kulitnya perih saat wudhu di mushola kampus tapi pas lihat hasilnya yang putih dan mulus, mereka terlihat bahagia dan puas. Jadi rasa sakitnya terbayarkan.

Saya tidak pernah tertarik ikut mencoba krim racikan, saya lebih suka beli kosmetik yang ada mereknya dan dijual di drugs store atau supermarket. Dari yang saya amati krim racikan yang dipakai teman itu hanya merubah warna kulit wajah saja. Leher, tangan dan bagian tubuh lainnya tetap saja dengan warna aslinya. Menurut saya malah terlihat aneh, *maap ya teman 😟.

Beberapa tahun setelah kejadian itu saya sempat baca thread di forum Female Daily, krim-krim racikan kayak gitu ternyata krim yang berbahaya dan mengandung merkuri. Pas baca langsung merasa lega, untung nggak ikut-ikutan pakai. Alhamdulillah!

sumber foto : pixabay

Penggunaan merkuri banyak disalahgunakan sebagai bahan dalam kosmetik, dicampur dalam krim pemutih wajah, facial wash, mascara dan kosmetik lainnya. Ada produsen yang jujur dan terang-terangan menuliskan ingredients dalam wadah kemasan atau di website resmi mereka sehingga kita para konsumen bisa dengan mudah mengetahui bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya.

Sayangnya di pasaran baik daring maupun luring, masih banyak lho klinik-klinik kecantikan dan produsen skincare yang melabeli kemasannya dengan informasi yang sangat minim. Sehingga kita nggak tahu kosmetik yang kita gunakan kira-kira mengandung bahan yang aman atau tidak, beneran mengandalkan azas kepercayaan saja, percaya apa kata penjual 😁. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan yuk kenali ciri-ciri umum yang biasa ditemukan pada kosmetik yang mengandung merkuri. 

Ciri-ciri Umum Kosmetik Bermerkuri

  • Karakteritik krim padanya umumnya memiliki tekstur lengket
  • Label kemasan yang sangat minimalis, biasanya hanya tertera informasi krim pagi atau malam saja.  Tidak terdapat informasi ingredients, manufacture date dan expired date.
  • Memiliki bau parfum yang tajam, hal ini dilakukan untuk menyamarkan bau dari logam merkuri yang terkandung di dalamnya.
  • Tidak terdapat nomor ijin edar dari Badan POM.
  • Untuk kosmetik dalam bentuk krim, biasanya memiliki warna yang pekat. Pada umumnya berwarna kuling pekat atau putih.
  • Biasanya jika diusap ditangan akan terasa panas.
  • Memberikan efek mengkilat dan licin, sifat merkuri yang merupakan senyawa kimia logam memiliki karakteristik warna silver mengkilat. Sehingga kosmetik yang mengandung merkuri juga akan menghasilkan efek mengkilat dan licin. 
  • Pengguna akan merasakan perubahan warna kulit dalam waktu instan.
  • Kulit pengguna akan mengalami eksfoliasi atau pengelupasan kulit dan kemerahan.
  • Harga yang tidak masuk akal, contohnya sangat murah.
Bisnis kosmetik pemutih wajah merupakan bisnis yang menjanjikan, hal ini disebutkan oleh Ibu Dra. Mayagustina Andarini, Apt, M.Sc "... menurut laporan Bloomberg yang dikeluarkan pada 28 Agustus 2018, bahwa bisnis merkuri untuk kawasan Asia saja meraup keuntungan sekitar 832 Triliun, sebagian besar dari angka tersebut disumbang dari bisnis kosmetik. " Angka yang fantastis sekali bukan? Makanya banyak pengusaha kosmetik yang tidak bertangung jawab ingin ikut meraup untung besar tanpa memedulikan efek bahaya bagi para konsumen yang menggunakan produknya.

Bahaya dan Efek Merkuri bagi Kesehatan dan Lingkungan


sumber foto : pixabay

Mengingat efek dan bahaya yang yang ditimbulkan oleh merkuri ada di tingkat sangat mengkhawatirkan, Badan POM RI selaku Badan yang bertanggung jawab dalam Bidang Pengawasan Obat dan Makanan telah melarang keras penggunaan merkuri dalam kosmetik dengan mengeluarkan Peraturan Badan POM  No. 23 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik. WHO sebagai organisasi kesehatan dunia pun telah melarang keras penggunaan merkuri pada produk kecantikan dan barang-barang lainnya.

Penggunaan merkuri pada kosmetik sudah diperangi oleh banyak negara, pemerintah Indonesia pun tidak ketinggalan dengan ikut serta berperan aktif dan serius dalam menentang penggunaan merkuri. Hal ini dibuktikan dengan ditetapkannya Peraturan Presiden No.21 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Merkuri (RAN PPM).

Bahaya dan efek dari penggunaan kosmetik bermerkuri nggak main-main, efek yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerusakan wajah saja tapi juga bisa menyebabkan penyakit serius lainnya. Jadi kalau kalian masih belum yakin dan percaya akan bahaya yang bisa ditimbulkan, yuk lanjut baca bahaya dan efek dari penggunaan kosmetik bermerkuri di bawah ini.

Bahaya dan Efek bagi Kulit Wajah



Pada acara Cosme Talk Webinar kemarin diputar video pendek yang berjudul " Petaka dari Putih Sekejap ". Tiga orang narasumber yang pernah menggunakan kosmetik bermerkuri memberikan kesaksiannya, mereka adalah Aqilah Liony, Sedya Istiqomah dan Ayu Imanda. Menurut kesaksian mereka kosmetik bermerkuri yang digunakan telah menyebabkan kerusakan wajah, mulai dari kerusakan ringan hingga berat.

Efek dari penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri bisa dirasakan dan dilihat secara langsung dalam waktu yang cukup singkat. Pada awal penggunaan akan menimbulkan efek kulit kemerahan, mengalami pengelupasan, rasa panas di kulit dan perubahan warna kulit secara instan. Efek yang timbulkan tidak berhenti sampai di situ saja.

Jika penggunaan berlanjut efek yang dirasakan bisa berubah jadi lebih parah, seperti menyebabkan rasa gatal yang berlebih pada kulit wajah, timbul jerawat, muncul melasma dan flek hitam karena terbakar matahari bahkan ada yang mengalami efek infeksi kulit parah sampai bernanah. 

Bahaya dan Efek bagi Kesehatan



Penggunaan merkuri dalam waktu lama bisa mengendapkan merkuri dalam tubuh yang akhirnya bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang berbahaya di masa depan. 

Gangguan kesehatan bisa berupa gejala sakit yang terlihat ringan tapi bisa berubah serius jika tidak segera ditangani. Seperti gangguan sakit kepala, insomnia, kejang-kejang, sesak nafas, gelisah dan depresi. Untuk kasus yang lebih parah, zat logam merkuri yang terdapat dalam tubuh manusia bisa mengakibatkan gangguan neuromuskular, kerusakan ginjal hingga penyakit kanker kulit.

Bahaya dan Efek bagi Ibu Hamil dan Janin


Merkuri adalah senyawa logam yang sangat berbahaya bagi manusia, bagi orang dewasa yang sehat saja bisa menimbulkan masalah kesehatan apalagi jika hal ini dialami oleh ibu hamil. Dalam kondisi berat mengandung calon anak, ibu hamil memiliki kondisi yang rentan. Kandungan merkuri yang berbahaya bisa mengakibatkan gangguan pada kehamilan. Mulai dari keguguran, bayi meninggal dalam kandungan dan cacat lahir.

Terdapatnya merkuri dalam tubuh ibu hamil bisa terjadi karena penggunaan kosmetik tidak aman saat hamil atau sudah terdapat endapan merkuri dalam tubuh ibu. Akibat penggunaan kosmetik bermerkuri di masa lalu. Duh qo merkuri mirip dengan kenangan ya, suka mengendap dan enggan hilang. 😔

Bahaya dan Efek bagi Lingkungan



Penggunaan merkuri dalam industri pertambangan, pengolahan kertas dan lainnya akan mengakibatkan timbulnya limbah. Limbah merkuri juga bisa disumbang oleh penggunaan facial wash dan sampah kemasan kosmetik yang mengandung merkuri. Pembuangan limbah yang dengan cara tidak bertanggung jawab akan menyebabkan pencemaran lingkungan.

Limbah merkuri bisa mencemari kawasan perairan dan lautan dan berakibat buruk bagi lingkungan dan mahluk hidup yang hidup di dalamnya. Sayangnya banyak orang yang tidak menyadari bahwa air laut yang tercemar merkuri tidak hanya berbahaya bagi biota laut saja, pun bisa menjadi bumerang bagi manusia. Ikan dan hewan laut yang terkontaminasi merkuri bisa ikut terjaring atau dipancing oleh nelayan, lalu kemudian hasil laut itu bisa saja berakhir di piring saya, kamu atau kalian. Berubah dalam bentuk kerang saos padang, ikan goreng atau ikan bakar yang lezat namun berbahaya bagi tubuh. 😕

---

Bahaya yang mengintai dari penggunaan kosmetik bemerkuri bisa separah ini. Untuk itu mari kita bijak memilih kosmetik. Buat apa cantik kalau akhirnya jadi sakit!

Apa yang harus Dilakukan Jika Kamu Terlanjur Menggunakan Kosmetik Bermerkuri


Untuk kalian yang sedang atau pernah memakai krim racikan abal-abal bermekuri, setelah membaca bahaya dan efeknya mungkin kalian jadi resah dan gelisah ya. Tenang nggak usah khawatir, kalau kalian merasa resah itu tandanya kalian berada di jalan yang benar. 😁

Pernah mencoba atau keterlanjuran menggunakan kosmetik bermerkuri, tapi tidak merasakan gejala-gejala gangguan seperti yang saya sebutkan di atas bukan berarti artinya kalian aman-aman saja. Bukan nakut-nakutin sih, merkuri sudah dianggap zat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Jadi nggak perlu alasan lagi, setelah mengetahuinya kalian wajib stop menggunakan dan membelinya. Karena efeknya nyata, bisa terjadi saat ini atau nggak tahu kapan.

Apa yang harus dilakukan kalau sudah terlanjur pakai? Yuk simak saran dari dr. Lystia Paramita, Sp.KK  di bawah ini :
  • Stop penggunaan kosmetik. Tanpa babibu dan alasan lainnya penggunaan kosmetik harus dihentikan pada saat itu juga. Karena kesehatan kita jauh lebih berharga dari tampilan putih yang hanya sesaat saja. 
  • Segera pergi dan konsultasikan ke dokter kulit, untuk kalian yang menggunakan kosmetik bermerkuri dengan ciri-ciri umum yang saya sebutkan di atas dan mengalami efek samping seperti kulit mengelupas dan lainnya. Untuk gejala ganguan kesehatan lebih lanjut segera periksakan diri kalian ke dokter spesialis.
  • Ketika kamu tidak mau berhenti menggunakan kosmetik bermerkuri, kamu tidak hanya membahayakan diri sendiri tapi secara tidak langsung kamu turut serta menjadi bagian dari bisnis ilegal kosmetik bermerkuri. Selama masih ada yang beli, ya oknum produsen dan penjual kosmetik akan selalu ada.
  • Jika kosmetik yang kalian pakai terbukti berbahaya dan mengandung merkuri, buat aduan dan laporkan ke Badan POM. Laporan bisa disampaikan melalui semua kanal sosial media yang dimiliki oleh Badan POM atau bisa juga melalui layanan contact center di HaloBPOM di 1500533. Agar kosmetiknya bisa berhenti beredar, ada banyak orang yang bisa ikut diselamatkan.

Cara Terhindar dari kosmetik bermerkuri




Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selalu cek KLIK (kemasan, label, ijin edar dan kadarluarsa).  Jika dalam kemasan tidak terdapat no ijin edar,  kalian bisa melakukan pengecekan mandiri melalui aplikasi CEK BPOM yang tersedia di google play atau via https://cekbpom.pom.go.id/

Ketika menemukan kosmetik yang dirasa mencurigakan seperti ciri-ciri yang telah saya sebutkan di atas. Yuk laporkan ke layanan aduan dan contact center milik Badan POM RI.


Ubah mindset cantik itu putih, memang sih nggak gampang ya tapi dicoba aja dulu. Menurut saya ada banyak bentuk cantik dan menarik, seperti kata pepatah : " Beauty is in the eye of the beholder". Tuhan menciptakan manusia dengan warna kulit yang berbeda-beda, so be your own kind of beautiful.


Kosmetik itu sifatnya hanya penunjang, membantu kita agar terlihat lebih baik tapi nggak akan bisa merubah secara permanen. Perlu kita ingat bahwa kecantikan fisik mudah untuk pudar, maka dari itu percantiklah hati dan fikiran kalian. Gali banyak ilmu dan jadilah orang yang bermanfaat. Yakin deh kalau kalian punya positive vibes yang luar biasa, kalian pasti nggak akan pernah merasa kesepian dan kekurangan penggemar.

Untuk kalian yang sudah mengetahui bahaya kosmetik bermerkuri, ayo ikut serta menjadi agent of change yang mengkampanyekan penggunaan kosmetik aman dan bebas merkuri. Karena sebesar apapun usaha Pemerintah dan Badan POM RI kalau nggak didukung oleh masyarakat luas pasti hasilnya nggak akan maksimal.

Yuk kita saling jaga, perempuan Indonesia bersatu melawan kosmetik berbahaya. Supply akan terhenti ketika demand juga berhenti. Padahal hukuman bagi penjual yang terbukti bersalah menjual kosmetik bermerkuri bisa sampai 15 tahun penjara lho tapi ya masih ada saja yang menjualnya. Kalau semua perempuan Indonesia sudah paham dan teredukasi akan bahaya dan efek dari kosmetik bermerkuri kemungkinan penjualan krim-krim berbahaya lambat laun pasti akan berkurang. Syukur-syukur kalau bisa hilang total, aminkan saja dulu ya.

Sharing is not only caring but also healing. Bagikan informasi yang bermanfaat dan mengandung kebaikan sekecil apapun, karena kita tidak pernah tahu kebaikan mana yang suatu hari nanti akan kembali lagi kepada sang pemberi kebaikan.

Webinar Cosme Talks (Sumber : Channel Youtube Badan POM RI)


---

Sumber tambahan :
Presentasi Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik
Presentasi dr. Lystia Paramita, Sp.KK  
https://id.wikipedia.org/wiki/Raksa
https://www.boombastis.com/kosmetik-bermerkuri/16681
https://www.pom.go.id/new/
https://twitter.com/BPOM_RI

https://www.instagram.com/bpom_ri/









Rabu, 15 Juli 2020

Review ButFirst Skincare Series, Skincare dengan Kandungan Bunga Calendula




Bagi saya merawat kulit adalah bagian dari bentuk syukur dan berterima kasih kepada Yang Maka Kuasa, karena telah memberikan saya kulit wajah dengan kondisi yang cukup baik. Ya walaupun nggak kinclong kayak Incess Syahrini dan seputih Song Hye Kyo, ya alhamdulillah aja ya.

Saya percaya bahwa kulit wajah yang sehat dan bersinar adalah hasil dari perawatan yang telaten dan berkesinambungan, plus dibantu air wudhu pastinya 😉. Apalagi usia saya sudah tidak muda lagi, kelembaban dan kolagen kulit pun terasa semakin menurun. Untuk itu saya harus semakin rajin merawat kulit.

Untuk urusan skincare saya anaknya agak picky. Jenis kulit saya yang kombinasi berminyak dan kering, membuat saya harus berhati-hati dalam memilih skincare. Terlalu lembab, nanti malah jerawatan. Kurang lembab kulit malah dehidrasi, rempong ya 😖. Skincare yang biasanya cocok buat saya adalah skincare yang kandungan utamanya terbuat dari bahan-bahan alami. 

Sebelum beli skincare biasanya saya baca dulu dengan teliti, kandungan dan claims nya apa. Jangan sampai bilang kandungan alami tapi claims nya bisa bikin putih dalam 2 hari, *duh ini tuh skincare bukan sulap.

ButFirst Skincare Series 




Sekitar sebulan yang lalu saat chat dengan teman saya Mbak Ika Puspita blogger dari Semarang, beliau bercerita tentang skincare baru yang sedang dia pakai. Namanya ButFirst merek lokal buatan anak bangsa yang baru saja launching di bulan Februari 2020 ini. Karena penasaran dan ingin mencobanya juga akhirnya saya cari informasi tentang ButFirst ini di Instagram dan membelinya produknya di Shopee.

Skincare apaan sih ButFirst ini? Seperti disebutkan dihalaman resmi Instagramnya, ButFirst menyebutkan bahwa " ButFirst... adalah motivasi kami untuk mengajak setiap orang agar peduli terhadap kulit wajah. Karena kulit wajah adalah pancaran diri seseorang. "

Bunga Marigold Calendula. Source : Pixabay

Saat ini ButFirst baru memiliki satu rangkaian skincare yang terdiri dari 4 produk perawatan kulit. Ke-empat skincare tersebut dibuat dengan bahan dasar alami dari bunga calendula. Bunga calendula atau marigold ini memiliki warna kuning keemasan dan bau yang khas, bunga ini mudah untuk ditemukan dan bisa tumbuh subur di alam liar. Ternyata bunga calendula memiliki banyak manfaatnya bagi manusia, yaitu untuk : meredakan sakit percernaan dan saat mentruasi, mengusir nyamuk, membantu proses detoks dan mengobati permasalahan kulit.

Khusus untuk permasalahan kulit, bunga calendula memiliki manfaat untuk : mencegah infeksi, mengatasi jerawat, melembabkan dan sebagai zat anti penuaan dini. 

Saat ini ada 4 produk perawatan ButFirst skincare series yang dibuat dari bunga calendula dan bahan bermanfaat lainnya. Ke-empat produk tersebut adalah : Ambawani Gentle Facial Wash, Puspamaya Refreshing Toner, Sakanti Radiant Serum dan Maheswari Ultra Moist Cream. Ke-empat produk ini difokuskan untuk semua jenis kulit ya. Seperti manfaat dan review dari ButFirst skincare series ini, yuk lanjutin baca sampai habis ya. 


ButFirst Ambawani Gentle Facial Wash




Ambawani gentle facial wash non drying formulation adalah produk pembersih wajah dengan texture gel cair berwarna kuning keemasan seperti warna bunga calendula. Juga mengandung Non-drying Formulation with AHA (Alpha Hidroxy Acids), maksudnya adalah produk ini mengandung formula AHA tapi tidak akan menyebabkan kulit kita kering. Fyi, AHA adalah formula asam alami yang memiliki manfaat sangat baik bagi kulit, salah satunya untuk mempercepat proses regenerasi kulit dan mengurasi efek penuaan, dll.


Saya termasuk orang yang sangat berhati-hati dengan banyak produk skincare yang mengandung AHA, karena kulit saya kombinasi kering kadang penggunaan AHA bisa membuat kulit saya stres, dehidrasi dan mengelupas. 

Ambawani gentle facial wash memiliki tekstur gel cair yang mudah larut dengan air, formula facial wash ini yang bisa dibilang cukup ringan. Saat sabun digosok ke kulit wajah, busa yang dihasilkan tidak begitu banyak tapi bisa membersihkan kulit dengan maksimal.

Setelah mencuci muka dengan produk ini kulit saya terasa lebih segar, lembab dan tidak kesat. Setelah pemakaian sekitar satu bulan, alhamdulillah produk ini tidak menyebakan masalah di kulit saya, untuk kalian yang kulitnya sensitif dengan kandungan AHA mungkin untuk jaga-jaga setelah mencuci muka sebaiknya menggunakan produk hydrating toner sebagai toner tambahan, agar kulit terhindar dari kekeringan.



Packaging Ambawani gentle facial wash berbentuk botol dengan tutup flip yang mudah untuk dibuka dan tutup dengan menggunakan satu jari saja. Kemasan tidak begitu besar, mudah dibawa kemana-mana.

Harga Ambawani Gentle Facial Wash : Rp. 91.000, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.


ButFirst Puspamaya Refreshing Toner




Puspamaya refreshing toner adalah produk toner tekstur cair dan ringan bagaikan air. Dikemas dalam botol dengan tutup spray yang didalamnya terdapat kelopak bunga sungguhan asli nggak kaleng-kaleng 😁. Kemasan botol spray sangat memudahkan dalam penggunaannya. Bisa langsung disemprotkan ke wajah atau digunakan dengan bantuan kapas seperti melakukan double cleansing.

Sesuai seperti namanya toner ini memberikan efek menyegarkan bagi kulit wajah. Puspamaya refreshing toner memiliki manfaat membantu membersihkan wajah dari kotoran, debu dan sisa make-up sehingga wajah semakin bersih dan segar. 


Puspamaya refreshing toner memiliki kandungan bunga calendula, baik sekali digunakan setelah menggunakan Ambawani gentle facial wash yang mengandung AHA. Mengingat bunga calendula memiliki manfaat dalam mengembalikan kelembaban kulit, jadi kulit wajah tetap terjaga kelembabannya. So no more worries about AHA

Harga Puspamaya Refreshing Toner : 86.000, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.


ButFirst Sakanti Radiant Serum




Sakanti Radiant Serum with Niacinamide adalah produk serum dengan kandungan Vitamin B3 atau Niasin yang bermanfaat untuk membantu merangsang percepatan kolagen dan memberikan efek warna kulit merata. 

Sakanti radiant serum adalah serum yang memiliki kandungan Niacinamide 5% dan Zinc 0.5%. Serum ini memberikan manfaat : membuat wajah lebih lembab, menyamarkan noda hitam dan mengendalikan  produksi minyak di wajah. 


Setelah menggunakan produk Sakanti radiant serum, kulit wajah saya terlihat semakin cerah, khusus untuk noda hitam sayangnya kulit saya tidak begitu bermasalah dengan noda hitam bekas jerawat yang ada adalah noda pigmentasi karena sinar UV. Jadi manfaat produk ini bagi saya adalah mencerahkan wajah dan meratakan warna di kulit wajah.


Serum ini dikemas dalam botol kaca dengan tutup pump, sehingga aman dari kontaminasi ya. Tekstur Sakanti radiant serum seperti lotion, cair tidak begitu kental. Dengan begitu sangat mudah diaplikasikan ke kulit wajah. Pun cepat meresap dan terasa cukup ringan di kulit. Seperti biasa kandungan niacinamide biasanya akan akan menimbulkan teksture bulir/pasir ketika produk dikombinasikan dengan skincare lainnya. Efek tersebut sedikit terasa untuk produk Sakanti radiant serum, sangat minor dan tidak mengganggu kalau buat saya ya. Hal tersebut menandakan produk ini mengandung niasin beneran ya kan, makanya manfaatnya bagi kulit pun terasa banget.

Harga Sakanti Radiant Serum : Rp. 133.000, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.

ButFirst Maheswari Ultra Moist Cream




Maheswari Ultra Moist Cream with Calendula Extract adalah produk pelembab dalam bentuk cream yang megandung HA (Hyaluronic Acid) 1% dan ekstrak bunga calendula sebanyak 5%. Di atas sudah berkali-kali saya sebutkan manfaat dari bunga calendula ya. Hyaluronic acid adalah senyawa alami yang memiliki manfaat sangat baik bagi kulit. Manfaatnya yaitu : untuk melembabkan kulit, mengurangi kerutan, membantu kulit menyimpan air 1000 kali lebih banyak dan masih banyak lagi.

Maheswari Ultra Moist Cream bermanfaat untuk membuat wajah tetap sehat, lembut dan kenyal. 


Maheswari Ultra Moist Cream memiliki tekstur krim, pasti akan terasa a bit heavy untuk kalian yang biasa menggunakan pelembab dalam bentuk lotion atau watery lotion, seperti saya ini. Awalnya saya sempat agak kaget dengan teksturnya creamy but quiet easy to blend, efek yang saya rasakan saat memakainya tuh kaya pakai tone up cream. Seketika warna kulit wajah terlihat sedikit lebih cerah satu tingkat dari warna aslinya. Teksturnya memang terasa cukup thick buat saya yaatapi kulit saya masih bisa kompromi dan akhirnya malah terbiasa.

Efek tebal yang saya rasakan sebanding banget dengan manfaat yang diberikan oleh produk ini. Setiap kali menggunakan Maheswari ultra moist cream kulit saya terasa lebih lembut dan amazingly mampu menahan minyak yang ada di area T-Zone untuk waktu yang cukup lama. Nah karena produk ini di kulit wajah saya terasa seperti tone-up cream, jadi saya merasa auto kece dan kinclong setiap memakai cream ini 😁. 

Untuk make-up sehari-hari saya tinggal menambahkan tabir surya saja, tanpa bedak ataupun concealer warna kulit saya cukup rata di seluruh wajah. Jadi lebih ngirit waktu dalam berdandan, pun jika ingin ditambahkan foundation dan bedak, bisa banget karena produk ini bisa di-build dengan make-up kalian. No worries!

Produk ini dikemas dalam botol kaca yang mudah dibawa ke mana-mana. Harga Maheswari Ultra Moist Cream : Rp. 94.500, saya membelinya di Official Store ButFirst di Shopee.

---

Packingnya sangat aman, nggak perlu khawatir produk akan tumpah atau pecah saat pengiriman ke tempat kalian.

ButFrist Skincare Series bisa dibeli satuan atau dalam bentuk paket yang berisi empat produk di atas. Untuk paket regular bisa kalian beli dengan harga Rp. 380.000. Untuk kalian yang ingin mencoba-coba dulu, bisa beli paket travelling nya yang dijual dengan harga Rp. 140.000, saja. Produk ButFirst bisa kalian beli di Shopee, Tokopedia dan Bukalapak ya.

Bare Face - Before using ButFirst Skincare Series

Overall saya merasa cukup puas dengan produk-produk skincare dari ButFirst, tidak ada efek samping negatif yang saya alami selama menggunakannya. Aman semuanya nggak jerawatan atau timbulnya efek penyesuaian yang biasa dilakukan kulit ketika saya menggunakan produk skincare baru. 

Setelah saya rutin menggunakan ButFirst Skincare Series, wajah menjadi lebih sehat dan cerah. Di foto ini sayang hanya menggunakan produk skincare dari ButFirst ya, tidak pakai bedak sama sekali. Suwer no tipu-tipu 😁.

Manfaat lain yang saya rasakan adalah wajah terlihat lebih cerah, tapi ini prosesnya nggak instan ya. Setelah pemakaian lebih dari 3 minggu efek ini baru bisa saya rasakan, tentu saja karena kandungannya yang alami jadi skincare ini bekerja lebih pelan tapi pasti. Berbeda dengan kandungan kimia yang biasa bekerja instan, tapi belum tentu aman kan ya.

Untuk informasi lebih lanjut kalian bisa cek di Instagram ButFirst @butfirst.id ya. Gemana menarik bukan manfaat dari ButFirst skincare ini ? Yuk ikutan mencobanya juga.



X.O
Selasa, 23 Juni 2020

DIY Membuat Dekorasi Dinding Murah Meriah dan Instagrammable dari Piring Rotan

"Dekorasi dinding dari piring rotan"

-DIY Home Decor : Membuat Dekorasi Dinding Murah Meriah dan Instagrammable dari Piring Rotan-. Sebagai penggemar DIY ( Do it Yourself) project, saya sering mencoba untuk membuat hal-hal baru di rumah. Tidak hanya membuat DIY project untuk sesuatu yang saya pakai, saya juga suka sekali melakukan DIY untuk urusan dekorasi dan perabotan rumah. Biar makin betah di rumah saja. Apalagi saat pandemi kayak gini, tinggal di rumah saja memang sebaiknya kita lakukan demi kebaikan dan keselamatan banyak orang. 

Mendekor dinding rumah dengan lukisan atau kolase foto sepertinya sudah mainstream yaa, bagaimana coba menghias dinding dengan peralatan dapur saja. Ya peralatan dapur bisa juga dijadikan hiasan, saya akan mencoba mendekorasi dinding ruang makan dengan menggunakan piring rotan yang harganya murah meriah. Piring rotan yang sering kalian temukan saat makan pecel ayam atau makan nasi kuning di warung kaki lima.


Bahan yang Dibutuhkan


Awalnya saya ingin membuat hiasan dinding menggunakan placemat dari eceng gondok yang lagi hits itu, sayangnya placemats eceng gondok lumayan sulit didapatkan di Makassar. Kalaupun ada harganya bisa berkali-kali lipat dari harga toko yang ada di market place. Pertimbangan saya kalau harga bahan bakunya saja sudah cukup mahal, mending saya beli hiasan dinding yang kece sekalian di Informa. Ngapain repot-repot cari ide dan bikin sendiri 😂😂.


Yuk kita siapkan bahan-bahan yang diperlukan

- Piring dari rotan dan bambu dengan pattern dan ukuran berbeda (22cm, 23cm, 25cm dan 30cm)
- Tampah bambu diameter 49cm
- Palu
- Paku ukuran kecil


Membuat Dekorasi Dinding dari Piring Rotan




Sebelum kita mulai memaku piring ke dinding, cobalah untuk membuat rencana pola design dekorasi yang kita inginkan. Caranya coba susun piring-piring tersebut di lantai. Membuat pola design di lantai  jauh lebih mudah dari pada menyusun langsung dinding. 

Pola seperti apa yang kalian mau? Apakah memasang piring dengan pola melingkar, asimetris atau pola menyebar sembarangan. The choice is yours!

Kalau masih bingung, kalian bisa coba buka pinterest dulu. Coba cari pola yang unik atau aesthetic yang sesuai dengan ketersediaan ruang dinding yang kalian miliki di rumah. Jangan batasi kreatifitas kalian, ayo mainkan palunya segera he he he.

Suasana ruang makan sebelum hiasan dinding dipasang.


'tampah bambu sebagai hiasan dinding'
Mulai dari bahan dengan ukuran paling besar

Karena kebetulan dinding ruang makan saya masih kosong dan bebas dari hiasan dinding, saya merasa bebas untuk memilih pola yang saya inginkan. Tips dari saya : mulailah susun pola dari bagian tengah atau dari piring dengan ukuran terbesar. 

Jangan lupa untuk memadukan pattern dan ukuran piring rotan yang ada, agar hasilnya tidak monoton. Saya membuat pola selang-seling dalam penempatan piring rotan, piring dengan pattern dan ukuran yang sama tidak akan saya taruh bersebelahan. Mixing pattern dan ukuran adalah kunci keberhasilan design pola yang unik dan tidak membosankan.

'Dekorasi dinding dari piring rotan'


"Hiasan dinding dari piring rotan"
Almost there!

Setelah mendapatkan pola yang diinginkan, mulai paku satu persatu piring rotan ke dinding. Mulai pekerjaan dari center atau bagian vocal point, lanjutkan sampai selesai. Use your imagination!

"Hiasan dinding dari piring rotan"
Pola asimetris yang saya buat.

Cukup gunakan paku yang kecil saja ya, karena piring rotan ini tidak berat jadi paku kecil sudah cukup kuat untuk menahannya di dinding. Selain itu dengan memakai paku yang kecil kita nggak perlu buang-buang-buang tenaga buat memukul. Ya kecuali kalau kalian lagi emosi dan butuh pelepasan, bolehlah menjadikan kegiatan paku-memaku ini sebagai pelepasan emosi. Rumah jadi kece emosi pun reda 😂.

"Hiasan dinding dari piring rotan"
Saya tambahkan kaca rotan di bagian tampah bambu biar makin kece.


'DIY Home Decor : Membuat Hiasan Dinding Murah Meriah dari Piring Rotan'


Biaya yang Dibutuhkan


Kira-kira berapa sih modal yang harus dikeluarkan untuk membuat dekorasi dinding dari piring rotan ini? Saya hanya membutuhkan modal sekitar seratus ribuan saja, karena kebetulan untuk paku dan palu sudah tersedia di rumah jadi yang saya butuhkan cuma piring rotan dan bambu saja.

Piring rotan saya beli di supermarket dekat rumah, setahu saya piring rotan dan tampah bambu seperti ini banyak dijual di pasar. Ya mungkin kalau beli di pasar tradisional harga bisa lebih murah ya.

"Hiasan Dinding dari Piring Rotan"

Sebagai referensi inilah jumlah biaya yang saya habiskan untuk membuatnya,
Piring rotan uk. 25 cm = Rp. 6.500 x 3 = Rp. 19.500
Piring rotan putih uk. 23cm = Rp. 11.600 x 3 = Rp. 34.800
Piring bambu uk. 22 cm = Rp. 7.100
Piring bambu uk. 30cm = Rp. 17.900
Tambah bambu uk. 49cm = Rp. 23.500
Total yang dikeluarkan = Rp. 102.800

Dengan biaya yang cukup terjangkau saya sudah bisa membuat dekorasi dinding yang lumayan aesthetic untuk ruangan makan. Lumayan lah ya, buat background foto ootd juga bisa banget.



Bagaimana menurut teman-teman, cukup murah meriah bukan? ada yang tertarik untuk membuatnya juga di rumah?  Yuk bagikan pendapat kalian dengan komen di bawah ini, kalau ada ide DIY Home Decor lainnya boleh dong ikut dibagikan juga.


DIY Wall Decor


Custom Post Signature

Custom Post  Signature