Senin, 21 Agustus 2017

Curhat Teteh : 24 Jam Bersama Kerjaan Yang Nggak Pernah Beres


Ketemu lagi di hari Senin bersama #Sannengtalk, kali ini kita akan membahas topik seputar curhat mamak mengenai kegiatan sehari hari dalam kurun waktu 24jam alias seharian penuh. Kegiatan yang biasa dan pasti kita lakukan dalam kurun waktu seharian penuh. Kira kita teteh kalau sehari - hari ngapain aja sih Teh Awie??. Mari kita bahas kegiatan saya dengan segala kerempongannya, khusus di #SannengTalks kali ini.

Baca juga tulisan tentang kegiatan 24 jam/seharian
Versi Ka Ery 
Versi Zilqiah

Pertama kali di suruh nulis tulisan ini, jujur saya merasa dag dig dug alias agak nggak PD. Mungkin karena saya merasa hidup saya flat banget cyiin 😅, kehidupan Ibu Rumah Tangga yang biasa banget. Dari postingan saya di social media juga orang udah bisa nebak kalau hidup saya flat Mak, flat kaya kertas fotokopi *yaa kannn. 

Bekerja Di Kantor Atau Di Rumah Aja



Kalau saya di tanya : " Woi ... Awie kegiatan lo klo sehari hari ngapain aja??". Jawaban yang akan keluarkan simple banget " ... ya gini deh, menjalani hidup ". Mungkin sahabat dan teman saya sudah paham betul kelakuan dan cara saya berbicara. Ada beberapa orang yang kadang kepo atau merasa tidak puas dengan jawaban saya, mereka langsung akan mengkonfrontir saya dengan pertanyaan lanjutan. " Kaga ngapa2in Aw*???... kenapa lo nggak kerja aja sih.. atau ngapain kek?" ini bunyi pertanyaan lanjutannya biasanya kek gitu. Mau tahu jawaban saya yang selanjutnya, " Suami gue ajah kaga repot cyiinn, ha ha ha....". Kemudian percakapan akhirnya akan berakhir dengan garing 😅.
(*Aw = Panggilan singkat yang biasa di lontarkan oleh saudara2, sahabat dan teman lama saya)

FYI, saya pernah bekerja gila gilaan. Jam 23.00 wib saya baru sampai terminal kampung rambutan kemudian sampai rumah saya di Bogor kira2 pukul 24.00 Wib, dan besok paginya saya harus ke kantor lagi. Saya juga pernah kerja ampun ampunan deh, buat brand aksesoris yang pernah saya miliki (*eh masih saya miliki qo sampai sekarang). Ya jelek jelek gini saya juga pernah jadi bussiness woman *ehem ehem ( batuk dulu sedikit 😅). Mempunyai sebuah bisnis yang bekerja sama dengan beberapa OL Shop besar di Indonesia bukanlah perkara mudah. Berbisnis di dunia fashion yang tough ini, kita beneran di uji untuk selalu terdepan mengikuti trends dan harus mempunyai ciri khas. Belum lagi brand kita harus di iklankan ya minimal di endorse lah saya publik figure. Jadi sebelum pergantian tahun,  di akhir tahun itu kita udah harus ngumpulin data fashion trend yang akan booming di tahun depan untuk kita jadikan bahan referensi untuk koleksi brand kita di tahun depan. Karena biasanya di awal tahun client sudah memberikan jadwal penjualan ke kita, dari agenda penjualan dan sale dan tetek bengek-nya.

Makanya kita tuh kudu gesit dan cekatan banget untuk mikirin koleksi apa saja yang akan di buat, tema koleksinya apa, riset pasar dan pesaing, mau di launching barang baru kapan, berapa piece yang harus di buat, urusan skema harga sampai menekan harga hpp, memastikan tagihan ke client sudah di kirim, bla bla bla nggak ada habisnya. Mikirinnya lagi ajah udah bikin saya ngos ngos-an. Ya lumayan lah kaya ngebayangin lari keliling komplek 5 puteran *matek. Apakah saya kapok berbisnis?? tentu saja NO/TIDAK. Berbisnis membuat kita belajar banyak dan merubah kita jadi perempuan yang kuat. Berfikir praktis dan harus bisa membuat keputusan cepat juga merupakan bagian kehidupan berbisnis. Selama kita mengerjaan pekerjaan kita dengan maksimal dan sungguh sungguh, apapun hasilnya kelak Insha Allah kita nggak akan pernah menyesal. Untung Rugi pasti ada, tapi pengalaman yang kita dapat nggak pernah bisa di beli dengan apapun. Termasuk pengalaman saya saat ini, yang akan saya ceritakan di #SannengTalks kali ini.

Buat saya bekerja kantoran atau menjadi Ibu Rumah tangga kurang lebih sama ajah, sama sama ada enak dan nggak enaknya. Saya percaya apapun profesi kita, selama di lakukan sepenuh hati, dengan cinta dan bertanggung jawab insha Allah akan membawa kebaikan bagi kehidupan kita. Nggak ada yang namanya lebih bagus IRT atau Lebih bagus Ibu bekerja, karena setiap orang punya kebutuhan berbeda beda dalam beraktualisasi diri. Dan cuma kita dan pasangan yang tahu, apa yang terbaik untuk kehidupan kita. Asal kita dan suami sama sama ikhlas, ya kita jalanin aja apapun profesinya. Yang penting halal, dan keluarga tetap menjadi prioritas pertama. Kalau bicara tentang kehidupan saya saat ini, mending saya ngaku ajah deh. Iya emang kehidupan saya sekarang mah flat banget cyiin,  saya seorang Ibu Rumah Tangga dan seorang part time blogger dan crafter. Pekerjaan utama saya ya menemaninya dan mendampingi suami tercinta yang sedang bertugas di Makassar. Alhamdulillah saya dan suami sama-sama ridha dan ikhlas dengan profesi kami masing2, dan berusaha untuk menjadi supporter terbaik bagi masing2 pihak. 


24 Jam Versi Awie


Nah klo kerjaan saya sehari hari biasanya di mulai dengan bikinin sarapan suami, habis itu bikin kopi dan sarapan trus nonton CSI atau acara sejenisnya. Kemudian di lanjutkan dengan urus rumah tangga, dari urusan cucian, bersih-bersih sampai urusan memasak makanan. Kadang olah raga, kalau lagi mau 😆, urus tagihan PDAM, iuran IPL, ke supermarket, ketemu temen atau janjian sama blogger buat review, dan kadang jalan sendirian ke tempat2 perbelanjaan dengan alasan bosan. Padahal itu alasan terselubung doang, nanti kalau di Mall liat barang bagus alasannya beda lagi " ... mumpung ada di Makassar, dari pada belanja OL.." #alasanklasik. Saya juga suka sekali menghabiskan waktu dengan membaca atau blogwalking,. Atau bisa juga menghabiskan waktu dengan ber-DIY di rumah. DIY bikin aksesoris sendiri, menjahit baju atau memotret.  Dan kemudian nunggu suami pulang kerja dan selesai, trus bobo cantik. Udah sekian ... kelar kegiatan hidup saya😅. Pasti yang baca akan bilang, OMG segitu doang 😆.

See, beneran flat banget kan hidup ini *kemudian tutup muka. Kegiatan hidup saya boleh kalian anggap gampang kelar, tapi apa kabar dengan kerjaan rumah tangga yang saya tangani sehari hari. Karena kerjaan rumah tangga itu termasuk kerjaan yang nggak akan pernah selesai. Dari pagi sampai malam hari, itu yang namanya kerjaan di rumah ada lagi dan lagi.

Kalian ngerasa kayak gitu juga nggak sih?

Seperti contohnya ketika saya selesai cuci piring kemudian di lanjutkan dengan memasak, selesai masak *eh itu cucian piring seketika numpuk lagi. Kadang saya bingung, sempat berfikir ini kerjaan rumah tangga apa atraksi sulap ?? qo *cring bisa muncul terus #etaterangkanlah 😁. Jadi Bapak Bapak dan Saudara sekalian, mohon jangan remehkan pekerjaan IRT. Kami itu berhadapan dengan pekerjaan yang lebih memukau dari atraksi sulap, adakalanya kami bahkan bisa membaca fikiran orang orang yang ada di rumah dengan sangat tepat. Seperti ketika pagi hari Bapak bolak balik membuka lemari dan rak baju sambil sesekali menggaruk rambut di kepalanya. Sebagai seorang istri yang baik hati dan penuh perhatian, seketika melihat suami sudah berpakaian rapi tapi tidak berbegas memakai sepatu pasti akan bertanya : " cari kaos kaki ya Pak? ", Bapak yang sedang bingung, kalau dapat pertanyaan seperti itu dari istri wajahnya seketika bisa sumringah lho. Mirip banget kaya habis nerima gaji bulanan gitu 😅. Pertanyaanpun pasti akan langsung di tanyakan : " Bu, ...dimana kaus kaki yang warna abu garis putih? ". Dan jawaban kamipun hampir tidak pernah meleset : " Ada di lemari, rak bagian kiri di laci ke 3 di sebelah kaos kaki olahraga yang warna putih". Ya begitulah kami, bisa di bilang lobus temporal yang ada di bagian otak kiri kami ini digunakan dengan maksimal 😄. Kami bisa menghafal letak di mana kami menyimpan kaos kaki Bapak dan anak2 sekaligus mengingat juga warnanya, mengingat dimana tempat menyimpan lembaran photokopi kartu keluarga sampai urusan mengingat kesalahan Bapak yang pernah Bapak lakukan di masa lalu *eh.

Kerjaan Yang Nggak Pernah Ada Beresnya



Perlu kita garis bawahi bahwa pekerjaan rumah itu sudah eksis dari jaman dahulu kala, dari sebelum kita lahir sampai kita ada dunia dan bahkan sampai kelak kita meninggal, yang namanya kerjaan rumah bakalan ada dan eksis terus. Jaman sekarang mungkin ada beberapa pekerjaan yang sudah bisa di kerjakan oleh mesin seperti contohnya : cuci baju. Tapi masih banyak juga lho pekerjaan yang masih harus di kerjakan secara manual alias pakai tangan. Ngomong ngomong soal kerjaan rumah, menurut kalian pekerjaan rumah yang kaya gemana sih yang nggak ada beresnya?? Nggak ada beresnya tapi tetap aja di kerjain lagi dan lagi. Habis gemana Mak, kalau bukan kita yang ngerjain mau siapa lagi dong??

Kerjaan yang nggak pernah ada beresnya, pekerjaan tersebut adalah .....

1. Cucian Piring


Ini pekerjaan dari bangun tidur sampai mau tidur, bakalan ada terus. Apalagi kalau kalian termasuk keluarga besar, makin banyak orang *beuh tumpukan cucian piring akan makin luar biasa. Cara terbaik dalam mengatasi cucian piring adalah dengan disiplin segera mencuci peralatan makan setelah di gunakan. Atau bisa juga mencoba cara lain, yaitu dengan belajar ilmu sihir di Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry 😉.


2. Setrikaan

Ya Allah kalau urusan setrikaan saya nyerah deh, sebelum anda menjudge saya tentang masalah ini. Saya cuma mau menginformasikan kalau Makassar itu panas, lebih panas dari Pamulang - Tangerang Selatan. Mungkin karena kota ini persis berhadapan dengan laut lepas. Terus maksudnya apa? Saya cuma mau menginformasikan kalau Makassar panas. Nggak sambil setrika aja udah panas apa lagi kalau siang2 nyetrika di Makassar dan saya tuh nggak suka nyetrika, jadi setrikaannya saya laundry aja. Sekian

3. Belanja Menu Masak Hari Ini ?


Tiap hari harus masak tapi tiap hari juga bingung dengan menu masakan yang akan di masak. Bosen lihat dagangan si Mamang yang itu lagi itu lagi, tapi kalau nggak beli nanti susah sendiri pas mau masak nggak punya apa2. Jadi sebenarnya Ibu maunya apa??? coba tolong #etaterangkanlah jiwa yang berkabut ...

4. Berbenah


Berbenah terdiri dari serangkaian kegiatan yang sepertinya sepele tapi cukup bikin Mamak rempong. Berbenah yang berarti merapikan dan membersihkan ini, harus di lakukan di setiap sudut rumah dari dari halaman sampai bagian belakang rumah. Dari urusan elap-elap, sampai sapu menyapu, belum lagi mengepel lantai, merapikan posisi perabot dan masih banyak lagi. Tapi saya suka kegiatan berbenah ini, bersih rumah seperti mengepel rumah dan menyikat tempat cucian piring itu bikin saya Happy. Ya, saya emang agak2 sedikit kecenderungan OCD, saya bisa mencuci tangan berpuluh puluh kali dalam sehari. Habis kupas bawang cuci tangan, kupas sayuran cuci tangan, ngulek bumbu cuci tangan 😅. Makanya di rumah, saya paling boros pakai sabun dan tissue. Alhamdulillah sih kecenderungannya nggak paragh banget, pokoknya kalau habis megang barang yang menurut saya kotor (padahal mah enggak kotor) dan beraroma wajib cuci tangan, habis buang sampah ke depan rumah juga nggak cuma harus cuci tangan, wajib cuci kaki kalau dari luar rumah 😆.

5. Balesin Like di Instagram

Mamak termasuk Mamak yang kekinian nggak? Sibuk main instagram dan cari follower? 😏. Nah hal ini merupakan salah satu kegiatan saya di kala senggang atau saat menunggu yaitu balesin 💓 dan tebar 💓di Ig saya, walaupun suka ada yang kelewat *maapkeun ya. Kegiatan ini kayaknya sepele dan remeh banget ya, tapi biar remeh juga tetep aja saya lakukan. Kadang mata sampe menyipit karena pedes, scroll Ig ke atas ke bawah. Kayanya penting banget yakk, *eh tapi iya lho penting dan ngaruh untuk dapetin follower di Ig 😅. Penting dong punya follower banyak, ya itung itung menambah teman dan relasi lah ya. Dari pada saya mencetin komedo, yang ada hidung saya merah trus mata berair dan menangis nanti kalau ada yang lihat di kira saya lagi ada masalah rumah tangga 😓. Mendingan cari follower di Ig, ya kan?? *lho 😆.

Mengerjakan kerjaan rumah tangga memang nggak segampang yang di kira, kadang banyak orang bilang kalau ini cuma pekerjaan remeh dan sepele. Apa iya se-sepele itu? Kerjaan perintilan ini kalau nggak di kerjain bisa menimbulkan efek menumpuk yang bisa menganggu kenyamanan hidup berumah tangga lho. Kedudukan Ibu pun mengambil bagian penting yang tak bisa tergantikan, sama seperti kedudukan Ayah. Ibu sekaligus Istri itu profesi yang nggak ada liburnya, menuntut kita bekerja 1 tahun penuh non stop 24 jam tanpa cuti. Ibu itu penopang dan pemersatu keluarga, karena tanpa kehadiran Ibu kondisi keluarga bisa goyah tanpa arah. Sudah jadi statement umum kalau jadi Ibu itu nggak boleh sakit, karena kalau ibu absen kehadiran bisa bisa keadaan rumah dan anak anak mendadak jadi  tidak terkontrol dan terjadi chaos di rumah. Yuk ah Peluk dulu satu satu para Ibu dan Istri di manapun kalian berada. You Rock, Girl 💪💕

Nah sekian daftar curhat saya hari ini, kira2 kalian punya pengalaman nggak tentang kerjaan yang enggak pernah ada beresnya? walaupun di kerjakan tetap akhirnya akan muncul dan menumpuk lagi. Kalau ada share dong sama saya, kita curhat di bawah ini yuk cyinn...

Terimakasih ya sudah mampir di sini, GOD bless You all 💓



Jumat, 11 Agustus 2017

LA.KU Brunch Spot Bergaya Skandinavian Kekinian


" Brunch is a combination of breakfast and lunch eaten usually during the late morning to early afternoon, generally served from 11am up to 3pm.[1][2] The word is a portmanteau of breakfast and lunch.[3] Brunch originated in England in the late 19th century and became popular in the United States in the 1930s.[4] "
Sumber : - https://en.wikipedia.org/wiki/Brunch -

LA.KU Brunch Spot Di Makassar



Brunch yang merupakan singkatan dari gabungan 2 buah kata dalam bahasa Inggris yaitu, Breakfast ( sarapan ) dan Lunch ( makan siang ). Dalam Bahasa Indonesia kurang lebih di artikan sebagai waktu makan yang di lakukan di luar jam makan antara sarapan dan makan siang. Seperti di sebutkan di Wikipedia di atas, waktu penyajian brunch adalah sekitar jam 11.00 siang - 03.00 sore.

Bahasa sederhananya, brunch itu adalah waktu makan yang dilakukan di luar waktu yang seharusnya. Karena jika sarapan di lakukan jam 11.00 siang pastinya sudah kesiangan, tapi jam segitu juga belum masuk waktunya makan siang. Di Negri Paman Sam nun jauh di sana, brunch sudah menjadi bagian dari aktifitas sehari hari masyarakat di sana. Sedangkan di Indonesia terutama bagi masyarakat yang hidup di kota besar, brunch merupakan sebuah gaya hidup masa kini yang di gandrungi generasi X,Y dan  Z.

Padatnya kegiatan sehari hari membuat banyak orang kadang melewatkan waktu makan pagi mereka. Banyak orang harus berkejaran dengan waktu dalam menghadapi kemacetan di Kota Besar. Waktu makan pagi yang dahulu biasa di lakukan jam pagi hari pun menjadi bergeser, menyesuaikan dengan kondisi aktifitas dan pekerjaan. Maka dari itu tidak aneh jika saat ini dengan banyak cafe dan restaurant yang ada menghadirkan menu bruch dalam sajian mereka. Menu brunch biasanya terdiri dari menu main course dan snack yang tidak begitu berat. Menu main course yang di sediakan biasanya seperti sandwich, burger dan salad dan masih banyak lagi tergantung dari tema dan selera cafe yang menjualnya. Untuk snack banyak juga di dominasi oleh cemilan yang manis seperti cake, brownies dan cupcake.



Sabtu akhir minggu kemarin Saya dan Suami menyempatkan diri untuk datang ke sebuah Cafe brunch yang ada di Makassar. Cafe itu bernama LA.KU Brunch Spot, yang berada di Jl. Ujung Pandang No.4 Makassar. Cafe yang baru di buka pada tanggal 12 Maret 2017 ini, bisa di bilang cukup ramai di datangi para customer yang memang ingin menyantap menu brunch, atau sekedar ingin ngopi dan snacking.


Di LA.KU Brunch Spot tersedia menu main course Allday Brunch dan menu snack seperti pastry, cake, cupcake dan masih banyak lagi. Cafe yang sudah buka dari jam 07.00 pagi ini bisa di bilang tidak begitu besar, untuk bagian dalam cafe terdapat 5 meja bisa menampung kurang lebih 16 orang. Ada 2 meja tambahan di bagian luar Cafe, posisinya persis di depan cafe dengan meja menghadap ke jalan raya.



Croissant Melted Yang Bikin Hati Meleleh



Ketika Saya datang ke LA.KU kemarin, ada cukup banyak pengunjung yang sedang makan. Pas masuk ke cafe langsung di sambut ramah oleh waitress yang sedang berdiri di balik etalase, dan sedang sibuk meracik pesanan para pelanggan. Sayapun langsung memilih duduk di kursi paling pojok, persis di depan meja tempat infuse water di sediakan. Karena posisi antara satu meja dengan meja lainnya cukup berdekatan, jadi saya memilih duduk di pojokan biar kalau mengobrol dengan suara agak ramai tidak mengganggu pelanggan lainnya. 

Mba Diah waitres yang sempat saya tanya namanya, langsung datang menghampiri dan menyodorkan menu kepada kami. Setelah melihat lihat menu, Saya kemudian berdiri menghampiri etalase yang penuh oleh cake, cupcake, eclairs, kue kecil dan manis lainnya. Sempat galau mau memesan apa, karena saya fikir saya mau pesan menu brunch all day plus cake. Kecenderungan lapar mata selalu melanda ketika perut dalam kondisi lapar, akhirnya Saya mengingatkan diri sendiri lagi untuk memesan makanan yang pasti akan di makan, jangan sampai pesan terlalu banyak tapi malah mubazir. Akhirnya pilihan jatuh ke Croissant Sandwich Beef Ham dan es teh manis, sebenarnya mau pesan cold vietnam coffee menu beverage kesukaan saya, *eh tapi sayang menu itu sedang sold out. Paksupun ikut memilih menu all day brunch, tapi dia memilih Melted Croissant dan hot cappucino.

Croissant Sandwich 35K

Menu Croissant Sandwich yang saya pesan di sajikan dengan salad dan saus tomat dan cabai. Di sajikan dengan cantik dan sangat menggugah selera. Ketika pesanan saya datang, mata saya fokus ke croissant sandwich dan serving plate yang mereka pakai untuk menyajikannya. Piring bundar bercorak marmer ini bukan cuma cantik, tapi juga membuat croissant terlihat menonjol. Mungkin karena warna piringnya yang putih, jadi hidangannya terlihat kontras di atasnya. Maklum ya kalau Ibu Ibu itu memang begitu, setiap lihat perabotan rumah tangga yang kinclong dikit langsung deh salah fokus.

Sweet Iced Tea 15K

Menurut selera saya, croissant sandwich LA.KU bruch spot merupakan menu yang cukup money value banget. Di bandrol dengan harga 35K (+tax 15%), Tapi sudah bisa bikin perut kenyang dan bahagia. Karena croissant yang di sajikan cukup bisa di bilang istimewa. Croissantnya memiliki rasanya crunchy di luar tetapi lembut di dalam, gurih dan tidak berminyak. Sebagai penggemar hidangan berbahan pastry, menu ini bisa di bilang sangat recommended. Sayuran dan beef hamnya juga lumayan tasty. Hidangan salad yang ikut di sajikan juga cukup fresh, dan rasanya enak. Padahal dressing saladnya simple banget, ada rasa asam cuka apel, gula sedikit pepper saya rasakan di dressing saladnya. Cocok sekali dengan selera saya, pasti bakalan pesan menu croissant terus kalau ke sini.

Melted Croissant 35K

Cappucino 30K

Dan untuk Menu croissantnya *beuhh enak banget, karena ada 3 jenis keju yang di isi ke dalam dalamnya kemudian di panggang hingga keju tersebut meleleh. Melted croissant ini sedikit lebih simple, karena isinya cuma keju tapi rasanya bisa saya bilang cukup luar biasa. Saking enaknya saya minta tukaran setengah croissant sandwich dengan melted croissant punya Paksu 😅, maafkan Teteh ogah rugi. Cappucinonya juga lumayan, kopi yang di gunakan cukup baik dan berkualitas.



Cafe Bergaya Scandinavian Kekinian 



Saat ini kekuatan media sosial bisa di bilang menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa. Sebuah postingan di media sosial jika di anggap penting,lucu,bagus bahkan jelek bisa menjadi viral dalam waktu sekejap. Hal tersebut pastinya juga berpengaruh pada banyak industri dan bisnis. Termasuk pada bisnis cafe dan restaurant, kekuatan sebuah cafe bukan hanya di menu yang di sajikan saja. Cafe anda juga harus punya faktor nilai jual yang instagramable dan kekinian. Dan memiliki keunikan dan banyak spot cantik untuk di jepret dan di upload ke media sosial. Dengan terpenuhinya beberapa faktor tersebut, hal itu bisa menjadi salah satu faktor keberhasilan bisnis anda.

LA.KU Brunch Spot memiliki faktor tersebut, selain menu yang mereka sajikan sangat genuine menu brunch dengan rasa yang enak. Tempat ini juga yang mengadaptasi gaya Scandinavian, yang sedang hits beberapa tahun belakang ini. Terlebih ketika IKEA telah hadir Indonesia. Hal tersebut terlihat jelas dari dekorasi cafe nya yang clean dan di dominasi oleh dinding berwarna putih. Gaya Scandinavian yang adaptasi dengan sangat apik di LA.KU Brunch Spot, bisa juga di lihat dari banyaknya unsur kayu yang di gunakan. Hampir di setiap furniture dan dekorasi yang ada di sana, dari etalase kayu pada bagian bawah, meja kayu bercat putih dan ada juga yang polos tanpa cat, rak kayu di bagian dapur yang cantik dan masih banyak lagi.



Gaya design Scandinavian terkenal dengan gaya yang sederhana, bersih namun tetap fungsional. Membuat LA.KU Brunch Spot yang tidak begitu luas, terlihat sangat lapang dan nyaman. Belum lagi kaca bagian depan yang persis membingkai hampir seluruh bagian depan cafe, menjadi focal points dalam menciptakan kesan luas. Selain itu kaca bening di bagian depan bisa menjadi akses masuknya cahaya dari luar. Sehingga cafe terlihat terang dan bersih. Di bagian dalam cafe pun banyak di dekorasi oleh tanaman hidup, membuat suasana cafe jadi asri dan hidup.



Menurut Mba Diah, cafe ini cukup ramai mulai jam 09.00Wita sampai waktu after lunch, sampai sekitar jam 15.00Wita. Cafe yang buka dari jam 07.00 - 20.00 Wita (Minggu-Jumat) dan 08.00 - 21.00 Wita (Sabtu) ini, bisa menjadi salah satu destinasi kamu yang suka menu brunch atau ngopcan (ngopi cantik). Di sini juga di sediakan free infused water, bisa di ambil secara bebas dan cuma cuma. Memang di sediakan khusus buat pelanggan yang datang, jadi nggak usah malu malu minta sama Mba/Mas yang sedang bertugas. Kita bisa ambil sendiri Infused waternya, karena memang di sediakan meja khusus untuk itu. Infused waternya selalu di cek sama Mba/Mas waitress yang bertugas, jadi selalu tersedia dalam keadaan dingin.

Free Infused Water

Utuk kamu yang suka ikutan Weekend Car Free Day di Pantai Losari dan sekitarnya, LA.KU Brunch Spot bisa menjadi tempat pilihan kamu untuk sarapan sehabis selesai berolahraga. Karena masih banyak menu lainnya yang ingin saya coba, sayapun akan balik ke sini lagi secepatnya. Yuk ikutan nge-brunch di sini bareng saya??

Sebelum ke LA.KU Brunch Spot sama sama, boleh dong komen dulu di bawah sini. Terimakasih sudah mampir di sini 😊.



LA.KU Brunch Spot
Jl. Ujung Pandang No.4 Makassar
Sun-Fri : 7am-8pm
Sat : 8am-9pm
Telephone : 0813.5561.9770 (WA only)
Instagram ; @la.ku_






Senin, 07 Agustus 2017

3 Fashion Items Yang Harus Ada Di Lemari


Hello, ketemu lagi di #Sannengtalks5, khusus untuk Senin kali ini kita ber-3 ( Saya, Zilqiah dan Ka Ery ) akan ngebahas tentang gaya fashion style kita masing masing. Benda benda fashion atau outfit fashion yang kaya gemana yang kita sukai. Pastinya kalau kita suka sesuatu hal itu ada alasannya dong ya, yuk kita bahas gaya fashion style ala Saya ( : Fillyawie ).

Baca Juga
Fashion Style Ala Ka Ery
Fashion Style Ala Zilqiah

Sebelum ngebahas 3 fashion item apa saja yang harus ada di Lemari, menurut sudut pandang Saya. Kita bahas terlebih dahulu personnal style atau gaya personal Kita masing masing ya. Karena dengan tahu kaya apa sih personnal style yang Kita punya, akan memudahkan Kita untuk memilih fashion item yang cocok dan harus kita beli atau kita tetap simpan dalam lemari.

Setiap orang pasti punya ciri khas atau style dalam berbusana, sesuai dengan apa yang dia sukai dan minati. Setiap gaya/style masing masing orang ini dapat di kategorikan dalam beberapa macam gaya personnal. Menurut kamus fashion, setiap gaya personal mempunyai ciri dan style yang berbeda. Gaya personal itu bisa di nilai dari banyak hal yang di sukai dan dominan di pakai olehnya. Orang dengan kecenderungan suka warna bold pastinya mempunyai sifat dan karakter yang berbeda dengan penyuka warna soft. Orang yang berani memakai pakaian sedikit terbuka pastinya mempunyai sifat diri dan backgroud yang berbeda dengan yang tidak. Hal hal tersebut adalah salah satu hal yang menentukan seperti apaan sih gaya personal/ personnal style kamu.

Temukan Gaya Personal Kamu


Picture by Qiah

Kadang tanpa kita sadari personnal style atau gaya personal kita itu bisa menentukan kepribadian kita secara tidak langsung. Menunjukan siapa kita, orang yang seperti apakah kita, punya kesukaan apa dan seperti apa kita ingin di lihat, dan masih banyak lagi yang bisa di nilai dari situ. Memakai busana ataupun aksesoris yang kita sukai, pastinya akan membuat Kita merasa cantik dan percaya diri. HAL Hal hal yang kita sukai tersebut kemudian kita jadikan pakem dalam berbusana, dan kita ulang secara terus menerus. Sampai akhirnya menjadi benang merah dalam style personal kita, dan menjadi signature style yang akhirnya membuat orang mengenal Kita sebagai "Si Mrs. X dengan gaya  XXX"

Gaya personal nggak melulu menampilkan fashion items yang blink, mahal, dan trendy. Percaya deh, " To be fashionable, it's not always about wearing Chanel pearls or holding Birkin bag " 😅😆. Sebenernya ini alasan saya aja, alasan orang yang kayanya seumur umur nggak bakalan mampu beli birkin bag ✌. Fashion itu adalah Industrinya, sedangkan style itu adalah gaya dalam mengaplikasikan fashion. Dan Style itu adalah kita, bagaimana kita hidup, nilai nilai apa yang kita anut, bagaimana cara kita di besarkan, dsb. Hal tersebut bisa kita jadikan dasar dalam menentukan gaya personnal yang paling cocok untuk kita.

"Fashion fades, only style remains the same " - Coco Chanel

Menjadi fashionable adalah keinginan banyak orang, membeli barang bagus yang sedang hits dan trendy pastinya menjadi hal paling menyenangkan bagi kebanyakan perempuan. Tapi pada prakteknya, bahkan ketika kita punya banyak uang untuk membeli segudang barang yang kita inginkan. Kita tetap  akan menyeleksi barang yang akan kita beli,  ya kan? kira kira barang itu cocok nggak buat kita, pas nggak di badan, warnanya sesuai nggak dan masih banyak lagi alasan yang harus di ceklist agar barang tersebut nggak cuma pas di badan tapi juga pas di kantong dan pas di hati 😊. Hal yang pas dan sesuai tersebutlah yang menjadi patokan, seperti apa sih gaya kita sebenernya. A classic person, atau seorang maverick, atau Ladylike ?. Katanya sih ada sekitar 7 type gaya personal dalam berfashion ria. Kapan kapan kita bahas lagi ya, tentang 7 type ini jangan di bahas sekarang nanti kepanjangan 😅.

Personnal style juga berubah seiring waktu, gaya kita pada saat muda dulu dengan sekarang pastinya berubah banyak ya. Semakin dewasa seseorang dan semakin matang kepribadiannya, akan merubah banyak hal termasuk gaya berbusana. Kita yang waktu jaman dulu bergaya caur, asal asalan atau belel banget deh misalnya. Semakin kita dewasa, memiliki kedudukan baik di karir contohnya, pastinya akan merubah gaya berpakaian secara drastis. Bukan hanya soal makin sukses makin banyak uang, terus kita bisa beli apa aja. Bukan selalu tentang uang, gaya personnal yang kita ciptakan pastinya ingin kita tampilan sebagai ciri/signature ketika bertemu dengan orang lain " kaya apa sih dia?". Seorang CEO sebuah perusahaan, pastinya ingin menampilan gaya dengan karakter yang kuat agar bisa di hargai dan di segani oleh para bawahannya. Adakalanya juga fashion tidak selalu berbanding lurus dengan kesuksesan seseorang. Sebagai contoh : Mark Zuckenberg, yang punya Facebook mah bebas lah mau pakai baju apa aja. Tapi kalau saya sih lebih suka oarang yang fashionable sesuai dengan karakter dan kedudukannya. Coba tengok deh Ana Wintour, kayak nya apapun yang di pakai Beliau ini nggak pernah fashion failed ya. Selain fashionable bingits, gaya personnal yang dia ciptakan sangat menonjolkan karakternya yang kuat dan berwibawa. 

Picture source : Pinterest.com

Nah pentingnya kita untuk tahu personnal style kita sendiri, karena hal tersebut akan membuat hidup kita lebih mudah. Ketika kita tahu kayak apa personnal style kita, kita menjadi semakin mudah dan cepat ketika harus memilih dan menentukan barang yang akan kita beli. Yuks Saya kasih tips sederhana untuk menentukan gaya personal dalam berbusana. Tipsnya adalah ;

1. Kenali Badanmu dan Kepribadianmu

Ketika kita tahu ukuran kita, dan bentuk badan kita dengan ini akan memudahkan dan mempercepat acara shopping. Maklumlahya Mamak kaya Saya ini paling nggak bisa lihat kata Discount up to 50%, langsung deh mata jadi seger hatipun seketika bahagia. Udah mirip banget IpinUpin ketemu ayam goreng. Ketika melihat tumpukan baju diskonan, alamak langsung aja pengen nyemplung ke dalam bak berenang ajah sekalian di dalam bak yang isinya pakaian itu 😅. Kadang yang bikin sedih itu ya, kalau barang diskonan itu ukurannya odds alias ukuran sisa banget deh. Biasanya diskon untuk ukuran kalau nggak xxl atau xs 😒. Tapi ada hikmahnya juga sih, sebesar apapun diskon yang di tawarkan. Sebaiknya Kita bijak dan bisa menahan diri untuk tidak berbelanja, terutama ketika barang yang tersedia nggak sesuai untuk badan dan kepribadian kita. Jangan Maksa ya Ibok ibok ✌.

" Fashion is architecture, its is a matter of proportions " - Coco Chanel -

Dengan mengenali badan dan kepribadian kita secara baik, hal ini sangat memudahkan saya ketika harus struggling memilih baju yang warna hitam atau putih, atau memilih yang full ruffles atau yang simple dan modest. Nggak perlu lagi berkelahi terlalu keras dengan nafsu berbelanja. Dan jadi nggak perlu takut lagi sama iming iming diskon besar yang bertebaran di dalam mall. Contohnya saya, saya nggak suka pakai baju hitam, walaupun kata pakar Fashion 'little black dress' nya Audrey Hepburn adalah salah satu baju yang harus ada di lemari anda. Tapi saya nggak punya satupun dress berwarna hitam. Untuk orang petit dengan ukuran kecil seperti saya, mengunakan outfit warna hitam membuat saya nggak Pede, karena badan saya malah terlihat makin kecil. Kalaupun harus menggunakan warna hitam, saya akan memilih celana pantalon hitam yang di padukan denga outfit dan akesoris berwarna terang. Atau bisa pakai rok hitam yang memiliki volume, di padukan dengan crop top. Baju berwarna dan gelap akan saya pakai kalau benaran sudah nggak ada pilihan lagi. Jadi kalau ada discount baju dengan warna hitam atau yang gelap deh ya, saya memilih mundur teratur. Lebih baik bersabar menunggu baju yang saya suka  di diskon, dari pada maksa belanja tapi mubazir.

2. Beli Yang Kita Sukai

Tau nggak sih kalau untuk perempuan, sebuah investasi itu nggak selamanya harus berupa property, mobil atau perhiasan. Bagi Ibu ibu berduit mungkin sebuah tas berlogo H yang di buat dari kulit buaya, merupakan investasi idaman yang juga bukan hanya bisa berakibat meningkatkan prestige dan kedudukan sosial. Tapi bisa juga jadi barang investasi yang kalau kita butuh uang, itu tas bisa di jual. Jadi nggak rugi rugi banget lah beli tas branded. Iya sih nggak rugi, kalau punya duit banyak mah nggak rugi yaaa kan 😅. Tapikan ya karena saya termasuk golongan Ibu ibu biasa ajah, investasi saya cukup punya outfit atau aksesoris yang bener bener saya suka dan tidak lekang zaman.  Biar awet nggak usah sering shopping *lho.

Maksud lo?

picture source : pinterest.com

Maksud nya itu membeli baju dan aksesoris yang bukan cuma kita sukai tapi juga akan selalu up to date dalam segala waktu dan suasana adalah sebuah investasi yang baik. Ada lho barang yang saya suka banget dan selalu uptodate alias nggak bakalan deh di bilang kuno, mau jaman dulu sampai sekarang tetap keren kalau di pakai. Contohnya : celana jeans, nggak harus beli yang branded asal nyaman dan enak di pakai udah bisa bikin hati bahagia. Celana jeans merupakan salah satu fashion item yang harus ada di lemari saya. Kaos putih atau kemeja putih, noted ini harus ada di lemari. Baju atasan putih adalah baju andalan dalam segala suasana, kemeja putih bisa di pakai untuk kerja, acara santai atau bahkan ke acara resmi tinggal di tambahin aksesoris. Tas Kulit berwarna coklat, buat saya juga termasuk barang yang sangat saya sukai, kayaknya ada 3 buah tas warna coklat yang saya bawa ke Makassar 😏. Saya suka tas kulit warna coklat karena warna itu cocok dengan baju apapun yang ada di lemari saya, selain itu tas coklat juga merupakan investasi yang menguntungkan. Karena kalau bosan, bisa kita jual lagi kan dan warna coklat atau hitam untuk tas adalah pilihan yang aman. Hampir semua orang punya dan minat sama 2 warna ini. .

3. Ciptakan Gaya Kamu Sediri

Untuk menjadi diri kita sendiri, NGGAK perlu nunggu persetujuan atau pengakuan dari orang lain. Dengan begitu pakailah apa yang menurut kamu nyaman, yang bisa membuat kita percaya diri dan membuat kita bahagia ketika memakainya. Dan ingat ya bergayalah sesuai hati dan dompet, kita happy karena nyaman bergaya sesuai kepribadian kita. Selain itu juga nggak harus pusing mikirin tagihan kartu kredit karena kebanyakan belanja. Keren nggak selalu harus mahal, dan yang mahal belum tentu pas dan keren buat kita. Yang penting jadilah diri kita sendiri, selama apa yang kita pakai adalah pakaian yang sopan, sesuai dengan kondisi waktu dan tempat dan tidak merugikan orang lain.

Cukup 3 dulu ya Tipsnya, kapan kapan di sambung lagi.

3 Fashion Items Yang Harus Ada Di Lemari Saya



Awie kayak apa sih personnal stylenya?? Kalau saya di minta mendeskripsikan gaya personnal saya saat ini, kayaknya sih saya lebih cenderung ke gaya personal : Classic Style. Kenapa begitu? kita bahas tuntas di bawah ini ya.

Gaya klasik ini di deskripsikan sebagai gaya yang di dominasi dengan gaya/warna yang aman, simple/clean cut, dan cenderung tradisional. Cocok lah ya buat usia saya yang udah bukan abege lagi ini 😅.

Orang dengan gaya klasik ini katanya di kenal sebagai orang yang suka memilih gaya yang nggak lekang di makan waktu atau timeless look, Mereka juga agak memilih soal fabrics yang di gunakan untuk pakaiannya karena Mereka lebih suka bahan/fabrics dengan kualitas yang cukup baik. Merekapun sama seperti fashionista lainnya pengen terlihat cantik pastinya ya, dan untuk tampil cantik itu Mereka lebih memilih cantik tetapi dengan potongan busana yang simple dan clean cut. Si gaya klasik ini juga terkenal penyukai aksesoris berbahan kulit asli, pilihannya jatuh ke sepatu dan tas dengan bahan kulit asli. Ia juga terkenal pintar memilih fashion item yang nggak lekang di makan jaman. Banyak koleksi barangnya yang masih keren ajah, padahal itu brang udah dia beli dari 5 tahun lalu.

" A girl shoud be two things, classy and fabulous " - Coco Chanel -

Jeleknya si gaya klasik ini, kalau mau bergaya suka pengen perfect sesuai dengan gaya yang ada dalam angan angannya. Kalau ada satu item ajah yang nggak sesuai, langsung deh ganti baju lain. Pokoknya semua harus kudu sesuai seperti yang dia mau. Mungkin orang dengan gaya ini nggak bakalan pernah jadi Orang yang saltum (salah kostum), tapi sayangnya gayanya si klasik itu juga nggak outstanding banget. Ya agak flat dan selalu berusaha berada di zona nyaman. 

Tapi karena saya suka gaya klasik ini, dan saya mah nggak apa apa qo nggak outstanding dalam bergaya juga, it's okay wae mas... aku rapopo 😅. Karena gaya ini adalah gaya yang menurut saya paling #SWAG, nyaman dan menyenangkan untuk saya pakai. Nah Untuk mewujudkan gaya classic ala Awie, ada 3 Jenis Fashion Items memang banyak ada di lemari saya ✌. 3 fashion items tersebut adalah,

1. Basic Color Tops 



Untuk atasan saya lebih suka memilih warna basic yang aman untuk saya padu padankan dengan bawahan dan kerudung dengan pattern fabrics. Warna basic seperti putih, creme, coklat, abu abu dan navy merupakan pilihan yang saya sukai. Sssttt jangan bilang bilang ya, baju basic putih atau polos itu sebuah investasi menguntungkan lho. Mau di pakai berkali kali, asalkan di padu padankan dengan bawahan dan kerudung berwarna warni ketika menghadiri acara satu dan lainnya, orang nggak akan nggeh qo kamu pakai baju yang itu itu melulu. Apalagi kalau di tambahkan statement necklace yang berbeda beda di setiap acara, beneran nggak akan ada nggeh kalau kamu pakai atasan warna polos atau putih yang itu itu lagi 😅. Baju dengan warna basic juga bisa menghasilkan photo yang cantik lho buat instagram feed kalian, terutama baju warna putih. Cobain aja deh photo pakai baju putih pas siang hari di pantai, di cafe atau di jalan raya, seketika warna muka kita langsung cerah karena pantulan cahaya dari baju putih yang kita pakai. Cobain ajah kalau nggak percaya, sok deh.

2. Celana Jeans



Udah sempat saya terangin di atas ya, kenapa harus punya celana jeans di lemari. Pokoknya apapun size kamu, wajib banget punya celana jeans minimal 1 buah di lemari. Yang menyenangkan dari sepotong celana jeans adalah, mau harganya puluhan ribu sampai jutaan, warnanya tetap sama yaitu di dominasi oleh warna biru. Yakin nggak mau simpen celana jeans di lemari?


3. Fashion Accessories



Fashion accessory / aksesoris merupakan point pendukung yang tidak bisa untuk di skip begitu saja. Tanpa Fashion accessory gaya kita akan terlihat flat dan hambar. Fashion accessory yang terdiri dari tas, sepatu, kalung, anting anting dan barang fashion lainnya, bisa jadi faktor pendongkrak gaya anda. 

Untuk Aksesoris yang saya pakai siang itu, Saya memilih tas kulit berwarna senada dengan sepatu, dan kebetulan ada di rumah . Kalau pas nggak ada warna yang sama, ya cukup cari kerudung yang matching aja sama tas yang saya pakai. Biar nggak terlalu rame, seperti yang di sebutkan di atas kan gaya si klasik style ini suka tampilan yang aman.  Bahkan untuk aksesoris saya pun memilih yang matching saya outfit yang saya pakai. Untuk sepatupun saya memilih kitten heels shoes, tetap simple dan klasik tapi nggak bikin sakit betis karena heelsnya pas buat saya. Masalahnya saya ini orangnya nggak mau idem, suka utek utek an nggak jelas kaya cacing kepanasan 😅. Itu yang Mamahku sering bilang sih, utek utekan ✌.

Kurang lebih dari 3 items yang telah saya sebutkan di atas, akhirnya membuat saya tampil simple dan sederhana tetapi tetap berusaha terlihat chic dan elegan. Ini menurut saya lho 😅. Karena badan saya ceking dan kurus 😆, saya suka memakai busana bertumpuk. Ya biar terlihat agak semok dikit lah yawww. Karena itu saya memilih Tunik dengan tangan pendek, sehingga bisa di tumpuk dengan manset warna senada di dalamnya. Untuk kalian yang punya badan ceking dan beke/pendek seperti saya ini, coba deh pilih atasan model tunik dengan garis A line selutut. Agar badan terlihat lebih tinggi dari ukuran sebenarnya 😀. 


Sayapun memilih memakai baju berbahan Linen yang nyaman untuk kegiatan outdoor, aksesoris kalung mutiara pun rasanya masih aman dan tidak berlebihan jika harus di pakai dengan outfit saya hari itu. Saya juga memakai scarf seharga 15rb lho, yang saya beli di pasar anyar Bogor beberapa tahun lalu. Bergaya nggak harus selalu mahal qo, yang penting kita pintar dan kreatif dala mempadupadankan fashion items yang sudah kita punya di lemari. 

Ini gaya ku, bagaimana dengan gaya mu??

Kalau kepanasan, masih cocok juga lah ya pakai topi lebar kaya gini 😉

Yuks sharing kalau kalian suka fashion style seperti apa? Ladylike Grace Kelly style kah? atau BombShells seperti Marilyn Monroe? atau gaya kalian sendiri? Yuk share di sini seperti apakah gaya yang "kalian banget" itu...









Jumat, 04 Agustus 2017

Bosowa Semen Media Gathering Dan Plant Visit 2017



Pada hari Sabtu 29 Juli 2017 di pagi hari yang cerah, Saya bersama Kawan2 blogger Anging Mamiri berkumpul di Menara Bosowa. Tidak hanya Blogger, pada pagi itu juga banyak kawan kawan dari media cetak, elektronik dan televisi yang juga ikut hadir. Guna memenuhi undangan Media Gathering dan Plant Visit dari Bosowa Semen. Sedari pagi sekali saya sudah menyiapkan diri untuk siap siap berangkat ke Menara Bosowa. Karena sedari Jumat malamnya kami sudah di ingatkan oleh Bp. Dani untuk datang tepat waktu, " Kawan kawan besok di tungggu ya, jam 08.00 Wita di menara bosowa, kita akan langsung jalan ke Pabrik." begitu yang Beliau sampaikan di group chat.

OTW Ke Pabrik Bosowa Semen Di Kabupaten Maros


Bis yang mengantarkan kami ke pabrik Bosowa Semen di Maros

Jam 07.30 Wita persis Saya berangkat dari rumah ke Menara Bosowa, sampai di sana jam 08.00 dan Alhamdulillah sudah banyak banyak Blogger dan Rekan Media yang sudah datang dan menunggu di lobby. Sambil menunggu bis yang akan membawa kami ke pabrik datang, kalau para perempuan ngumpul itu ya pastinya rame ngobrol ngobrol dan foto foto. Karena dari 10 peserta blogger yang berhasil dapat undangan, 8 orang di antaranya adalah Perempuan termasuk saya  😊. Jadilah suasana pagi itu rame dan rempong. Sekitar jam 08.15 Wita bis yang Kami tunggu tunggu akhirnya nongol, Mba Mute sebagai salah satu Media Relations Bosowa semen, langsung mempersilahkan kami untuk segera masuk ke bis dan siap siap berangkat.

Perjalanan dari Menara Bosowa ke Pabrik Bosowa Semen yang berada di desa Baruga Kec. Bantimurung Kab. Maros ini memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit. Perjalanan pun kami lalui dengan lancar dan aman. Kurang lebih sekitar jam 10.30 akhirnya kami sampai di Pabrik Bosowa Semen. Ketika memasuki area pabrik, terlihat banyak sekali bangunan mesin menjulang terlihat dari area pintu gerbang. Seketika membuat saya penasaran untuk lebih tahu seperti apa sih penampakan pabrik semen itu?. Pabrik yang berada di atara bebukitan kapur ini pun, menjadi pabrik semen pertama yang saya kunjungi. 

Pemandangan dari atas bis ketika baru memasuki pintu gerbang pabrik Bosowa Semen di Maros

Media Gathering Bosowa Semen 2017


Bp. Rachmat Kaimudin, selaku Managing Director Bosowa Semen sedang  memberikan presentasi tentang Bosowa Semen dan perkembangan industri semen Nasional

Setelah sampai Kami pun langsung di minta naik ke lantai 2, tepatnya ke ruang meeting di kantor Pabrik Bosowa Semen. Dan bersiap siap menerima presentasi yang akan di bawakan oleh dari para Direksi dan Kepala Pabrik. Setelah semua awak Media dan Blogger duduk dengan rapi nyaman, Para Direksi dan Kepala Pabrik memasuki ruangan meeting. Dengan berseragam kompak, yaitu memakai kaos merah bertuliskan Bosowa Semen plus logo PSM. Acarapun di mulai dengan menyambut kedatangan kami para awak media dan blogger, dan di mulai dengan perkenalan dari pihak jajaran Direksi yang hadir dan Kepala Pabrik Bosowa Semen.

Acara Media Gathering ini di bawakan oleh Bp. Dani sebagai Moderator, dan khusus untuk presentasi tentang Bosowa Semen di bawakan langsung oleh Bp. Rachmat Kaimudin selaku Managing Director Bosowa Semen. Dalam presentasinya, Bp. Rachmat Kaimudin memaparkan banyak sekali hal, dari perihal sejarah Bosowa dan Pemiliknya, proses pembuatan semen, Kapasitas produksi semen dan rencana perluasan pasar, persaingan industri semen yang ada di Indonesia, Program CSR yang di miliki oleh Perusahaan, sampai tantangan yang di hadapi oleh Bosowa Semen dalam menghadapi persaingan dan kondisi menurunnya permintaan pasar di tahun 2017 ini. Semua di bahas cukup lengkap oleh Beliau, sambil sesekali di tambahkan oleh para Anggota Direksi yang lain dan Kepala Pabrik yang juga ikut hadir ketika sesi tanya jawab di langsungkan pada siang itu.

Tabel proses produksi semen

Sebagai seorang IRT yang pastinya kurang paham tentang dunia semen dan bahan bangunan, pada Sabtu siang minggu lalu saya mendapatkan banyak sekali informasi tentang Industri semen dan semen itu sendiri. Apakah itu semen, jenis jenis semen opc dan pcc, dan gambaran umum seperti apa Indutsri semen di Indonesia. Sebagai warga Tangerang Selatang, yang sementara ini menetap di Sulsel. Saya memandang Bosowa Semen sebagai sebuah Perusahaan Anak Negri yang patut di banggakan. Bagaimana tidak bangga? Menurut informasi yang di sampaikan Bp. Rachmat Kaimudin, Bosowa semen memiliki 3 pabrik yang berada di Maros, Batam dan Banyuwangi. Dengan Total kapasitas produksinya bisa mencapai 7,2 juta ton semen, dan karyawan yang bekerja di sana sebanyak 1700 orang. 

15 nama brand semen yang ada di pasaran nasional, tepatnya ada 18 merek semen yang di Indonesia

Baru baru ini Perusahaan me-rebranding namanya dari Semen Bosowa menjadi Bosowa Semen. Hal ini di lakukan sebagai langkah strategis dalam menghadapi kondisi yang cukup berat yang sedang di hadapi oleh industri semen nasional pada saat ini, yaitu melemahnya permintaan pasar semen nasional. Semoga dengan rebranding perusahaan ini bisa membawa hal positive bagi perusahaan dan khususnya bisa membawa semangat baru bagi para karyawan yang bekerja di sana. Pada saat ini Indonesia tepatnya mempunyai 18 brand semen yang ikut bersaing dalam perebutan pangsa pasar semen dalam negri. Dan Bosowa semen menduduki posisi ke-4 sebagai produsen semen terbesar di Indonesia, dengan kepemilikan perusahaan di miliki oleh perusaahaan swasta nasional. Jadi warga Sulawesi Selatan bisa cukup bangga dong ya, ada perusahaan dari Sulsel yang berhasil menduduki posisi 4 besar dalam skala Nasional. Di terangkan juga kemarin, bahwa : "... dengan kondisi banyaknya pabrik dan produsen semen saat ini. untuk 7-8 thn kedepan Indonesia belum butuh pabrik semen baru. Karena dari semua merek semen yang ada sudah bisa memenuhi demand pasar nasional" di sampaikan oleh Bp. Rachmat Kaimudin di saat presentasi kemarin.

Pabrik Bosowa Semen Maros, mempunyai lahan konsesi sekitar 1100 hektar. Pabrik Bosowa Semen mengantongi ijin penambangan selama 100 tahun, di mana ijin tersebut harus di review setiap 10thn sekali. Dan sampai tahun ini setelah 20 tahun pabrik semen beroperasi, lahan konsesi yang sudah terpakai sekitar 10%. Lahan konsensi pun berjarak 4,5Km dari Karst yang di lindungi oleh Pemerintah.

Program Bantuan CSR Bagi Warga Sekitar


Penyerahan bantuan kepada masyarakat sekitar merupakan salah satu program bantuan CSR yang di miliki oleh Bosowa Semen

Pada saat presentasi di terangkan juga tentang berbagai macam program CSR yang di miliki oleh Bosowa Semen untuk warga sekitar seperti : desa Baruga dan Kamase. Beberapa program yang sempat di sebutkan adalah : berupa pemberian beasiswa bagi anak anak sekolah dike-2 desa tersebut, program pemberdayaan perempuan dalam bentuk penanaman sayuran dan buah buahan, penyerapan tenaga kerja warga sekitar, dan juga program pelestarian monyet tarsius endemik di taman nasional Bantimurung. Pada siang itupun kami di berikan kesempatan untuk menyaksikan langsung dan memotret penyerahan bantuan dari Bosowa Semen kepada Kepada Desa,Dokter dan Guru di sekolah sekitar. Setelah itu acara presentasi dan tanya jawab selesai di selenggarakan, kamipun di berikan safety briefing dalam rangka memasuki wilayah pabrik. Dan kemudian di persilahkan untuk langsung menuju bis kembali dan bersiap melakukan tour. 

Pada saat bis siap melaju Bapak yang menjadi tour guide kami menghentikan Pak supir seketika, " Tunggu sebentar, baru saja di lakukan blasting. tunggu sampai aba2 aman ". Seketika teman kami Ka Abby dan Ka Novie langsung bertanya ke Bapak tour guide kami dengan sejumlah pertanyaan. Kebetulan mereka duduk di bangku paling depan, persis di depan tour guide. " Blasting itu apa?"... "Memang jam berapa jadwal blasting itu?" ... " Memang kalau kita jalan terus, Kenapa?"... banyak sekali pertanyaan yang di ajukan oleh Kaka kaka di bangku depan dan Kaka yang lainnya. Mungkin karena penasaran dan ingin tahu kegiatan pabrik secara details, makanya banyak pertanyaan yang di ajukan. Setelah menunggu kurang lebih 10 menit-an kayaknya, bis pun kemudian di perbolehkan melaju.

Pohon buah naga di dekat area pabrik

Posisi pabrik kurang lebih berjarak 1-2 Km dari kantor yang tadi kami datangi, dalam perjalanan menuju pabrik kami melihat banyak tanaman buah naga di sisi kiri jalan. Sebenernya aneh juga lihat pohon buah di tengah tengah pabrik, eh tapi tadikan di terangkan program CSR tentang penanaman sayur dan buah, "Mungkin ini salah satunya .." ujar Saya dalam hati. Sambil di bawa mengitari pabrik, kami di terangkan kembali tentang proses crushing, pembakaran, penggilingan yang tadi sempat di terangkan di sesi presentasi. Mesin2 di sisi kiri atau kanan kami mengerluarkan suara yang menderu keras, persis seperti sedang mengamuk 😀. 

Di dalam bangunan ini terdapat mesin mesin yang bekerja nonstop 24 jam, mulai dari mengancurkan batu kapur sampai mengolahnya menjadi semen

Mandatory selfie for my instagram feed is a must!

Bis kami pun berhenti di tengah tengah perjalanan, persis di lahan kosong dengan pemandangan bukit kapur di belakangnya. Bukit kapur yang masih berasap sisa blasting siang itu pun langsung kami manfaatkan sebagai background selfie 😆. Maafkan Bapak/Ibu karena ini kesempatan langka, jadi tolong kasih kami ruang sebentar untuk photo 😊. Sayapun tidak melewatan kesempatan baik untuk di photo dan memotret beberapa mesin yang sedang bekerja menghancurkan batu. Beberapa petugas di area pabrikpun terlihat langsung siaga, berjaga ketat sambil mengawasi gerak gerik awak media dan blogger yang sibuk motret ke sana ke mari, bahkan sebagian sibuk nge-vlog dan live Ig 😁.

Tidak lama kemudian kamipun di giring masuk kembali ke dalam bis, maklum mamak mamak seperti saya ini kalau udah ketemu tempat bagus suka kebanyakan gaya. Akhirnya kamipun masuk kembali ke bis, kemudian di janjikan nanti akan berhenti lagi di area yang lebih seru untuk di potret. Bis pun melaju kembali, di depan kami melihat lebih banyak bangunan tinggi yang berisi mesin. sambil di terangkan bahwa di pabrik ini terdapat mesin penangkap debu. Jadi mesinnya akan nangkap debu yang ada di udara, biar debu debu sisa produksi semen tidak terbang ke atmosfir. Fikiran saya langsung membayangkan kaya apa itu mesin penangkap debu??, masalahnya debu itukan nggak kelihatan ya.

Para Petugas lapangan yang sedang berjaga pun tidak luput dari camera awak media

Akhirnya bis pun beneran kembali berhenti, kami di persilahkan turun kembali sambil di minta waktunya sebentar untuk berphoto bersama. Sayapun langsung masuk barisan untuk ikutan berphoto bersama, dan kemudian di lanjutkan dengan memotret area packaging semen yang ada di depan kami.
Perjalanan langsung berlanjut ke mushola untuk sholat dzuhur sebentar, kemudian setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke tambak ikan milik PT. Bosowa  untuk makan siang bersama. 

Makan Siang Di Desa Majenang


Saung di atas tambak milik Bosowa Isuma di desa Majenang, Maros

Tambak ikan yang di miliki oleh Bosowa Isuma ini berada di desa Majenang, Kab. Maros sekitar 1 jam perjalanan dari Pabrik. Kami berangkat sekitar jam 13.00 Wita jadi sampai di sana jam 14.00 Wita. Lumayan sudah lapar dan kehausan, karena cuaca hari sabtu kemarin panasnya pol banget. Alhamdulillah sesampainya di tambak, hidangan makan siang istimewa sudah di sediakan. Ikan nila, Ikan bandeng dan udang hasil tambak, dan sayur mayur yang lezat yang di sediakan berhasil membuat perut kami kenyang dan bahagia. Kamipun makan bersama di lantai kayu berbaur bersama awak media lainnya, sambil sibuk bolak balik menambahkan sambal atau sepotong lagi ikan. Sampai akhirnya acara makanpun  selesai. Dan acara media gathering pun officially di tutup, para Direksi dan Bosowa Semen team pun berterimakasih secara personal kepada para awak media dan blogger yang telah hadir. Kami pun saling berpamitan dan sibuk memberikan sepatah dua patah kata termakasih. Setelah itu langsung naik bis kembali, cuss jalan menuju Makassar. 


Menu makan siang kami 

Banyak cerita yang saya bawa Sabtu itu, terimakasih Bosowa Semen untuk kesempatan yang di berikan. Semoga industri semen Indonesia kedepannya bisa menggeliat dan lebih maju lagi. Sehingga semakin banyak projek pembangunnan yang bisa melibatkan industri semen nasional, khususnya Bosowa Semen. Seperti di sebutkan dalam press realease media gathering kemarin, bahwa Bosowa Semen telah berhasil ikut serta dalam membangun landmark landmark di Indonesia. Antara lain ; Bandara Sultan Hasanusin, Bandara Lombok, Bandaran Balikpapan Sepingan, Bandara Ngurai Rai, Menara Bosowa, Tol Makassar, Ringroad Danau Sentani Jayapura, Univ. Batam dan masih banyak lagi. Kami tunggu peran serta Bosowa Semen dalam proyek landmark selanjutnya.

Sukses untuk Bosowa Semen dan sukses juga bagi awak media dan blogger!. 

Teteh pose sekali lagi ya 😀

Terimakasih sudah mampir di sini, silahkan komennya kakak ...



Custom Post Signature

Custom Post  Signature