Curhat Teteh : 24 Jam Bersama Kerjaan Yang Nggak Pernah Beres

Agustus 20, 2017


Ketemu lagi di hari Senin bersama #Sannengtalk, kali ini kita akan membahas topik seputar curhat mamak mengenai kegiatan sehari hari dalam kurun waktu 24jam alias seharian penuh. Kegiatan yang biasa dan pasti kita lakukan dalam kurun waktu seharian penuh. Kira kita teteh kalau sehari - hari ngapain aja sih Teh Awie??. Mari kita bahas kegiatan saya dengan segala kerempongannya, khusus di #SannengTalks kali ini.

Baca juga tulisan tentang kegiatan 24 jam/seharian

Pertama kali di suruh nulis tulisan ini, jujur saya merasa dag dig dug alias agak nggak PD. Mungkin karena saya merasa hidup saya flat banget cyiin 😅, kehidupan Ibu Rumah Tangga yang biasa banget. Dari postingan saya di social media juga orang udah bisa nebak kalau hidup saya flat Mak, flat kaya kertas fotokopi *yaa kannn. 

Bekerja Di Kantor Atau Di Rumah Aja



Kalau saya di tanya : " Woi ... Awie kegiatan lo klo sehari hari ngapain aja??". Jawaban yang akan keluarkan simple banget " ... ya gini deh, menjalani hidup ". Mungkin sahabat dan teman saya sudah paham betul kelakuan dan cara saya berbicara. Ada beberapa orang yang kadang kepo atau merasa tidak puas dengan jawaban saya, mereka langsung akan mengkonfrontir saya dengan pertanyaan lanjutan. " Kaga ngapa2in Aw*???... kenapa lo nggak kerja aja sih.. atau ngapain kek?" ini bunyi pertanyaan lanjutannya biasanya kek gitu. Mau tahu jawaban saya yang selanjutnya, " Suami gue ajah kaga repot cyiinn, ha ha ha....". Kemudian percakapan akhirnya akan berakhir dengan garing 😅.
(*Aw = Panggilan singkat yang biasa di lontarkan oleh saudara2, sahabat dan teman lama saya)

FYI, saya pernah bekerja gila gilaan. Jam 23.00 wib saya baru sampai terminal kampung rambutan kemudian sampai rumah saya di Bogor kira2 pukul 24.00 Wib, dan besok paginya saya harus ke kantor lagi. Saya juga pernah kerja ampun ampunan deh, buat brand aksesoris yang pernah saya miliki (*eh masih saya miliki qo sampai sekarang). Ya jelek jelek gini saya juga pernah jadi bussiness woman *ehem ehem ( batuk dulu sedikit 😅). Mempunyai sebuah bisnis yang bekerja sama dengan beberapa OL Shop besar di Indonesia bukanlah perkara mudah. Berbisnis di dunia fashion yang tough ini, kita beneran di uji untuk selalu terdepan mengikuti trends dan harus mempunyai ciri khas. Belum lagi brand kita harus di iklankan ya minimal di endorse lah saya publik figure. Jadi sebelum pergantian tahun,  di akhir tahun itu kita udah harus ngumpulin data fashion trend yang akan booming di tahun depan untuk kita jadikan bahan referensi untuk koleksi brand kita di tahun depan. Karena biasanya di awal tahun client sudah memberikan jadwal penjualan ke kita, dari agenda penjualan dan sale dan tetek bengek-nya.

Makanya kita tuh kudu gesit dan cekatan banget untuk mikirin koleksi apa saja yang akan di buat, tema koleksinya apa, riset pasar dan pesaing, mau di launching barang baru kapan, berapa piece yang harus di buat, urusan skema harga sampai menekan harga hpp, memastikan tagihan ke client sudah di kirim, bla bla bla nggak ada habisnya. Mikirinnya lagi ajah udah bikin saya ngos ngos-an. Ya lumayan lah kaya ngebayangin lari keliling komplek 5 puteran *matek. Apakah saya kapok berbisnis?? tentu saja NO/TIDAK. Berbisnis membuat kita belajar banyak dan merubah kita jadi perempuan yang kuat. Berfikir praktis dan harus bisa membuat keputusan cepat juga merupakan bagian kehidupan berbisnis. Selama kita mengerjaan pekerjaan kita dengan maksimal dan sungguh sungguh, apapun hasilnya kelak Insha Allah kita nggak akan pernah menyesal. Untung Rugi pasti ada, tapi pengalaman yang kita dapat nggak pernah bisa di beli dengan apapun. Termasuk pengalaman saya saat ini, yang akan saya ceritakan di #SannengTalks kali ini.

Buat saya bekerja kantoran atau menjadi Ibu Rumah tangga kurang lebih sama ajah, sama sama ada enak dan nggak enaknya. Saya percaya apapun profesi kita, selama di lakukan sepenuh hati, dengan cinta dan bertanggung jawab insha Allah akan membawa kebaikan bagi kehidupan kita. Nggak ada yang namanya lebih bagus IRT atau Lebih bagus Ibu bekerja, karena setiap orang punya kebutuhan berbeda beda dalam beraktualisasi diri. Dan cuma kita dan pasangan yang tahu, apa yang terbaik untuk kehidupan kita. Asal kita dan suami sama sama ikhlas, ya kita jalanin aja apapun profesinya. Yang penting halal, dan keluarga tetap menjadi prioritas pertama. Kalau bicara tentang kehidupan saya saat ini, mending saya ngaku ajah deh. Iya emang kehidupan saya sekarang mah flat banget cyiin,  saya seorang Ibu Rumah Tangga dan seorang part time blogger dan crafter. Pekerjaan utama saya ya menemaninya dan mendampingi suami tercinta yang sedang bertugas di Makassar. Alhamdulillah saya dan suami sama-sama ridha dan ikhlas dengan profesi kami masing2, dan berusaha untuk menjadi supporter terbaik bagi masing2 pihak. 


24 Jam Versi Awie


Nah klo kerjaan saya sehari hari biasanya di mulai dengan bikinin sarapan suami, habis itu bikin kopi dan sarapan trus nonton CSI atau acara sejenisnya. Kemudian di lanjutkan dengan urus rumah tangga, dari urusan cucian, bersih-bersih sampai urusan memasak makanan. Kadang olah raga, kalau lagi mau 😆, urus tagihan PDAM, iuran IPL, ke supermarket, ketemu temen atau janjian sama blogger buat review, dan kadang jalan sendirian ke tempat2 perbelanjaan dengan alasan bosan. Padahal itu alasan terselubung doang, nanti kalau di Mall liat barang bagus alasannya beda lagi " ... mumpung ada di Makassar, dari pada belanja OL.." #alasanklasik. Saya juga suka sekali menghabiskan waktu dengan membaca atau blogwalking,. Atau bisa juga menghabiskan waktu dengan ber-DIY di rumah. DIY bikin aksesoris sendiri, menjahit baju atau memotret.  Dan kemudian nunggu suami pulang kerja dan selesai, trus bobo cantik. Udah sekian ... kelar kegiatan hidup saya😅. Pasti yang baca akan bilang, OMG segitu doang 😆.

See, beneran flat banget kan hidup ini *kemudian tutup muka. Kegiatan hidup saya boleh kalian anggap gampang kelar, tapi apa kabar dengan kerjaan rumah tangga yang saya tangani sehari hari. Karena kerjaan rumah tangga itu termasuk kerjaan yang nggak akan pernah selesai. Dari pagi sampai malam hari, itu yang namanya kerjaan di rumah ada lagi dan lagi.

Kalian ngerasa kayak gitu juga nggak sih?

Seperti contohnya ketika saya selesai cuci piring kemudian di lanjutkan dengan memasak, selesai masak *eh itu cucian piring seketika numpuk lagi. Kadang saya bingung, sempat berfikir ini kerjaan rumah tangga apa atraksi sulap ?? qo *cring bisa muncul terus #etaterangkanlah 😁. Jadi Bapak Bapak dan Saudara sekalian, mohon jangan remehkan pekerjaan IRT. Kami itu berhadapan dengan pekerjaan yang lebih memukau dari atraksi sulap, adakalanya kami bahkan bisa membaca fikiran orang orang yang ada di rumah dengan sangat tepat. Seperti ketika pagi hari Bapak bolak balik membuka lemari dan rak baju sambil sesekali menggaruk rambut di kepalanya. Sebagai seorang istri yang baik hati dan penuh perhatian, seketika melihat suami sudah berpakaian rapi tapi tidak berbegas memakai sepatu pasti akan bertanya : " cari kaos kaki ya Pak? ", Bapak yang sedang bingung, kalau dapat pertanyaan seperti itu dari istri wajahnya seketika bisa sumringah lho. Mirip banget kaya habis nerima gaji bulanan gitu 😅. Pertanyaanpun pasti akan langsung di tanyakan : " Bu, ...dimana kaus kaki yang warna abu garis putih? ". Dan jawaban kamipun hampir tidak pernah meleset : " Ada di lemari, rak bagian kiri di laci ke 3 di sebelah kaos kaki olahraga yang warna putih". Ya begitulah kami, bisa di bilang lobus temporal yang ada di bagian otak kiri kami ini digunakan dengan maksimal 😄. Kami bisa menghafal letak di mana kami menyimpan kaos kaki Bapak dan anak2 sekaligus mengingat juga warnanya, mengingat dimana tempat menyimpan lembaran photokopi kartu keluarga sampai urusan mengingat kesalahan Bapak yang pernah Bapak lakukan di masa lalu *eh.

Kerjaan Yang Nggak Pernah Ada Beresnya



Perlu kita garis bawahi bahwa pekerjaan rumah itu sudah eksis dari jaman dahulu kala, dari sebelum kita lahir sampai kita ada dunia dan bahkan sampai kelak kita meninggal, yang namanya kerjaan rumah bakalan ada dan eksis terus. Jaman sekarang mungkin ada beberapa pekerjaan yang sudah bisa di kerjakan oleh mesin seperti contohnya : cuci baju. Tapi masih banyak juga lho pekerjaan yang masih harus di kerjakan secara manual alias pakai tangan. Ngomong ngomong soal kerjaan rumah, menurut kalian pekerjaan rumah yang kaya gemana sih yang nggak ada beresnya?? Nggak ada beresnya tapi tetap aja di kerjain lagi dan lagi. Habis gemana Mak, kalau bukan kita yang ngerjain mau siapa lagi dong??

Kerjaan yang nggak pernah ada beresnya, pekerjaan tersebut adalah .....

1. Cucian Piring


Ini pekerjaan dari bangun tidur sampai mau tidur, bakalan ada terus. Apalagi kalau kalian termasuk keluarga besar, makin banyak orang *beuh tumpukan cucian piring akan makin luar biasa. Cara terbaik dalam mengatasi cucian piring adalah dengan disiplin segera mencuci peralatan makan setelah di gunakan. Atau bisa juga mencoba cara lain, yaitu dengan belajar ilmu sihir di Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry 😉.


2. Setrikaan

Ya Allah kalau urusan setrikaan saya nyerah deh, sebelum anda menjudge saya tentang masalah ini. Saya cuma mau menginformasikan kalau Makassar itu panas, lebih panas dari Pamulang - Tangerang Selatan. Mungkin karena kota ini persis berhadapan dengan laut lepas. Terus maksudnya apa? Saya cuma mau menginformasikan kalau Makassar panas. Nggak sambil setrika aja udah panas apa lagi kalau siang2 nyetrika di Makassar dan saya tuh nggak suka nyetrika, jadi setrikaannya saya laundry aja. Sekian

3. Belanja Menu Masak Hari Ini ?


Tiap hari harus masak tapi tiap hari juga bingung dengan menu masakan yang akan di masak. Bosen lihat dagangan si Mamang yang itu lagi itu lagi, tapi kalau nggak beli nanti susah sendiri pas mau masak nggak punya apa2. Jadi sebenarnya Ibu maunya apa??? coba tolong #etaterangkanlah jiwa yang berkabut ...

4. Berbenah


Berbenah terdiri dari serangkaian kegiatan yang sepertinya sepele tapi cukup bikin Mamak rempong. Berbenah yang berarti merapikan dan membersihkan ini, harus di lakukan di setiap sudut rumah dari dari halaman sampai bagian belakang rumah. Dari urusan elap-elap, sampai sapu menyapu, belum lagi mengepel lantai, merapikan posisi perabot dan masih banyak lagi. Tapi saya suka kegiatan berbenah ini, bersih rumah seperti mengepel rumah dan menyikat tempat cucian piring itu bikin saya Happy. Ya, saya emang agak2 sedikit kecenderungan OCD, saya bisa mencuci tangan berpuluh puluh kali dalam sehari. Habis kupas bawang cuci tangan, kupas sayuran cuci tangan, ngulek bumbu cuci tangan 😅. Makanya di rumah, saya paling boros pakai sabun dan tissue. Alhamdulillah sih kecenderungannya nggak paragh banget, pokoknya kalau habis megang barang yang menurut saya kotor (padahal mah enggak kotor) dan beraroma wajib cuci tangan, habis buang sampah ke depan rumah juga nggak cuma harus cuci tangan, wajib cuci kaki kalau dari luar rumah 😆.

5. Balesin Like di Instagram

Mamak termasuk Mamak yang kekinian nggak? Sibuk main instagram dan cari follower? 😏. Nah hal ini merupakan salah satu kegiatan saya di kala senggang atau saat menunggu yaitu balesin 💓 dan tebar 💓di Ig saya, walaupun suka ada yang kelewat *maapkeun ya. Kegiatan ini kayaknya sepele dan remeh banget ya, tapi biar remeh juga tetep aja saya lakukan. Kadang mata sampe menyipit karena pedes, scroll Ig ke atas ke bawah. Kayanya penting banget yakk, *eh tapi iya lho penting dan ngaruh untuk dapetin follower di Ig 😅. Penting dong punya follower banyak, ya itung itung menambah teman dan relasi lah ya. Dari pada saya mencetin komedo, yang ada hidung saya merah trus mata berair dan menangis nanti kalau ada yang lihat di kira saya lagi ada masalah rumah tangga 😓. Mendingan cari follower di Ig, ya kan?? *lho 😆.

Mengerjakan kerjaan rumah tangga memang nggak segampang yang di kira, kadang banyak orang bilang kalau ini cuma pekerjaan remeh dan sepele. Apa iya se-sepele itu? Kerjaan perintilan ini kalau nggak di kerjain bisa menimbulkan efek menumpuk yang bisa menganggu kenyamanan hidup berumah tangga lho. Kedudukan Ibu pun mengambil bagian penting yang tak bisa tergantikan, sama seperti kedudukan Ayah. Ibu sekaligus Istri itu profesi yang nggak ada liburnya, menuntut kita bekerja 1 tahun penuh non stop 24 jam tanpa cuti. Ibu itu penopang dan pemersatu keluarga, karena tanpa kehadiran Ibu kondisi keluarga bisa goyah tanpa arah. Sudah jadi statement umum kalau jadi Ibu itu nggak boleh sakit, karena kalau ibu absen kehadiran bisa bisa keadaan rumah dan anak anak mendadak jadi  tidak terkontrol dan terjadi chaos di rumah. Yuk ah Peluk dulu satu satu para Ibu dan Istri di manapun kalian berada. You Rock, Girl 💪💕

Nah sekian daftar curhat saya hari ini, kira2 kalian punya pengalaman nggak tentang kerjaan yang enggak pernah ada beresnya? walaupun di kerjakan tetap akhirnya akan muncul dan menumpuk lagi. Kalau ada share dong sama saya, kita curhat di bawah ini yuk cyinn...

Terimakasih ya sudah mampir di sini, GOD bless You all 💓



You Might Also Like

20 comments

  1. Wow! Jadi balesin LIKE di IG juga termasuk kerjaan yang gak ada kelar2nya? Wakwkwk.. 😄 itu sih modus si teteh biar gak usah ngerjain yang lain! 😜😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kebaca deh kelakuan gue 😂😂. Ya kurang lebih semacam itu lah Ka 😬✌️

      Hapus
  2. Pekerjaan paling malesin dan gampang numpuk sih setrikaan... White flag dehhh... Kadang kalau baju rumah ga aku setrika 😋


    masihkecilaja.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. White flag juga deh kalau soal setrikaan. Menyetrika itu bagaikan duduk sambil angkat barbel tapi di dalam sauna 😁😅.

      Hapus
  3. Kalo buat aku juga urusan setrikaan yang ga pernah kelar kak.. Aduh >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah betapa senangnya diriku ketemu para hatters setrikaan 😂😁. Serasa punya temen curhat 😬✌️.

      Hapus
  4. Aku juga tiap hari mantengin IG dan senang barter like ke teman-teman. Yaa saling dukung di dunia instagram adalah salah satu rutinitasku jg hahahs

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss dulu sama ka Ndy. Balesin ❤️ di IG itu kayak hal sepele ya, tapi nggak kelar2 alias ada terus.

      Hapus
  5. wadoooo...dua kali komen ini jadinya Wie. Yang tadi itu saya mau bilang kalo kerjaan rumah tangga seperti nyupir, maksudnya nyuci piring, nyapu, ngepel, nggosok, dan masak itu seperti never ending story ya...gak ada ujung pangkalnya. Tapi saya bahagia adekku buka laundry tinggal ditagih setiap bulan tapi pakean kotor dijemput, diantar kembali skalian dimasukkan ke lemari. hehehee...suka berasa ikutan jadi boss skalian nyuruh bersihin kaca rumah. kadang gak disuruh sudah langsung bersihin kamar mandi. Harus happy, harus sehat, ya say setuju itu Wie. nyapu ngepel dianggap olah raga aja kali yee buat mompa jantung supaya emak-emak tetap jadi cahaya dalam rumah yang selalu cling! *lagi niat mau mulai manfaatin jasa GoClean. Ada mi kaah di Mkss?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha Ka Novie Makasih lho udah mau komen ulang. Kaka beruntung sekali semua cucian di handle laundry, yang punya adek ta pula. Sampai2 di masukan ke lemari, bahagianyaa 😀. Saya kurang tahu jasa go clean di Makassar udah ada blm ya? Soalnya saya mah nyupir, nyapu dan bersih2 sendiri. Itung2 olahraga 😅.

      Hapus
  6. emak blogger tugasnya bisa ngerangkep2 lagi ya mak
    huebaattt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Double2 kalau lagi ada PR menulis Mba 😁. Kalau lagi kosong mah, main berkutat sama elap pel dan cucian 😞.

      Hapus
  7. *toss geng emakemak anti setrika
    Makanya saya kalo beli baju sebisa mungkin cari yang bahannya ga gampang kusut, biar ga usah setrika. Hahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan geng anti setrikaan juga ya, toss. Idenya Ayi boljug 👍😉.

      Hapus
  8. Beresin mainan anak. Kayaknya gak selesai2 sampe mrk udah gede

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Ka, mungkin nanti kalau AlJi sudah abg baru bebas dari urusan beres2 mainan 😉.

      Hapus
  9. Toss soal tempat kaos kaki, obat gosok, mainan anak, kita bisa menyebutkan detil sedetil detilnya sampe ketemu yeaaay. Kalau suami, entah kenapa tiap dikasih petunjuk selalu berakhir zonk ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget Mba, kadang kita sebagai IRT di tuntut untuk tahu segala hal yang terjadi di dalam rumah ya. Bapak2 mah yaa... seperti yg Mba bilang di atas 😂✌️.

      Hapus
  10. yeaaaahh akhirnya tau juga deh 24 jam ala ka awie apaaaa dan gimana ahaahha seruuuuuuu iiihhhhhhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. 24 jam yang flat banget 😂😂. Yang penting sehat jiwa raga ya, dan jangan lupa tetep bahagia 😉.

      Hapus

Follow Me

Press

Blogging Community