3 Fashion Items Yang Harus Ada Di Lemari

Agustus 06, 2017 fillyawie 13 Comments


Hello, ketemu lagi di #Sannengtalks5, khusus untuk Senin kali ini kita ber-3 ( Saya, Zilqiah dan Ka Ery ) akan ngebahas tentang gaya fashion style kita masing masing. Benda benda fashion atau outfit fashion yang kaya gemana yang kita sukai. Pastinya kalau kita suka sesuatu hal itu ada alasannya dong ya, yuk kita bahas gaya fashion style ala Saya ( : Fillyawie ).

Baca Juga

Sebelum ngebahas 3 fashion item apa saja yang harus ada di Lemari, menurut sudut pandang Saya. Kita bahas terlebih dahulu personnal style atau gaya personal Kita masing masing ya. Karena dengan tahu kaya apa sih personnal style yang Kita punya, akan memudahkan Kita untuk memilih fashion item yang cocok dan harus kita beli atau kita tetap simpan dalam lemari.

Setiap orang pasti punya ciri khas atau style dalam berbusana, sesuai dengan apa yang dia sukai dan minati. Setiap gaya/style masing masing orang ini dapat di kategorikan dalam beberapa macam gaya personnal. Menurut kamus fashion, setiap gaya personal mempunyai ciri dan style yang berbeda. Gaya personal itu bisa di nilai dari banyak hal yang di sukai dan dominan di pakai olehnya. Orang dengan kecenderungan suka warna bold pastinya mempunyai sifat dan karakter yang berbeda dengan penyuka warna soft. Orang yang berani memakai pakaian sedikit terbuka pastinya mempunyai sifat diri dan backgroud yang berbeda dengan yang tidak. Hal hal tersebut adalah salah satu hal yang menentukan seperti apaan sih gaya personal/ personnal style kamu.

Temukan Gaya Personal Kamu


Picture by Qiah

Kadang tanpa kita sadari personnal style atau gaya personal kita itu bisa menentukan kepribadian kita secara tidak langsung. Menunjukan siapa kita, orang yang seperti apakah kita, punya kesukaan apa dan seperti apa kita ingin di lihat, dan masih banyak lagi yang bisa di nilai dari situ. Memakai busana ataupun aksesoris yang kita sukai, pastinya akan membuat Kita merasa cantik dan percaya diri. HAL Hal hal yang kita sukai tersebut kemudian kita jadikan pakem dalam berbusana, dan kita ulang secara terus menerus. Sampai akhirnya menjadi benang merah dalam style personal kita, dan menjadi signature style yang akhirnya membuat orang mengenal Kita sebagai "Si Mrs. X dengan gaya  XXX"

Gaya personal nggak melulu menampilkan fashion items yang blink, mahal, dan trendy. Percaya deh, " To be fashionable, it's not always about wearing Chanel pearls or holding Birkin bag " πŸ˜…πŸ˜†. Sebenernya ini alasan saya aja, alasan orang yang kayanya seumur umur nggak bakalan mampu beli birkin bag ✌. Fashion itu adalah Industrinya, sedangkan style itu adalah gaya dalam mengaplikasikan fashion. Dan Style itu adalah kita, bagaimana kita hidup, nilai nilai apa yang kita anut, bagaimana cara kita di besarkan, dsb. Hal tersebut bisa kita jadikan dasar dalam menentukan gaya personnal yang paling cocok untuk kita.

"Fashion fades, only style remains the same " - Coco Chanel

Menjadi fashionable adalah keinginan banyak orang, membeli barang bagus yang sedang hits dan trendy pastinya menjadi hal paling menyenangkan bagi kebanyakan perempuan. Tapi pada prakteknya, bahkan ketika kita punya banyak uang untuk membeli segudang barang yang kita inginkan. Kita tetap  akan menyeleksi barang yang akan kita beli,  ya kan? kira kira barang itu cocok nggak buat kita, pas nggak di badan, warnanya sesuai nggak dan masih banyak lagi alasan yang harus di ceklist agar barang tersebut nggak cuma pas di badan tapi juga pas di kantong dan pas di hati 😊. Hal yang pas dan sesuai tersebutlah yang menjadi patokan, seperti apa sih gaya kita sebenernya. A classic person, atau seorang maverick, atau Ladylike ?. Katanya sih ada sekitar 7 type gaya personal dalam berfashion ria. Kapan kapan kita bahas lagi ya, tentang 7 type ini jangan di bahas sekarang nanti kepanjangan πŸ˜….

Personnal style juga berubah seiring waktu, gaya kita pada saat muda dulu dengan sekarang pastinya berubah banyak ya. Semakin dewasa seseorang dan semakin matang kepribadiannya, akan merubah banyak hal termasuk gaya berbusana. Kita yang waktu jaman dulu bergaya caur, asal asalan atau belel banget deh misalnya. Semakin kita dewasa, memiliki kedudukan baik di karir contohnya, pastinya akan merubah gaya berpakaian secara drastis. Bukan hanya soal makin sukses makin banyak uang, terus kita bisa beli apa aja. Bukan selalu tentang uang, gaya personnal yang kita ciptakan pastinya ingin kita tampilan sebagai ciri/signature ketika bertemu dengan orang lain " kaya apa sih dia?". Seorang CEO sebuah perusahaan, pastinya ingin menampilan gaya dengan karakter yang kuat agar bisa di hargai dan di segani oleh para bawahannya. Adakalanya juga fashion tidak selalu berbanding lurus dengan kesuksesan seseorang. Sebagai contoh : Mark Zuckenberg, yang punya Facebook mah bebas lah mau pakai baju apa aja. Tapi kalau saya sih lebih suka oarang yang fashionable sesuai dengan karakter dan kedudukannya. Coba tengok deh Ana Wintour, kayak nya apapun yang di pakai Beliau ini nggak pernah fashion failed ya. Selain fashionable bingits, gaya personnal yang dia ciptakan sangat menonjolkan karakternya yang kuat dan berwibawa. 

Picture source : Pinterest.com

Nah pentingnya kita untuk tahu personnal style kita sendiri, karena hal tersebut akan membuat hidup kita lebih mudah. Ketika kita tahu kayak apa personnal style kita, kita menjadi semakin mudah dan cepat ketika harus memilih dan menentukan barang yang akan kita beli. Yuks Saya kasih tips sederhana untuk menentukan gaya personal dalam berbusana. Tipsnya adalah ;

1. Kenali Badanmu dan Kepribadianmu

Ketika kita tahu ukuran kita, dan bentuk badan kita dengan ini akan memudahkan dan mempercepat acara shopping. Maklumlahya Mamak kaya Saya ini paling nggak bisa lihat kata Discount up to 50%, langsung deh mata jadi seger hatipun seketika bahagia. Udah mirip banget IpinUpin ketemu ayam goreng. Ketika melihat tumpukan baju diskonan, alamak langsung aja pengen nyemplung ke dalam bak berenang ajah sekalian di dalam bak yang isinya pakaian itu πŸ˜…. Kadang yang bikin sedih itu ya, kalau barang diskonan itu ukurannya odds alias ukuran sisa banget deh. Biasanya diskon untuk ukuran kalau nggak xxl atau xs πŸ˜’. Tapi ada hikmahnya juga sih, sebesar apapun diskon yang di tawarkan. Sebaiknya Kita bijak dan bisa menahan diri untuk tidak berbelanja, terutama ketika barang yang tersedia nggak sesuai untuk badan dan kepribadian kita. Jangan Maksa ya Ibok ibok ✌.

" Fashion is architecture, its is a matter of proportions " - Coco Chanel -

Dengan mengenali badan dan kepribadian kita secara baik, hal ini sangat memudahkan saya ketika harus struggling memilih baju yang warna hitam atau putih, atau memilih yang full ruffles atau yang simple dan modest. Nggak perlu lagi berkelahi terlalu keras dengan nafsu berbelanja. Dan jadi nggak perlu takut lagi sama iming iming diskon besar yang bertebaran di dalam mall. Contohnya saya, saya nggak suka pakai baju hitam, walaupun kata pakar Fashion 'little black dress' nya Audrey Hepburn adalah salah satu baju yang harus ada di lemari anda. Tapi saya nggak punya satupun dress berwarna hitam. Untuk orang petit dengan ukuran kecil seperti saya, mengunakan outfit warna hitam membuat saya nggak Pede, karena badan saya malah terlihat makin kecil. Kalaupun harus menggunakan warna hitam, saya akan memilih celana pantalon hitam yang di padukan denga outfit dan akesoris berwarna terang. Atau bisa pakai rok hitam yang memiliki volume, di padukan dengan crop top. Baju berwarna dan gelap akan saya pakai kalau benaran sudah nggak ada pilihan lagi. Jadi kalau ada discount baju dengan warna hitam atau yang gelap deh ya, saya memilih mundur teratur. Lebih baik bersabar menunggu baju yang saya suka  di diskon, dari pada maksa belanja tapi mubazir.

2. Beli Yang Kita Sukai

Tau nggak sih kalau untuk perempuan, sebuah investasi itu nggak selamanya harus berupa property, mobil atau perhiasan. Bagi Ibu ibu berduit mungkin sebuah tas berlogo H yang di buat dari kulit buaya, merupakan investasi idaman yang juga bukan hanya bisa berakibat meningkatkan prestige dan kedudukan sosial. Tapi bisa juga jadi barang investasi yang kalau kita butuh uang, itu tas bisa di jual. Jadi nggak rugi rugi banget lah beli tas branded. Iya sih nggak rugi, kalau punya duit banyak mah nggak rugi yaaa kan πŸ˜…. Tapikan ya karena saya termasuk golongan Ibu ibu biasa ajah, investasi saya cukup punya outfit atau aksesoris yang bener bener saya suka dan tidak lekang zaman.  Biar awet nggak usah sering shopping *lho.

Maksud lo?

picture source : pinterest.com

Maksud nya itu membeli baju dan aksesoris yang bukan cuma kita sukai tapi juga akan selalu up to date dalam segala waktu dan suasana adalah sebuah investasi yang baik. Ada lho barang yang saya suka banget dan selalu uptodate alias nggak bakalan deh di bilang kuno, mau jaman dulu sampai sekarang tetap keren kalau di pakai. Contohnya : celana jeans, nggak harus beli yang branded asal nyaman dan enak di pakai udah bisa bikin hati bahagia. Celana jeans merupakan salah satu fashion item yang harus ada di lemari saya. Kaos putih atau kemeja putih, noted ini harus ada di lemari. Baju atasan putih adalah baju andalan dalam segala suasana, kemeja putih bisa di pakai untuk kerja, acara santai atau bahkan ke acara resmi tinggal di tambahin aksesoris. Tas Kulit berwarna coklat, buat saya juga termasuk barang yang sangat saya sukai, kayaknya ada 3 buah tas warna coklat yang saya bawa ke Makassar 😏. Saya suka tas kulit warna coklat karena warna itu cocok dengan baju apapun yang ada di lemari saya, selain itu tas coklat juga merupakan investasi yang menguntungkan. Karena kalau bosan, bisa kita jual lagi kan dan warna coklat atau hitam untuk tas adalah pilihan yang aman. Hampir semua orang punya dan minat sama 2 warna ini. .

3. Ciptakan Gaya Kamu Sediri

Untuk menjadi diri kita sendiri, NGGAK perlu nunggu persetujuan atau pengakuan dari orang lain. Dengan begitu pakailah apa yang menurut kamu nyaman, yang bisa membuat kita percaya diri dan membuat kita bahagia ketika memakainya. Dan ingat ya bergayalah sesuai hati dan dompet, kita happy karena nyaman bergaya sesuai kepribadian kita. Selain itu juga nggak harus pusing mikirin tagihan kartu kredit karena kebanyakan belanja. Keren nggak selalu harus mahal, dan yang mahal belum tentu pas dan keren buat kita. Yang penting jadilah diri kita sendiri, selama apa yang kita pakai adalah pakaian yang sopan, sesuai dengan kondisi waktu dan tempat dan tidak merugikan orang lain.

Cukup 3 dulu ya Tipsnya, kapan kapan di sambung lagi.

3 Fashion Items Yang Harus Ada Di Lemari Saya



Awie kayak apa sih personnal stylenya?? Kalau saya di minta mendeskripsikan gaya personnal saya saat ini, kayaknya sih saya lebih cenderung ke gaya personal : Classic Style. Kenapa begitu? kita bahas tuntas di bawah ini ya.

Gaya klasik ini di deskripsikan sebagai gaya yang di dominasi dengan gaya/warna yang aman, simple/clean cut, dan cenderung tradisional. Cocok lah ya buat usia saya yang udah bukan abege lagi ini πŸ˜….

Orang dengan gaya klasik ini katanya di kenal sebagai orang yang suka memilih gaya yang nggak lekang di makan waktu atau timeless look, Mereka juga agak memilih soal fabrics yang di gunakan untuk pakaiannya karena Mereka lebih suka bahan/fabrics dengan kualitas yang cukup baik. Merekapun sama seperti fashionista lainnya pengen terlihat cantik pastinya ya, dan untuk tampil cantik itu Mereka lebih memilih cantik tetapi dengan potongan busana yang simple dan clean cut. Si gaya klasik ini juga terkenal penyukai aksesoris berbahan kulit asli, pilihannya jatuh ke sepatu dan tas dengan bahan kulit asli. Ia juga terkenal pintar memilih fashion item yang nggak lekang di makan jaman. Banyak koleksi barangnya yang masih keren ajah, padahal itu brang udah dia beli dari 5 tahun lalu.

" A girl shoud be two things, classy and fabulous " - Coco Chanel -

Jeleknya si gaya klasik ini, kalau mau bergaya suka pengen perfect sesuai dengan gaya yang ada dalam angan angannya. Kalau ada satu item ajah yang nggak sesuai, langsung deh ganti baju lain. Pokoknya semua harus kudu sesuai seperti yang dia mau. Mungkin orang dengan gaya ini nggak bakalan pernah jadi Orang yang saltum (salah kostum), tapi sayangnya gayanya si klasik itu juga nggak outstanding banget. Ya agak flat dan selalu berusaha berada di zona nyaman. 

Tapi karena saya suka gaya klasik ini, dan saya mah nggak apa apa qo nggak outstanding dalam bergaya juga, it's okay wae mas... aku rapopo πŸ˜…. Karena gaya ini adalah gaya yang menurut saya paling #SWAG, nyaman dan menyenangkan untuk saya pakai. Nah Untuk mewujudkan gaya classic ala Awie, ada 3 Jenis Fashion Items memang banyak ada di lemari saya ✌. 3 fashion items tersebut adalah,

1. Basic Color Tops 



Untuk atasan saya lebih suka memilih warna basic yang aman untuk saya padu padankan dengan bawahan dan kerudung dengan pattern fabrics. Warna basic seperti putih, creme, coklat, abu abu dan navy merupakan pilihan yang saya sukai. Sssttt jangan bilang bilang ya, baju basic putih atau polos itu sebuah investasi menguntungkan lho. Mau di pakai berkali kali, asalkan di padu padankan dengan bawahan dan kerudung berwarna warni ketika menghadiri acara satu dan lainnya, orang nggak akan nggeh qo kamu pakai baju yang itu itu melulu. Apalagi kalau di tambahkan statement necklace yang berbeda beda di setiap acara, beneran nggak akan ada nggeh kalau kamu pakai atasan warna polos atau putih yang itu itu lagi πŸ˜…. Baju dengan warna basic juga bisa menghasilkan photo yang cantik lho buat instagram feed kalian, terutama baju warna putih. Cobain aja deh photo pakai baju putih pas siang hari di pantai, di cafe atau di jalan raya, seketika warna muka kita langsung cerah karena pantulan cahaya dari baju putih yang kita pakai. Cobain ajah kalau nggak percaya, sok deh.

2. Celana Jeans



Udah sempat saya terangin di atas ya, kenapa harus punya celana jeans di lemari. Pokoknya apapun size kamu, wajib banget punya celana jeans minimal 1 buah di lemari. Yang menyenangkan dari sepotong celana jeans adalah, mau harganya puluhan ribu sampai jutaan, warnanya tetap sama yaitu di dominasi oleh warna biru. Yakin nggak mau simpen celana jeans di lemari?


3. Fashion Accessories



Fashion accessory / aksesoris merupakan point pendukung yang tidak bisa untuk di skip begitu saja. Tanpa Fashion accessory gaya kita akan terlihat flat dan hambar. Fashion accessory yang terdiri dari tas, sepatu, kalung, anting anting dan barang fashion lainnya, bisa jadi faktor pendongkrak gaya anda. 

Untuk Aksesoris yang saya pakai siang itu, Saya memilih tas kulit berwarna senada dengan sepatu, dan kebetulan ada di rumah . Kalau pas nggak ada warna yang sama, ya cukup cari kerudung yang matching aja sama tas yang saya pakai. Biar nggak terlalu rame, seperti yang di sebutkan di atas kan gaya si klasik style ini suka tampilan yang aman.  Bahkan untuk aksesoris saya pun memilih yang matching saya outfit yang saya pakai. Untuk sepatupun saya memilih kitten heels shoes, tetap simple dan klasik tapi nggak bikin sakit betis karena heelsnya pas buat saya. Masalahnya saya ini orangnya nggak mau idem, suka utek utek an nggak jelas kaya cacing kepanasan πŸ˜…. Itu yang Mamahku sering bilang sih, utek utekan ✌.

Kurang lebih dari 3 items yang telah saya sebutkan di atas, akhirnya membuat saya tampil simple dan sederhana tetapi tetap berusaha terlihat chic dan elegan. Ini menurut saya lho πŸ˜…. Karena badan saya ceking dan kurus πŸ˜†, saya suka memakai busana bertumpuk. Ya biar terlihat agak semok dikit lah yawww. Karena itu saya memilih Tunik dengan tangan pendek, sehingga bisa di tumpuk dengan manset warna senada di dalamnya. Untuk kalian yang punya badan ceking dan beke/pendek seperti saya ini, coba deh pilih atasan model tunik dengan garis A line selutut. Agar badan terlihat lebih tinggi dari ukuran sebenarnya πŸ˜€. 


Sayapun memilih memakai baju berbahan Linen yang nyaman untuk kegiatan outdoor, aksesoris kalung mutiara pun rasanya masih aman dan tidak berlebihan jika harus di pakai dengan outfit saya hari itu. Saya juga memakai scarf seharga 15rb lho, yang saya beli di pasar anyar Bogor beberapa tahun lalu. Bergaya nggak harus selalu mahal qo, yang penting kita pintar dan kreatif dala mempadupadankan fashion items yang sudah kita punya di lemari. 

Ini gaya ku, bagaimana dengan gaya mu??

Kalau kepanasan, masih cocok juga lah ya pakai topi lebar kaya gini πŸ˜‰

Yuks sharing kalau kalian suka fashion style seperti apa? Ladylike Grace Kelly style kah? atau BombShells seperti Marilyn Monroe? atau gaya kalian sendiri? Yuk share di sini seperti apakah gaya yang "kalian banget" itu...









You Might Also Like

13 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Karena #keren adalah hak segala bangsa.. maka kita semua harus keren dengan style kita masing2 πŸ˜‰

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya keren dengan style masing, karena keberagaman membuat dunia lebih indah.

      Hapus
  3. Foto terakhir kece badaiii 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Photo itu di photoin sama Qiah, tahu dong kemampuan kamera dan cara motret Qiah dalam menjepret tampilan xixixi. #terfujilah

      Hapus
  4. yang harus ada di lemari saya (mmm...banyak sih sebenarnya yang dirasa must item, tapi ini yang nda bisa ditawar): blus itam berbagai model dan bahan, celana hitam mau kulot ato pipa, jins, dan sepatu booth dan tote bag coklat dari bahan kulit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ka Novie sama kaya Ka Ery, penggemar blus hitam. Tote bag memang tas paling cocok buat bepergian ya Ka, secara bisa bawa banyak barang di dalamnya. Jadi salah satu must have item para perempuan di manapun.

      Hapus
  5. Samaan kita kak
    Someone harus find personal style nya masing2. Huhuhuy
    Sy suka personal style mbak awiee 😍Casual tp elegant. Favorite deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Qiah, saya juga suka sama Style Qiah. Ada sentuhan tomboynya di sepatu boots yang Qiah pakai. Tomboy tapi tetap feminin, apa tuh namanya he he he

      Hapus
  6. kalau aku biasanya celana kulot krn bikin penampilan lebih kece. Saya ngak terlalu tinggi, tampilan jd keliatan tinggi kl pakai kulot

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget kalau pakai kulot bisa markup tampilan kita terlihat jadi lebih tinggi, apa lagi kalau cuttingnya sedikit a line.

      Hapus
  7. Aku selalu suka kalo mba awie yang mix and match.. selalu keren~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa sihh... haishhh jadi Geer nih wkwkwk. Terimakasih Tari sudah mampir.

      Hapus