Jumat, 29 Juni 2018

Cara Memilih SPF yang Tepat Untuk Perlindungan Kulit Mu


Apakah kamu termasuk orang yang sehari-hari banyak terpapar sinar matahari atau banyak melakukan aktifitas outdoor ? Jika iya, apakah kamu sudah memakai krim tabir surya setiap harinya ?. Menurut laporan yang pernah dikeluarkan oleh NASA, dalam beberapa tahun ini suhu bumi telah mengalami peningkatan rata-rata 0,90 derajat celcius setiap tahunnya. Kondisi yang demikian menyebabkan banyak sekali kerugian bagi Bumi dan para penghuninya. 

Kondisi pemanasan global menyebabkan banyak perubahan pada suhu bumi dan atmosfer, hal tersebut membuat saya semakin peduli. Kadang timbul pertanyaan, apakah paparan sinar matahari saat ini masih dalam kondisi aman bagi tubuh dan kesehatan kita ? Ya, pertanyaan tersebut selalu timbul dalam kepala saya, terutama ketika saya harus melakukan banyak aktifitas di luar rumah. Rasa takut dan khawatir akan bahaya sinar matahari membuat saya concern untuk selalu memakai tabir surya setiap hari baik ketika beraktifitas di dalam dan di luar rumah. Soalnya takut item, di rumah sudah ada contohnya. Paksu kan berkulit gelap eksotis gemana gitu, apakah akibat doi malas pakai tabir surya? tentu enggak, karena emang gen nya aja gitu. 😁

Kebingungan kadang terjadi ketika saya berada di drug store atau apotik, bingung mau membeli produk tabir surya dengan tingkat SPF berapa. Karena saya kurang ilmu dan informasi tentang SPF ini, jadi kadang saya asal pilih saja, pilih yang kemasannya paling besar dan harga paling aman di kantong. Ada yang pernah melakukan hal demikian juga kah ? 😅.

Padahal setiap SPF yang terdapat pada tabir surya yang kita beli memiliki fungsi perlindungannya sendiri-sendiri. *Nah biar nggak salah beli lagi, akhirnya saya banyak mencari infomasi dan tanya ke sana-sini mengenai SPF yang tepat dan sesuai untuk melindungi kulit saya.

Apa yang Dimaksud dengan SPF++ dan Apa Kegunaannya



SPF kepanjangan dari Sun Protection Factor atau faktor pelindung dari sinar matahari, produk tabir surya dengan SPF memberikan perlindungan pada kulit dari radiasi sinar ultra violet UVB. Apakah sinar UVB dan UVA rays itu ? dan Kenapa kulit kita harus dilindungi ? Yuk kita bahas di bawah ini.

Sinar matahari tidak hanya mengandung vitamin D yang baik untuk tubuh manusia, di dalamnya juga mengandung sinar ultra violet ( UVB dan UVA Rays) yang bisa berbahaya bagi kulit dan kesehatan mata. Ada dampak berbahaya yang akan mengancam jika kulit mu sering terpapar sinar matahari secara langsung dan dalam waktu yang cukup lama. Dampak jangka pendek nya adalah sunburns atau kulit terbakar dan menjadi gelap. Sedangkan dampak jangka panjangnya adalah penuaan dini, keriput dan kanker kulit.

Apabila kulit kita terpapar sinar ultraviolet A (UVA) secara berlebihan dan terus menerus atau sering, hal tersebut bisa menjadi penyebab rusaknya kolagen pada kulit dan lapisan dermis kulit. Hal inilah yang akan menyebabkan kulit kendur dan keriput. Ohhh No! 😞. 

Selain UVA sinar matahari juga mengandung sinar ultaviolet B (UVB), yang jika terkena kulit kita secara langsung bisa menyebabkan kulit kemerahan hingga terbakar. Untuk efek jangka panjangnya, UVB bisa mengakibatkan rusaknya sel kulit dan materi genetiknya. Hal ini bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit kanker kulit.

Untuk terhindar dari hal-hal mengerikan yang disebutkan di atas, sedini mungkin kita perlu menggunakan tabir surya dengan SPF yang tepat. Penggunaan tabir suya bisa menjadi perlindungan awal dan salah satu cara yang paling mudah untuk melindungi kulit kita dari radiasi sinar ultra violet.

Baca juga : Review LANEIGE Water Bank Eye Gel

Pilih SPF yang Tepat Untuk Melindungi Kulit Mu



Ketika mencari tabir surya di drug store atau apotik, pastinya kita akan dihadapkan pada banyak pilihan mulai dari merek, pilihan SPF dan jenis krimnya itu sendiri. Ada yang berjenis cream, water gel, essence, emulsion dan masih banyak lagi. Semua produk UV protection atau tabir surya intinya sih sama, yaitu produk yang memiliki fungsi utama melindungi kulit dari sinar UVB dan UVA rays, biasanya setiap merek membuat produk tabir surya andalannya masing-masing sesuai dengan level konsumen yang ingin diraihnya.

Hal yang terpenting yang harus diperhatikan pada saat membeli tabir surya adalah SPF yang terdapat di dalamnya. Angka SPF yang tertera pada produk tabir surya yang kita beli memberikan informasi rentang waktu sinar matahari akan membuat kulit kita kemerahan atau terbakar. Jadi misalnya pada manusia pada umumnya kondisi kulit terbakar akibat terpapar matahari bisa terjadi kira-kira setelah 10 menit, maka jika kita memakai tabir surya dengan SPF 15 maka produk tersebut akan memberikan perlindungan 15 x lebih lama dari 10 menit. Let says 15 x 10 = 150 menit, jadi tabir surya yang kita pakai akan memberikan perlindungan kurang lebih selama 3 jam dari efek sunburns.

Menurut informasi yang saya dapat dari www.cancer.org, semakin tinggi angka SPF yang terdapat pada produk tabir surya yang kita gunakan akan memberikan perlindungan lebih dari radiasi sinar UVB rays. Tabir surya dengan SPF 15 akan memberikan perlindungan dari UVB rays sebanyak 93%, SPF 30 memberikan perlindungan sebanyak 97%, SPF 50 sebanyak 98% dan SPF 100 sebanyak 99%. Tidak ada produk tabir surya yang bisa melindungi kita 100% dari radiasi sinar UVB dan UVA rays.

Jadi produk tabir surya yang disarankan untuk digunakan adalah produk dengan minimum SPF 15, jika ada produk yang mengandung SPF lebih rendah dari itu bisa dipastikan produk tersebut hanya akan melindungi kulit kita dari efek terbakar dan menghitam saja. Tapi tidak melindungi kita dari sinar UVA dab UVB, yang bisa mengakibatkan penuaan dini dan penyakit kanker.

Baca Juga : Review Snail Bee High Content Essence

Pilih Tabir Surya dengan Label SPF dan PA



Apa kalian pernah menggunakan produk tabir surya yang terdapat tulisan SPF+ dan PA+ pada labelnya ? Awalnya saya tidak begitu memperhatikan apa maksud dan kegunaan dari tambahan PA++, karena kadang saya tuh type orang yang kadang cari gampangnya aja, oh merek ini kata beauty blogger anu bagus, kata beauty vlogger itu bagus, udah langsung aja beli. Saya mah anaknya lemah sama urusan beli-beli 😅.

Nggak mau buang waktu buat mikirin PA stands for what ?,  as long as tabir surya yang saya pakai nggak lengket, tidak memberikan tone warna putih keabu-abuan dikulit muka dan PA bukanlah singkatan dari " Pe-A" (bahasa betawi), maka saya anggap bagus-bagus aja 😅. Padahal kan nggak mungkin juga brand nempelin dua huruf tersebut tanpa maksud dan tujuan. Ampun deh Pe-A


Apakah yang Dimaksud dengan PA++ 


PA sebenarnya memiliki arti Protection grade of UVA rays yaitu tingkat perlindungan terhadap sinar UVA. Tabir surya yang memiliki SPF dan PA akan memberikan perlidungan yang lengkap (board spectrum) pada kulit kita. Sama seperti pada SPF, PA juga memiliki tingkat perlindungan yang berbeda-beda sesuai dengan jumlah plus yang menyertainya.

Berdasarkan Asosiasi kosmetik industri di Jepang, faktor perlindungan terhadap UVA ini dibagi menjadi tiga tingkatan. Yaitu PA+ yang memberikan perlindungan dari UVA selama 2-4 jam, PA++ selama 4-8 jam dan PA+++ selama 8 jam lebih atau di peruntukan untuk orang yang terpapar matahari secara ekstrim. Karena saya tinggal di kota Makassar dengan kondisi cuaca yang cukup panas dan sinar mataharinya pun luar biasa berlimpah, jadi saya memilih produk yang memiliki PA dengan tanda plus paling banyak.

Untuk perlindungan maksimal baik dari sunburns, penuaan dini dan kanker kulit disarankan untuk menggunakan produk tabir surya yang berlabel board spectrum yaitu yang mengandung SPF dan PA. Kita pun disarankan untuk selalu menggunakan tabir surya, baik untuk aktifitas di dalam maupun di luar ruangan. Jangan dikira dengan diam saja di dalam rumah kita bisa terbebas dari paparan sinar UVA dan UVB lho. Coba cek dulu rumahnya, jendelanya besar-besar nggak ? sinar matahari yang masuk banyak nggak ? atau kalau di rumah sering bolak-balik ke halaman belakang nggak ? untuk ngebalik jemuran baju  atau kerupuk mentah yang dijemur misalnya. 😅

Oh iya sebagai informasi tambahan, saya pernah diingatkan oleh dokter dan beautician kalau untuk aktifitas di luar ruangan seperti olahraga atau berenang, disarankan untuk selalu meng-aplikasikan tabir surya minimal setiap dua jam sekali.

Agar tertap terhindar dari semua efek berbahaya dan mematikan yang bisa terjadi di kemudian hari, biasakan mengunakan tabir surya 20 menit sebelum beraktifitas atau ke luar rumah. Untuk kamu yang bekerja di dalam ruangan dan lebih sedikit terpapar sinar matahari, misal cuma keluar pas jam istirahat saja tetap disarankan untuk menggunakan tabir surya. Yang membedakan mungkin tingkat SPF yang digunakan, untuk yang lebih banyak bekerja di dalam ruangan bisa memakai tabir surya dengan SPF 15.

Nah kalian sudah memakai tabir surya yang mengandung SPF dan PA belum ? Kalau saya sih alhamdulillah sudah dong, nanti saya review ya produknya. Coba siapa aja yang suka pakai tabir surya setiap harinya, sok atuh absen di bawah ini.
32 komentar on "Cara Memilih SPF yang Tepat Untuk Perlindungan Kulit Mu"
  1. betul memilih spf kudu tepat jangan sampai kurang cocok atau malah ga cocok dikulit wajah.

    BalasHapus
  2. Saya sih dulu rajin mbak pake yang skin aqua soalnya ringan trus cepet meresap, lupa spf berapa, sayangnya gatau kenapa kulit saya tetep aja belang, padahal rajin banget touch up.

    Trus saya ganti yang parasol, kulit saya ga pernah belang lagi sih semenjak pake parasol, cuma teksturnya thick dan bikin kulit jadi makin oily huhu

    Ada saran ga mba? Yang biore bagus kah? Kayanya banyak blogger/youtuber yang make gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama Mbak aku juga dulu coba pakai beberapa merek, termasuk parasol tapi nggak nyaman di muka plus nggak ngeblend sama make up ku. Akhirnya nemu si biore watery essence ini, alhamdulillah cocok dan dia ku sih aman nggak bikin kulit belang sih.

      Hapus
  3. lho, benda2 gini yang wajib ada kalo ke Lombok.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ha ha ha Iya bang, wajib bawa ini kalau mau main air di pantai.

      Hapus
  4. Aku kalo ke PAntai memang harus bawa sunblock dengan SPF tinggi, soalnya kulitku putih, kalau ngga bakalan gosong terus jadi flex dan akhirnya jadi masalah buatku hehehehe. jadi antisipasi dulu aja deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya wajib banget bawa sunblock kalau ke pantai, selain bawa uang sih pastinya xixixi. bener banget, soalnya kalau udah belang lama ngebalikin ke warna kulit asli ya bang.

      Hapus
  5. Pas baca ngebatin kalo PA+++ apa yaa.. Eh dibahas juga dibawahnyaa.. Luvvv... Aku juga suka sunblock biore mbakk.. Wajib banget sunblock apalagi kalo rangkaian skincarenya ada exfoliating toner, membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari...

    Nice info

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya aku pun cocok pakai biore ini, karena essence jadi texturenya lebih ringan ya dan nggak bikin kulit terlihat putih pek tay gemana gitu wkwkwk. Aku malah belum coba exfoliation tonernya.

      Hapus
    2. Belum ada kok mbak exfoliating tonernya kalo dr biore.. Maksudnya kalo pake exfoliating toner dalam skin care regimen nya jd wajib sunblock. Cobain biore uv perfect milk dehh.. Itu sekalian bs jadi primer

      Hapus
    3. Wkwkwk salah persepsi akunya, iya bener banget aku pun karena pakai exfoilation essence nya COSRX jadilah tiap hari kudu wajib pakai sunblock. Ahh kamu mah, aku kan anaknya penasaran klo dikasih info beginian jadi ada alesan belanja skin care wkwkwk. Makasih ya infonya :).

      Hapus
  6. Dalam ruangan juga disarankan pakai ya...? Kebiasaan buruk saya nih, kalau mau panas2an baru saja cari2 mau pakai. Berasa kalau di rumah gak perlu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu aku sih tetep disarankan Mbak, kalau aku tanya ke dokter kulitku juga mereka malah mewajibkan kudu pakai. Kadang kalau beraktifitas di rumah pun kita suka sekali-kali keluar kan ya atau mungkin ke halaman belakang yang pastti di mana ada sinar matahari aku sih usahain untuk selalu pakai sunblock.

      Hapus
  7. Kalau di rumah suka males sebetulnya padahal perlu juga ya hehe... Saya bakal sering ke pantai nih harus SPF yang tinggi ya > Eh di folbek blog nya ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Ida kalau aktifitas di luar ruangan apa lagi di pantai wajib pakai SPF minimal yang 30. Siap Mbak cuss aku polbek ya.

      Hapus
  8. Ternyata penting ya mbak memilih SPF yang tepat, saya masih sering pakai yang asal2an tanpa lihat dan cari tahu apakah mengandung SPF atau tidak, ada kandungan SPF nya ataupun tdk sama sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tabir surya biasanya ada informasi SPF nya dikemasan. Kecuali untuk produk resep atau racikan dari dokter kulit, biasanya kudu ditanyain ke dokter atau apotekernya mengenai info SPF ini.

      Hapus
  9. Daku pernah pakai yang spf 30, cuma terasa berat aja di wajah, beda kalau yang pakai spf 15.
    Apakah semakin tinggi kadar spf jadi terasa berat yah di wajah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau menurut aku pribadi sih enggak, soalnya aku juga sendiri sudah coba yang spf 15 sampai 50. Menurut pengalamanku yang bikin efek terasa berat, nggak nge-blend sama bb/foundie dll nya lebih ke texture dari si tabir surya itu sendiri. Saat ini aku lebih pilih tabir surya dalam bentuk essence dan emulsion yang memiliki texture yang light dan tidak terlalu lengket di wajah. Ini based on my personnal oponion ya Mbak :).

      Hapus
  10. Kalo saya mah cocok banget biore uv yang spf 50. Ada sensasi dingin yang menyenangkan setelah pakai itu. Repurchase again and again hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama Mbak, aku juga alhamdulillah cocok.

      Hapus
  11. Dulu sempat pakai sunscreen dari biore ini. Sayang di saya breakout parah. yah namanya kulit cocok-cocokan..meski sudah banyak referensi dari banyak beauty blogger

    Finaly, sunscreen terbaek versi saya dipegang Neutrogena. SPFnya 50

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, cocok-cocokan ya. Neutrogena ya mbak, aku malah belum pernah coba.

      Hapus
  12. mba, kalo ini di banding skin aqua yang putih spf PA++ bagusan yang mana mba? saya pake itu blm abis2, buat perbandingan kalo beli suncreen lagi nanti. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Skin aqua juga bagus Mbak, harganya pun lebih terjangkau dibanding biore. Kalau mbak banyak aktifitas di dalam ruangan, saran aku sih terusin aja pakai skin aqua.

      Hapus

  13. Pilih Tabir Surya dengan Label SPF dan PA


    Wah, noted, sama masih suka sembarangan padahal harusnya makin hati²..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Ka, apalagi Makassar itu bambang na allo 😂😂. Mataharinya ampukk makk polll banget cahayanya.

      Hapus
  14. Wah... saya baru tahu tentang SPF ini. Ternyata banyak kegunaannya yah apalagi saya yg aktivitasnya byk kena matahari langsung hehehee... penting banget nih buat saya agar terlindung dari sinar matahari karena produkx mengandung tabir surya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penting banget ka, apalagi kaka aktifitasnya padat.

      Hapus
  15. Wiah cucookkk
    Thanks banget review nya tetehh
    Dapat lagiii ilmu skincare per handbodyan huhut
    Noted deh kalo mau ke pantai .

    BalasHapus
  16. Saya paling sering main ke pantai, tapi jarang pake lotion pelindung kulit...

    BalasHapus

Custom Post Signature

Custom Post  Signature