3 Things You Must Do before New Year

Desember 03, 2017

Tahun baru 2018 akan segera tiba, nggak terasa waktu berlalu itu cepat berlalu. Apakah goals dan resolusi tahun 2017 sudah tercapai semua? Bagaimana dengan rencana hidup yang telah disusun pada awal tahun ini, apakah semua sudah berjalan sesuai dengan yang kita inginkan? Dikarenakan saya bukan type orang yang biasa merayakaan tahun baru dengan cara istimewa dan ritual khusus. Jadi buat saya tahun baru ya sama aja kayak hari-hari biasa. Kalaupun ada hal spesial yang terjadi di tahun baru, hal itu adalah seketika di TV banyak diputar film-film box office yang keren 😂.

Sebetulnya saya suka mereview rencana hidup, melihat sukses atau tidaknya rencana-rencana yang saya tetapkan. Membahas kendala yang saya hadapi dan pencapaian yang saya raih. Seperti contohnya, tahun ini saya mengalami kemunduran dalam hal menyetir mobil. Selama tinggal di Makassar saya hanya berani menyetir mobil di dalam area komplek rumah 😒. Keberanian saya menyetir mobil di jalan besar telah pupus sudah dan hilang ditelan bumi. Melihat cara orang bawa kendaraan di Makassar, saya merasa kalah sebelum turun ke jalan. Sumpah nyerah wkwkwk, padahal kendaraan roda 4 yang kami bawa ke Makassar adalah kendaraan imut-imut jika dibandingkan dengan kendaraan yang biasa saya pakai di Tangsel dulu. Tapi kalau hati udah ciut duluan ya pasti gitu deh, mau dikasih tahu kayak apa juga tetep nggak bakalan berani.

Akhir tahun juga bisa dijadikan sebagai moment untuk mengatur ulang segala aspek yang ada dalam kehidupan kita. Seperti mengatur ulang budget liburan, mengatur tata letak furniture di rumah, merapihkan lemari, memilah barang yang masih bisa digunakan dan membuang benda-benda yang tidak akan digunakan kembali, juga membersiapkan diri dengan tantangan baru di tahun yang akan datang.



Untuk itu kita perlu membuat list kira-kira hal apa saja yang sebaiknya kita atur ulang dan bisa membuat hidup kita terasa jauh lebih mudah dan effisien. Dengan begitu kita bisa lebih fokus dan siap menghadapi tantangan yang akan kita hadapi di tahun 2018. Ketika ditanya oleh Ka Ery : " Hal apa yang ingin saya lakukan sebelum tahun baru??". Ada 3 hal yang ingin saya lakukan di akhir tahun ini, 3 hal remeh sih sebenarnya tapi akan memberikan efek yang cukup baik bagi kehidupan saya di tahun yang akan datang. 3 Hal tersebut adalah :

1. Declutter, Let Your Soul Choose the Right Item


Untuk urusan belanja dan mengumpulkan barang, ya saya ini termasuk pribadi yang sangat lemah dan butuh banget dikuatkan dan disupport wkwkwk. Kebiasaan membeli barang-barang baik perabotan, fashion items sampai hal-hal kecil seperti perintilan property photo, pastinya telah membuat lemari saya penuh dengan barang-barang yang kadang nggak berguna-guna banget. Ini nih akibat mengikuti nafsu dan godaan sale, eat that awie!wkwkwk

Akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk memilah barang mana yang masih bisa tetap ada di lemari saya dan mana yang harus dikeluarkan. Kosongkan sebagian rak dalam lemari, dengan begitu saya sedang melatih diri untuk membuat prioritas selain itu juga anda sedang mempersiapkan diri untuk berburu sale di tahun yang akan datang wkwkwk. 

Jika diibaratkan lemari adalah sebuah hati, pastinya ia pun lelah jika diisi terlalu banyak barang, rasanya pasti sumpek dan butuh ruang untuk bernafas. Baju-baju yang kita punya pun pasti akan out off fashion, furniture dan perabotanpun akan rusak, inilah waktu yang tepat untuk membuat list mana yang harus masuk dan mana yang harus keluar. Yuk bantuin teteh beberes lemari...

2. Right Time to Improve Your Home 


Tahun baru identik dengan pesta dan berkumpul dengan orang-orang terkasih, inilah saat yang tepat untuk mengadakan pesta di rumah. Buat saya akhir tahun juga merupakan waktu yang pas untuk mengecek kondisi atap rumah. Musim hujan dengan kondisi curah hujan yang tinggi biasanya terjadi pas akhir tahun, nah baru ketahuan deh kalau atap ada yang bocor lah, genting ada yang retak lah dan lain sebagainya. Berdasarkan pengalaman pribadi, inilah saat yang tepat untuk melakukan banyak pengecekan pada kondisi rumah kita. 

Akhir tahun juga merupakan saat yang tepat untuk mengganti warna cat rumah, karenakan mau ngadain pesta akhir tahun di rumah, inilah saatnya pamerin rumah kita *eh 😉. Waktu yang pas juga untuk rearrange furniture di rumah, memindahkan posisi furniture bisa membawa suasana berbeda lho. Nggak perlu belanja furniture baru, cukup dengan rearranging dan mengganti taplak atau gorden rumah sudah bisa menghadirkan suasana baru di rumah.

Kalau Teteh awie udah punya banyak rencana banget nih, dari rencana ber-DIY mau ngecat meja makan, bikin gorden dan bikin storage basket. Agar rumah makin kece tanpa harus keluar biaya banyak, plus hati pun bahagia karena puas bisa mengerjakan sendiri.

3. Set your Happiness First before Your Resolution


Menurut banyak orang tahun baru adalah saat yang tepat untuk menyeting goals, target dan resolusi baru dalam hidup. Dengan harapan bahwa tahun depan bisa menjadi lembaran baru untuk memulai kembali rencana-rencana hidup yang masih tertunda atau belum tercapai. New day is a new hope ! 

Saya tipe orang yang mudah bahagia *eaaa, cukup dikasih seyum aja udah bahagia apalagi kalau dikasih duit 😅. Prinsip saya bahagia itu adalah dipilih bukan dicari, terlepas dari lo kaya atau enggak, cantik atau enggak, kulit lo masih kenceng atau mulai kendor, ahh banyak lah alasan untuk nggak bahagia mah. Okay balik lagi topik tahun baru, buat saya membuat diri saya nyaman dan bahagia jauh lebih penting dibanding harus sibuk membuat list resolusi tahun baru yang panjangnya ngalahin list daftar nama bakal calon pemimpin daerah yang akan naik di Pilkada tahun depan 😆. 

Bikin rencana hidup itu penting banget, tapi jangan lupa untuk membiarkan diri kita merasa relax. Take a break for a while, liburan dulu kalau punya uang kalau enggak piknik juga boleh. Bikin fikiran relax dan hati happy terlebih dahulu, dengan begitu kita bisa lebih objektif dan tenang ketika harus membuat rencana atau target bisnis yang harus kita capai tahun depan.

Yuk ah jangan lupa bahagia 😅. Biar teteh tetap bahagia rencananya teteh pengen liburan akhir tahun ke Labuan bajo. Labuan Bajo adalah salah satu tempat yang sudah lama ingin saya datangi, tahun ini destinasi liburan saya memang selalu objek-objek wisata di dalam negri. Soanya kalau mau ke luar ngeri kagak punya duit cyiiin 😅, selain karena Paksu masih belum bisa cuti jadi kalau mau liburan ya cari yang bisa dilakukan pas weekend aja. 

Rencana liburan ke Labuan bajo sudah saya ajukan ke Paksu, sampai saat ini jawabannya sih katanya nggak enak akhir tahun di sana karena terbang ke Bali pun masih susah belum lagi cuaca sedang tidak bersahabat, plus nanti di sana kalau ketemu Komodo gemana? yakin mau ketemu komodo??. Naga-naganya itu alesan Paksu doang, alesan biar jadwal liburannya bisa dipindah ke tempat yang dia mau 😭. Wkwkwk suudzhon banget yaa saya, *peacesign !

Baca juga hal apa apa saja yang ingin dilakukan oleh Ka Ery dan Qiah pada akhir tahun ini.

Nah kalau kalian kira-kira tahun baru mau pada ngapain? Plus udah pada persiapan apa aja untuk menyambut tahun baru 2018 nanti? Yuk share cerita kalian di sini.




You Might Also Like

7 comments

  1. Wah..mau donk diundang acara tahun baruan di rumah teteh! 😁 eh btw tahuan baruannya di Makassar aja kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk kan makan di rumah 😉. Tahun baru belum tahu mau di mana, di mana di mana di mana *kemudianjoget 😁.

      Hapus
  2. ngiri banged sama kak awie yang kuat dan senang liburan darat dan laut , plus foto2nya juga nanti di sana pasti kece bangedddd... ahhhh keren kamu kak :-*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalah gue ini?? Di manapun yang penting happy yaa, my happiness is always urgent 😬😁.

      Hapus
  3. Nah iyaaa, setuju poin no 1. Pernah baca di mana gitu, katanya kebanyakan manusia itu tipenya pengumpul memori, semuaaa mau dikoleksi akhirnya rumah beribah jadi gudang wkwkwk saya banget, watunya beres2 rumah dan sumbang yg tidak/jarang terpakai lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang Ka Nanie maksud mungkin metode Kon Mari dari buku : “The Life-changing Magic of Tidying Up”. Iya Ka bagus sekali buku ini, mengajarkan kita untuk nggak segitunya punya bounding sama benda 😂😂, plus ngajarin cara beberes rumah.

      Hapus
  4. Nah itu tuh, poin 1. Dulu, duluuu saya tipe pengumpul. Tapi yang dikumpulin serba ga guna. Yang majalah lah, tiket nonton lah apalah, cuma karena alasan sepele, barangnya punya kenangan. Hahahah. Sekarang mah udah insaf. Ga ngumpulin yang ga penting-penting lagi. Tapi ganti ngumpulin benang rajut dan alat craft, hahaha

    BalasHapus

Follow Me

Press

Blogging Community