Selasa, 04 April 2017

Leko Pacco Karya Appi Sayuti Menari-nari Di Femme 2017



Pada ajang Femme 2017, Appi Sayuti seorang Designer asal Sulsel berhasil menyulap Lontara Daun Talas menjadi rangkaian Design Pakaian ready to wear yang sangat cantik dan menarik. Tepatnya pada tanggal 2 April kemarin, di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Designer Appi Sayuti menggelar peragaan busana yang mengambil tema : Lontara Daun Talas, yang dalam bahasa bugis di sebut Leko Pacco. 

Femme 2017 merupakan kali ke-2 bagi Designer Appi Sayuti dalam menggelar Karya Design Batik Lontara yang ikut di dukung oleh DEKRANASDA ( Dewan Kerajinan Nasional ) kota Makassar . Menghadirkan 12 busana ready to wear, dengan details batik yang bergambar huruf Lontara berbaca Leko Pacco di setiap helai daun dalam baju yang di bawakan.

Designer yang sangat humble ini sempat menceritakan kepada saya secara langsung di dalam ruang media lounge, tentang bagaimana sebuah Akasara Lontara bisa menjadi Inspirasi design bagi dirinya. 
Menurut beliau  Lontara merupakan sebuah aksara yang tidak di miliki oleh suku lain di Indonesia.
Lontara merupakan turunan dari Sang Sekerta Wala Suji Appa Sulapa (Pelindung dari belah ketupat). Appi Sayuti juga memperjelas, bahwa lontara itu ya hurupnya berbentuk seperti ketupat dan potongan2nya.

Kemudian untuk menanyakan lebih detail tentang karya Design Leko Pacco ini saya di perkenankan untuk mengajukan pertanyaan via nomor WA miliknya. Kesempatan itu pun tidak saya sia siakan, setelah berfikir seharian akhirnya saya mengajukan 3 buah pertanyaan via WA kepada Designer Appi Sayuti. Pertanyaan saya adalah,


Q : Karena judul rancangan Ka Appi adalah Daun Talas, Apakah ada philosophy khusus dari Daun talas itu sendiri yang ingin di angkat dalam   tema Design Kali ini?

A : Saya kecil di daerah wisata malino, kaki gunung bawakaraeng, tanaman2nya tumbuh subur, salah satunya daun talas yg lumayan byk disekitar rmh, dari kecil sy pling suka gambar daun talas, uniknya krn air itu gak bisa menyatu di daunnya, byk yg menarik dari daun talas, pas banget krn lagi nyari yg tema alam yg ada bahasa makassarnya (yg bisa sy terjemahkan dalam Aksara Lontara) Leko Pacco

Q : Saya melihat Rancangan Ka Appi Kali ini, bergaya lebih loosen, dengan garis design yang simple. Apa yang menginspirasi Ka Appi, sehingga untuk Design kali ini membuat gaya design seperti itu?

A : Sy suka yg simple dan ringan, panggung runway dominan di isi dengan rancangan2 yg high fashion cenderung ke couture, dan ready to wear adalah "line" yg saya pilih setiap show

Q : Sebagai Local Designer, apa harapan Ka Appi untuk dunia Fashion di Sulsel. Menurut Ka Appi, apakah Masyarakat Sulsel, khusus nya Makassar sebagai Ibukota Provinsi sudah cukup berperan serta dalam mendukung karya2 Local Designer dan pengrajin2 Lokal ?

A : Masyarakat sulsel khususnya Makassar sangat concern dengan sesuatu yg berbau fashion, kiblat fashion sangat beragam
Kegiatan seperti Femme menjadi salah satu wadah yg sangat baik utk local designer, produksi dan kemasan acaranya sdh mengikuti national fashion event, jadi ini menjadi alat pacu yg luar biasa baik bagi insan2 yg ingin memarken hasil karyanya
Yg terpenting dari semua adalah kehadiran Fashion Blogger meliput seluruh aktifitas para pelaku bisnis fashion

Mari kita lihat bersama sama karya Ka Appi Sayuti, yang terinspirasi dari Lontara Daun Talas ini...














Sebuah Karya luar biasa bisa berawal dari ide  yang simple,  tetapi jika di buat oleh orang orang yang sangat kreatif dan berbakat seperti Ka Appi sayuti hal tersebut bisa menjadi sebuah Maha Karya. Mari kita bersama sama ikut serta dalam mendukung produk lokal, dengan begitu secara tidak langsung kita ikut serta meningkatkan dan mendukung penghasilan para pengrajin dan pekerja yang berada di Makassar.

Selain itu Appi sayuti secara cerdas ikut mengajarkan dan melestarikan Aksara Lontara yang merupakan kekayaan Sulawesi Selatan ini ke dalam sebuah media berbeda. Media fashion yang merupakan hal yang nggak akan pernah punah selama manusia ada. Karena dalam Fashion ada pakaian dan dalam pakaian ada fashion, dua hal yang tidak akan pernah bisa di pisahkan.

Sukses Ka Appi, untuk Leko Pacco nya. Dan saya pun akhirnya dapat pengetahuan tambahan tentang kebudayaan Sulsel. Terimakasih



Minggu, 02 April 2017

Mari Berburu Diskon Di Femme 2017


Ajang Femme ( Female on The Move ) 2017, yang telah berlangsung dari tanggal 29 Maret 2017 di Four Point by Sheraton Makassar, akan berakhir esok hari pada tanggal 2 April 2017 pada jam 22.00 WITA . Femme Masih tersisa1 hari lagi untuk di kunjungi para fashion people se-Sulawesi Selatan. Hari terakhir biasanya menawarkan harga ber value of money dan discount menarik bagi para pengunjung. Walaupun konsekwensinya barang yang tersedia adalah barang sisa. Tapi barang tersebut bukan berarti barang yang nggak OK, hanya terlewat oleh mata para fashionista yang berbelanja sebelumnya.

Jika anda ingin datang ke Femme, karena besok adalah hari terakhir event ini berlangsung. Siapkan mental anda untuk menghadapi tag discount yang di pasang hampir di setiap tenant booth. Yuk sebelum anda ke sana , mari kita intip intip ada apa saja di sana dan kira kira tenant booth mana saja yang memberikan discount ?

Jika anda Mencari barang fashion karya designer, silahkan masuk ke ruangan khusus display karya karya designer. Sebagian dari 50 Designer Nasional dan 15 Designer lokal yang ikut serta dalam ajang ini, turut serta memajangkan baju baju mereka di Ruang ini. Seperti Designer Defrico Audy, Priyo Oktaviano, Malik Moestaram dan masih banyak lagi. Sebagian lain bisa anda temukan di Booth Smesco yang berada di ruang pameran bagian dalam.

Ruangan display baju designer, terletak di ruang paling depan setelah pintu masuk ke ruang pameran. jangan ragu untuk menghabiskan uang anda di sana, karena sebuah Maha Karya di buat dengan proses yang panjang dan usaha yang maksimal. Selain itu dengan membeli karya karya Anak Bangsa, anda ikut serta dalam meningkatkan kesadaran memakai product dalam Negri, dengan syarat CC atau kartu ATM anda mampu mengabulkan keinginan anda.

Jika anda mencari product berupa fashion accesory dan baju anda bisa memulainya dari booth UKM yang di bina oleh Bank BRI. Booth tersebut terletak persis di depan Booth Bank BRI.



Banyak sekali booth yang menjual baju bodo modifikasi, tas dari bahan sutera dan aksesoris karya para pengrajin Lokal 



Kalau sudah berputar putar di tenant booth bagian depan, tapi hasrat belanja anda masih bergelora dan uang yang sudah di sediakan masih tersisa banyak. Silahkan masuk ke ruang Pameran yang terletak di dalam.


Ini pintu masuknya, yuk kita sama sama baca Bismilah dulu. Berdoa agar tidak khilaf atau bisa jadi berdoa agar #kode discount semakin banyak : ).

Di dalam anda bisa temukan banyak brand lokal dari berbagai kota di Indonesia menggelar dagangannya. Bahkan beberapa brand OL terkenal seperti : Julies_look, Zyskuxena, Rawdah dan masih banyak lagi,  yang biasa anda temukan di situs belanja seperti OL terbesar di tanah air, ikut juga membuka booth di ajang Femme ini. Inilah beberapa Local Brand yang berhasil saya potret dan wawancara, mungkin bisa menjadi pilihan anda esok hari.

Sarah


Blouse brocade yang cantik ini bisa di temukan di Booth Sarah, di bandrol dengan harga 800k
qo mahal, ya iya lah produk ini menggunakan brocade premium dan jahitan butik.


Ada juga yang tangan pendek, di bandrol dengan harga 500k

Mytos




Brand Mytos menjual baju dari bahan linen ini dengan harga 250k. Kemungkinan akan di gelar discount pada hari terakhir pameran, menurut Informasi Mba Sella selaku PIC di booth ini.

Inno Butik


Inno Butik merupakan local brand dari Makassar yang mempunyai offline store di karlink Makassar. Jika anda mencari gamis untuk ramadhan besok silahkan singgah di Inno, gamis dijual dari harga 600k - 1,4k


Ibu Doktor Rulinawati selaku designer Inno, mengatakan ada kemungkinan akan menggelar discount di hari terakhir pameran.

Haura Chiffon dan Farfaz



Tidak perlu menunggu hari terakhir pameran, Brand Haura Chiffon dan Farfaz telah lebih dulu menggelar discount 50% di hari ke3 Pameran. Menurut mba rosita selaku designer Haura Chiffon, product mereka di bandrol mulai harga 125k-550k, sedangkan untuk Brand Farfaz 225k-450k.

Sodagar




Brand Sodagar dengan design dari bahan dhobi emboss yang dingin ini, memberikan special price @200k dari harga baju sbeelumnya rata rata 450k-600k. Sedangkan untuk new arrival item, di berlakukan disc. 20%.

Libra by Nevi



Jika anda penyuka kain tenun ende dan ethnic style, silahkan mampir di booth Libra by Nevi. Brand yang semua designnya menggunakan bahan kain trdisional ini membrandrol produknya dari harga 350k - 900k. ketika di tanyakan apakah akan memberikan disc. di hari terkahir. PIC di booth menjawab "Lihat nanti saja ..."

Elva Fauqo

Jika anda mencari dress pesta bergaya klasik dengan details haute couture, silahkan mampir di booth yang berasal dari Surabaya ini. Dress yang di pakaikan ke manekin ini di bandrol dengan harga 4jt. Sedangkan harga dress yang di display di jual dari harga 1,5jt.

Sekedar catatan bagi pihak penyelenggara, dari banyak sumber tenant yang saya wawancara, beberapa tenant mengeluhkan bahwa omzet penjualannya di hari ke-3 pameran menurun drastis dari omzet tahun tahun sebelumnya. Mereka menyayangkan pihak penyelenggara mengadakan acara di tanggal yang agak tanggung, di mana mungkin ada beberapa instansi belum menerima gaji bulan ini. Karena tanggal gajiannya berada di akhir pekan. Selain itu harapan mereka pihak penyelenggara bisa lebih menyortir tenant yang ikut serta ajang Femme, mereka berharap bisa bersaing dengan tenant yang mempunyai kelas yang sama.

Tapi banyak juga Tenant yang sudah mencapai untung besar di hari ke-3 kemarin. Dengan mengandalkan strategi iklan di socmed dan mengundang para loyal customer mereka untuk datang langsung ke booth. Untuk mencoba langsung pakaian yang mereka jual dan memberikan discount attractive di booth masing2.

Saya akan membagikan tips bagi teman2 yang berencana akan berbelanja di hari Terkahir ajang Femme 2017, sbb...

1. Gunakan Pakaian dan sepatu yang nyaman
2. siapkan uang cash yang cukup, sesuai budget yang akan di belanjakan. Bisa menjadi cara yang memudakan anda untuk mengerem hasrat belanja, juga cara praktis agar tidak bolak balik ke atm.
3. Karena tidak boleh membawa minuman dan makanan dari luar, maka siapkan uang cash untuk membeli kartu BRIZZI, uang isi ulang BRI. Yang bisa di beli dengan harga 15k di depan food court pameran di lt.2
4. Gunakan CC BRI untuk mendapatkan disc. 20% pada setiap pembelanjaan yang anda lakukan.

5. Brand yang di usung oleh para artis, seperti salah satunya Brand Dear milik artis Puput Melati ini merupakan salah satu booth yang selalu ramai. Jika anda ingin berbelanja di booth para artis, silahkan bersabar untuk menunggu para pengunjung yang terlebih dahulu datang selesai belanja dan berfoto bersama sang artis.

Semoga tulisan saya bisa berguna bagi teman teman yang berencana untuk melakukan shopping besok, di hari terakhir Femme 2017. Mariki Siapkan stamina dan iman untuk menjadi penyeimbang hasrat belanja yang bisa tiba tiba muncul berlebihan.




Sabtu, 01 April 2017

Brand Danjyo Hiyoji Menghadirkan Koleksi Miyoharu Di Femme 2017



Designer Dana Maulana dan Liza Mashita merupakan Designer dari Brand Danjyo Hiyoji, yang pada sore kemarin tanggal 31 Maret 2017 mengadirkan koleksi terbarunya di panggung fashion show Femme (Female on the Move ) 2017. Di Hotel Four Point By Sheraton, Kota Makassar. Fashion show yang bertajuk Miyoharu ini, menampilkan 16 busana ready to wear pada peragaan sore tadi. 12 busana Wanita dan 4 busana Pria yang di tampilkan, menarik banyak peminat mode Makassar yang menghadiri acara fashion show hari ke 3 di ajang Femme 2017 ini.

Sebagai penikmat mode saya yang berada di panggung media berdecak kagum acara Pagelaran Busana yang hari ini saya hadiri. Berawal dari munculnya hujan lava dan api di layar panggung peragaan busana, dan lantunan musik yang mengiringi membuat saya membayangkan sebuah film kartun Samurai X dan Film Kill Bill Volume 1 pada saat bersamaan. Dan berharap O'ren ishii akan muncul dari balik layar berjalan berlenggak lenggok dengan dengan kimono dan pedang samurainya.

Layar LED terus berganti menyuguhkan gambar yang dominan dengan warna merah. Membuat alam imajinasi melayang dan kita membayangkan sebuah kondisi chaos atau peperangan yag sedang terjadi dengan api bertebaran di sama sini.




Sampai akhirnya muncul gambar sebuah negri, dengan latar pegunungan dan burung berterbangan di sekitarnya. Dan show pun di mulai. Melihat cara Brand Danjyo Hiyoji menampilkan koleksi terbarunya di Panggung Femme 2017, membuat saya bertanya tanya. Ini dari mana datang inspirasinya, dan berpuluh puluh pertanyaan yang ingin saya tanyakan. Sampai akhirnya Show selesai, saya berharap ada konfrensi Press yang akan di gelar dari Brand ini, sayang prescon yang saya tunggu tunggu tidak kunjung tiba. 


Dan Akhirnya saya memberanikan diri untuk menghubungi Pihak Danjyo Hijoji langsung di Instagram Mereka dengan nama IG yang sama dengan brandnya. Gayung bersambung, Mas Dana Maulana selaku Designer Danjyo Hiyoji menawarkan wawancara via telp atau WA.

Akhirnya saya memilih menghubungi Mas Dana Via WA, maksudnya biar percakapan saya dan beliau bisa tercatat di wa : ), sehingga mudah untuk menuliskannya kembali : ). Ada 3 pertanyaan yang saya ajukan ke Mas Dana dan semua di jawab oleh beliau dengan sangat lengkap dan jelas. Pertanyaan saya adalah ...

Q :Dari mana inspirasi Design yang bertajuk MiyoHaru yang tadi di gelar di Femme 2017 berasal?

A : This season, Danjyo Hiyoji tells the story of the sordid realm of Shoko Tendo which was filled with terrors and doubts. Danjyo Hiyoji whisks us to a reality, which had molded Tendo into a strong yet fragile individual.

The collection is heavily influenced by Japanese culture which is traditional yakuza tattoos. It feels light yet strong at the same time. It is loose-fitted with black and white with a hint of red, olive, and blue color and enriched by the illustrations hand-made by Filikh Raja. Delicate fabrics such as cotton and organza works together with the luxurious satin dutchess. Various treatments such as screen-printing, pleats, digital printing and tied knots add depth and textures to the collection.

Danjyo Hiyoji’s Miyoharu is a ready-to-wear collection, which alters the traditional Japanese culture with Danjyo Hiyoji’s unique characteristics to apreciate beautiful generation like you 

Love
#danjyohiyoji

Q : Pesan apa yang ingin di sampaikan dari Design yang sore tadi telah di pamerkan?

A : Pesan yg disampaikan bahwa sumber daya manusia indonesia dari segi kreatifitas design & konsep sudah mampu bersaing secara international tinggal semua pelaku fashion dari designer/brand,  manufacturing, retail, pemerintah hingga komunitas fashion itu sendiri harus saling mendukung dan lebih bangga menggunakan produk lokal. Semakin kita cinta dengan karya anak bangsa semakin mudah untuk melangkah ke pasar luar.

Q : Alasan brand Danjyo Hiyoji ikut serta di ajang Femme 2017?

A : Makassar merupakan salah satu kota di indonesia yg tingkat kesadaran akan fashion cukup tinggi. Danjyo Hiyoji sudah sejak lama ingin ikut berpartisipasi di event fashion di kota makassar. Ketika kami mendapat tawaran kami lsg terima. Dan yg aku tau femme ini menjadi salah satu event fashion besar di makassar & we are happy to be part of this fashion movement 

Transkrip di atas merupakan wawancara saya dengan Mas Dana Maulana selaku Designer Danjyo Hiyoji. Semoga Pertanyaan saya bisa mewakili pertanyaan Fashion People Makassar yang tadi sore sama sama menyaksikan Fashion Show dari Brand Danjyo Hiyoji.

Sekeren apa sih Fashion shownya?? Silahkan anda nilai sendiri seberapa kerennya karya anak bangsa, yang tadi sore di hadirkan di event Femme 2017. Dalam rangkaian foto di bawah ini,









































menurut saya Design Brand Danjyo Hijoyi menampilkan gaya minimalist tetapi penuh dengan keunikan dan details. Hal tersebut  mengingatkan saya bahwa untuk tampil Out Standing itu bisa juga dengan busana minimalist. Hanya dengan memakai atasan putih dan bawahan hitam, tapi details busana yang unik bisa membuat kita terlihat out standing dengan mudahnya. Bahkan dari design yang di tampilkan ada sebuah blouse hitam, hanya dengan menggunakan 1 warna hitam saja dan detail tali yang melilit ke dada dan pinggang,  tanpa aksesoris berlebihan. Tapi sudah bisa menampilkan tampilan yang memukau dan keren . Tapi yang lebih keren lagi adalah, ketika kita tampil keren dengan brand karya anak bangsa sendiri! 

Luar biasa hasil karya Dana Maulana dan Liza Mashita patut kita berikan apresiasi yang sangat tinggi. Semoga catatan saya kali ini bisa bisa memberikan inspirasi mode bagi teman teman yang sedang mencari gaya mode terkini. 

Jangki lupa singgah di Femme nah : )






Custom Post Signature

Custom Post  Signature