Yuk Naik Busway di Makassar dan Apa saja Keuntungannya ?(BRT Mamminasata)

Desember 19, 2016 fillyawie 2 Comments





Hi,

Karena sekarang Fillyawie tinggal di Makassar, maka dari itu saya akan banyak menulis tentang banyak kegiatan, potensi lokal dan berbagi cerita tentang kotadengan sejuta keindahan alamnya ini.

Untuk anak baru macam saya ini, yang masih belum banyak explore dan masih terkendala bahasa. Dan pastinya butuh hiburan walau hanya sekedar jalan-jalan ke Mall atau keliling kota. Naik busway bisa menjadi cara jalan--jalan yang cukup murah dan aman di sini. Busway kota Makassar yang mempunyai nama BRTMamminasata, menurut data di website Wiki 
https://id.wikipedia.org/wiki/Trans_Mamminasata, sudah mulai beroperasi dari bulam Maret 2014. BRT yang memiliki kapasitas penumpang sebanyak 40 orang, dimana 20 orang bisa duduk di kursi dan 20 lainnya berdiri.

Sama seperti layaknya busway di Jakarta dan Trans BSD, BRT Mamminasata ini memiliki beberapa trayek atau rute operasional BRT. Seperti yang di sebutkan di data Wiki, BRT Mamminasata berencana memiliki 11 Koridor yang akan di jadikan rute operasionalnya. Tetapi untuk saat ini, koridor yang aktif beroperasi baru 4 saja.

Koridor yang sudah aktif beroperasi yaitu,




Koridor 1
Rute: Jalan Ahmad Yani- Jalan Tol Reformasi-Bandara Internasional Sultan Hasanuddin
Tarif: Rp27.000
Koridor 2
Rute: Mal Panakkukang-Mal Ratu Indah (MaRI)-Mal GTC-Trans Studio-Pantai Losari-Lapangan Karebosi-Mal Panakukang
Tarif: Rp5.000

Koridor 3
Rute: Simpang 5 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin-Daya-Tello-Universitas 45-Mal Panakkukang-Jalan Sultan Alauddin-Terminal Baru Sungguminasa
Tarif: Rp5.000

Koridor 4
Rute: Terminal Daya-Terminal Maros
Tarif: Rp5.000

Jam operasional mulai pukul 07.00 Wita hingga 19.00 Wita setiap harinya.


Setelah banyak membaca informasi di mbah Google, saya mau mencoba naik BRT Mamminasata. Ya anggap saja muter-muter kota naik bis pariwisata.
Karena untuk pertama kali, saya coba naik koridor 2. Naik Bus BRT dari halteTrans Studio Mall Makassar.

Jadi ceritanya pas masuk mall, awalnya bingung mau beli karcis bus nya di mana?. Sayapun bertanya sama Mas yang jaga parkiran, " Mas2, kalau mau naik BRT beli karcis di mana ? ". Diapun bingung jawabnya, hanya mengatakan, " Ibu tunggu saja di samping mall, dekat gedung Bank Mega.". " oo, Ok deh bro, terimakasih ya".

Akhirnya celingak celinguk cari tanda  halte bus, atau minimal ada yang jual karcis seperti ketika naik trans BSD di halte Giant lebak Bulus he he he. Dan bener banget kata Mas nya, tunggu di sampir kiri mall, eh ternyata di situ ada sign bus stop. Nunggu lumayan lah sekitar 30 menit, sambil cekrek-cekrek moto. akhirnya si Bus datang.

Setelah saya naik Bus, bus langsung cuss otw nggak pakai ngetem nunggu penumpang. Trus gemana bayar bus nya? tenang ajah, ntar pas di halte Karebosi ada Bapa dari DisHub yang jual tiket. tiketnya seharga Rp. 4.500, tapi kita bayarnya tetep goceng aka Rp. 5.000 he he he. Rp. 5.000 bisa sampai mana?  ok akan saya jabarkan di bawah ini,




1 karcis berlaku untuk 1x kali perjalanan ya. untuk BRT Koridor 2, kalau teman2 naik dari halte Trans Studio Makassar seprti saya, maka bus akan berhenti di 3 halte untuk mengangkut-menurunkan penumpang. dari TSM maka bus akan berhenti di - halte Losari (Tepatnya di seberang pantai losari ) - kemudian Halte Karebosi - dan berakhir di Halte Mall Panakukkang. 
Kenapa saya bilang berakhir di Mall Panakukkang, karena setiap penumpang yang akan ikut melanjutkan perjalan dari panakukkang ke Mall Ratu Indah misalnya, akan di minta untuk membeli karcis kembali he he he. jadi kayanya sih, penumpang akan di tagih pembelian karcis di 2 halte ini, yaitu Mall Panakukkang dan Karebosi. karena saya turun di Mall Panakukkang, iseng masuk mall untuk jajan sebentar dan akhirnya melanjutkan perjalanan dari mall panakukkang untuk kembali TSM, dan cukup membayar kembali Rp. 5.000 saja.
nah untuk rute Pulanganya, dari halte mall panakukkang - ke halte MARI (Mall Ratu Indah) - kemudian ke halte Mall TSM. dan Begitu seterusnya. Sebenernya saya agak bingung, karena di rute BRT di sebutkan ada halte GTC, tetapi pas naik kemarin dari MARI bus langsug melaju ke TSM, tidak muter sampai GTC.

Naik BRT Mamminasata menurut saya banyak sekali keuntungannya, menurut pengalaman yang udah saya rasakan sendiri ya. Apa ajah sih keuntungan naik BRT di Makassar,



1. Murah, harga tarif bus yang murah dari TMS sampai Panakukkang cuma 5ribu saja, bayangkan klo naik gojek bisa minimal 3x lipatnya. 

2. Bersih dan nyaman, karena berAC.



3. Solusi takut nyasar dan terhindar dari agro tinggi dalam kemacetan. Untuk anak baru di Makassar seperti saya. BRT Mamminasata menjawab ketakutan saya akan takut nyasar karena nggak tahu jalan, atau kendala bahasa. asal baca baik2 rute koridor BRT yang di naiki, kita tinggal duduk manis sambil menikmati perjalanan ke halte tujuan. Selain itu karena tarifnya murah meriah, ya bisa di bilang hemat lah kalau naik ini, dalam kondisi baik macet maupum lancar

4. Bus melaju santai, tidak ugal-ugalan ( saya sih merasanya begitu pas kemarin naik ).


5. Menandai potensi lokal, dengan naik bus muter-muter kota. Kita bisa melihat banyak potensi kota yang bisa kita jadikan catatan. contohnya : ketika berhenti cukup lama di halte Karebosi, saya lihat ternyata di sebrang lapangan Karebosi ada MTC. Semacam ITC nya Makassar, lumayan klo mau belanja ke sana, tinggal naik BRT lagi, berhenti di Karebosi trus tinggal nyebrang. Dari pada saya naik pete2 aka angkot, dimana saya bingung di sini angkotnya kenapa nggak ada nomornya ya? 

6. Aman, keamanan adalah faktor utama yang pastinnya harus selalu kita perhatikan. walaupun potensi2 kejahatan bisa muncul di mana saja, baik di transportasi umum dengan penumpang banyak maupun di transportasi yang lebih eksklusif macam taxi. Saya rasa BRT merupakan sebuah bentuk moda transportasi yang cukup aman untuk di naiki. Walaupun kita harus tetap waspada dimanapun kita berada.

Nah untuk teman2 dari luar kota seperti saya, hayukkk kita naik BRT Mamminasata ini. Kalau teman2 mau melanconng ke pantai Losari, untuk sekedar foto2 atau bisa juga sambil cari oleh2 buat di bawa pulang. Mengingat di depan pantai Losari ini banyak banget toko oleh2 dan cendramata khas Makassar. Jangan lupa naik BRT Mamminasata koridor 2 ya.

Dan untuk teman2 pelancong, turis atau pendatang seperti saya, yang biasa naik busway muter2 kota nggak turun2, karena bayarnya pakai tap e money. jangan samakan di sini sama di Jakarta.


(Catatan dari anak Tangerang yang sedang terdampar di Makassar)

Salam,
Awie








You Might Also Like

2 komentar: